Ini Perbedaan SNBP dan SNBT sebagai Jalur Masuk PTN 2026!

SNBP dan SNBT, nama baru SNMPTN dan SBMPTN

Apa itu SNBP dan SNBT? Yuk, cari tahu perbedaan SNBP dan SNBT berdasarkan ketentuan, jadwal, dan daya tampunya berikut ini!

 

Buat kamu yang lagi siap-siap masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), pasti sering dengar istilah SNBP dan SNBT. Tapi, kamu sudah tahu belum apa bedanya kedua jalur tersebut? Mending ikut SNBP atau SNBT ya?

Memahami perbedaan antara SNBP dan SNBT itu penting banget, karena masing-masing punya sistem seleksi, syarat, dan strategi persiapan yang berbeda. Kalau salah pilih jalur atau kurang persiapan, bisa-bisa peluang masuk PTN impian jadi berkurang.

Nah, secara umum, seleksi masuk PTN di Indonesia saat ini dilakukan melalui tiga jalur utama, yaitu:

  • Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP),
  • Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan
  • Seleksi Mandiri oleh PTN.

 

Dari ketiga jalur tersebut, SNBP dan SNBT menjadi jalur yang paling banyak diminati oleh siswa. Nah, supaya kamu nggak salah langkah dan bisa menentukan jalur yang paling sesuai dengan kemampuanmu, yuk kita bahas lebih lanjut apa itu SNBP dan SNBT, lengkap dengan perbedaannya dan tips memilih jalur yang tepat!

 

Pengertian SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi)

SNBP merupakan singkatan dari Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, yaitu jalur seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menilai kemampuan akademik dan non-akademik siswa selama masa sekolah. Pada jalur ini, penilaian utama didasarkan pada nilai rapor dari semester 1 sampai semester 5, portofolio (untuk jurusan tertentu), serta berbagai prestasi pendukung lainnya, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Sebelum berganti nama menjadi SNBP, jalur seleksi ini lebih dikenal dengan sebutan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Meskipun namanya berubah, konsep dasarnya tetap sama, yaitu memberikan kesempatan kepada siswa berprestasi untuk masuk PTN tanpa harus mengikuti tes tertulis.

Baca Juga: Jadwal SNBP 2026, Syarat, Tahap Pendaftaran & Ketentuannya

 

Pengertian SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes)

Sementara itu, SNBT merupakan singkatan dari Seleksi Nasional Berdasarkan Tes, yaitu jalur seleksi masuk PTN yang dilakukan berdasarkan hasil ujian tertulis berbasis komputer atau UTBK. Berbeda dengan SNBP yang menilai prestasi selama sekolah, SNBT lebih menekankan pada kemampuan akademik siswa yang diukur melalui hasil tes.

Sebelum menggunakan nama SNBT, jalur seleksi ini lebih dikenal dengan sebutan SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Materi ujian SNBT terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi, yang terbagi ke dalam beberapa subtes, yaitu:

  • Kemampuan Penalaran Umum, untuk mengukur kemampuan berpikir logis dan analitis dalam menyelesaikan masalah.
  • Kemampuan Kuantitatif, yang berkaitan dengan pemahaman angka, perhitungan, dan pemecahan soal matematika dasar.
  • Pengetahuan dan Pemahaman Umum, yang menilai wawasan serta kemampuan memahami informasi dari berbagai bidang.
  • Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis, untuk mengukur kemampuan membaca, menganalisis teks, serta menyusun jawaban secara runtut.
  • Penalaran Matematika, yang menilai kemampuan berpikir matematis dalam menyelesaikan persoalan yang lebih kompleks.
  • Literasi Bahasa Indonesia, untuk mengukur pemahaman terhadap teks berbahasa Indonesia secara kritis dan mendalam.
  • Literasi Bahasa Inggris, yang menilai kemampuan memahami bacaan dan informasi dalam bahasa Inggris.

 

Selain jalur SNBP dan SNBT, calon mahasiswa juga masih memiliki kesempatan untuk masuk PTN melalui jalur Seleksi Mandiri. Jalur ini diselenggarakan langsung oleh masing-masing perguruan tinggi dengan sistem, jadwal, dan ketentuan yang berbeda-beda. Beberapa PTN menggunakan nilai UTBK, sementara yang lain mengadakan tes sendiri atau mempertimbangkan prestasi tertentu.

