Profil Peserta Clash of Champions (COC) Season 3 Batch 2

Masih excited menunggu profil peserta lainnya? Batch kedua akhirnya hadir dengan 8 peserta baru yang nggak kalah luar biasa. Yuk, scroll artikel ini dan temukan peserta favoritmu!
–
Setelah memperkenalkan deretan peserta keren di Batch 1, kini saatnya kita berkenalan dengan peserta-peserta lain yang nggak kalah mengesankan di Clash of Champions Season 3 Batch 2. Mulai dari peraih berbagai prestasi akademik tingkat nasional hingga internasional, mahasiswa dari kampus-kampus ternama, semuanya hadir membawa keunikan dan kemampuan terbaik mereka ke panggung COC.
Menariknya, di balik sederet penghargaan dan pencapaian yang mereka raih, para peserta Batch 2 juga punya banyak fakta seru yang membuat mereka semakin layak untuk diikuti perjalanannya. Ada yang sudah berkali-kali menjuarai kompetisi bergengsi hingga memiliki pengalaman yang mungkin bakal bikin kamu makin kagum saat mengenalnya lebih dekat.
Penasaran siapa saja mereka dan prestasi keren apa yang berhasil mereka raih? Yuk, scroll terus dan kenalan lebih dekat dengan para peserta Clash of Champions Season 3 Batch 2 berikut ini!
Baca Juga: Profil Peserta Clash of Champions (COC) Season 3 Batch 1
1. Cindy Lavenia

Nama Panggilan: Cindy
Tempat, Tanggal Lahir: Jambi, 20 November
Riwayat Pendidikan:
- Universitas Airlangga (UNAIR)
- SMAS Unggul Sakti Jambi
Angkatan Kuliah: 2025
Pengalaman Organisasi:
- Outreach Team Member AIESEC in Surabaya 2026
- Knowledges Initiatives Member Unair Women in Business
- Sekretaris UKM Penalaran Universitas Airlangga
Akun Sosial Media:
- Instagram: @cindylaveniaa
- TikTok: @chizzieeuu
- LinkedIn: Cindy Lavenia
Siapa bilang anak hukum cuma akrab sama pasal dan ruang sidang? Cindy membuktikan kalau mahasiswa hukum juga bisa bersinar di bidang lain, loh. Saat ini, Cindy sedang menempuh pendidikan di Universitas Airlangga (UNAIR) Jurusan Hukum dan berhasil mempertahankan IPK sempurna 4.00. Menariknya, sebelum fokus mendalami dunia hukum, Cindy sudah lebih dulu mengukir prestasi di bidang Ekonomi.
Buktinya, pada tahun 2024 Cindy meraih Silver Medal pada Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi Bidang Ekonomi serta Bronze Medal pada Kompetisi Sains Ruangguru (KSR) Bidang Ekonomi. Salut banget, ya!
Di balik sederet prestasinya, Cindy ternyata suka banget sama ubi bakar dan segala jenis makanan berbahan ubi. Selain itu, Cindy juga merupakan penggemar berat klub sepak bola Real Madrid. Jadi, kalau kamu ketemu Cindy, siap-siap aja nih diajak ngobrol mulai dari ekonomi, hukum, sampai perdebatan soal sepak bola!
Baca Juga: Profil Gwen, Peserta COC Season 2 yang Pernah Jadi Atlet Timnas
2. Tosan Aji Rifel Pranata

