{"id":9688,"date":"2025-11-10T06:00:51","date_gmt":"2025-11-09T23:00:51","guid":{"rendered":"https:\/\/example.com\/?p=9688"},"modified":"2025-11-13T13:55:21","modified_gmt":"2025-11-13T06:55:21","slug":"5-instrumen-kebijakan-moneter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter","title":{"rendered":"Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Instrumen &#038; Jenis | Ekonomi Kelas 11"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium aligncenter\" src=\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/620eadc8-77d3-4230-a1d4-8ba81d9ed2cc.png\" alt=\"kebijakan moneter\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Apa sih itu kebijakan moneter? Yuk, kita bahas selengkapnya mulai dari pengertian, tujuan, jenis, dan instrumennya di <strong><a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/c\/ekonomi\/ekonomi-sma-kelas-11\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artikel Ekonomi kelas 11<\/a> <\/strong>berikut ini.<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>&#8212;<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan moneter itu apa sih? Hmm, kalau kamu sebelumnya sudah belajar tentang kebijakan fiskal, sekarang kita akan bahas tentang kebijakan moneter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>FYI<\/i><\/em>, Indonesia sendiri sudah mengeluarkan berbagai kebijakan moneter sejak dulu dengan tujuan menyelamatkan perekonomian Indonesia. Maksudnya menyelamatkan tuh gimana ya? Nah, supaya kamu lebih paham, sekarang kita bahas selengkapnya tentang kebijakan moneter, yuk!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/mengenal-kebijakan-fiskal\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Mengenal Kebijakan Fiskal: Pengertian, Tujuan Instrumen dan Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Pengertian Kebijakan Moneter<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kebijakan moneter<\/strong> adalah kebijakan yang <strong>dilakukan oleh bank sentral<\/strong> untuk <strong>mengendalikan jumlah uang beredar (JUB)<\/strong> agar tercapai kegiatan perekonomian yang diharapkan. Siapa tuh bank sentral? Bank yang memegang peran bank sentral di Indonesia adalah Bank Indonesia (BI).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\">Tujuan Kebijakan Moneter<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara umum, tujuan dari kebijakan moneter adalah untuk menstabilkan harga. Artinya, Bank Indonesia berusaha menjaga tingkat inflasi berada pada target yang ditetapkan oleh pemerintah setelah berkoordinasi dengan BI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cEmangnya apa kak penyebab inflasi?\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gini, inflasi itu terjadi karena jumlah uang yang beredar di suatu negara itu terlalu banyak. Akibatnya, harga barang dan jasa akan naik terus-menerus. Sebaliknya, apabila uang yang beredar terlalu sedikit bisa menyebabkan deflasi. Saat terjadi deflasi, harga barang dan jasa juga akan semakin turun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, itulah tujuan utama dari kebijakan moneter. Dengan adanya kebijakan moneter, diharapkan jumlah uang yang beredar stabil agar tingkat inflasi terkendali.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong><b>Instrumen Kebijakan Moneter<\/b><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengeluarkan suatu kebijakan moneter, terdapat instrumen-instrumen yang harus ada di dalam kebijakan tersebut. Berikut adalah lima instrumen kebijakan moneter.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/aa0fa164-5923-444f-918a-6966988e0ee0.png\" alt=\"Instrumen Kebijakan Moneter\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b><\/b><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><b>1. Operasi Pasar Terbuka (<em>Open Market Operation<\/em>)<\/b><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Operasi pasar terbuka<\/strong> adalah kebijakan yang diambil oleh bank sentral dengan cara <strong>menjual atau membeli surat berharga milik pemerintah<\/strong> seperti Sertifikat Bank Indonesia (BI) atau Surat Berharga Pasar Uang (SBPU).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Nah<em>, <\/em>perlu diperhatikan:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"background-color: transparent;\">&#8211; Bila bank sentral menjual SBI, maka akan mengurangi jumlah uang beredar untuk mengatasi inflasi.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Ketika SBI dibeli oleh masyarakat, maka uang akan diterima bank sentral, akibatnya dapat mengurangi jumlah uang beredar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>&#8211; Bila bank sentral membeli SBI, maka akan menambah jumlah uang beredar untuk mengatasi defaluasi.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Ketika bank sentral akan membeli SBI, maka bank sentral akan menukarkannya dengan uang, sehingga uang yang beredar di masyarakat akan bertambah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b><\/b><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><b>2. Politik Diskonto (<em>Discount Rate Policy<\/em>)<\/b><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Politik diskonto atau kebijakan suku bunga adalah kebijakan bank sentral untuk menaikkan atau menurunkan tingkat suku bunga bank.