Profil Firdaus, King of Deathmatch Peserta Clash of Champions Season 3

Setelah dua kali lolos deathmatch, Firdaus membuktikan kalau skill yang dia punya gak kaleng-kaleng dan tidak bisa dipandang sebelah mata. Yuk kenalan dengan Firdaus lebih dalam!
–
Peserta perwakilan UNAIR ini nampaknya menjadi kuda hitam di ajang Clash of Champions Season 3.
Bisa dibilang, Firdaus memang sukanya main di tepi jurang. Bagaimana tidak? Ia harus menghadapi Deathmatch di Episode 3. Kemudian, di Episode 10, ia kembali harus menghadapi Deathmatch karena timnya belum berhasil lolos dan mengamankan posisi di Top 22.
Namun, Firdaus berhasil membuat kita berdecak kagum karena ternyata, jago banget nih anak! Setelah lolos di ronde kedua Threefold Trial yang menguji kemampuan memori, Firdaus bisa melenggang dengan tenang untuk menghadapi tantangan-tantangan seru berikutnya!
Nah, biar kita makin kenal sama Uus (panggilan sayang buat Firdaus dari cast COC Season 3), langsung aja simak artikel ini!
Baca Juga: Profil Peserta Clash of Champions (COC) Season 3 Batch 4
Yuk, Kenalan dengan Firdaus!

Biodata Singkat Firdaus
Nama Lengkap
Muhammad Firdaus
Nama Panggilan
Firdaus
Tempat, Tanggal Lahir
Bukittinggi, 12 Desember 2005
Angkatan Kuliah
2024
Riwayat Pendidikan
- Universitas Airlangga
- SMAN 1 Sumatera Barat
GPA
3.77/4.00
Akun Media Sosial
- Instagram: ldausl
- Twitter: mhfdaus
- TikTok: Idausll
- LinkedIn: Muhammad Firdaus
Hobi
Ngemil ayam
Prestasi Firdaus
- Gemasatik XVIII Data Mining Competition 2025
- Top 10% Rankings in 50+ National and International Kaggle Data Science Competitions
- 1st Place FTMM Outstanding Student (Mawapres) Fakultas Teknologi Maju dan Multidisilpin, Universitas Airlangga 2025
- Juara 2 (2nd Place) – Big Data Competition, StatExplore 2025
- Juara 1 (Gold Medalist) – Informatics Olympiad, OPSILON VIII 2023
Kecintaan Firdaus pada Dunia Data Sains
1. Kenapa sih kamu memilih Jurusan Teknologi Sains Data di Universitas Airlangga? Apakah ada pengalaman pribadi, ketertarikan khusus, atau alasan lain yang mendorong keputusan kamu itu?
Jawaban:
Dulu waktu SMA aku ikut Olimpiade Informatika, passion di IT dan bertekad masuk ilmu komputer. Tapi waktu di akhir masa SMA aku mikir kalau ingin bisa expert di bidang yg lebih spesialis. Aku juga ngeliat data science sebagai domain yang baru di bidang Information Technology (IT).
Akhirnya aku mutusin ingin prodi Data Science, dan di UNAIR ada prodi baru yaitu Teknologi Sains Data serta fakultas yg baru juga yaitu Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM).
2. Selama kuliah di Teknologi Sains Data UNAIR, mata kuliah apa yang paling kamu suka dan tidak suka? Alasannya kenapa?
Jawaban:
Mata kuliah yg paling disukai itu Data Mining karena aku sendiri sudah lama (tepatnya sebelum kuliah) belajar data mining / machine learning. Karena materi ini juga yang membuatku memilih prodi Data Science.
Mata kuliah yg ga disukai itu Statistika Matematika. Aku ga terlalu suka nurunin rumus statistika karena sangat abstrak, sulit dibayangkan dan diimplementasikan di keseharian.
3. Firdaus, kamu kan sudah mengolah 200+ data yang berbeda dari berbagai proyek data, menurut kamu data apa yang paling menantang untuk kamu olah? Boleh ceritain juga prosesnya ya!
Jawaban:
Menurutku data yang paling menantang itu video, karena didalam video terdapat 2 komponen data yaitu gambar dan audio. Jadi perlu diolah tersendiri di masing-masing data tersebut dan biasanya file-nya akan besar dan membutuhkan resource yang besar juga. Jadi tantangannya di waktu dan perangkat.
Baca Juga: Profil Vannes, Pemenang Clash of Champions Season 2
4. Bagi banyak orang, ngeliat data yang sangat banyak tuh pasti bikin pusing dan ruwet. Kenapa sih kamu suka banget sama data? Lalu, apakah kamu punya tips khusus untuk mengolah data dengan mudah?
