{"id":8419,"date":"2025-10-23T09:00:00","date_gmt":"2025-10-23T02:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=8419"},"modified":"2025-10-23T17:05:27","modified_gmt":"2025-10-23T10:05:27","slug":"hujan-orang-meninggal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal","title":{"rendered":"Misteri Hujan Orang Meninggal, Bagaimana dari Sudut Pandang Sains?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a66e504e-ceb7-4e8d-b344-f07188bd6151.png\" alt=\"penjelasan ilmiah misteri hujan orang meninggal\" width=\"820\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Fenomena hujan di tengah panas sering dikaitkan dengan tanda-tanda mistis, salah satunya \u201chujan orang meninggal\u201d. Tapi, apa benar begitu? Artikel ini akan mengungkap rahasia di balik peristiwa langka ini dari sudut pandang sains. Yuk, simak!<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terlepas dari berbagai perasaan yang sering muncul saat hujan turun, ada satu jenis hujan yang namanya aja bisa bikin orang merinding kalau belum tahu maknanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yup, <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/bau-hujan\">hujan<\/a><\/strong> orang meninggal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tenang dulu, jangan salah paham. Hujan orang meninggal itu bukan tiba-tiba banyak berjatuhan dari langit orang yang sudah meninggal, lho! \ud83d\ude05<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/hujan%20orang%20meninggal%20-%20meme.png\" alt=\"hujan orang meninggal - meme\" width=\"600\" \/><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Apa itu &#8220;Hujan Orang Meninggal&#8221;?<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu pernah ngalamin nggak, <strong>pas lagi panas-panasnya sinar matahari, eh tiba-tiba turun hujan<\/strong>? Nggak ada tanda-tanda mendung, petir, atau kilat. Tahu-tahu, datang gitu aja dan pergi tanpa permisi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, bagi sebagian orang ada yang menyebutnya, \u201cHujan Orang Meninggal\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa hubungannya turunnya hujan dengan adanya orang meninggal? Namanya juga mitos ya. Jadi, kebenarannya belum terbukti. Ada beberapa mitos yang beredar terkait hujan di saat teriknya sinar matahari. nih.<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/hujan%20orang%20meninggal%20-%20infografik.png\" alt=\"hujan orang meninggal - infografik\" width=\"600\" \/><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Serem nggak tuh mitosnya? Masyarakat Indonesia emang nggak bisa lepas dari hal-hal mistis ya. Tapi, terlepas dari itu semua, fenomena hujan orang meninggal ini ternyata ada kajian ilmiahnya lho.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kenapa-hujan-bikin-kita-galau-mager-dan-laper\">Kenapa Hujan Bikin Kita Galau, Mager, dan Laper?<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara sederhana, hujan merupakan <strong>proses kondensasi uap air yang terjadi di atmosfer, kemudian berubah menjadi butiran air dan jatuh ke bumi<\/strong>. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa baca artikel &#8220;<strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/siklus-hidrologi\">Pengertian Siklus Hidrologi, Proses, dan Jenis-Jenisnya<\/a><\/strong>&#8220;, ya gais.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Ternyata, Fenomena ini Disebut Hujan Zenithal<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, pada fenomena yang sering disebut hujan orang meninggal, proses ini memang sedikit unik. Dalam ilmu Geografi dan Meteorologi, hujan jenis ini dikenal sebagai <strong>hujan zenithal atau hujan ekuatorial<\/strong>, jenis hujan yang umum terjadi di daerah tropis, seperti Indonesia, yang berada di sekitar garis khatulistiwa. Tapi jangan salah, fenomena ini juga bisa terjadi di luar wilayah tropis, cuma intensitasnya lebih jarang.<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/hujan%20orang%20meninggal%20-%20sunshower.png\" alt=\"hujan orang meninggal - sunshower\" width=\"600\" \/><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu, bagaimana sebenarnya hujan aneh ini bisa terjadi?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fenomena ini biasanya <strong>berawal dari hujan badai di suatu wilayah<\/strong> dengan intensitas tinggi. Nah, <strong>butiran hujan badai tersebut terbawa oleh angin<\/strong>, bahkan bisa sampai ke tempat yang masih tampak cerah dan tidak berawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di saat yang bersamaan, <strong>sinar matahari yang terik di wilayah cerah itu memicu penguapan (evaporasi)<\/strong>, sehingga terbentuk uap air di udara. Nah, butiran hujan yang terbawa angin tadi \u201cbertemu\u201d dengan uap air ini, membentuk partikel air yang lebih besar. Ketika <strong>massa udara di sekitar menjadi tidak stabil<\/strong>, <strong>angin vertikal (udara naik dan turun) mendorong butiran air itu untuk jatuh sebagai hujan ringan di bawah sinar matahari<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadilah fenomena yang terlihat aneh, hujan di tengah panas terik. Namun, hujan zenithal ini biasanya hanya berlangsung beberapa menit aja sebelum langit kembali cerah seperti semula.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-bikin-internet-lemot\">Hujan Bikin Internet Lemot? Begini Penjelasannya!