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BI menetapkan suku bunga acuan yang saat ini bernama BI 7-<em><i>Day Reverse Repo Rate<\/i><\/em>\u00a0(BI7DRR). Suku bunga inilah yang menjadi acuan bagi bank umum untuk menetapkan suku bunga tabungan dan kredit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perhatikan, hal-hal ini ya:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"background-color: transparent;\">&#8211; Bila bank sentral menaikkan suku bunga akan berakibat mengurangi jumlah uang yang beredar untuk mengatasi inflasi.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Jadi, ketika suku bunga dinaikkan maka masyarakat akan lebih tertarik untuk menabung di bank, karena akan mendapatkan bunga yang lebih besar. Karena masyarakat b<span style=\"background-color: transparent;\">erbondong-bondong menabung, maka uang yang bererdar akan berkurang, karena uangnya disimpan di bank.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"background-color: transparent;\">&#8211; Bila menurunkan suku bunga maka akan menambah jumlah uang yang beredar untuk mengatasi deflasi.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Jadi, ketika suku bunga diturunkan maka masyarakat akan lebih tertarik untuk menggunakan uang karena bila ditabung hanya mendapatkan keuntungan yang sedikit.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga: <a href=\"\/faktor-faktor-yang-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran-uang.docx\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Faktor-faktor yang Memengaruhi Permintaan dan Penawaran Uang<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b><\/b><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><b>3. Politik Cadangan Kas (Giro Wajib Minimum)<\/b><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Politik cadangan kas adalah kebijakan bank sentral untuk menetapkan besarnya cadangan kas minimum yang dimiliki oleh bank umum. Nah, cadangan kas ini nggak boleh dipinjamkan ke masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal yang harus diperhatikan:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"background-color: transparent;\">&#8211; Bila bank sentral menaikkan cadangan kas maka akan mengurangi jumlah uang beredar untuk mengatasi inflasi.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Nah<em>, <\/em>akibatnya bank umum harus menahan uang lebih banyak sebagai cadangan, jumlah uang yang beredar dapat dikurangi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span style=\"background-color: transparent;\">&#8211; Bila menurunkan cadangan kas maka akan menambah jumlah uang beredar untuk mengatasi deflasi.<\/span><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\">Jadi, bank umum harus mengelurakan uang lebih banyak ke masyarakat daripada menahan uang tersebut sebagai cadangan,\u00a0<em>nah<\/em> karenanya\u00a0jumlah uang yang beredar akan bertambah di masyarakat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b><\/b><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><b>4. Kebijakan Kredit<\/b><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengaturan syarat kredit dilakukan oleh bank sentral supaya bisa memengaruhi penyaluran kredit oleh bank umum ke masyarakat. Kebijakan kredit ini menentukan <strong>jenis-jenis pinjaman mana yang harus dikurangi dan jenis pinjaman mana yang perlu didorong<\/strong>. Terdapat dua jenis kredit, yaitu:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><strong>&#8211; Kredit Ketat<\/strong> adalah kebijakan bank sentral untuk <strong>mengurangi jumlah uang yang beredar untuk mengatasi inflasi<\/strong>, maksudnya adalah syarat pemberian yang ketat akan mengurangi jumlah masyarakat atau pengusaha yang bisa memperoleh kredit, karena <strong>kesulitan dalam memperoleh kredit dengan syarat-syarat yang dipersulit<\/strong>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"background-color: transparent;\"><strong>&#8211; Kredit longgar<\/strong> adalah kebijakan bank sentral untuk <strong>menambah jumlah uang yang beredar untuk mengatasi deflasi<\/strong>, maksudnya adalah syarat pemberian yang longgar akan menambah jumlah masyarakat atau pengusaha yang bisa memperoleh kredit karena k<strong>emudahan dalam memperoleh kredit dengan syarat-syarat yang dipermudah<\/strong>. Dengan demikian, jumlah uang yang beredar dapat ditingkatkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b><\/b><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><b>5. Kebijakan Himbauan Moral<\/b><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan himbauan moral bukanlah kebijakan yang bersifat teknis ya. Kebijakan ini dilakukan dalam bentuk pengumuman, pidato, atau edaran. BI selaku bank sentral bisa menghimbau bank umum untuk menahan atau mengurangi pinjaman.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 18pt;\"><strong><b>Jenis-Jenis Kebijakan Moneter<\/b><\/strong><\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada dua jenis kebijakan moneter yang bisa dilakukan. Apa saja? Ini penjelasannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b><\/b><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><b>1. Kebijakan Uang Longgar \/ Kebijakan Moneter Ekspansif (<em>Easy Money Policy<\/em>)<\/b><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan uang longgar adalah kebijakan menambah jumlah uang beredar (JUB) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan ini juga bisa disebut dengan kebijakan moneter ekspansif. Berikut adalah beberapa kebijakan uang longgar yang bisa dilakukan oleh bank sentral:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>BI akan <strong><b>membeli surat berharga <\/b><\/strong>dari bank umum, sehingga bank umum mempunyai dana untuk dipinjamkan ke masyarakat.