{"id":9346,"date":"2026-04-02T07:00:00","date_gmt":"2026-04-02T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=9346"},"modified":"2026-04-02T10:11:52","modified_gmt":"2026-04-02T03:11:52","slug":"sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia","title":{"rendered":"Perkembangan Teknologi Arsitektur dan Konstruksi di Indonesia | Sejarah Kelas 12"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/288170e9-84e2-4230-9b4c-4ec54cec63b1.png\" alt=\"Teknologi Arsitektur Indonesia\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<div style=\"text-align: center;\"><em><strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/sejarah\/sejarah-sma-kelas-12\">Artikel Sejarah Kelas XII<\/a><\/strong> ini akan membahas tentang perkembangan teknologi arsitektur dan konstruksi yang ada di Indonesia.<\/em><\/div>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu \u201cpenyakit\u201d yang sulit diobati di kota-kota besar salah satunya kemacetan. Terlebih kamu yang tinggal di Jakarta. Pasti <em>nggak <\/em>asing deh dengan pembangunan yang sekarang lagi digencarkan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Coba lihat <em>deh<\/em> pembangunan MRT (<em>Mass Rapid Transit<\/em>) dan LRT (<em>Light Rapid Transit<\/em>) yang sedang berlangsung. Dampak dari pembangunan tersebut pastinya membuat macet lalu lintas di jalan. Mau <em>enggak<\/em> mau, pembuatan konstruksinya akan memakan badan jalan <em>tuh<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Eh<\/em> iya, <em>ngomong-ngomong<\/em> soal konstruksi <em>nih<\/em>, ada kaitannya dengan arsitektur <em>dong<\/em>. Kita <em>nggak<\/em> akan membahas pengertian tentang arsitektur atau konstruksi <em>lho<\/em> ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di artikel ini kita akan bahas <strong>fakta-fakta tentang perkembangan teknologi di bidang arsitektur dan konstruksi<\/strong>, Kita akan membahas tentang <strong>teknik pondasi Cakar Ayam dan Sosrobahu<\/strong>. <em>Hmmm\u2026<\/em> bikin penasaran <em>kan<\/em> kedua teknik pondasi tersebut? Simak terus artikel ini ya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\">Teknik Pondasi Cakar Ayam<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbicara tentang pondasi Cakar Ayam ini <em>nggak<\/em> lepas dengan perhetalan olahraga terbesar di Asia. Ya, tepat sekali, Asian Games. <em>Nah<\/em>, 56 tahun yang lalu, tepatnya di tahun 1962, Jakarta berkesempatan menjadi tuan rumah Asian Games.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-kehidupan-indonesia-di-masa-demokrasi-terpimpin\">Kehidupan Masyarakat Indonesia di Masa Demokrasi Terpimpin<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada waktu itu <strong>Prof. Dr. Ir. Sedyatmo ingin membangun proyek 7 menara listrik tegangan tinggi<\/strong> dari wilayah <strong>Tanjung Priok ke Gelanggang Olahraga Senayan<\/strong>. Berhubung kondisi tanah yang lunak dan labil, berakibat pada sulitnya membangun pondasi menara listrik tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em>, dari situasi genting tersebut, lahirlah ide dari Sedyatmo untuk membuat pondasi yang kuat dengan medan tanah yang labil. Tercetuslah sebuah pondasi yang diberi nama \u201cCakar Ayam\u201d. Kenapa \u201cCakar Ayam\u201d? Apakah bentuknya mirip dengan cakar ayam pada umumnya? <strong>Pondasi Cakar Ayam ini merupakan sebuah teknik dengan plat beton yang ditopang pipa-pipa beton di bawahnya<\/strong>.<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/teknik%20arsitektur%20dan%20konstruksi%20-%20sedyatmo.jpg\" alt=\"teknik arsitektur dan konstruksi - sedyatmo\" width=\"600\" \/><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201c<em>Wah<\/em> ini <em>mah<\/em> bahasan anak IPA yang mau masuk <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/kupas-tuntas-teknik-sipil-jurusan-favorit-di-jalur-sbmptn\">jurusan teknik sipil<\/a><\/strong>\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memang benar, tapi kita akan bahas sekilas aja kok, kan ada hubungannya dengan judul artikel ini. Lanjut ya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi<em> tuh<\/em>, <strong>pipa dan