Nama Panggilan: Tosan
Tempat, Tanggal Lahir: Bengkulu, 7 Mei
Riwayat Pendidikan:
- Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta
SMA Negeri 1 Tebing Tinggi
Angkatan Kuliah: 2024
Pengalaman Organisasi:
- Asian Medical Students’ Association Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta 2025
- Forum GenRe Kabupaten Empat Lawang 2025
- Purna Paskibraka Indonesia (PPI) 2022
Akun Sosial Media:
- Instagram: @tosanajrf
- TikTok: @tosanajirifel
- LinkedIn: Tosan Aji Rifel Pranata
Kuliah kedokteran terkenal nggak gampang, tapi hal itu nggak menghentikan Tosan untuk terus berprestasi ya, guys. Mahasiswa Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta ini aktif mengikuti berbagai kompetisi dan berhasil membuktikan kemampuannya lewat sederet pencapaian yang keren.
Prestasinya pun nggak main-main, loh. Tosan berhasil meraih Gold Medal dan Grand Winner pada International Biology Research Competition 2023 in The 2nd International Conference of Biology for Student X Open Bioproject Competition. Selain itu, ia juga dinobatkan sebagai 1st Winner Mahasiswa Berprestasi Fakultas Kedokteran UPN “Veteran” Jakarta tahun 2025. Keren banget, ya!
Menariknya, Tosan mengaku selalu berusaha mengikuti setidaknya satu kompetisi setiap minggu atau bulan karena hal itu membuatnya lebih termotivasi untuk belajar. Eits, masih ada fakta unik lainnya, nih! Saat menghafal materi, Tosan ternyata suka bikin koreografi atau gerakan-gerakan random. Unik banget, kan?. Wah, siapa tahu metode belajar ala Tosan ini bisa jadi inspirasi buat kamu yang sering kesulitan fokus saat belajar!
Baca Juga: Profil Roche, 2nd Winner Clash of Champions Season 2
3. Mochammad Nuha Al Ghifari

Nama Panggilan: Nuha
Tempat, Tanggal Lahir: Blitar, 11 Oktober
Riwayat Pendidikan:
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- SMA Taruna Nusantara Magelang
Angkatan Kuliah: 2025
Pengalaman Organisasi:
- Ketua Tim Olimpiade Matematika SMA Taruna Nusantara 2024
- Anggota DrumBand SMA Taruna Nusantara 2024
Akun Sosial Media:
- Instagram: @nuha.alghifari
- TikTok: @irafihgla
- LinkedIn: Mochammad Nuha Al Ghifari
Nuha adalah mahasiswa Teknik Informatika di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang diam-diam punya rekam jejak akademik yang cukup kuat. Di tengah padatnya dunia perkuliahan, ia tetap bisa menjaga konsistensi dalam berprestasi.
Sebelumnya, Nuha berhasil meraih Gold Medal di Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Bidang Matematika Terintegrasi pada tahun 2021, lalu kembali menorehkan prestasi dengan Bronze Medal di Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Matematika pada tahun 2024. Pencapaian ini menunjukkan kalau kemampuannya di bidang matematika sudah teruji sejak lama dan terus berlanjut sampai sekarang. Kewrennn!!
Di balik aktivitasnya, ternyata Nuha punya kebiasaan belajar di malam hari. Saat suasana mulai tenang, justru di waktu itulah ia merasa paling fokus dan lebih mudah memahami materi. Buat Nuha, belajar nggak harus mengikuti jam orang lain guys, yang penting adalah menemukan waktu yang paling pas untuk diri sendiri.
4. Alexander Imanuel Widjanarko