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Suku bunga BI akan diturunkan<\/b><\/strong>, agar minat masyarakat menabung menurun dan semakin banyak yang meminjam uang. Akibatnya, akan semakin banyak uang yang beredar.<\/li>\n<li>BI akan <strong><b>menurunkan rasio cadangan kas<\/b><\/strong>. Makin rendah rasio cadangan kas, maka semakin besar kemampuan bank umum untuk menyalurkan kredit. Hal ini akan membuat JUB bertambah.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Melonggarkan kebijakan kredit <\/b><\/strong>agar masyarakat mudah mendapatkan pinjaman.<\/li>\n<li>Menghimbau kepada <strong><b>bank umum untuk menambah pemberian pinjaman<\/b><\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b><\/b><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><b>2. Kebijakan Uang Ketat <\/b><\/strong><\/span><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><b>\/ Kebijakan Moneter Kontraktif <\/b><\/strong><\/span><span style=\"font-size: 14pt;\"><strong><b>(<em>Tight Money Policy<\/em>)<\/b><\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan uang ketat adalah kebijakan mengurangi jumlah uang yang beredar untuk mengendalikan inflasi. Kebijakan ini disebut juga dengan kebijakan moneter kontraktif. Apa saja nih yang bisa dilakukan pada kebijakan uang ketat?<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>BI akan <strong><b>menjual surat berharga <\/b><\/strong>kepada bank umum, sehingga bank umum harus membayar surat berharga. Hal ini berakibat pada ketersediaan dana pinjaman yang berkurang.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Suku bunga BI akan dinaikkan<\/b><\/strong>, agar masyarakat tertarik untuk menabung dan mengurangi jumlah uang beredar.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Politik cadangan kas dinaikkan<\/b><\/strong>. Makin tinggi rasio cadangan kas, maka akan semakin kecil kemampuan bank umum untuk menyalurkan kredit, sehingga JUB berkurang.<\/li>\n<li><b><\/b><strong><b>Kebijakan kredit diperketat <\/b><\/strong>atau disebut kebijakan kredit ketat. Tujuannya adalah agar tidak banyak orang bisa mendapatkan pinjaman.<\/li>\n<li>BI bisa menghimbau bank umum untuk <strong><b>mengurangi pemberian pinjaman<\/b><\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">&#8212;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Yeay<\/em>! Itulah tadi penjelasan lengkap seputar kebijakan moneter, mulai dari pengertian, tujuan, instrumen, dan jenisnya. <span style=\"text-align: justify;\">Untuk mengeluarkan suatu kebijakan moneter perlu banyak pertimbangan <\/span><em style=\"text-align: justify;\">ya,<\/em><span style=\"text-align: justify;\"> karena berpengaruh pada perekonomian suatu negara.\u00a0<\/span><em style=\"text-align: justify;\">Nah<\/em><span style=\"text-align: justify;\"> kalau kamu ingin memelajari materi pelajaran ini lebih jauh atau ingin belajar materi ekonomi lainnya, kamu bisa nih nonton <\/span><strong style=\"text-align: justify;\">video belajar<\/strong><span style=\"text-align: justify;\">\u00a0di\u00a0<\/span><strong style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/bit.ly\/rg_app\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ruangbelajar<\/a>!<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e3260f88-1749-4d3b-8973-be3aae07a94c.jpg\" alt=\"CTA Ruangguru\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>Alam S. 2014. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa sih itu kebijakan moneter? Yuk, kita bahas selengkapnya mulai dari pengertian, tujuan, jenis, dan instrumennya di artikel Ekonomi kelas 11 berikut ini. &#8212; &nbsp; Kebijakan moneter itu apa sih? Hmm, kalau kamu sebelumnya sudah belajar tentang kebijakan fiskal, sekarang kita akan bahas tentang kebijakan moneter. FYI, Indonesia sendiri sudah mengeluarkan berbagai kebijakan moneter sejak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":9688,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_knawatfibu_url":["https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/620eadc8-77d3-4230-a1d4-8ba81d9ed2cc.png"],"_edit_lock":["1763016781:1"],"_edit_last":["1"],"_wp_old_date":["2018-06-25","2023-06-14","2024-11-07"],"_aioseo_title":["Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Instrumen &amp; Jenis"],"_aioseo_description":["Apa sih itu kebijakan moneter? Yuk, kita bahas selengkapnya mulai dari pengertian, tujuan, jenis, dan instrumennya di artikel Ekonomi Kelas 11 berikut ini."],"_aioseo_keywords":[""],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":[""],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_alt":["Kebijakan Moneter"],"_yoast_wpseo_title":["Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Instrumen & Jenis"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Apa sih itu kebijakan moneter? Yuk, kita bahas selengkapnya mulai dari pengertian, tujuan, jenis, dan