5 Organisasi Militer Internasional | Sejarah Kelas 12

sejarah_12

Artikel sejarah kelas XII ini berisi tentang 5 organisasi militer internasional yang ada, baik dalam tingkat global maupun regional.

--

Mendengar nama TNI (Tentara Nasional Indonesia) atau US Army mungkin sudah tidak asing lagi ya untuk telinga kamu. Setiap negara pasti memiliki kekuatan militer untuk menjaga keamanan negaranya. Ternyata, tahu kah kamu kalau ada berbagai organisasi militer internasional? Organisasi militer ini tidak hanya diikuti oleh satu negara saja, melainkan oleh banyak negara, baik bersifat regional maupun global. Pasti kamu pernah dengar beberapa di antaranya, nih! Memang, apa saja sih organisasi-organisasi tersebut? Ini dia, Squad 5 organisasi militer internasional tersebut!

 

Organisasi Militer Global

Maksud global di sini adalah organisasi tersebut beranggotakan berbagai negara tanpa ada batasan wilayah ataupun hubungan internasional. Salah satunya adalah NATO, yang mungkin sudah sering kamu dengar namanya.

 

NATO (North Atlantic Treaty Organization)

NATO didirikan oleh Amerika Serikat pada 4 April 1949. Masih ingat dengan Perang Dingin? Amerika Serikat yang saat itu sedang berperang dengan Uni Soviet tentunya ingin agar ideologinya yang menyebar ke seluruh dunia. Akibat alasan itu, Amerika mendirikan NATO, untuk membangun kerjasama militer demi mencegah penyebaran pengaruh Uni Soviet. Organisasi ini memiliki prinsip untuk melindungi negara anggotanya apabila diserang oleh pihak lain. Bagi NATO, menyerang satu anggota NATO sama dengan menyerang seluruh anggota. Ngeri banget, ya Squad.

Anggota NATO saat ini

Peta anggota NATO (Sumber: en.wikipedia.org).

Salah satu kebijakan yang dijalankan oleh NATO adalah memperkuat militer antar negara anggota demi menghadapi ancaman Uni Soviet. Bubarnya Uni Soviet beserta Pakta Warsawa tidak memengaruhi keberadaan NATO. NATO tetap eksis hingga kini. Sekarang, NATO menjadi satu-satunya organisasi militer global di dunia lho. Keberadaannya tetap dipertahankan karena kepentingan Amerika Serikat di Eropa pasca terbentuknya Uni Eropa. Anggota NATO hingga saat ini berjumlah 29 anggota yang mayoritas berasal dari negara-negara Eropa.

Baca juga: Organisasi Militer Jepang yang didirikan di Indonesia

 

Pakta Warsawa

Pakta Warsawa sebenarnya bukanlah organisasi. Ini adalah perjanjian yang dicanangkan oleh Uni Soviet pada 14 Mei 1955. Bersama dengan Albania, Bulgaria, Cekoslovakia, Jerman Timur, Hungaria, Polandia, dan Rumania, Pakta Warsawa dibuat sebagai reaksi atas bergabungnya Jerman Barat ke dalam NATO tahun 1955. Organisasi ini bertujuan untuk mengendalikan kekuatan militer di wilayah Eropa Tengah dan Eropa Timur demi mencegah menyebarnya pengaruh Amerika Serikat.

Keberadaan Pakta Warsawa semakin kuat karena adanya dominasi Uni Soviet. Melalui pemimpin Uni Soviet, Leonid Brezhnev, negara anggota “terdoktrin” dengan ideologi bernama Doktrin Brezhnev.

Doktrin Brezhnev dalam Pakta Warsawa

Salah satu keterlibatan langsung Pakta Warsawa adalah invasi ke Cekoslovakia pada Agustus 1968. Invasi tersebut dilakukan untuk mencegah reformasi pemerintahan yang dilakukan Alexander Dubcek yang ingin menghilangkan pengaruh Soviet di Cekoslovakia. Hmm, semakin menarik ya perang AS dan Uni Soviet ini.

 

Organisasi Militer Regional

Selain organisasi dan perjanjian militer global, ada juga organisasi militer berdasarkan wilayah negara yang berdekatan. Disebutnya organisasi militer regional. Bukan hanya negara-negara Eropa dan Amerika saja yang punya organisasi bersama ini, tapi Asia Tenggara juga punya.

 

ANZUS (Australia New Zealand United States Security Treaty)

ANZUS didirikan oleh Amerika Serikat bersama Australia dan Selandia Baru pada 1 September 1951. Pembentukannya disepakati oleh Percy C. Spender (Australia), C.A. Berendsen (Selandia Baru), Dean Acheson, John Foster Dulles, Alexander Willey, John J. Sparkman (Amerika Serikat) di San Fransisco. Tujuan ANZUS adalah untuk menghambat persebaran pengaruh komunis di kawasan Australia dan Oseania.

