Jurusan Teknik Mesin, Tidak Melulu Bekerja di Bengkel

jurusan teknik mesin

Jurusan Teknik Mesin banyak diminati orang karena lapangan pekerjaan yang menjanjikan. Hampir semua Industri membutuhkan ilmu teknik mesin, lho!

--

Banyak yang bilang kuliah Jurusan Teknik Mesin mengharuskan kita terjun ke bengkel, bersentuhan dengan oli, mengangkat alat berat, dan lainnya. Tapi, nyatanya perkembangan teknik mesin sudah sangat jauh, lho! Bahkan, banyak lapangan pekerjaan bagi lulusan teknik mesin yang menghabiskan waktu hanya di depan layar komputer.

Bonsack Machine

Gambar: Mesin Penggulung Tembakau (Sumber: wikimedia.org)

Baca juga: Jurusan Teknik Biomedis, Informasi Lengkap dan Prospek Kerja

 

Belajar Apa sih di Jurusan Teknik Mesin?

Jurusan Teknik Mesin merupakan salah satu disiplin ilmu teknik yang berfokus pada sistem mekanis, baik dalam hal desain, pengamatan, pembuatan, perawatan, dan perbaikannya. Nah, di teknik mesin ini, kamu akan menggunakan ilmu fisika, matematika, dan kimia. Jadi, kamu nantinya akan menyiapkan segala hal tentang sistem mekanis, mulai dari desain, cara kerja, hasil kerja, dan material pembangun dari mesin itu sendiri.

Intinya, kamu diharapkan bisa memahami sebuah sistem mekanis untuk membantu kegiatan manusia agar lebih produktif dengan tenaga yang hemat. Kamu juga bisa berinovasi untuk membuat sistem mekanis yang lebih efisien dari mesin sebelumnya atau membuat mesin baru sekalipun.

Yang pasti, di jurusan ini kamu akan banyak menyelami soal perhitungan lewat hukum fisika dan rumus matematika. Memang terlihat sangat sulit, tetapi ilmu di Jurusan Teknik Mesin sangat asik diselami, terlebih bagi kamu yang berjiwa kreatif dengan pemikiran logis.

Beberapa mata kuliah utama yang akan ditemukan saat belajar di jurusan ini adalah kalkulus, fisika listrik, metalurgi fisik, mesin konversi energi, pneumatik dan hidrolika, pesawat pengangkat, dan masih banyak lagi yang lainnya. Banyaknya mata kuliah di Jurusan Teknik Mesin dikarenakan ilmu teknik mesin yang banyak dipakai di berbagai bidang, seperti produksi, transportasi, kesehatan, dan lain-lain.

 

Prospek Pekerjaan Lulusan Teknik Mesin

jurusan teknik mesin

Teknik Mesin (Sumber: Northampton.ac)

Ilmu teknik mesin tentunya sangat berperan di era teknologi yang maju seperti sekarang. Kebutuhan akan sarjana di bidang ini sangat dinanti-nanti oleh banyak industri, salah satunya adalah pembangkit energi. Kamu bisa bekerja di berbagai pembangkit tenaga seperti PLTU, PLTA, PLTP dan lain-lain. Di sana, kamu bisa bekerja sebagai operator mesin pembangkit, maintenance, atau bahkan menemukan desain mesin pembangkit lain dalam konversi energi yang lebih efisien.

Kamu juga bisa menerapkan ilmu teknik mesin mu nanti di industri otomotif dan transportasi. Kamu akan banyak bermanfaat dalam mengoperasikan dan merawat cara kerja mesin agar tetap optimal. Kamu juga akan dituntut untuk berinovasi dalam menemukan sistem transportasi yang ramah lingkungan dan hemat biaya.

Salah satu bidang yang sangat membutuhkan lulusan teknik mesin adalah industri produksi di pabrik. Semua barang yang diproduksi tentunya membutuhkan mesin yang bisa menghasilkan barang dengan kualitas dan kuantitas maksimal dengan pengeluaran energi seminim mungkin. Oleh sebab itu, para lulusan teknik mesin diharapkan bisa menemukan, merancang dan mengoperasikan sebuah mesin produksi yang memaksimalkan keuntungan.

 

Kampus Dengan Teknik Mesin Terbaik

Digitalisasi Teknik Mesin

Digitalisasi Teknik Mesin (sumber: Glassonweb.com)

Jika kamu tertarik dalam mempelajari teknik mesin, berikut daftar universitas terbaik untuk Jurusan Teknik Mesin:

 

1. Institut Teknologi Bandung

Di kampus ini, teknik mesin tergabung dalam Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD). Reputasi Jurusan Teknik Mesin di kampus ini tidak diragukan lagi, bahkan pada 2020, fakultas ini menempati ranking urutan 201- 250 dunia versi QS World University ranking. Selain itu, Jurusan Teknik Mesin di ITB kerap mendapatkan kesempatan pertukaran pelajar dengan kampus teknik mesin di luar negeri, seperti Jepang, Jerman, dan lainnya.

2. Universitas Indonesia

Di universitas ini, Jurusan Teknik Mesin telah mendapatkan akreditasi internasional dari ASEAN University Network atau AUN. Sejak 2007, jurusan ini telah mendapat sertifikat jaminan mutu skala internasional ISO 9001:2000. Kampus ini juga terkenal dengan kelengkapan alat praktek teknik mesin yang berkualitas tinggi.

3. Universitas Gadjah Mada

Di kampus yang satu ini, Jurusan Teknik Mesinnya sudah mendapatkan akreditasi ABET (Accreditation Board for Engineering Education). Akreditasi ABET sendiri merupakan lembaga internasional yang menilai mutu pendidikan suatu lembaga yang berbasis di Amerika Serikat. Selain itu, Teknik Mesin UGM juga kerap menorehkan prestasi di kompetisi perlombaan mesin, seperti otomotif, robotik, dan lain-lain.

Jadi, bagi kamu yang minat untuk terjun ke dalam dunia teknik mesin, harus terus belajar dan mengasah kemampuan perhitungan mu, ya! Selain itu, di balik berbagai kerumitan tersebut, ternyata Jurusan Teknik Mesin memiliki potensi lapangan pekerjaan yang sangat luas. Yuk, terus rajin belajar bersama ruangbelajar dan masuk ke kampus favorit dengan Jurusan Teknik Mesin terbaik!   

ruangbelajar

Referensi:

Satria. “Empat Program Studi UGM Memperoleh Akreditasi Internasional ABET”. Ugm.ac.id. https://ugm.ac.id/id/berita/16971-empat-program-studi-ugm-memperoleh-akreditasi-internasional-abet. Diakses, 08 Januari 2022.

Simak UI. “Teknik Mesin”. Simak.ui.ac.id. https://simak.ui.ac.id/teknik-mesin.htm diakses 08 Januari 2022.  

FTMD ITB. “Prestasi”, ftmd.itb.ac.id. https://ftmd.itb.ac.id/id/prestasi/ diakses 08 Januari 2022.

Sumber Foto:

James Albert Bonsack (1859 – 1924). Cigarette Rolling Machine, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=1267158 

Northampton University. Mech Enginering. https://northampton.ac/meng-mechanical-engineering-with-a-year-in-industry-and-a-year-abroad/

Glasstec. Digitalisation and Automation in Mechanical Engineering. https://www.glassonweb.com/article/digitalisation-and-automation-mechanical-engineering

Profile

Galang Kris Nanda