Agent (AI)
Agen AI (AI Agent) adalah entitas perangkat lunak otonom yang dapat beroperasi secara mandiri di dalam lingkungannya. Berbeda dengan model AI konvensional yang hanya merespons input secara pasif, Agen AI dirancang untuk mengamati lingkungan sekitar (persepsi), melakukan penalaran/perencanaan tugas (planning), lalu mengambil tindakan (action) yang paling rasional demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Bagian Utama dari AI Agent
Agar sebuah sistem perangkat lunak dapat dikategorikan sebagai agen AI otonom, sistem tersebut harus mengintegrasikan pilar interaksi berikut:
- Sensors (Persepsi): Komponen untuk mengumpulkan data dari luar (seperti kamera untuk mobil otonom, atau parser teks untuk agen berbasis LLM).
- Brain (Logika & Perencanaan): Otak cerdas yang menentukan prioritas tugas, menyimpan memori jangka pendek/panjang, dan merencanakan langkah-langkah solusi.
- Actuators (Aksi): Komponen untuk mengeksekusi tindakan (seperti menggerakkan motorik roda robot, atau memanggil eksternal API untuk mencari web).
Pembagian Jenis Agen AI
Berdasarkan tingkat kompleksitas kemampuan logikanya:
- Simple Reflex Agent: Hanya merespons kondisi saat ini berdasarkan aturan kaku jika-maka (if-then).
- Model-Based Reflex Agent: Menyimpan memori sejarah lingkungan untuk membantu melacak aspek yang tidak terlihat secara langsung.
- Goal-Based Agent: Merencanakan tindakan secara fleksibel agar tujuan akhir jangka panjang dapat tercapai.
- Utility-Based Agent: Memilih rute tindakan berdasarkan nilai utilitas (seberapa efisien dan memuaskan hasilnya bagi pengguna).
Uji Pemahaman Mandiri
Apa yang membedakan AI Agent dengan model AI prediksi biasa (seperti model klasifikasi gambar)?