instrumennya di artikel berikut ini."],"_yoast_wpseo_content_score":["60"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["6"],"_yoast_wpseo_primary_category":["541"]},"categories":[541,546],"tags":[31,10,37],"class_list":["post-9688","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-ekonomi-sma-kelas-11","tag-kelas-11","tag-konsep-pelajaran","tag-sma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Instrumen &amp; Jenis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa sih itu kebijakan moneter? Yuk, kita bahas selengkapnya mulai dari pengertian, tujuan, jenis, dan instrumennya di artikel berikut ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Instrumen &amp; Jenis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa sih itu kebijakan moneter? Yuk, kita bahas selengkapnya mulai dari pengertian, tujuan, jenis, dan instrumennya di artikel berikut ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-09T23:00:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-13T06:55:21+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Shabrina Alfari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@ruangguru\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Shabrina Alfari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter\",\"name\":\"Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Instrumen & Jenis\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/620eadc8-77d3-4230-a1d4-8ba81d9ed2cc.png\",\"datePublished\":\"2025-11-09T23:00:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-13T06:55:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248\"},\"description\":\"Apa sih itu kebijakan moneter? Yuk, kita bahas selengkapnya mulai dari pengertian, tujuan, jenis, dan instrumennya di artikel berikut ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/620eadc8-77d3-4230-a1d4-8ba81d9ed2cc.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/620eadc8-77d3-4230-a1d4-8ba81d9ed2cc.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Instrumen &#038; Jenis | Ekonomi Kelas 11\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/\",\"name\":\"Ruangguru Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248\",\"name\":\"Shabrina Alfari\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Shabrina Alfari\"},\"description\":\"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D\",\"url\":\"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/shabrina-alfari\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Instrumen & Jenis","description":"Apa sih itu kebijakan moneter? Yuk, kita bahas selengkapnya mulai dari pengertian, tujuan, jenis, dan instrumennya di artikel berikut ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Instrumen & Jenis","og_description":"Apa sih itu kebijakan moneter? Yuk, kita bahas selengkapnya mulai dari pengertian, tujuan, jenis, dan instrumennya di artikel berikut ini.","og_url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter","og_site_name":"Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ruanggurucom\/","article_published_time":"2025-11-09T23:00:51+00:00","article_modified_time":"2025-11-13T06:55:21+00:00","author":"Shabrina Alfari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ruangguru","twitter_site":"@ruangguru","twitter_misc":{"Written by":"Shabrina Alfari","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter","name":"Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Instrumen & Jenis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/620eadc8-77d3-4230-a1d4-8ba81d9ed2cc.png","datePublished":"2025-11-09T23:00:51+00:00","dateModified":"2025-11-13T06:55:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248"},"description":"Apa sih itu kebijakan moneter? Yuk, kita bahas selengkapnya mulai dari pengertian, tujuan, jenis, dan instrumennya di artikel berikut ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter#primaryimage","url":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/620eadc8-77d3-4230-a1d4-8ba81d9ed2cc.png","contentUrl":"https:\/\/cdn-web.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/620eadc8-77d3-4230-a1d4-8ba81d9ed2cc.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/5-instrumen-kebijakan-moneter#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Instrumen &#038; Jenis | Ekonomi Kelas 11"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/af6350034b171a1408a571ed11ae0248","name":"Shabrina Alfari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79094fae9fdc0a70f38fea8e648da0d97a5c1e687461905420034bf6e4ed550f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Shabrina Alfari"},"description":"Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D","url":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/author\/shabrina-alfari"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9688","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9688"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9688\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25257,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9688\/revisions\/25257"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9688"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9688"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9688"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}