Penandatanganan Perjanjian Pembuatan ANZUS

Penandatanganan perjanjian saat ANZUS terbentuk (Sumber: nzhistory.govt.nz).

Salah satu persoalan besar yang pernah dihadapi ANZUS adalah ketika Amerika Serikat membekukan keanggotaan Selandia Baru. Awalnya, Selandia Baru mengundurkan diri dari ANZUS karena menolak kedatangan kapal-kapal perang Amerika Serikat yang membawa senjata nuklir pada tahun 1985. Padahal, Selandia Baru sejak tahun 1984 telah menerapkan zona bebas nuklir di wilayahnya. Setelah lebih dari 20 tahun, akhirnya pada 2012 Amerika Serikat mencabut pembekuan anggota Selandia Baru. ANZUS tetap ada meski Perang Dingin telah berakhir dan kini keberadaannya lebih sebagai organisasi untuk menguatkan hubungan militer antar negara anggota.

 

SEATO (Southeast Asia Treaty Organization)

Seperti namanya, SEATO didirikan untuk keamanan militer negara di Asia Tenggara. Anehnya, hanya dua negara Asia Tenggara yang ikut dalam organisasi, yaitu Filipina dan Thailand. Sisanya, anggota negara ini adalah Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Pakistan, Bangladesh, Prancis, dan Inggris. Organisasi didirikan pada 8 September 1954 di Manila, Filipina dan bermarkas di Bangkok, Thailand. Tujuan awal organisasi ini terbentuk untuk menghambat persebaran pengaruh komunis di Vietnam ke negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Prajurit SEATO ketika berlatih

Dokumentasi prajurit SEATO sebelum berlatih (Sumber: images.google.com).

Salah satu peristiwa penting SEATO selama berdirinya adalah ketika SEATO mengizinkan Amerika Serikat untuk melakukan serangan militer ke Vietnam pada 1962 untuk mengakhiri rezim komunis Vietnam Utara yang berkuasa.

Pada akhirnya, SEATO tidak dapat bertahan lama. Secara de jure, SEATO dibubarkan pada 30 Juni 1977 akibat banyak anggota yang mundur dari keanggotaan. Penyebab lainnya adalah kekalahan Amerika Serikat dalam Perang Vietnam (1975).

 

CENTO (Central East Treaty Organization)

Di Timur Tengah, ada juga organisasi militer yang terbentuk. Namanya CENTO. Didirikan oleh Iran, Irak, Pakistan, Turki, dan Inggris pada 1955 dengan tujuan untuk menghambat persebaran komunis di wilayah Timur Tengah. Jika dalam ANZUS dan SEATO Amerika Serikat terlibat langsung, tidak dalam CENTO. Di CENTO, Amerika Serikat mengambil posisi sebagai pemberi bantuan militer dan ekonomi kepada negara anggota. Posisi tersebut diambil akibat adanya sentimen terhadap negara-negara anggota CENTO yang mayoritas pro-Palestina (kecuali Inggris) dalam konflik Israel-Palestina.

Upacara Central Treaty Organization (CENTO)

Suasana apel anggota CENTO (Sumber: syskool.com).

CENTO yang hanya bertujuan memenuhi kepentingan Blok Barat untuk menghambat pengaruh komunis, dianggap tidak memenuhi kepentingan di Timur Tengah. CENTO dirasa tidak dapat memberi bantuan pada anggotanya, sehingga membuat Irak keluar dari CENTO pada tahun 1958. Iran kemudian memisahkan diri dari CENTO pada tahun 1979 karena memburuknya hubungan Iran-Amerika Serikat akibat Revolusi Islam di Iran.

Pada tahun 1979 Pakistan keluar dari CENTO karena CENTO tidak membantu Pakistan ketika berkonflik dengan India. Hal tersebut memantik pembubaran CENTO oleh Inggris pada 16 Maret 1979.

Di saat ini, meski perang tidak sebanyak masa dulu, kekuatan militer seperti 5 organisasi militer internasional di atas masih diperlukan. Tujuannya tidak lain untuk menjaga perdamaian dunia. Selain itu, keberadaan organisasi militer internasional juga dapat mempererat hubungan negara anggota dan meningkatkan kemampuan militer satu negara. Jika kamu tertarik dengan materi ini, kamu bisa ngobrol-ngobrol langsung sama guru les kamu di ruangguru privat, lho!

New call-to-action

Profile

Irene Swastiwi Viandari Kharti