Kupas Tuntas Jurusan Teknik Sipil, Jurusan Favorit di Jalur SBMPTN

Rabia Edra Mei 7, 2021 • 6 min read


Jurusan Teknik Sipil

Mau masuk ke jurusan teknik sipil? Berikut adalah penjelasan tentang jurusan ini dan peminatan cabang ilmu yang bisa dipilih.

--

 

Halo! Siapa yang sebentar lagi lulus SMA dan akan melanjutkan kuliah? Di antara kamu ada yang mau meneruskan ke fakultas teknik? Jurusan-jurusan yang ada di fakultas teknik selalu menjadi salah satu studi yang paling diminati se-Indonesia di SBMPTN, lho! Wah, kok bisa? Iya, dong! Karena selain cabang-cabang ilmunya yang menarik, prospek kerjanya juga menjanjikan.

Nah, di artikel kali ini, kita akan bahas secara singkat mengenai Jurusan Teknik Sipil. Eits, teknik sipil tidak sama dengan Pegawai Negeri Sipil ya. Oke, daripada cuma menebak-nebak, simak ulasan berikut untuk lebih tau lengkapnya!

jurusan teknik sipil

Pyramid Raja Djoser, cikal bakal teknik sipil (Sumber: thoughtco.com)

 

Mengenal Jurusan Teknik Sipil

Pada dasarnya, Jurusan Teknik Sipil merupakan ilmu yang sudah lama berkembang, sejak zaman Mesir Kuno antara tahun 4000-2000 sebelum masehi. Salah satu pyramid tertua di dunia yang terdapat di kompleks Saqqara, bernama Pyramid Raja Djoser merupakan cikal bakal lahirnya ilmu teknik sipil di dunia.

Lalu, sebenarnya apa saja yang dipelajari di Jurusan Teknik Sipil? Well, hal yang dilakukan di jurusan ini antara lain merancang, membangun, dan merenovasi bangunan gedung, infrastruktur jalan, jembatan, dan bendungan. Bayangkan, hampir seluruh bangunan pencakar langit dan jalur transportasi dunia dikerjakan oleh para lulusan teknik sipil, lho! Apa nggak capek ya mereka?

Baca juga: Jurusan Teknik Perkapalan: Belajar Merancang dan Membuat Kapal

Nah, sebenarnya hal yang dilakukan oleh para civic engineer (sebutan untuk pekerja di bidang teknik sipil) sangat bergantung pada peminatan cabang ilmu yang dipilih ketika kuliah. Ada apa saja sih?

 

Peminatan Jurusan Teknik Sipil

1. Geoteknik

Jika kamu memilih fokus kuliah pada bidang ini, maka akan mempelajari struktur dan sifat berbagai macam tanah serta batuan yang menopang suatu bangunan. So, kamu tidak bisa memilih sembarang lahan kosong untuk membangun gedung. Kalau nanti tiba-tiba ambruk, siapa yang mau tanggung jawab? Masa mau menyalahkan presiden? Maka, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan yaitu melalui investigasi lapangan, penyelidikan tanah di laboratorium, serta perencanaan konstruksi tanah dan batuan.

2. Transportasi

teknik sipil

Sistem jalur transportasi (Sumber: cud.ac.ae)

Dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan sistem transportasi, kamu harus mengetahui konstruksi dan pengaturan jalan raya, bandar udara, terminal, stasiun, dan manajemennya. Khusus di Indonesia, pengaplikasian bidang transportasi terdapat pada bangunan seperti jembatan, flyover, underpass, atau jalur kereta api. Sementara di negara lain seperti Eropa, bisa lebih beragam lagi!

Baca juga: Jurusan Ilmu Politik: Mata Kuliah, Prospek Kerja, dan Pilihan Kampusnya

 

3. Manajemen Konstruksi

Ingat, teknik sipil bukan hanya fokus membangun bangunan yang kokoh tapi juga harus memastikan bangunan selesai tepat waktu. Di cabang inilah, kamu bisa memahami pengorganisasian membuat bangunan dengan baik. Mulai dari membuat dokumen, menghitung rancangan anggaran biaya, membuat jadwal proyek, sampai ke monitoring proyeknya. Tidak heran kalau pada cabang manajemen, kamu juga akan belajar tentang hukum dan ekonomi. Lengkap kan ilmunya? Sama seperti kalau kamu belajar di aplikasi Ruangguru, kurikulumnya dan materinya lengkap ehe~

4. Hidrologi (Sumber Daya Air)

bendunganPembuatan bendungan menggunakan cabang ilmu teknik sipil (Sumber: thejakartapost.com)

Kalau ada bendungan yang rusak alias jebol, siapa yang diprotes? Civic engineer! Lah, kok begitu? Tentu saja, karena dia yang sudah khatam persoalan tentang bidang hidrologi. Semasa kuliah, sudah mengupas tuntas tentang cuaca, curah hujan, debit air sungai, sifat material air, tekanan air, dan gaya dorong air. Jadi, kalau kanal, irigasi, bendungan, dan pelabuhan dibangun tidak semestinya, mereka harus bertanggung jawab untuk memperbaiki. Karena pasti ada hitungan awal yang keliru sebelum membangun.

Baca juga: Jurusan Ilmu Aktuaria, Prodi yang Sedang Booming di Indonesia

 

5. Lingkungan

Tahukah kamu kalau teknik sipil juga mempelajari permasalahan-permasalahan dan isu lingkungan? Bidang ini mencakup penyediaan sarana dan prasarana air bersih, pengelolaan limbah dan air kotor, pencemaran sungai, polusi suara dan udara, hingga teknik penyehatan. Benar-benar di luar dugaan ‘kan ilmunya? kamu memang penting mengetahui hal-hal tersebut agar bangunan yang didirikan tidak akan menyebabkan kerusakan lingkungan di kemudian hari. 

Nah, siapa sekarang yang makin ingin masuk ke jurusan ini? Baik laki-laki maupun perempuan, sah-sah saja kok masuk ke jurusan ini. Kalian semua punya kesempatan yang sama, asalkan tidak mudah patah semangat dan mau terus belajar. Sekarang, ayo raih cita-citamu bersama Ruangguru. Belajar pakai ruangbelajar seru sekali lho! Berasa main games, videonya beranimasi, soal dan kurikulumnya yang pasti super lengkap kap kap!

New Call-to-action

Sumber foto:

Foto Pyramid Raja Djoser, cikal bakal teknik sipil [daring]. Tautan: https://www.thoughtco.com/step-pyramid-of-djoser-ancient-egypt-172824 (Diakses: 7 Mei 2021)

Foto Sistem jalur transportasi [daring]. Tautan: https://www.cud.ac.ae/life-on-campus/transportation  (Diakses: 7 Mei 2021)

Foto Pembuatan bendungan menggunakan cabang ilmu teknik sipil [daring]. Tautan: https://www.thejakartapost.com/news/2020/07/20/china-blows-up-dam-in-eastern-province-to-ease-flood-risk.html (Diakses: 7 Mei 2021)

Profile

Rabia Edra

Beri Komentar