{"id":9400,"date":"2025-12-04T18:43:49","date_gmt":"2025-12-04T11:43:49","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=9400"},"modified":"2025-12-07T08:52:26","modified_gmt":"2025-12-07T01:52:26","slug":"3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama","title":{"rendered":"5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama yang Harus Kamu Tahu"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/67d9e33b-a77f-4a77-a95b-47c38f7fcf00.png\" alt=\"Fakta Perang Dunia Pertama\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Perang Dunia Pertama gak cuma menyisakan sejarah yang tercatat di buku pelajaran sekolah, lho. Ternyata ada fakta lainnya seputar perang yang terjadi di tahun 1914 ini! Ada apa aja ya? Yuk simak artikel berikut~<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kamu masih ingat <em>nggak<\/em> pelajaran sejarah bab Perang Dunia Pertama? Apa saja <em>sih <\/em>yang masih kamu ingat?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedikit info\u00a0<em>flashback <\/em>ya, Perang Dunia Pertama melibatkan Blok Entete dan Blok Sentral.\u00a0Blok Entete ini terdiri atas Inggris, Prancis, Serbia, Rusia, Amerika Serikat. Sedangkan, Blok Sentral terdiri atas Jerman dan Austria-Hungaria.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perang-dunia-i-dan-kegagalan-lbb-dalam-menciptakan-perdamaian-dunia\">Sejarah Perang Dunia I, Penyebab, dan Dampaknya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Nah<\/em> selain itu, apa saja <em>sih <\/em>\u00a0yang kamu tahu? Coba <em>deh <\/em>baca 5 fakta di bawah ini biar wawasan kamu semakin luas. Hal lain apa <em>sih <\/em>yang ada selama Perang Dunia Pertama?<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Perang%20Dunia%20Pertama-1.jpg\" alt=\"Perang Dunia Pertama\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Tentara Inggris yang bertugas di Prancis berpose di depan kamera (Sumber:\u00a0bbc.co.uk)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: left;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">1.<span style=\"color: #000000;\"><strong style=\"background-color: transparent;\"> Penyembur api pertama<\/strong><\/span><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Senjata ini digunakan oleh tentara Jerman untuk melawan tentara Prancis dan Inggris pada 1914 dan 1915. Ide pertama senjata ini sudah ada sejak 5 abad sebelum Masehi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyembur api ini bekerja dengan membakar bahan bakar ada di dalamnya, seperti batu bara. Tentara Jerman mengetes dua model penyemprot api pertama (<em>Flammenwerfer<\/em>) pada awal 1900-an. Dua model ini yakni model kecil dan besar yang dikembangkan oleh Richard Fiedler.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Perang%20Dunia%20Pertama1.jpg\" alt=\"Perang Dunia Pertama\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Kleinflammenwerfer\u00a0<\/em>(Sumber:\u00a0widecombe-in-the-moor.com)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tipe senjata penyembur api yang berukuran kecil (<em>Kleinflammenwerfer<\/em>) digunakan secara portabel yang dapat dibawa oleh seorang saja. Senjata ini bekerja dengan menggunakan tekanan udara dan karbon dioksida atau nitrogen yang dapat menyemburkan aliran minyak terbakar dengan jangkauan sejauh 18 meter.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Perang%20Dunia%20Pertama2.jpg\" alt=\"Perang Dunia Pertama\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Grossflammenwerfer\u00a0<\/em>(Sumber: wisegeek.com)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tipe senjata yang lebih besar (<em>Grossflammenwerfer<\/em>) bekerja dengan sistem yang sama seperti penyembur api ukuran kecil. Hanya saja\u00a0<em>Grossflammenwerfer<\/em> berukuran dua kali lebih besar. Semburan api dari senjata ini \u00a0dapat bertahan selama 40 detik lamanya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"\/peristiwa-kontemporer-dunia-berpisahnya-negara-negara-yugoslavia?__hstc=233546881.65cd5aa34e7d635241adb6e155fe6f01.1532664629891.1533112907602.1533125645498.11&amp;__hssc=233546881.2.1533125645498&amp;__hsfp=1694235392\">Peristiwa Kontemporer Dunia: Berpisahnya Negara-Negara Yugoslavia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt; color: #000000;\"><strong style=\"background-color: transparent;\">2. Armada pesawat tempur pertama<\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada awalnya, pesawat terbang berfungsi untuk mengintai musuh dari udara. Pada 1 April 1915, seorang pilot Prancis, Roland Garros melakukan pembaharuan pada pesawatnya. Ia mempersenjatai pesawat dengan senapan mesin yang ditembakkan melalui baling-baling. Melalui percobaan pertama ini, ia berhasil melumpuhkan pesawat pengintai milik Jerman.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Perang%20Dunia%20Pertama3.jpg\" alt=\"Perang Dunia Pertama\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Roland Gaross, 1913 (Sumber: worldwarwings.com)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini kemudian diketahui oleh tentara Jerman. Tentara Jerman pun tidak mau kalah. Mereka meminta bantuan pada pengusaha pesawat terbang dari Belanda bernama Anthony Fokker.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jerman memesan pesawat tempur yang dimodifikasi dengan senapan mesin seperti milik Prancis.