Baca Juga: Jadwal UTBK-SNBT 2026, Cara Daftar, Syarat & Biaya

Biar persiapan UTBK-SNBT 2026 kamu makin maksimal, Ruangguru punya Paket SNBT Master yang siap bantu belajar kamu. Programnya lengkap dan harganya juga ramah di kantong. Yuk, cek banner di bawah ini sekarang!

SNBT Master Ruangguru

 

Daya Tampung SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri

Oke, next kita bahas daya tampung. Berdasarkan Permendikbud, kuota daya tampung SNBP untuk setiap program studi di PTN ditetapkan minimal 20%. Namun, apabila kuota atau daya tampung di SNBP tidak terpenuhi, maka daya tampungnya bisa dialihkan ke SNBT.

Daya tampung SNBT untuk setiap program studi di PTN selain PTN Badan Hukum (PTN-BH) ditetapkan minimal 40%. Sementara itu, daya tampung untuk program studi di PTN Badan Hukum ditetapkan minimal 30%. Apabila daya tampung SNBT tidak terpenuhi, maka dapat dialihkan ke Seleksi Mandiri oleh PTN.

Last but not least, daya tampung untuk Seleksi Mandiri oleh PTN ditetapkan dengan maksimal sebesar 30% untuk PTN, sedangkan PTN-BH memilki kuota maksimal 50%.

Ruangguru juga menyediakan wadah eksklusif untuk kamu para pejuang kampus impian, yaitu Grup Pelatnas UTBK, grup Telegram khusus pejuang SNBT 2026 dari Ruangguru! Di dalam grup ini, kamu nggak cuma dapet semangat bareng ribuan pejuang lainnya, tapi juga bisa mengikuti program harian buat bantu kamu menyiapkan diri menuju SNBT dengan lebih terarah. Yuk, gabung sekarang dan rasakan sendiri serunya belajar bareng komunitas pejuang SNBT dari seluruh Indonesia!

grup pelatnas SNBT

 

Perbedaan Syarat Peserta SNBP dan SNBT

Salah satu perbedaan paling mendasar antara SNBP dan SNBT terletak pada syarat pesertanya. Tidak semua siswa bisa mengikuti kedua jalur ini secara bersamaan, karena masing-masing memiliki ketentuan yang berbeda.

Pada jalur SNBP, peserta yang diperbolehkan mendaftar adalah siswa kelas 12 yang termasuk dalam kategori eligible. Artinya, siswa tersebut harus mendapatkan rekomendasi dari sekolah dan masuk dalam kuota yang sudah ditentukan berdasarkan akreditasi sekolah. Sekolah akan menyeleksi siswa dengan nilai rapor terbaik dan prestasi yang paling konsisten dari semester 1 sampai semester 5 untuk diajukan sebagai peserta SNBP.

Sementara itu, jalur SNBT memiliki syarat yang jauh lebih terbuka. Hampir semua lulusan SMA/SMK/MA sederajat dapat mengikuti jalur ini, baik lulusan tahun berjalan maupun lulusan tahun sebelumnya (gap year). Selama memenuhi persyaratan administrasi dan mendaftar UTBK sesuai jadwal, kamu berhak mengikuti seleksi ini.

Baca Juga: Perbedaan 8 Jalur Masuk Perguruan Tinggi di Indonesia

 

Ketentuan Umum SNBP dan SNBT

A. Ketentuan Umum SNBP 2026

  1. Biaya pelaksanaan SNBP sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.
  2. Seleksi SNBP dilakukan berdasarkan penilaian prestasi akademik melalui rapor, serta mempertimbangkan prestasi akademik dan non-akademik siswa yang telah ditetapkan oleh PTN.
  3. Sekolah yang ingin mendaftarkan siswanya dalam SNBP harus:
    • Memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
    • Melengkapi dan memastikan data rapor siswa yang memenuhi syarat di PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) diisi dengan akurat dan benar.
  4. Siswa mempunyai nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kemdikdasmen.
  5. Sekolah diwajibkan memiliki Akun SNPMB Sekolah untuk pengisian PDSS, sementara siswa juga harus memiliki Akun SNPMB Siswa untuk proses pendaftaran SNBP.

