Panduan Persiapan Menghadapi UTBK-SBMPTN yang Harus Kamu Ketahui

persiapan utbk sbmptn

Untuk menghadapi UTBK-SBMPTN perlu persiapan yang matang. Tak ada salahnya kamu mulai curi start dari sekarang dan simak panduan persiapan hadapi UTBK-SBMPTN berikut ini.

Perjuangan untuk diterima di perguruan tinggi tentu bukan hal yang mudah, ditambah dengan perpindahan yang dirasakan dari masa sekolah menjadi masa perkuliahan. Berbeda dengan masa sekolah, di perguruan tinggi, mahasiswa diberikan kebebasan lebih dalam menentukan minat dan bakat untuk mengembangkan potensi diri masing-masing. Sebelum kamu masuk ke perguruan tinggi, ada beberapa jalur seleksi yang harus kamu lalui, salah satunya adalah UTBK-SBMPTN. Agar kamu lebih siap, simak dulu beberapa panduan persiapan menghadapi UTBK-SBMPTN berikut ini.

Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru

Terdapat beberapa jalur proses penerimaan peserta didik baru di perguruan tinggi, di antaranya:

  1. SNMPTN, seleksi penerimaan peserta didik baru melalui jalur undangan atau seleksi nilai rapor.
  2. UTBK-SBMPTN, seleksi penerimaan peserta didik baru melalui ujian yang diselenggarakan secara nasional dan serentak.
  3. Ujian Mandiri, seleksi penerimaan peserta didik baru yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi tertentu.

Selain mengetahui jalur penerimaan serta persyaratan yang dibutuhkan, calon peserta perlu mengetahui informasi mengenai sistem penilaian yang diterapkan agar dapat memperkirakan seberapa besar peluang diterima dalam perguruan tinggi yang diinginkan.

Syarat Pendaftaraan UTBK-SBMPTN

Agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pendaftaran, para calon peserta harus terlebih dahulu mengetahui syarat pendaftaran SBMPTN dan sistem pendaftarannya, yaitu:

  1. Memiliki Akun LTMPT dan sudah permanen sebelum penutupan registrasi akun.
  2. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  3. Siswa SMA/MA/SMK/sederajat calon lulusan tahun 2021 harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 atau peserta didik Paket C tahun 2021 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021).
    Catatan:
    Surat Keterangan Siswa Kelas 12 disertai dengan: 
    • foto terbaru (berwarna)
    • stempel/cap sekolah
    • tanda tangan Kepala Sekolah
  4. Siswa lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 harus memiliki ijazah dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021). Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.
  5. Tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun 2019, 2020, dan 2021.
  6. Persyaratan Tes Peserta:
    • peserta yang akan memilih prodi Saintek maka mengikuti TPS dan TKA Saintek;
    • peserta yang akan memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPS dan TKA Soshum; dan
    • peserta yang akan memilih prodi Campuran (Saintek dan Soshum), maka mengikuti TPS, TKA Saintek dan TKA Soshum.
  7. Khusus Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi hanya dapat dipilih oleh siswa lulusan SMA/MA jurusan IPA saja.
  8. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  9. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio.
  10. Bagi peserta tuna netra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra (form dapat didownload di sini)
  11. Membayar biaya UTBK melalui bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI

Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2021Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2021 (Sumber: detik.com)

Sistem Penilaian UTBK-SBMPTN

LTMPT menggunakan sistem Item Response Theory atau IRT dalam sistem penilaian UTBK, dengan bobot nilai yang berbeda pada masing-masing subtes. Secara lebih detail, sistem penilaian IRT ini digambarkan dengan tiga tahap, yaitu:

  • Tahap pertama, seluruh jawaban benar akan diberi skor 1 poin, dan skor 0 untuk yang tidak dijawab.
  • Tahap kedua, pendekatan teori respons butir (Item Response Theory) akan dilakukan. Setiap soal yang benar akan dianalisis kembali karakteristiknya dengan melihat kesulitannya dibanding soal lainnya.
  • Tahap ketiga, karakteristik tiap soal yang didapatkan di tahap dua akan dipakai untuk menghitung skor peserta. Soal yang relatif sulit akan mendapatkan bobot yang lebih tinggi dibanding yang lain

Secara singkat, sistem penilaian IRT lebih mengutamakan karakteristik tiap soal. Semakin sulit suatu soal yang kamu jawab, maka akan semakin tinggi pula bobot skor yang bisa kamu peroleh. Sistem penilaian ini tidak hanya mempertimbangkan jumlah soal yang berhasil dijawab dengan benar atau salah, tetapi juga mempertimbangkan sulit atau tidaknya suatu soal.

