Bacaan Sujud Sahwi, Tata Cara, Alasan, Dalil & Hukumnya

RG - Fakta Seru - Sujud Sahwi_Blog

Sujud sahwi dilakukan saat lupa dalam salat. Yuk, simak pengertian, dalil, hukum, tata cara sujud sahwi, bacaan sujud sahwi, hingga hikmah melakukannya berikut ini.

 

Sujud sahwi merupakan salah satu amalan yang diajarkan dalam agama Islam. Sujud sahwi dilakukan karena seseorang melupakan sesuatu gerakan dalam salat, seperti lupa duduk tahiyat awal, ragu dengan jumlah rakaat yang sudah dilakukan, atau kelebihan dan kekurangan rakaat.

“Wahiya, aku juga pernah huhuhu…”

Apa saja sih perkara dalam salat yang membuat umat Muslim dianjurkan untuk melakukan sujud sahwi demi menyempurnakan salatnya?

Lalu, apakah ada hadits dari Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan tentang cara sujud sahwi? Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai sujud sahwi berikut ini.

 

Apa itu Sujud Sahwi?

Sujud sahwi adalah sebuah sunnah yang dilakukan sebanyak dua kali sebelum salam dalam salat. Kata sahwi memiliki arti lupa.

Amalan ini disebut dengan sujud sahwi karena sujud ini dilakukan ketika lupa dalam salat. Dengan kata lain, sujud sahwi dilakukan untuk menutup kekurangan saat salat yang disebabkan karena lupa.

 

Dalil tentang Sujud Sahwi

Pada suatu ketika, Nabi Muhammad SAW lupa jumlah rakaat saat salat. Setelah salat, beliau ditanya oleh para sahabat, “Ya Rasulullah, apakah ada perubahan jumlah rakaat dalam salat?”

Rasulullah SAW menjawab, “Saya hanyalah manusia biasa. Saya bisa lupa sebagaimana kalian juga lupa. Jika saya lupa, ingatkanlah aku. Jika kalian ragu tentang jumlah rakaat salat kalian, pilih yang paling meyakinkan, dan selesaikanlah salatnya. Kemudian lakukan sujud sahwi.” (HR. Bukhari & Muslim)

HR Muslim juga pernah mengisahkan ajaran Rasulullah SAW mengenai sujud sahwi yang berbunyi, “Apabila kalian ragu dalam jumlah bilangan rakaat salat, maka tinggalkan keraguan dan ambillah yang yakin. Kemudian sujudlah dua kali sebelum salam. Jika ternyata dia salat lima rakaat, maka sujudnya telah menggenapkan salatnya. Lalu jika ternyata salatnya memang empat rakaat, maka sujudnya itu adalah sebagai penghinaan bagi setan.”

Baca Juga: 10 Nama Malaikat dalam Islam beserta Tugasnya

 

Alasan Melakukan Sujud Sahwi

Jadi, sujud sahwi dilakukan pada saat apa? Ada beberapa alasan atau keadaan yang menyebabkan kamu disunnahkan untuk melakukan sujud sahwi.

  • Ragu dengan jumlah rakaat yang sudah dilakukan.
  • Kelebihan jumlah rakaat.
  • Kekurangan rakaat salat dan baru sadar sebelum salam (salat selesai).
  • Meninggalkan tasyahud awal karena lupa.
  • Meninggalkan atau melebihkan suatu gerakan salat.
  • Mengerjakan sesuatu ketika salat yang menyebabkan salat tidak sah.
  • Membaca doa yang salah atau keliru dengan gerakan salat yang seharusnya dilakukan.

 

Tata Cara Sujud Sahwi

Cara melakukan sujud sahwi bisa dilakukan sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang berbunyi, “Setelah Rasulullah SAW menyempurnakan salatnya, beliau sujud dua kali. Ketika itu beliau bertakbir setiap akan sujud dalam posisi duduk. Beliau lakukan sujud sahwi sebelum salam.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari hadits di atas bisa kita simpulkan bahwa tata cara sujud sahwi adalah sebagai berikut:

  1. Lakukan sujud sahwi sama seperti sujud dalam salat biasanya.
  2. Mengucapkan takbir terlebih dahulu setiap akan turun sujud.
  3. Dilakukan sebanyak dua kali, dipisahkan dengan duduk sejenak.
  4. Setelah melakukan sujud sahwi sebanyak dua kali, dilanjutkan dengan salam untuk mengakhiri salat.

 

Bacaan Sujud Sahwi

Berikut adalah bacaan sujud sahwi dalam bahasa Arab, latin, dan artinya seperti yang dianjurkan oleh beberapa ulama.

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Bacaan Latin: Subhana man laa yanaamu wa laa yas-huw.

Artinya: “Maha Suci Dzat yang tidak mungkin tidur dan lupa.”

Namun, bacaan di atas sebetulnya belum ditemukan dalilnya dalam Al-Quran ataupun Hadits. Maka, beberapa ulama lain pun mengatakan untuk membaca bacaan sujud seperti biasanya saat sujud sahwi yaitu, Subhana rabbiyal a’la.

Baca Juga: 15 Manfaat Zikir bagi Umat Islam beserta Manfaat dan Caranya

 

Hukum Sujud Sahwi

Seperti yang sudah sempat disebutkan di awal, hukum melakukan sujud sahwi adalah sunnah. Untuk itu, salat kamu tidak akan batal apabila tidak melakukannya. Namun, apabila kamu salat bersama imam dan imam melakukan sujud sahwi, maka kamu wajib untuk mengikutinya.

 

Hikmah dari Sujud Sahwi

Tak hanya untuk menyempurnakan salat, melaksanakan sujud sahwi juga bisa memberikan hikmah dalam kehidupan kita sehari-hari, seperti:

  • Memberikan kesadaran bahwa kita merupakan hamba Allah SWT yang lemah dan tidak pernah luput dari kesalahan
  • Menumbuhkan sikap rendah diri di hadapan Allah SWT sekaligus kesadaran akan keagungan Allah SWT
  • Menyadarkan bahwa manusia adalah tempatnya salah dan lupa sehingga harus banyak meminta ampun dan bertaubat kepada Allah SWT

Itulah tadi pembahasan lengkap mengenai sujud sahwi, mulai dari pengertian, dalil, tata cara, hingga bacaannya. Semoga bisa memudahkan kamu untuk melakukan ibadah ini selanjutnya ya.

Untuk kamu yang ingin belajar lebih banyak tentang agama, langsung aja yuk cari guru terbaiknya di Ruangguru Privat. Bisa bebas pilih guru dan atur sendiri jadwal belajarmu, lho!

IDN CTA Blog ruangguru privat

Referensi:

Pengertian Sujud Sahwi, Hukum dan Dalil [daring]. Tautan: https://an-nur.ac.id/pengertian-sujud-sahwi-hukum-dan-dalil-dan-sebab-sebabnya/ (Diakses: 20 Januari 2023)

Tata Cara Sujud Sahwi [daring]. Tautan: https://www.liputan6.com/citizen6/read/3877594/tata-cara-sujud-sahwi-lengkap-dengan-doa-dan-waktu-melakukannya (Diakses: 20 Januari 2023)

Bacaan Sujud Sahwi dan Artinya [daring]. Tautan: https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6411038/bacaan-sujud-sahwi-dan-artinya-kapan-dibaca (Diakses: 20 Januari 2023)

Kenya Swawikanti