plat saling melekat dan mencengkram tanah lebih kuat<\/strong>, <em>yaa<\/em> mirip cara kerja cakar ayam <em>gitu deh<\/em>. Jika dibandingkan dengan sistem pondasi sebelum ditemukannya pondasi Cakar Ayam ini, pembangunan menara listrik menguras tenaga dan biaya cukup besar. Padahal <em>kan<\/em> pasokan listrik tersebut segera dibutuhkan mengingat gelaran Asian Games saat itu. <em>Nah<\/em>, dengan sistem <strong>pondasi Cakar Ayam<\/strong>, maka <strong>waktu pengerjaan dan biaya yang dikeluarkan bisa dihemat<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Baca Juga:<a style=\"color: #000000;\" href=\"\/sejarah-kelas-12-5-perusahaan-ini-menjadi-bukti-perkembangan-teknologi-transportasi-indonesia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> 5 Perusahaan Ini Menjadi Bukti Perkembangan Teknologi Transportasi Indonesia<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada banyak <em>lho<\/em> bangunan yang sudah memakai teknik yang diciptakan oleh Prof. Sedyatmo ini. Tadi sudah ada jalan tol bandara <em>kan<\/em>? <em>Nah<\/em>, ada juga nih <em>runway<\/em> serta apron di bandara Soekarno-Hatta yang mengadopsi teknik pondasi ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Apakah kamu tahu, ruangbelajar punya fitur yang\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/app.ruangguru.com\/ruangbelajar\/sma-kelas-12-ips\/sejarah-indonesia\/prestasi-iptek-indonesia-di-era-kemerdekaan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">namanya ADAPTO<\/a><\/strong>, lho! Di ADAPTO, kamu bisa memilih pembahasan lebih dalam, agar kamu lebih paham, dan pastinya makin pintar! Langsung aja cek fitur ini di ruangbelajar, ya!<\/em><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/06c44717-feb8-4431-9269-8cc16c1a8669.jpg\" alt=\"CTA ADAPTO\" \/><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Teknik Sosrobahu<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teknik arsitektur dan konstruksi Sosrobahu ini <em>nggak<\/em> kalah keren <em>lho<\/em> dengan pondasi Cakar Ayam yang ditemukan Prof. Sedyatmo. Seorang insinyur asal Bali, <strong>Tjokorda Raka Sukmawati, di tahun 1980-an berhasil menemukan dan menggunakan teknik Sosrobahu<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih bangga lagi <em>nih<\/em>, teknik ini pada tahun 1995 akhirnya diekspor ke negara tetangga seperi Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat pemerintahan Presiden Soeharto, Tjokorda Raka Sukawati mendapat tugas untuk memecahkan masalah dalam urusan pembangunan jalan tol. Maklum saja, <strong>pada saat itu jalan tol terhambat pembangunannya karena keterbatasan biaya dan lahan.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, menariknya, Tjokorda Raka Sukawati ini mendapat <strong>tantangan membangun jalan tol yang pembangunannya itu nggak boleh menghambat kelancaran lalu lintas yang sudah ada<\/strong>.<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/teknik%20arsitektur%20dan%20konstruksi%20-%20tjokorda%20raka%20sukawati.png\" alt=\"teknik arsitektur dan konstruksi - tjokorda raka sukawati\" width=\"600\" \/><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, Tjokorda Raka Sukmawati ditugaskan<strong> membangun proyek tol yang menghubungkan Cawang &#8211; Tanjung Priok<\/strong>. <em>Nah<\/em>, untuk membangun tol tanpa mengganggu lalu lintas di jalan tersebut, maka beliau menggunakan <strong>landasan putar bebas hambatan (LBPH)<\/strong>. Ya, dengan kata lain, beliau mengadopsi <strong>jalan tol dengan konsep jalan layang (<em>Flyover<\/em>)<\/strong>. Teknologi penemuan Tjokorda ini diberi nama Sosrobahu yang merupakan nama tokoh sisipan dalam Mahabharata.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/5982dcf1-4299-4eaf-9a6b-cbee4ff08288.jpg\" alt=\"Teknik Sosrobahu\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Teknik Sosrobahu (Sumber: https:\/\/rumahpengetahuan.web.id\/)<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teknik pondasi Sosrobahu ini dibuat dengan cara <strong>lengan beton penyangga dibuat sejajar dengan jalan dibawahnya<\/strong>. Setelah terbentuk,<strong> lengan benton diputar 90 derajat<\/strong> sehingga melintang dan tidak mengganggu lalu lintas jalan dibawahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, untuk <strong>memutar lengan beton seberat 480 ton<\/strong> digunakanlah<strong> landasan putar bebas hambatan<\/strong>. Berkat teknik Sosrobahu ini, penggunaan jalan dibawahnya menjadi lebih efektif dibandingkan dengan teknik konstruksi konvensional yang menyebabkan seluruh badan jalan akan ditutup dan membuat kemacetan.