Nama Panggilan: Alex
Tempat, Tanggal Lahir: Surabaya, 6 September
Riwayat Pendidikan:
- Universitas Brawijaya (UB)
- SMK Kristen Petra
Angkatan Kuliah: 2023
Pengalaman Organisasi:
- Product Manager RAION Community FILKOM UB 2025
- CEO lini bisnis Mahasiswa Wirausaha UB 2025
- Sakura Science Alumni Assosiation Indonesia 2023
Akun Sosial Media:
- Instagram: @alexander_iw123
- TikTok: @alexander_iw123
Okee, kita ke peserta selanjutnya! Kenalan dulu dengan Alex dari Universitas Brawijaya (UB) Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi. Di balik kesibukannya sebagai mahasiswa, Alex berhasil menorehkan prestasi yang patut diapresiasi.
Salah satu pencapaiannya adalah menjadi 1st Winner Mahasiswa Berprestasi Universitas Brawijaya pada tahun 2026. Tidak hanya berprestasi di tingkat universitas, Alex juga berhasil meraih Silver Medal pada International Youthpreneur Competition pada tahun 2025, kompetisi internasional yang menjadi ajang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi mereka.
Menariknya, di balik sederet prestasi tersebut, Alex punya kebiasaan yang mungkin cukup related bagi para mahasiswa IT, yaitu sering menghabiskan waktu ngoding hingga dini hari. Dedikasi dan ketekunan inilah yang tampaknya menjadi salah satu kunci keberhasilannya dalam mengembangkan kemampuan di bidang teknologi.
5. Muhammad Alfi Hidayatullah

Nama Panggilan: Alfi
Tempat, Tanggal Lahir: Sabang, 20 November
Riwayat Pendidikan:
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- SMA Negeri Modal Bangsa Aceh
Angkatan Kuliah: 2023
Pengalaman Organisasi:
- Ketua Divisi Ekstrakampus Unit Kebudayaan Aceh (2024/2025)
- Vehicle Design and Dynamic Unit Rakata ITB 2024
- Ketua UKA ITB Education Fair 2024
Akun Sosial Media:
- Instagram: @alfi.hdytllh
- TikTok: @alpeee._
- LinkedIn: Muhammad Alfi Hidayatullah
Kali ini ada Alfi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menempuh pendidikan di Jurusan Teknik Mesin. Sebagai mahasiswa di salah satu kampus teknik terbaik di Indonesia, Alfi telah membuktikan kemampuannya melalui berbagai pencapaian yang membanggakan.
Salah satu prestasi yang berhasil diraih adalah 2nd Winner Kontes Mobil Hemat Energi 2024 pada kategori Prototype Ethanol Class. Kompetisi ini dikenal menantang karena peserta dituntut untuk mengembangkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki efisiensi energi yang tinggi. Prestasi tersebut menunjukkan kemampuan Alfi dalam mengaplikasikan ilmu teknik yang relevan dengan perkembangan teknologi ramah lingkungan.
Tidak berhenti di sana, Alfi juga berhasil menjadi Full Scholarship Awardee from Beasiswa Pendidikan Indonesia for Outstanding Academic Achievements berkat pencapaian akademiknya yang luar biasa.
Nah, melalui kombinasi keunggulan akademik dan pengalaman dalam kompetisi teknologi, Alfi menunjukkan bahwa seorang engineer tidak hanya dituntut untuk memahami teori, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi masa depan. Prestasi yang diraihnya menjadi inspirasi bahwa ketekunan dan semangat untuk terus berkembang dapat membuka jalan menuju berbagai kesempatan yang lebih besar.
Baca Juga: Profil Dean, Mahasiswa Aktuaria ITB di COC Season 2!
6. Lady Brigita Purba

