Seluk Beluk Jurusan Bioteknologi yang Harus Kamu Tahu

Jurusan Bioteknologi

Simak pembahasan lengkap tentang Jurusan Bioteknologi, mulai dari pengertian dan ruang lingkup keilmuannya, mata kuliah yang akan dipelajari selama kuliah, daftar universitas yang menyediakan program studi ini, hingga berbagai peluang karier dan prospek kerja bagi para lulusannya.

 

Pada 2019 lalu, seluruh negara di dunia digegerkan dengan virus Covid-19. Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun menetapkan pandemi dan seluruh masyarakat diharuskan menjaga diri dari paparan virus tersebut. Salah satunya adalah dengan menggunakan vaksin Covid-19. Nah, tahukah kamu vaksin sangat erat kaitannya dengan Jurusan Bioteknologi? Simak ulasannya di artikel ini.

“Apa hubungannya vaksin sama Bioteknologi?”

Vaksin dibuat oleh para ahli di bidang Bioteknologi. Tak hanya vaksin, ada banyak penerapan ilmu Bioteknologi yang bisa kita temukan dalam kehidupan manusia. Lantas, apa itu Jurusan Bioteknologi? Apa saja mata kuliah yang dipelajari mahasiswa Jurusan Bioteknologi? Bagaimana prospek kerja para lulusannya?

 

Mengenal Jurusan Bioteknologi

Jurusan Bioteknologi adalah ilmu yang mempelajari pemanfaatan makroorganisme (hewan, tumbuhan, dan lain-lain), atau mikroorganisme (bakteri, virus, jamur), dengan menggunakan teknologi untuk menghasilkan produk-produk yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Contoh produk Jurusan Bioteknologi antara lain bahan bakar ramah lingkungan, vaksin, tumbuhan tahan hama dan penyakit, insulin dari bakteri, dan lain-lain.

For your information, Jurusan Bioteknologi merupakan jurusan dengan multidisiplin ilmu. Maksudnya, jurusan ini merupakan gabungan dari beberapa ilmu yaitu biologi, kimia, dan teknologi. Secara umum, ilmu Bioteknologi digolongkan menjadi empat ruang lingkup berikut ini.

  • Bioteknologi Putih

Membahas segala yang berkaitan dengan industri, mulai dari industri di bidang pangan, kesehatan, produk-produk kecantikan, bahan bakar dan lainnya.

  • Bioteknologi Biru

Membahas lingkup perairan dan kelautan, seperti pemanfaatan alga sebagai sumber energi, dan lainnya.

  • Bioteknologi Hijau

Membahas bidang pertanian, dan penerapannya yaitu tanaman tahan hama, rekayasa tanaman dan lainnya.

  • Bioteknologi Merah

Membahas kesehatan atau ilmu kedokteran. Aplikasi dari bioteknologi merah adalah pembuatan antibodi dan vaksin, stem cell, tissue engineering, artificial blood, drug delivery, nanomedicine, dan lainnya.

Baca Juga: Jurusan Akuakultur (Budidaya Perairan): Mata Kuliah, Keahlian & Prospek Kerja

Keahlian yang haus dimiliki di jurusan Bioteknologi

 

Mata Kuliah di Jurusan Bioteknologi

Saat kamu masuk ke Jurusan Bioteknologi, kamu akan diminta untuk memilih satu di antara empat bidang peminatan. Adapun bidang peminatan tersebut antara lain, Bioteknologi Pangan, Bioteknologi Lingkungan, Bioteknologi Kesehatan dan Forensik, dan Bioteknologi Tanaman. Pemilihan peminatan ini dilakukan sesuai dengan kurikulum masing-masing universitas.

Tak hanya duduk mendengarkan kuliah teori, kamu juga akan menghabiskan masa perkuliahan dengan praktek di laboratorium. Beberapa di antaranya adalah Teknik Fermentasi, Analisa DNA, Analisa Mikroorganisme, Separasi dan Pemurnian Produk Biologi, hingga Kultur Jaringan dan Rekayasa Genetika. Seru kan?

Di semester akhir perkuliahan, beberapa universitas ada yang mewajibkan Kerja Praktek. Kerja Praktek ini harus dijalankan setidaknya selama dua bulan dan dapat dilakukan di berbagai perusahaan hingga institusi pemerintah. Kamu pun bisa melaksanakan kerja praktek di berbagai perusahaan swasta, seperti Bayer, Prodia, Kalbe, Martha Tilaar, Monsanto, Sampoerna, Greenpeace, dan lain-lain.

Mata kuliah jurusan Bioteknologi

Baca Juga: Kenalan Dengan Jurusan Agribisnis, Prospek Kariernya Luas Banget!

 

Kenapa Harus Masuk Jurusan Bioteknologi?

Bagi kamu yang masih ragu memilih Jurusan Bioteknologi, berikut ini alasan kenapa jurusan ini layak untuk kamu pertimbangkan.

  1. Semakin dengan kemajuan teknologi, Bioteknologi akan semakin berkembang. Hal ini berarti lapangan pekerjaan akan semakin luas.
  2. Ahli bioteknologi di Indonesia masih sedikit, sehingga kamu berpeluang besar menjadi salah satunya.
  3. Kebutuhan ahli bioteknologi di Indonesia semakin banyak.
  4. Bidang karir yang dapat dimasuki oleh lulusan Jurusan Bioteknologi sangat luas, mulai dari bidang kecantikan, kesehatan, pertanian, farmasi, dan lain-lain.

