Authorization
Otorisasi (Authorization) adalah proses pemeriksaan hak akses pengguna untuk menentukan operasi apa saja yang boleh dijalankannya di dalam sistem. Otorisasi berjalan tepat setelah pengguna berhasil melalui tahap otentikasi.
Otorisasi menjawab "Boleh melakukan apa saja?": memisahkan hak akses Admin yang bebas mengedit dokumen dengan Guest yang dibatasi hanya boleh membaca.
Ilustrasi grafis dibuat dengan bantuan kode vektor SVG
Perbedaan Antara Otentikasi dan Otorisasi
Dua istilah keamanan ini sering kali keliru disamakan:
- Authentication (Otentikasi): Menguji validitas identitas Anda (misalnya mengetikkan username dan password). Sistem memastikan Anda benar-benar Budi.
- Authorization (Otorisasi): Menguji kewenangan peran Anda. Meskipun Anda sah terverifikasi sebagai Budi, apakah Budi boleh mengubah file penting server? Jika tidak, akses ditolak (Unauthorized).
Model Kontrol Akses Otorisasi
Beberapa pendekatan untuk menerapkan otorisasi dalam rekayasa perangkat lunak:
- RBAC (Role-Based Access Control): Hak akses diberikan berdasarkan Peran (Role) pengguna (misal: peran Admin, Editor, atau Guest).
- ABAC (Attribute-Based Access Control): Hak akses dinamis yang dievaluasi berdasarkan atribut (misal: departemen karyawan, alamat IP, waktu akses).
?
Uji Pemahaman Mandiri
Manakah contoh aktivitas yang dikategorikan sebagai tindakan Authorization?
A. Menolak akses pengguna luar untuk mengedit artikel karena akunnya tidak memiliki status role 'Admin'
B. Mengharuskan pengguna membuat kata sandi minimum 8 karakter
C. Mengirimkan email konfirmasi pendaftaran akun baru