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Karakteristik Hujan Zenithal<\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/hujan%20orang%20meninggal%20-%20hujan%20zenithal.png\" alt=\"hujan orang meninggal - hujan zenithal\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Manfaat dari Hujan Zenithal<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyak manfaat yang ditimbulkan dari hujan zenithal ini. Pertama, bisa <strong>membuat sejuk<\/strong>. Saat sedang panas-panasnya, kemudian turun hujan. Rasanya itu\u2026 maknyus. Hujan zenithal juga membantu meningkatkan kelembaban udara, sehingga udara terasa lebih nyaman untuk dihirup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua, bisa <strong>mengurangi polusi udara<\/strong>. Daerah yang punya iklim tropis seperti Indonesia ini, pastinya punya tingkat polusi yang cukup tinggi. Nah, dengan adanya hujan zenithal ini bisa menyapu semua jenis polutan udara. Setelah hujan zenithal turun, biasanya langit terlihat lebih cerah dan udara terasa lebih bersih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena hujan ini terjadi di bawah sinar matahari, kemungkinan munculnya pelangi juga lebih besar! Jadi, selain bermanfaat secara alamiah, hujan zenithal juga sering menghadirkan pemandangan yang indah banget untuk dinikmati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, sekarang sudah tahu kan bahwa mitos hujan orang meninggal yang beredar di masyarakat kita itu bisa ditelaah melalui sudut pandang sains. Kamu bisa cek tuh materi tentang hujan zenithal itu sendiri di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/ruangbelajar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a><\/strong> yang sekarang udah bisa diakses melalui laptop kamu lho. Gabung sekarang juga yuk di ruangbelajar.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e3260f88-1749-4d3b-8973-be3aae07a94c.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fenomena hujan di tengah panas sering dikaitkan dengan tanda-tanda mistis, salah satunya \u201chujan orang meninggal\u201d. Tapi, apa benar begitu? Artikel ini akan mengungkap rahasia di balik peristiwa langka ini dari sudut pandang sains. Yuk, simak! &#8212; &nbsp; Terlepas dari berbagai perasaan yang sering muncul saat hujan turun, ada satu jenis hujan yang namanya aja bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":8419,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a66e504e-ceb7-4e8d-b344-f07188bd6151.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1761213801:1"],"_wp_old_date":["2019-03-22"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_metadesc":["Artikel ini akan mengungkap rahasia di balik peristiwa \u201chujan orang meninggal\u201d dari sudut pandang sains. Yuk, simak!"],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["4"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-8419","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Misteri Hujan Orang Meninggal, Bagaimana dari Sudut Pandang Sains?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel ini akan mengungkap rahasia di balik peristiwa \u201chujan orang meninggal\u201d dari sudut pandang sains. Yuk, simak!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Misteri Hujan Orang Meninggal, Bagaimana dari Sudut Pandang Sains?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini akan mengungkap rahasia di balik peristiwa \u201chujan orang meninggal\u201d dari sudut pandang sains. Yuk, simak!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-23T02:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-23T10:05:27+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal\",\"name\":\"Misteri Hujan Orang Meninggal, Bagaimana dari Sudut Pandang Sains?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a66e504e-ceb7-4e8d-b344-f07188bd6151.png\",\"datePublished\":\"2025-10-23T02:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-23T10:05:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\"},\"description\":\"Artikel ini akan mengungkap rahasia di balik peristiwa \u201chujan orang meninggal\u201d dari sudut pandang sains. Yuk, simak!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a66e504e-ceb7-4e8d-b344-f07188bd6151.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a66e504e-ceb7-4e8d-b344-f07188bd6151.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Misteri Hujan Orang Meninggal, Bagaimana dari Sudut Pandang Sains?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\",\"name\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Misteri Hujan Orang Meninggal, Bagaimana dari Sudut Pandang Sains?","description":"Artikel ini akan mengungkap rahasia di balik peristiwa \u201chujan orang meninggal\u201d dari sudut pandang sains. Yuk, simak!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Misteri Hujan Orang Meninggal, Bagaimana dari Sudut Pandang Sains?","og_description":"Artikel ini akan mengungkap rahasia di balik peristiwa \u201chujan orang meninggal\u201d dari sudut pandang sains. Yuk, simak!","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-10-23T02:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-10-23T10:05:27+00:00","author":"Tedy Rizkha Heryansyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Tedy Rizkha Heryansyah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal","name":"Misteri Hujan Orang Meninggal, Bagaimana dari Sudut Pandang Sains?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a66e504e-ceb7-4e8d-b344-f07188bd6151.png","datePublished":"2025-10-23T02:00:00+00:00","dateModified":"2025-10-23T10:05:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2"},"description":"Artikel ini akan mengungkap rahasia di balik peristiwa \u201chujan orang meninggal\u201d dari sudut pandang sains. Yuk, simak!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a66e504e-ceb7-4e8d-b344-f07188bd6151.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/a66e504e-ceb7-4e8d-b344-f07188bd6151.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/hujan-orang-meninggal#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Misteri Hujan Orang Meninggal, Bagaimana dari Sudut Pandang Sains?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2","name":"Tedy Rizkha Heryansyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tedy Rizkha Heryansyah"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8419","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8419"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8419\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25119,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8419\/revisions\/25119"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8419"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8419"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8419"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8419"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}