11 Alat Pembayaran Internasional Ini Perlu Kamu Ketahui! | Ekonomi Kelas 10

Alat Pembayaran Internasional

Ada apa saja ya alat yang digunakan untuk pembayaran internasional? Simak pembahasannya di artikel Ekonomi kelas 10 berikut ini!

 

Tahukah kamu bagaimana cara melakukan pembayaran dalam perdagangan internasional? Ternyata, nggak hanya satu cara lho.  Ada banyak alternatif yang bisa digunakan sebagai bentuk transaksi. Sekarang, yuk kita pahami apa saja yang menjadi alat pembayaran internasional!

alat pembayaran internasional

Alat pembayaran internasional (Sumber: pexels.com)

 

1. Kontan / Tunai (Full Bodied Money)

Pembayaran kontan adalah pembayaran yang dilakukan dengan menggunakan uang fisik secara langsung. Itu artinya, pembayar menyerahkan uang saat terjadi pembelian barang.

Bisa dengan rupiah, maupun berbagai mata uang lain. Selama kita memberikan uang secara langsung kepada penjual, hal ini dinamakan dengan tunai/kontan.

Adapun orang (internasional) yang melakukan pembayaran dengan kontan adalah turis, jemaah haji, tenaga kerja yang bekerja di luar negeri, dan sebagainya.

 

2. Telegrafik Transfer (Cable Order)

alat pembayaran internasional Cable Order

Telegrafik transfer. (Sumber: diptara.com)

 

Telegrafik transfer adalah sistem pembayaran yang dilakukan dengan menggunakan cek yang diteruskan oleh telegram. Nah, kira-kira siapa ya yang menggunakan telegrafik transfer sebagai alat pembayaran?

Betul, biasanya cara ini dilakukan oleh bank di dalam negeri kepada pelanggan di luar negeri. Untuk dapat melakukan pembayaran dengan cara ini, sumber dana yang digunakan oleh bank adalah sumber dana dari rekening si pembayar.

 

3. Wesel (Bill of Exchange)

alat pembayaran internasional Wesel

Wesel. (Sumber: brilio.net)

 

Alat pembayaran internasional bisa juga dilakukan oleh bank dengan kesepakatan pembeli dan penjual sebelumnya. Dengan menggunakan wesel, berarti pihak bank dalam negeri akan mengeluarkan surat perintah pembayaran kepada bank di luar negeri sesuai dengan tujuan, jumlah uang, dan nama orang yang tertulis di dalam wesel.

Baca Juga: Perdagangan Internasional: Pengertian, Tujuan, Faktor & Contoh | Ekonomi Kelas 11

 

4. Letter of Credit (L/C)

alat pembayaran internasional Letter Of Credit

Letter of Credit (Sumber: helpintrade.com)

 

Pada prinsipnya, letter of credit (L/C) merupakan fasilitas atau jasa untuk memperlancar transaksi jual beli barang, terutama yang berkaitan dengan transaksi internasional. Dalam perdagangan internasional, pembeli dan penjual sering dibatasi oleh jarak yang berjauhan, bahkan berlainan pulau atau negara. Kondisi ini menimbulkan permasalahan dalam hal penyelesaian transaksi jual beli barang.

Kenapa?

Karena penjual tidak berani melepas barang sebelum ada kepastian pembayaran dari pembeli, dan pembeli pun tidak berani membeli sebelum ada kepastian dari penjual. Oleh karena itu, bank berperan sebagai pihak perantara yang menjamin barang dengan pemberian kredit.

 

5. Cek (Cheque)

alat pembayaran internasional Cek

Cek (Sumber: jurnal.id)

 

Pembayaran internasional dapat pula dilakukan dengan cek. Pembayaran dilakukan dengan cara importir mengirimkan cek kepada eksportir melalui bank yang ditunjuk di negara eksportir. Bank yang ditunjuk biasanya adalah bank yang mempunyai cabang di negara importir agar eksportir dapat dengan mudah mencairkan cek tersebut.

 

6. Emas

alat pembayaran internasional Emas

Emas (Sumber: pexels.com)

 

Pembayaran dengan emas dilakukan dengan menentukan berapa nilai suatu barang terhadap emas, baru kemudian dibayar sesuai dengan harga emas dari barang tersebut. Sistem ini digunakan untuk menjaga nilai dari harga suatu barang supaya tidak “rusak” oleh inflasi. Sistem pembayaran dengan emas biasanya dilakukan untuk pembayaran barang berharga yang cukup tinggi nilainya.