Jawaban:
Simpelnya aku orangnya suka rapi, aku ga suka liat yang berantakan. Mungkin berangkat dari sana, aku tiba-tiba suka aja ngolah data yang benar-benar ga ada yang langsung rapi di dunia ini, pasti berantakan.
Dan juga ada yang bilang data is new oil, jadi di masa sekarang data sudah berperan sebagai minyak baru dunia. Minyak kalau ga diolah dan dibiarkan begitu saja di perut bumi ataupun kalau sudah diambil tapi ga diolah, itu ga ada gunanya. Begitupun dengan data, data kalau ga di himpun atau ga diolah, ya gada insight yg bisa kita ambil.
5. Kan banyak yang bilang, data itu adalah aset yang sangat berharga di era teknologi saat ini. Menurut kamu, apa sih pentingnya kemampuan mengolah data sebagai skill di masa depan?
Jawaban:
Perkembangan data seiring berjalannya waktu bukan konstan lagi tapi peningkatannya udah eksponensial. Jadi ga akan terbayang betapa banyaknya data di masa depan. Maka dari itu, butuh skill mengolah data biar data yg sebanyak itu ga cuma ada tapi bisa dimanfaatkan.
6. Di usia kamu sekarang, udah banyak banget prestasi kamu di bidang data, termasuk kamu udah jadi Chief Data Office di Asian Cadet dan Vice President Innovative Research on Intelligent System (IRIS). Seperti apa sih kamu melihat dirimu di 5 hingga 10 tahun lagi?
Jawaban:
Aku melihat diriku di masa depan menjadi data scientist yang bekerja di perusahaan ternama dunia.

(Sumber: dok. pribadi)
7. Boleh ceritain nggak cara belajar atau parenting yang diarahkan oleh orang tua kamu sejak kamu kecil, sehingga kamu bisa suka dan ahli banget di bidang data?
Jawaban:
Sebenarnya kalau dari orang tuaku cuma pakai konsep reward. Jadi, setiap aku mendapatkan juara 1 di kelas, lolos olimpiade, dan lain-lain, orang tuaku akan beri aku reward misal uang, makanan, atau travelling. Jadi itu buat diriku punya semangat dalam belajar.
8. Kamu kan berhasil masuk sebagai Top 10% Rankings in 50+ National & International Kaggle Data Science Competitions, boleh ceritain nggak kompetisi ini tentang apa dan seberapa prestisius kompetisi ini di bidang Data Science?
Jawaban:
Jadi kompetisi ini diadakan oleh Kaggle dan Open Source. Semua bisa ikut, ada yang berhadiah ada yang engga.
Nah, konsepnya kita disuruh bikin model machine learning dalam bentuk notebook (.ipynb) lalu submit ke kompetisi. Nanti setelah submit akan muncul skor dari metrik model kita dan akan muncul di leaderboard.
Biasanya top 3 akan mendapatkan prizepool.
9. Setelah lulus nanti, apakah kamu punya impian untuk bekerja di suatu perusahaan atau ingin membuat perusahaan sendiri yang bergerak di bidang Big Data?
Jawaban:
Pengen sekali, karena aku tidak mau hanya sebagai orang yang digerakkan tapi juga pengen menggerakkan orang lain.
10. Kamu pernah aktif di organisasi tertentu nggak, Firdaus? (Boleh organisasi kampus atau di luar kampus). Kalau iya, kegiatan apa aja yang kamu ikuti dan apa manfaatnya buat pengembangan diri kamu?
Jawaban:
Aku selalu ikut organisasi yang selinier dengan domain-ku yaitu Data Science. Jadi ga cuma belajar organisasi tapi skill-ku juga terasah.
Salah satu contohnya yaitu IRIS, ini organisasi komunitas Data Science di Universitas Airlangga dan sekarang aku menjabat sebagai Vice President.
Banyak kegiatan yang bermanfaat dari IRIS misal ada kompetisi Kaggle Internal, studi banding ke komunitas Data Science universitas lain, dan juga sudah banyak alumni IRIS yang bekerja di perusahaan ternama jadi akan membentuk relasi antara sesama anggota dan alumni IRIS.
11. Kamu pernah merasa demotivasi untuk belajar enggak? Kalau iya, gimana cara kamu supaya bisa bangkit dari perasaan itu dan kembali lagi termotivasi?
Jawaban:
Pernah, waktu aku banyak kegiatan project data di luar kota sehingga banyak pertemuan kuliah aku ga masuk dan demotivasi untuk mengejar ketertinggalan.
Cara aku bangkit agar kembali lagi termotivasi yaitu mencoba berpikir jangka panjang apa dampaknya kalau aku ga belajar, apa dampaknya kalau IPK aku turun dan apa dampaknya saat aku telah lulus kuliah nanti. karena aku merasa itu sangat merugikan jadi aku paksakan untuk ada motivasi untuk bangkit.