 

Daftar Universitas dengan Jurusan Bioteknologi

Berikut ini beberapa daftar universitas dengan Jurusan Bioteknologi yang dapat menjadi pilihanmu.

  1. Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung
  2. Institute Pertanian (IPB), Bogor
  3. Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta
  4. Universitas Negeri Malang (UM), Malang
  5. Universitas Brawijaya (UB), Malang
  6. Universitas Udayana (UNUD), Bali
  7. Universitas Andalas (UNAND), Padang

 

Gelar yang Didapat dari Lulusan Bioteknologi

Pada dasarnya, gelar lulusan Bioteknologi di Indonesia tidak selalu sama di setiap perguruan tinggi. Hal ini bergantung pada fakultas tempat jurusan tersebut berada dan fokus keilmuan yang dikembangkan oleh kampus. Meskipun sama-sama bernama Bioteknologi, latar belakang keilmuannya bisa berbeda-beda.

Pada jenjang Sarjana atau S1, gelar yang paling sering diberikan kepada lulusan Bioteknologi adalah Sarjana Sains atau S.Si. Gelar ini biasanya diberikan jika program studi Bioteknologi berada di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) atau Fakultas Sains. Lulusan dengan gelar S.Si umumnya memiliki dasar yang kuat dalam bidang biologi, kimia, mikrobiologi, genetika, dan teknik laboratorium.

Selain S.Si, di beberapa perguruan tinggi, Jurusan Bioteknologi berada di bawah Fakultas Teknik. Dalam kasus ini, lulusannya akan memperoleh gelar Sarjana Teknik atau S.T. Fokus pembelajarannya biasanya lebih mengarah pada rekayasa proses, bioproses industri, dan penerapan teknologi dalam skala besar, misalnya di industri farmasi atau pangan.

Ada juga kampus yang menempatkan Bioteknologi di bawah Fakultas Pertanian. Jika demikian, lulusannya bisa mendapatkan gelar Sarjana Pertanian atau S.P. Program ini umumnya lebih menekankan pada bioteknologi tanaman, pangan, dan pertanian modern, seperti rekayasa genetika tanaman, kultur jaringan, dan pengembangan bibit unggul.

Bagi lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister atau S2, gelar yang paling umum diperoleh adalah Magister Sains atau M.Si. Gelar ini biasanya diberikan kepada mahasiswa yang mengambil jalur penelitian dan pengembangan ilmu. Namun, bagi yang menempuh jalur rekayasa atau industri, ada juga yang memperoleh gelar Magister Teknik atau M.T.

Sementara itu, bagi mereka yang melanjutkan studi hingga jenjang Doktor atau S3, gelar yang diperoleh adalah Doktor atau Dr. Lulusan S3 Bioteknologi umumnya berkarier sebagai dosen, peneliti, atau ilmuwan yang fokus pada pengembangan teknologi dan inovasi di bidang hayati.

Baca Juga: Jurusan Biologi: Mata Kuliah, Kampus, hingga Prospek Kerja

 

Prospek Kerja Lulusan Bioteknologi

Ruang lingkup ilmu yang dipelajari dalam Jurusan Bioteknologi sangat luas. Hal ini tentu berpengaruh dengan kesempatan karier para lulusannya. Beberapa prospek kerja Jurusan Bioteknologi berikut ini.

  1. Ahli Teknologi Sitogenik
  2. Teknisi Pembangkit Biomassa
  3. Ahli Bioteknologi
  4. Teknisi Ilmu Forensik
  5. Teknisi Proses Biofuel
  6. Dosen
  7. Spesialis Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan
  8. Peneliti Bioinformatika
  9. Ahli Biomedis
  10. Ahli Biostatistik

 

Berbicara soal pekerjaan, pasti kamu juga penasaran tentang gaji yang didapatkan para lulusan Jurusan Bioteknologi. Melansir berbagai sumber, gaji yang bisa kamu dapatkan jika kamu lulus dari Jurusan Bioteknologi mulai dari Rp3 juta hingga Rp7 juta per bulan. Meski demikian, kamu harus ingat bahwa gaji bisa dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti keahlian, pengalaman, jabatan, hingga perusahaan dan daerah kamu bekerja. So, terus kembangkan diri kamu!

Baca Juga: Masuk ke Jurusan Metalurgi, Belajar Apa Saja?

Nah, sekarang apakah kamu masih bingung tentang Jurusan Bioteknologi? Atau justru semakin mantap untuk memilih jurusan ini saat masuk kuliah nanti? Jangan lupa untuk terus belajar, ya! Agar apapun yang kamu pilih nanti, kamu dapat lolos ke universitas impian kamu. Yuk, siapkan dirimu dari sekarang untuk menghadapi ujian masuk perguruan tinggi bersama ruanguji. Semangat terus, ya!

CTA Ruanguji

Referensi:

Jurusan Bioteknologi [daring]. Tautan: Jurusan Bioteknologi – Mata Kuliah & Prospek Kerja (gramedia.com) diakses pada 12 Juni 2022.

Dinda Silviana Dewi