 

7. Kompensasi Pribadi (Countertrade)

Cara ini dilakukan dengan memberikan kemudahan antara eksportir dengan importir dalam satu negara. Contohnya, Annisa, orang Indonesia, mengekspor barang senilai $1.000 atau setara Rp13.000.000 kepada Michael di Amerika.

Teman Annisa, Ali, menjual barang kepade Robert, orang Amerika, senilai Rp13.000.000 atau setara $1.000. Pembayaran dapat dilakukan dengan cara Annisa membayar kepada Ali senilai Rp13.000.000 dan Robert membayar kepada Michael senilai $1.000.

 

8. Konsinyasi (Consignment)

Sistem konsinyasi adalah sistem kerja sama antara pemilik barang (consignor) dengan penjual atau toko (consignee) untuk dijual kembali. Jika produk laku, maka consignee akan mendapatkan komisi. Tapi, kalau ada barang yang tidak laku, maka produk akan dikembalikan ke consignor.

Biasanya, konsinyasi digunakan untuk memasarkan produk di pasar luar negeri, seperti barang elektronik, fashion, dan produk konsumsi lainnya.

Salah satu kelebihan konsinyasi adalah, dapat meningkatkan volume penjualan karena pemilik barang tidak perlu modal besar di awal.

Alat Pembayaran Internasional

 

9. Valuta Asing (Foreign Currency Payment)

Valuta asing atau valas adalah mata uang asing yang digunakan, diakui, dan diterima dalam transaksi perdagangan internasional dan aktivitas ekonomi lintas negara lainnya. Misalnya, seperti mata uang Dollar Amerika (USD), Euro (EUR), Yen Jepang (JPY), dan Poundsterling Inggris (GBP).  Valas digunakan untuk memfasilitasi ekspor-impor dan investasi.

 

10. Pembayaran Kemudian (Open Account)

Dalam open account atau pembayaran kemudian, eksportir mengirimkan barang terlebih dulu, sementara importir membayar pada waktu yang telah disepakati (biasanya dalam jangka waktu 30, 60, atau 90 hari setelah pengiriman).

Tentu saja ya, karena pembayarannya tidak langsung, hanya mitra bisnis yang telah mendapat kepercayaan tinggi yang dapat melakukan transaksi ini. Biasanya seperti untuk pasokan industri otomotif dan elektronik, yang biasanya pembayaran dilakukan setelah barang sampai dan kualitasnya sudah diperiksa.

 

11. QRIS

Jangan salah gais, QRIS, alat pembayaran milik Bank Indonesia ini juga bisa digunakan di ranah internasional, lho. Penggunaan QRIS yang sangat mudah (karena hanya perlu scan QR menggunakan telepon genggam), jadi daya tarik buat warga.

Sejauh ini, QRIS digunakan di negara-negara Asia Tenggara dan beberapa Asia Timur seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Vietnam, Laos, Jepang, dan Korea Selatan.

Wah, sekarang sudah jelas, nih, alternatif apa saja yang bisa kita gunakan dalam melakukan pembayaran internasional. Menurut kamu, dari ketujuh alat pembayaran internasional tadi, mana yang paling mudah untuk digunakan? Tulis di kolom komentar ya!

Kalau kamu ingin memelajari materi ekonomi dengan video pembelajaran animasi yang lucu dan memudahkan pembelajaran, lengkap dengan rangkuman dan latihan soal, yuk tonton ruangbelajar!

CTA Ruangguru

Referensi:

Alam S. 2014. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga

Sumber Foto:

Foto ‘Alat pembayaran internasional'[Daring]. Tautan: https://www.pexels.com/es-es/foto/adentro-adulto-billetes-calculadora-210990/ (Diakses: 25 Desember 2020)

Foto ‘Telegrafik transfer'[Daring]. Tautan: http://www.diptara.com/2012/07/Pengalaman-Melakukan-Telegraphic-Transfer-Ke-Luar-Negeri.html (Diakses: 25 Desember 2020)

Foto ‘Wesel'[Daring]. Tautan: https://m.brilio.net/brilistyle/news/kamu-yang-belum-tahu-wesel-pos-ini-lho-cara-pengirimannya-150908b.html (Diakses: 25 Desember 2002)

Foto ‘Letter of Credit'[Daring]. Tautan: http://helpintrade.com/may-types-credit-letters/ (Diakses: 25 Desember 2020)

Foto ’emas‘ [Daring]. Tautan: https://www.pexels.com/id-id/pencarian/emas%20batangan/ (Diakses: 25 Desemeber 2002)

 

Artikel pertama kali terbit tahun 2020, kemudian diperbarui pada 2026.

Kresnoadi