Namun, bobot skor setiap butir soal baru akan ditentukan setelah melihat respons peserta setelah ujian selesai. Cara ini dianggap dapat membedakan kemampuan setiap peserta dengan lebih baik. Dengan menggunakan sistem ini, diharapkan perguruan tinggi akan benar-benar mendapatkan calon mahasiswa yang teruji, dilihat dari hasil seleksi SBMPTN.

Pemilihan Jurusan

Tiap jurusan memiliki peluangnya masing-masing, yang bisa berbeda setiap tahunnya. Peluang merupakan salah satu hal yang berperan dalam proses diterimanya mahasiswa, lho. Oleh karena itu, sebelum memasuki dunia perkuliahan, diperlukan pertimbangan yang matang dalam pemilihan jurusan, agar tidak terdapat penyesalan di kemudian hari.

Hal yang Harus Dipersiapkan untuk Menghadapi Ujian SBMPTN

1. Kesiapan Peserta

Hal lain yang turut berperan dalam proses penerimaan adalah faktor-faktor non-teknis, seperti bagaimana kondisi peserta saat ujian, persiapan apa saja yang harus dilakukan, dan kesalahan yang harus dihindari dalam persiapannya.

2. Pengaturan Waktu

Jeda waktu yang terbilang singkat antara Ujian Sekolah dan Ujian UTBK-SBMPTN mengharuskan para calon peserta untuk pandai-pandai memaksimalkan waktu yang ada. Dibutuhkan perencanaan yang benar agar segala yang kalian jalani tidak terbuang sia-sia.

3. Latihan Prediksi Soal UTBK-SBMPTN

Berlatih, berlatih, dan berlatih. Sebelum menghadapi UTBK-SBMPTN yang sesungguhnya, para calon peserta yang akan mengikuti ujian disarankan untuk terus berlatih dengan soal yang diprediksi akan diujikan, saintek maupun soshum, termasuk dengan model soal di dalamnya. Dengan semakin banyak berlatih, maka semakin besar kemungkinannya untuk bisa menaklukan soal UTBK-SBMPTN.

4. Mengikuti Kegiatan Bimbingan Belajar Persiapan UTBK-SBMPTN

Berlatih secara mandiri memang lebih baik daripada tidak berlatih sama sekali. Akan tetapi, akan lebih baik untuk mengikuti kegiatan bimbingan belajar yang secara spesifik dikhususkan untuk persiapan UTBK-SBMPTN agar materi yang dipelajari tidak kabur dan justru semakin mendekati soal yang akan keluar nantinya. Sudah banyak jenis bimbingan belajar yang tersedia yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing calon peserta, maka tidak ada lagi alasan untuk menunda-nunda persiapan UTBK-SBMPTN. Saat ini bahkan sudah terdapat bimbingan belajar persiapan SBMPTN privat yang ditujukan bagi mereka yang membutuhkan konsentrasi penuh saat belajar.

Download e-Book Latihan Soal UTBK-SBMPTN Gratis Sekarang!

Bagi kamu yang akan menghadapi UTBK-SBMPTN, kamu bisa langsung menggunakan bimbel online Ruangguru. Ada video belajar beranimasi, latihan soal UTBK-SBMPTN, tryout gratis, hingga pembahasan soal. Lengkap banget kan?

Bimbel Ruangguru
Sumber foto:
Foto Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2021 [daring]. Tautan: https://www.detik.com/edu/seleksi-masuk-pt/d-5494207/utbk-sbmptn-2021-jadwal-materi-biaya-buat-kamu-yang-mau-daftar (Diakses: 4 Juni 2021)
Ruangguru

Platform bimbingan belajar online terbesar dan terbaik di Indonesia. Menyediakan layanan belajar berbasis teknologi interaktif untuk jenjang SD, SMP, SMA/SMK.