Baca Juga: Profil Joshua, Peserta COC Season 2 dari Oxford University
Pengalaman Firdaus Memakai Produk Ruangguru
12. Firdaus, kamu kan cukup banyak menggunakan produk Ruangguru, seperti ruangbelajar, BAO, EAO, ruanguji, hingga roboguru. Menurut kamu, seberapa membantu produk Ruangguru tersebut dalam proses belajarmu? Khususnya, di bidang Data Science.
Jawaban:
Menurutku yang paling membantu itu ruangbelajar karena planning dan guide belajar sudah tertata dengan rapi, flow pengajarannya mudah dimengerti dan video animasinya juga sangat interaktif.
–
Mau mendapatkan pengalaman belajar yang seru seperti Firdaus? Yuk bergabung di ruangbelajar! Kamu akan dijelaskan materi dengan rinci dan detail oleh para Master Teacher berpengalaman. Tidak hanya itu, ruangbelajar juga memiliki ADAPTO X, fitur belajar interaktif dan adaptif untuk siswa!
Firdaus di Clash of Champions Season 3
13. Ceritain dong, gimana awalnya kamu bisa ikutan Clash of Champions Season 3? Apakah kamu daftar sendiri, direkomendasikan orang lain, atau mungkin ditawarkan oleh pihak Ruangguru? Kita pengin tahu cerita di balik layar sampai akhirnya kamu bisa terjun di ajang kompetitif ini!
Jawaban:
Dikasih tahu teman kampus terus daftar deh hehe.
14. Sebelum ikutan Clash of Champions Season 3, ada persiapan khusus gak sih yang kamu lakuin?
Jawaban:
Aku cuma bahas soal-soal dari Clash of Champions season sebelumnya.
Baca Juga: Profil Christoffer Edbert, Mahasiswa BINUS University yang Jago Programming
15. Menurut kamu, game apa yang paling menantang selama kamu jadi peserta COC Season 3? Ceritain alasannya!
Jawaban:
Menurutku yang paling menantang itu Aroma Master karena aku benar-benar ga bisa mengenali baunya. Bukan terkendala dalam menghafalnya.
Waktu itu kurang lebih aku kenal dan familiar hanya 5 aroma, makanya waktu akumulasi round ranking jatuh dan masuk Deathmatch hehe.
16. Firdaus, waktu kamu kalah dari tim Rexx di game Invisible Collision dan harus ikutan Deathmatch untuk kedua kalinya, gimana cara kamu me-maintenance mental dan kepercayaan diri kamu untuk terus melaju di kompetisi ini?
Jawaban:
Aku cuma berpikir “just enjoy the game”. Aku ga maksain diriku untuk lolos Deathmatch. Aku mikir kalo pulang yaudah, kalo ngga alhamdulillah. Terus juga aku selalu fokus pada diriku sendiri.

(Sumber: dok. pribadi)
17. Lalu, boleh ceritain juga dong strategi kamu saat menghadapi revival dan harus melawan banyak peserta lain yang sudah tereliminasi sebelumnya!
Jawaban:
Fokus pada diri sendiri dan enjoy the game!
18. Di ajang Clash of Champions Season 3, menurut kamu siapa sih lawan terberatmu? Ceritain dong kenapa kamu merasa dia jadi saingan paling menantang buat kamu!
Jawaban:
Menuruku sih Ben karena aku melihat ada Sandy di dirinya. makanya aku langsung lari ke dia waktu pemilihan tim wkwk.
Baca Juga: Profil Ben, Peserta COC Season 3 Peraih 4 Medali OSN MTK
Serba-Serbi Tentang Firdaus
19. Selain yang sudah kamu capai sekarang, ada nggak goal atau achievement lain yang masih kamu kejar ke depannya?
Jawaban:
Aku pengen kerja di luar negeri dengan gaji 2 digit. (AMIN!)
20. Apakah kamu punya hobi unik atau kegiatan seru yang jarang orang tahu? Ceritain dong!
Jawaban:
Aku hobi ngemil ayam, kalau ga habis aku masukin kulkas dan goreng lagi besoknya, gitu terus.
—
Penasaran dengan performa Firdaus menghadapi tantangan berikutnya di Clash of Champions Season 3? Jangan lewatkan dengan nonton Episode 12 Clash of Champions Season 3 hari Sabtu, 8 Agustus 2026 di aplikasi dan YouTube Ruangguru!
Yuk, vote Firdaus sebagai peserta favorit pilihan kamu di sini. Jangan sampai kelewatan juga keseruan episode Clash of Champions Season 3 ya. Pantengin terus blog Ruangguru, sosial media, dan channel WhatsApp buat dapetin info ter-update!
Siap jadi juara di Tahun Ajaran Baru 2026/2027? Yuk, segera klaim diskon spesial beragam paket produk dari Ruangguru.