<\/p>\n<p><strong><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/teknik%20arsitektur%20dan%20konstruksi%20-%20infografik.jpg\" alt=\"teknik arsitektur dan konstruksi - infografik\" width=\"600\" \/><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Gimana<\/em>? Kamu tertarik ingin bisa seperti mereka berdua? Kuncinya hanya berdoa dan belajar. Eh, belajar juga <em>nggak<\/em> boleh sembarangan <em>lho<\/em>. Kamu harus ditemani dengan guru yang benar-benar berkualitas. Coba temukan guru berkualitas yang sesuai kriteriamu yuk di <a style=\"font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/sejarah\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ruangguru Privat Sejarah<\/a>. Ada banyak guru privat yang bisa kamu pilih buat mengajar kamu <em>lho<\/em>.<\/p>\n<p><a href=\" https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg10-privat\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6ed2fe9f-c80a-4e5a-9cfa-d92dfcbab67b.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><strong><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Referensi:<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Sh. Musthofa, Suryandari, Tutik Mulyati. 2009. <em>Sejarah Untuk SMA\/MA Kelas XII Program IPA.<\/em> Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; font-size: 16px;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Hapsari, Ratna dan Adil M. Sejarah untuk SMA\/MA Kelas XII Kurikulum 2013 Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta: Erlangga.<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber gambar:<\/strong><\/p>\n<p>Sosrobahu Bertumpu di Atas Piring [daring]. Tautan: https:\/\/rumahpengetahuan.web.id\/sosrobahu-bertumpu-di-atas-piring\/ (Diakses: 2 April 2026)<\/p>\n<p><em>Artikel pertama kali diterbitkan 10 Agustus 2018, kemudian diperbarui<\/em>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel Sejarah Kelas XII ini akan membahas tentang perkembangan teknologi arsitektur dan konstruksi yang ada di Indonesia. &#8212; &nbsp; Salah satu \u201cpenyakit\u201d yang sulit diobati di kota-kota besar salah satunya kemacetan. Terlebih kamu yang tinggal di Jakarta. Pasti nggak asing deh dengan pembangunan yang sekarang lagi digencarkan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta. Coba lihat deh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":9346,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/288170e9-84e2-4230-9b4c-4ec54cec63b1.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1775099370:1"],"_aioseo_title":["Perkembangan Teknologi Arsitektur Konstruksi di Indonesia"],"_aioseo_description":["Kamu tahu nggak kalau ada lho penemuan legendaris terkait perkembangan teknologi arsitektur dan konstruksi di Indonesia? Apa saja ya penemuan tersebut?"],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_yoast_wpseo_title":["Perkembangan Teknologi Arsitektur Konstruksi di Indonesia"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Kamu tahu nggak kalau ada lho penemuan legendaris terkait perkembangan teknologi arsitektur dan konstruksi di Indonesia? Apa saja ya penemuan tersebut?"],"_yoast_wpseo_primary_category":["520"],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["5"],"_wp_old_date":["2018-08-10"]},"categories":[520,526],"tags":[76,10,37],"class_list":["post-9346","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-sejarah-sma-kelas-12","tag-kelas-12","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perkembangan Teknologi Arsitektur Konstruksi di Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kamu tahu nggak kalau ada lho penemuan legendaris terkait perkembangan teknologi arsitektur dan konstruksi di Indonesia? Apa saja ya penemuan tersebut?