Nama Panggilan: Gita
Tempat, Tanggal Lahir: Bekasi, 18 April
Riwayat Pendidikan:
- Universitas Indonesia (UI)
- SMA Negeri 8 Jakarta
Angkatan Kuliah: 2025
Pengalaman Organisasi:
- Wakil Ketua Seksi Pendidikan Senat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Tingkat 1 Tahun 2025-2026
- Founder Peduli Edukasi dan Literasi Teknologi Anak (PELUK) Project 2024–2025
- Ketua Ekstrakurikuler General English Syndicates (Genesys) SMAN 8 Jakarta Ketua 2024–2025
Akun Sosial Media:
- Instagram: @ladybrigita
- TikTok: @ladybrigitap
- LinkedIn: Lady Brigita Purba
Okee, kita lanjut ke peserta berikutnya! Perkenalkan Gita dari Universitas Indonesia (UI) Jurusan Pendidikan Dokter. Tidak hanya aktif di bidang akademik, Gita juga menunjukkan kemampuan kepemimpinan melalui perannya sebagai Wakil Ketua Seksi Pendidikan Senat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Tingkat 1 periode 2025–2026. Posisi ini menunjukkan kepercayaan yang diberikan oleh rekan-rekan dan institusi terhadap kemampuan organisasi serta kontribusinya dalam lingkungan kampus.
Menariknya, di tengah kesibukan dunia kedokteran, Gita juga memiliki prestasi luar biasa di bidang musik. Ia berhasil meraih Grand Prix Winner pada 5th Leonardo Da Vinci International Choral Festival pada tahun 2023 di Italia, sebuah pencapaian bergengsi yang menunjukkan kemampuan vokal dan musikalitasnya di tingkat internasional. Selain itu, Gita juga meraih 3rd Winner International Young Musicians Music Competition, Final Asia Round pada tahun 2024 di Thailand.
Yang membuat perjalanan Gita semakin mengesankan adalah fakta bahwa ia diterima di sejumlah universitas ternama dunia, seperti Nanyang Technological University (NTU), University of Sydney, UNSW, dan Curtin University. Namun, dari berbagai pilihan tersebut, ia memutuskan untuk melanjutkan studinya di Fakultas Kedokteran UI, nih. Wahhh.. sebuah keputusan yang mencerminkan komitmen kuat terhadap cita-cita dan bidang yang ingin ia tekuni ya, guys.
Sebagai tambahan, Gita memiliki kemampuan langka yang dikenal sebagai perfect pitch, yaitu kemampuan untuk mengenali atau mengidentifikasi not musik secara akurat hanya dengan mendengarnya, tanpa bantuan referensi nada apa pun. Kemampuan ini dimiliki oleh sangat sedikit orang dan sering kali menjadi indikator kepekaan musikal yang luar biasa. Kewreeen binggoo!!
7. Kevancea Ikea Djunaedi

Nama Panggilan: Kevan
Tempat, Tanggal Lahir: Bandung, 8 Juli
Riwayat Pendidikan:
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- SMAK 1 BPK Penabur Bandung
Angkatan Kuliah: 2025
Pengalaman Organisasi:
- Penanggung Jawab Laskar Bandoeng 2025
- Penanggung Jawab Bidang Fisika Dirac Project 2025
Akun Sosial Media:
- Instagram: @kevanceaikea
- TikTok: @kevanceaikea
- LinkedIn: Kevancea Ikea
Next, ke profil ITB boys lainnya! Kali ini ada Kevan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Jurusan Teknik Mesin. Di balik sosoknya yang gemar mengeksplorasi berbagai fenomena sains, Kevan memiliki sederet prestasi yang menunjukkan kemampuan akademiknya di level nasional hingga internasional.
Kevan berhasil meraih Bronze Medal pada Asian Physics Olympiad pada tahun 2025 di Arab Saudi, sebuah kompetisi bergengsi yang mempertemukan para talenta terbaik fisika dari berbagai negara di Asia. Prestasi ini tentu bukan pencapaian yang mudah, mengingat peserta dituntut untuk memiliki kemampuan analisis, pemecahan masalah, dan pemahaman konsep fisika yang sangat mendalam.
Sebelumnya, Kevan juga sukses membawa pulang Gold Medal Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Fisika pada tahun 2024. Raihan ini semakin menegaskan kualitasnya sebagai salah satu siswa terbaik Indonesia di bidang fisika. Menariknya, prestasi tersebut menunjukkan konsistensi Kevan dalam berkompetisi dan terus berkembang, dari tingkat nasional hingga berhasil menorehkan pencapaian di panggung internasional.
Kalau ditanya apa yang membuatnya begitu dekat dengan dunia sains? Jawabannya cukup sederhana yaitu rasa penasaran. Kevan mengaku selalu tertarik untuk memahami mengapa suatu fenomena bisa terjadi dan bagaimana hukum-hukum sains bekerja di baliknya. Rasa ingin tahu yang besar inilah yang tampaknya menjadi fondasi dari berbagai prestasi yang berhasil ia raih.
8. Aisha Nadine Sharikha