 

B. Ketentuan Umum UTBK-SNBT 2026

  1. Peserta SNBT hanya diperbolehkan mengikuti UTBK 2026 sebanyak satu kali.
  2. Hasil UTBK 2026 hanya berlaku untuk mengikuti SNBT dan penerimaan di PTN tahun 2026.
  3. Seleksi jalur SNBT 2026 berdasarkan hasil UTBK 2026, dan ditambah portofolio bagi peserta yang memilih program studi seni dan/atau olahraga.
  4. Siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi jalur SNBP 2026, SNBP 2025, dan SNBP 2024 tidak dapat mengikuti SNBT 2026.

 

Perbedaan Sistem Pendaftaran SNBP dan SNBT

Jalur SNBP dan SNBT juga memiliki sistem pendaftaran yang cukup berbeda. Karena itu, penting bagi kamu untuk memahami alurnya sejak awal supaya nggak salah langkah.

Pada jalur SNBP, proses pendaftaran tidak dimulai langsung dari siswa, tetapi dari pihak sekolah. Sekolah akan terlebih dahulu menginput data dan nilai rapor siswa dari semester 1 sampai semester 5 ke dalam sistem PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa). Setelah itu, sekolah akan menentukan siswa-siswa yang masuk dalam kuota eligible dan berhak mengikuti SNBP.

Jika kamu termasuk siswa yang direkomendasikan, barulah kamu bisa melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu memilih program studi dan PTN tujuan melalui portal SNPMB. Pada tahap ini, kamu perlu memilih jurusan dengan strategi yang matang, karena peluang lolos SNBP sangat dipengaruhi oleh nilai rapor, prestasi, dan tingkat persaingan di jurusan tersebut. Setelah semua data lengkap, kamu tinggal menunggu hasil seleksi tanpa perlu mengikuti tes tambahan.

Sementara itu, sistem pendaftaran SNBT jauh lebih mandiri dan fleksibel. Pada jalur ini, siswa dapat mendaftar secara langsung tanpa melalui rekomendasi sekolah. Kamu harus membuat akun SNPMB sendiri, melengkapi data pribadi, memilih lokasi ujian, serta membayar biaya pendaftaran UTBK sesuai ketentuan yang berlaku.

Setelah proses administrasi selesai, kamu akan mengikuti UTBK sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hasil dari ujian inilah yang nantinya menjadi dasar utama penilaian dalam seleksi SNBT. Setelah mendapatkan nilai UTBK, kamu bisa memilih program studi dan PTN yang diinginkan, lalu menunggu pengumuman kelulusan.

Mau skor UTBK tinggi? Saatnya upgrade cara belajarmu! Yuk, pakai Kitab UTBK SNBT Ruangguru yang isinya lengkap, ringkas, dan gampang dipahami. Belajar jadi lebih terarah, skor UTBK pun makin aman! Cek link di bawah ini sebelum kehabisan!

kitab utbk-snbt 2026 ruangguru

 

Ketentuan Jadwal SNBP dan SNBT 2026

A. Ketentuan Jadwal SNBP

Rangkaian proses seleksi SNBP akan dimulai dari bulan Desember. Namun, pendaftarannya baru akan dimulai pada bulan Februari hingga pengumuman di bulan Maret. Simak detailnya berikut ini:

  • Pengumuman Kuota Sekolah: 29 Desember 2025
  • Masa Sanggah Kuota Sekolah: 29 Desember 2025 – 15 Januari 2026
  • Registrasi Akun SNPMB Sekolah: 5 – 26 Januari 2026
  • Pengisian PDSS oleh Sekolah: 5 Januari – 2 Februari 2026
  • Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari – 18 Februari 2026
  • Pendaftaran SNBP: 3 – 18 Februari 2026
  • Pengumuman Hasil SNBP: 31 Maret 2026
  • Masa Unduh Kartu Peserta SNBP: 3 Februari – 30 April 2026

 

B. Ketentuan Jadwal SNBT

Jadwal pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 hanya dilaksanakan dalam 1 gelombang selama 10 hari. Namun, akan ada 2 sesi di setiap harinya, yaitu pagi dan siang. Berikut jadwal UTBK-SNBT 2026 secara lengkap:

  • Registrasi Akun Siswa: 12 Januari – 7 April 2026
  • Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret – 7 April 2026
  • Pelaksanaan UTBK: 21 – 30 April 2026
  • Pengumuman Hasil SNBT: 25 Mei 2026
  • Masa Unduh Sertifikat UTBK: 2 Juni – 31 Juli 2026

 

Perbedaan Tingkat Persaingan SNBP dan SNBT

Baik SNBP maupun SNBT, dua-duanya sama-sama ketat. Pada jalur SNBP, kuotanya lebih terbatas. Selain itu, setiap sekolah juga memiliki kuota tertentu. Jadi, meskipun nilai kamu bagus, tetap ada kemungkinan tidak terpilih jika persaingan di sekolahmu sangat tinggi.

Sementara itu, pada jalur SNBT, persaingan terasa lebih ketat karena jumlah pesertanya jauh lebih banyak. Hampir semua lulusan SMA/SMK/MA, termasuk yang sudah lulus tahun sebelumnya, bisa mengikuti jalur ini. Akibatnya, satu program studi bisa diperebutkan oleh ribuan bahkan puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, penting untuk punya gambaran yang realistis sejak awal. Jangan hanya mengandalkan satu jalur saja. Jika kamu punya nilai rapor yang bagus, manfaatkan SNBP sebaik mungkin. Tapi, tetap siapkan diri untuk SNBT sebagai cadangan utama.

Baca Juga: Ketentuan Portofolio untuk SNBP dan UTBK-SNBT yang Harus Dipenuhi

 

Perbedaan Biaya Pendaftaran SNBP dan SNBT

Pada jalur SNBP, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun untuk mendaftar. Seluruh proses seleksi dilakukan secara gratis. Sementara itu, pada jalur SNBT, peserta diwajibkan membayar biaya pendaftaran untuk mengikuti UTBK, sebesar Rp200.000,00 (dua ratus ribu rupiah). Biaya yang sudah kamu bayarkan tidak bisa ditarik kembali dengan alasan apapun. Untuk mekanisme pembayaran, akan diumumkan lebih lanjut di laman portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id.

 

SNPMB BP3 Sebagai Penyelenggara Resmi Menggantikan LTMPT

Perubahan lainnya yang penting untuk kamu ketahui adalah SNPMB BP3 sebagai pelaksana resmi penerimaan mahasiswa baru PTN mulai tahun ini. SNPMB adalah singkatan dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru. SNPMB BP3 menggantikan tugas yang sebelumnya dilaksanakan oleh LTMPT, guys.

Supaya kamu up-to-date dengan info-info terkini, kamu bisa follow berbagai media sosial resmi dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) BP3 berikut ini:

  • Laman Resmi: https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id
  • Email: snpmb@bppp.kemdikbud.go.id
  • Telepon: 021-3104041
  • Call center: 08041450450
  • HelpDesk: https://halo-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id
  • Instagram SNPMB BP3: @snpmb_bp3
  • Twitter SNPMB BP3: @snpmb_bp3
  • Tiktok SNPMB BP3: @snpmb_bp3
  • Facebook SNPMB BP3: snpmb.bp3
  • YouTube SNPMB BP3: snpmb-bppp

 

Gimana guys, semoga kamu sudah paham ya mengenai apa itu SNBT dan SNBP, syarat, serta perbedaannya. Kalau masih punya pertanyaan, kamu bisa langsung mengunjungi media sosial resmi BP3 atau tulis di kolom komentar, ya.

Hawa-hawa seleksi masuk PTN semakin hangat nih, ayo mulai kejar lagi persiapanmu dengan baik. Susun strategi optimalmu bareng beragam program intensif yang ada di Ruangguru, yuk! Maksimalkan diri kamu sekarang juga dengan mengikuti tryout snbt utbk di ruanguji!

CTA ruanguji

Referensi:

Salinan Permendikbud Nomor 48 Tahun 2022 [daring]. Tautan: https://simpananubk.pusmendik.kemdikbud.go.id/index.php/s/98bRwdHmxPS6NwP?dir=undefined&openfile=380567 (Diakses: 27 September 2022)

Instagram resmi SNPMB BP3 [daring]. Tautan: https://www.instagram.com/snpmb_bp3/ (Diakses: 27 September 2022)

Shabrina Alfari

Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D