\u00a0<span style=\"background-color: transparent;\">Ia menyempurnakan sinkronisasi tembakan senapan dengan rotasi baling-baling pesawat. Hal ini akan mencegah peluru mengenai baling-baling pesawat milik sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/featured%20images%20(5)-1.png\" alt=\"Perang Dunia Pertama\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Pesawat yang telah dimodifikasi oleh Anthony Fokker (Sumber:\u00a0worldwarwings.com)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">3. Awal dari istilah bank darah<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"text-align: justify; background-color: transparent;\">Banyak korban meninggal ketika perang yang sesungguhnya dapat diselamatkan dengan prosedur dan perawatan yang tepat. Setiap nyawa tentu berharga, termasuk korban terluka yang butuh untuk segera diselamatkan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/featured%20images%20(6)-1.png\" alt=\"Perang Dunia Pertama\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Transfusi darah ketika masa perang dikembangkan oleh Oswald Hope Robertson<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">(Sumber: wellcomecollection.org)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; text-align: justify;\">Seorang dokter bernama Oswald Hope Robertson mengembangkan praktik transfusi darah. Robertson bergabung dengan tim medis untuk tentara Amerika Serikat yang bertugas di Prancis. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; text-align: justify;\">Sebelumnya, darah yang diambil dari satu pasien harus ditransfusikan ke pasien lain pada saat itu juga. Hal ini dianggap kurang efektif. Akan lebih baik apabila darah dapat disimpan oleh tim medis, sehingga mereka memiliki stok darah untuk disimpan. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent; text-align: justify;\">Dengan memiliki stok darah, tim medis dapat menghemat waktu dan dapat menyelamatkan lebih banyak orang. Pada 1914, ditemukan natrium sitrat yang memiliki peran sebagai antikoagulan untuk mencegah darah membeku. Darah akan tetap dapat digunakan walaupun sudah diambil dari jauh hari sebelumnya. Sejak saat itu, berkembanglah istilah \u201cbank darah\u201d yang sampai sekarang kita sering dengar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">4. Pertama kalinya tanknya digunakan dalam perang<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tank pertama kali digunakan pada Pertempuran Flers-Courcelette di Prancis pada 15 September 1916. Tentara Inggris mengirim 49 tank untuk melengkapi perlengkapan perang mereka. Kelemahan tank ini ialah hanya dapat berjalan 4 miles atau sekitar 6,4 km per jam.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Perang%20Dunia%20Pertama4.jpg\" alt=\"Perang Dunia Pertama\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Tank Inggris &#8220;Mark One&#8221; yang digunakan pada PD 1, 1916 (Sumber: pri.org)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada 1918, tentara Inggris memiliki sekitar 2.600 tank dan Prancis sekitar 3.000 tank. Sedangkan, tentara Jerman hanya memiliki 20 A7V tank. Namun, tentara Jerman menggunakan tank dengan sangat efektif. Dalam Pertempuran Amiens di Prancis pada 1918, 72% tank tentara sekutu hancur hanya dalam 4 hari. Beberapa hari sebelum Perang Dunia Pertama berakhir, tank tentara Inggris hanya tersisa 8 buah. Walaupun begitu, kekalahan Jerman pada Perang Dunia Pertama tidak dapat dihindari.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Perang%20Dunia%20Pertama5.jpg\" alt=\"Perang Dunia Pertama\" width=\"600\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Tank buatan Jerman, 1918 (Sumber: pinterest.com)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Dalam situasi perang, tank mampu melewati segala macam medan. Salah satunya menghancurkan kawat berduri yang berfungsi sebagai perlindungan wilayah lawan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">5. Penggunaan senjata kimia<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada 22 April 1915, tentara Prancis dan Aljazair berperang bersama dalam Pertempuran Kedua Ypres di Belgia. Para tentara yang sedang berperang menghadapi gas berwarna kuning keabu-abuan yang ternyata adalah gas klorin. Gas ini merupakan senjata kimia milik tentara Jerman. Akibat serangan gas klorin sebanyak 400 ton ini, sebanyak 6.000 tentara sekutu meninggal.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"width: 600px; display: block; margin: 0px auto;\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/hs\/Gassed.jpg\" alt=\"Perang Dunia Pertama\" width=\"600\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Ilustrasi tentara korban senjata kimia (Sumber:\u00a0historyinanhour.com)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini merupakan serangan senjata kimia pertama yang berhasil. Sebelumnya, tentara Inggris pernah menggunakan senjata kimia pada Pertempuran Loos 1915. Namun, serangan ini dianggap kurang berhasil karena malah menimbulkan kerugian di pihak Inggris sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/perang-dunia-2\">Perang Dunia II: Latar Belakang, Penyebab, dan Dampaknya<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Gimana<\/em>, gais? Ternyata ada sisi lain dari Perang Dunia Pertama yang belum kita tahu ya. Semoga info di atas bisa memperluas wawasan kamu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Oh <\/em>ya, kamu juga bisa menambah wawasan kamu dengan cara yang menyenangkan <em>lho<\/em>. Caranya gampang <em>banget<\/em>! Kamu tinggal gabung di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat\/sejarah\">Ruangguru Privat Sejarah<\/a><\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di situ, kamu bisa tanya langsung tentang materi ini ke guru-guru yang sudah terstandarisasi. Kamu juga bisa pilih nih, mau ikutan kelas\u00a0<em>offline\u00a0<\/em>atau\u00a0<em>online<\/em>. Asyik banget kan? Buruan daftar dengan klik\u00a0<em>banner <\/em>di bawah ini!<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/cta.ruangguru.com\/blog-rg10-privat\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/6ed2fe9f-c80a-4e5a-9cfa-d92dfcbab67b.png\" alt=\"CTA Ruangguru Privat\" width=\"820\" height=\"300\" \/><\/a><\/p>\n<p><em>Artikel ini pertama kali terbit 1 Agustus 2018, kemudian diperbarui.