Nama Panggilan: Aisha
Tempat, Tanggal Lahir: Sangatta, 9 Juli
Riwayat Pendidikan:
- Institut Pertanian Bogor (IPB)
- SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan
Angkatan Kuliah: 2022
Pengalaman Organisasi:
- Public Relation WAYS (Wonderful Achievement for Young and Special Generation) by KRSB IPB 2022
Akun Sosial Media:
- Instagram: @aishaandn
- TikTok: @aishaandn
- LinkedIn: Aisha Nadine Sharikha
Kamu masih ingat peserta COC Season 2, Nadia? Nah, sekarang kita kenalan yuk sama kakaknya, namanya Aisha!
Sekilas, mungkin ada yang merasa wajah Aisha tidak asing. Bahkan, tidak sedikit orang yang mengira ia mirip Natasha Wilona, hahaha. Tapi di balik paras yang sering mencuri perhatian, Aisha juga memiliki prestasi yang nggak kalah mengesankan, lho.
Aisha merupakan mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB) Jurusan Bisnis angkatan 2022. Di luar kesibukannya sebagai mahasiswa, Aisha telah menorehkan berbagai pencapaian luar biasa di bidang memory, sebuah bidang yang membutuhkan konsentrasi, strategi, dan kemampuan mengingat di atas rata-rata.
Salah satu pencapaian yang berhasil diraihnya adalah gelar International Grand Master of Memory (IGM) Level 1 dan Grand Master of Memory (GMM) Level 3. Gelar bergengsi ini diberikan kepada individu yang mampu menunjukkan kemampuan mengingat luar biasa melalui berbagai tantangan memori dengan tingkat kesulitan tinggi, mulai dari menghafal angka, nama, hingga informasi kompleks dalam waktu singkat.
Tak hanya itu, Aisha juga telah mengoleksi 120+ Medals Across National and International Memory Championships. Huaaaa banyak banget yaa!! Jumlah yang luar biasa ini tentu bukan hasil kerja keras dalam semalam. Dibutuhkan latihan yang konsisten, ketelitian, dan dedikasi tinggi untuk bisa mempertahankan performa di berbagai kompetisi selama bertahun-tahun.
Yang membuat pencapaian Aisha semakin menarik adalah kenyataan bahwa kemampuan memori sering kali dianggap sebagai bakat bawaan. Namun, perjalanan Aisha menunjukkan bahwa kemampuan tersebut dapat terus diasah dan dikembangkan melalui latihan yang tepat serta kemauan untuk terus belajar.
Penasaran bagaimana cara melatih daya ingat agar lebih kuat dan efektif untuk belajar? Yuk, simak obrolan inspiratif bersama Aisha Nadine Sharikha dalam talkshow How to Become a Memory Master pada video di bawah ini.
Baca Juga: Profil Nadia COC Season 2, Grand Master Memory Termuda Indonesia
Gimana gais setelah mengetahui profil kedelapan peserta Clash of Champions Season 3 Batch 2 kali ini? Udah ada yang bakal jadi jagoan kamu? Jangan lupa untuk terus dukung jagoanmu di COC Season 3 dengan vote di link ini ya!
Yuk, jangan sampe FOMO! Cuss pantengin terus blog Ruangguru, blog Brain Academy, sosial media, channel WhatsApp, aplikasi, dan YouTube Ruangguru biar kamu nggak ketinggalan update seru, aksi menegangkan, dan kejutan yang pastinya bakal pecah banget di panggung COC Season 3! 🌟
Siap jadi juara di Tahun Ajaran Baru 2026/2027? Yuk, segera klaim diskon spesial beragam paket produk dari Ruangguru.