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perkembangan Teknologi Arsitektur Konstruksi di Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu tahu nggak kalau ada lho penemuan legendaris terkait perkembangan teknologi arsitektur dan konstruksi di Indonesia? Apa saja ya penemuan tersebut?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-02T00:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-02T03:11:52+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tedy Rizkha Heryansyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia\",\"name\":\"Perkembangan Teknologi Arsitektur Konstruksi di Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/288170e9-84e2-4230-9b4c-4ec54cec63b1.png\",\"datePublished\":\"2026-04-02T00:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-02T03:11:52+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\"},\"description\":\"Kamu tahu nggak kalau ada lho penemuan legendaris terkait perkembangan teknologi arsitektur dan konstruksi di Indonesia? Apa saja ya penemuan tersebut?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/288170e9-84e2-4230-9b4c-4ec54cec63b1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/288170e9-84e2-4230-9b4c-4ec54cec63b1.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perkembangan Teknologi Arsitektur dan Konstruksi di Indonesia | Sejarah Kelas 12\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2\",\"name\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tedy Rizkha Heryansyah\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perkembangan Teknologi Arsitektur Konstruksi di Indonesia","description":"Kamu tahu nggak kalau ada lho penemuan legendaris terkait perkembangan teknologi arsitektur dan konstruksi di Indonesia? Apa saja ya penemuan tersebut?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perkembangan Teknologi Arsitektur Konstruksi di Indonesia","og_description":"Kamu tahu nggak kalau ada lho penemuan legendaris terkait perkembangan teknologi arsitektur dan konstruksi di Indonesia? Apa saja ya penemuan tersebut?","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2026-04-02T00:00:00+00:00","article_modified_time":"2026-04-02T03:11:52+00:00","author":"Tedy Rizkha Heryansyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Tedy Rizkha Heryansyah","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia","name":"Perkembangan Teknologi Arsitektur Konstruksi di Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/288170e9-84e2-4230-9b4c-4ec54cec63b1.png","datePublished":"2026-04-02T00:00:00+00:00","dateModified":"2026-04-02T03:11:52+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2"},"description":"Kamu tahu nggak kalau ada lho penemuan legendaris terkait perkembangan teknologi arsitektur dan konstruksi di Indonesia? Apa saja ya penemuan tersebut?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/288170e9-84e2-4230-9b4c-4ec54cec63b1.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/288170e9-84e2-4230-9b4c-4ec54cec63b1.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/sejarah-kelas-12-perkembangan-teknologi-arsitektur-dan-konstruksi-di-indonesia#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perkembangan Teknologi Arsitektur dan Konstruksi di Indonesia | Sejarah Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/b6487dbd67e3fd331419af62ec824ad2","name":"Tedy Rizkha Heryansyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tedy Rizkha Heryansyah"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/tedy-rizkha-heryansyah"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9346","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9346"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9346\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26247,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9346\/revisions\/26247"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9346"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9346"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9346"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9346"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}