\u00a0<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perang Dunia Pertama gak cuma menyisakan sejarah yang tercatat di buku pelajaran sekolah, lho. Ternyata ada fakta lainnya seputar perang yang terjadi di tahun 1914 ini! Ada apa aja ya? Yuk simak artikel berikut~ &#8212; &nbsp; Kamu masih ingat nggak pelajaran sejarah bab Perang Dunia Pertama? Apa saja sih yang masih kamu ingat? Sedikit info\u00a0flashback [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":9400,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/67d9e33b-a77f-4a77-a95b-47c38f7fcf00.png"],"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1765072211:1"],"_wp_old_date":["2018-08-01"],"_knawatfibu_alt":["Fakta Perang Dunia Pertama"],"_yoast_wpseo_primary_category":[""],"_yoast_wpseo_title":["5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama yang Harus Kamu Tahu"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Cari tahu tentang 5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama, mulai dari dikenalkannya penyembur api, istilah bank darah, hingga pesawat tempur."],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["7"]},"categories":[562],"tags":[19],"class_list":["post-9400","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakta-seru","tag-fakta-seru"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama yang Harus Kamu Tahu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cari tahu tentang 5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama, mulai dari dikenalkannya penyembur api, istilah bank darah, hingga pesawat tempur.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama yang Harus Kamu Tahu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cari tahu tentang 5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama, mulai dari dikenalkannya penyembur api, istilah bank darah, hingga pesawat tempur.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-04T11:43:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-12-07T01:52:26+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Anggraeni Puspitasari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Anggraeni Puspitasari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama\",\"name\":\"5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama yang Harus Kamu Tahu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/67d9e33b-a77f-4a77-a95b-47c38f7fcf00.png\",\"datePublished\":\"2025-12-04T11:43:49+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-07T01:52:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/5beecb6d5a86a3fb02a1e8305dcb814a\"},\"description\":\"Cari tahu tentang 5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama, mulai dari dikenalkannya penyembur api, istilah bank darah, hingga pesawat tempur.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/67d9e33b-a77f-4a77-a95b-47c38f7fcf00.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/67d9e33b-a77f-4a77-a95b-47c38f7fcf00.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama yang Harus Kamu Tahu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/5beecb6d5a86a3fb02a1e8305dcb814a\",\"name\":\"Anggraeni Puspitasari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Anggraeni Puspitasari\"},\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/anggraeni-puspitasari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama yang Harus Kamu Tahu","description":"Cari tahu tentang 5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama, mulai dari dikenalkannya penyembur api, istilah bank darah, hingga pesawat tempur.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama yang Harus Kamu Tahu","og_description":"Cari tahu tentang 5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama, mulai dari dikenalkannya penyembur api, istilah bank darah, hingga pesawat tempur.","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-12-04T11:43:49+00:00","article_modified_time":"2025-12-07T01:52:26+00:00","author":"Anggraeni Puspitasari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Anggraeni Puspitasari","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama","name":"5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama yang Harus Kamu Tahu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/67d9e33b-a77f-4a77-a95b-47c38f7fcf00.png","datePublished":"2025-12-04T11:43:49+00:00","dateModified":"2025-12-07T01:52:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/5beecb6d5a86a3fb02a1e8305dcb814a"},"description":"Cari tahu tentang 5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama, mulai dari dikenalkannya penyembur api, istilah bank darah, hingga pesawat tempur.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/67d9e33b-a77f-4a77-a95b-47c38f7fcf00.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/67d9e33b-a77f-4a77-a95b-47c38f7fcf00.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/3-fakta-seputar-perang-dunia-pertama#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Fakta Seputar Perang Dunia Pertama yang Harus Kamu Tahu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/5beecb6d5a86a3fb02a1e8305dcb814a","name":"Anggraeni Puspitasari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Anggraeni Puspitasari"},"url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/anggraeni-puspitasari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9400","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9400"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9400\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25517,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9400\/revisions\/25517"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9400"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9400"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9400"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9400"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}