Profil Peserta Clash of Champions (COC) Season 3 Batch 1

Keseruan Clash of Champions (COC) Ruangguru kembali di Season 3! Pasti penasaran dong dengan berbagai kejutan yang bakal hadir di musim terbaru ini. Sebelum itu, kenalan dulu yuk dengan profil peserta COC Season 3 Batch 1 berikut!
—
Siapa nih yang masih ingat serunya persaingan para peserta di Clash of Champions season sebelumnya? Mulai dari kemampuan akademik mereka yang luar biasa, strategi mereka dalam mengerjakan setiap tantangan yang bikin kita kagum, hingga momen-momen unpredictable yang membuat setiap episodenya terasa menegangkan sekaligus menghibur.
Nggak heran yaaa kalau Clash of Champions Ruangguru berhasil menjadi salah satu ajang kompetisi edukasi yang paling dinantikan. Nah, kabar baiknya, Clash of Champions Ruangguru hadir kembali, loh! Tentunya, di Season 3 kali ini, COC bakal menampilkan peserta-peserta luar biasa dengan kejutan-kejutan baru yang siap bikin kamu terpukau.
So, sebelum kita menyaksikan keseruannya, yuk kenalan dulu dengan para peserta COC Season 3 Batch 1 berikut ini! Siapa tahu ada calon jagoan favoritmu sejak awal kompetisi. 🚀✨
1. Nasywaa Ramadhanti Fauzi

Nama Panggilan: Nasywaa
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 6 November
Riwayat Pendidikan:
- Universitas Indonesia
- MA Pembangunan UIN Jakarta
Angkatan Kuliah: 2023
Pengalaman Organisasi:
- Wakil Penanggung Jawab Divisi Analisis Data Pojok Statistik Universitas Indonesia 2026
- Penanggung Jawab Divisi Olimpiade UI Science Olympiad 2024
- Staf Departemen Keilmuan BEM FMIPA Universitas Indonesia 2024
Akun Sosial Media:
- Instagram: @nsywrf_
Peserta pertama di COC Season 3 Batch 1 ada Nasywaa Ramadhanti Fauzi, atau yang akrab disapa Nasywaa. Saat ini, Nasywaa merupakan mahasiswa Jurusan Statistika di Universitas Indonesia (UI) angkatan 2023. Nah, buat yang belum tau, Jurusan Statistika itu berkutat dengan pengolahan data, analisis data, hingga pengambilan keputusan berbasis angka. Makanya, Nasywaa tuh pinter banget mata pelajaran Matematika.
Di tingkat nasional aja, Nasywaa pernah menyabet Gold Medal Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2022, Gold Medal Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMI) 2021, serta Gold Position Intellectual Championship (IC) 2020. Selain itu, kemampuan matematikanya juga berhasil bersinar di panggung internasional. Contohnya, di tahun 2022, Nasywaa sukses meraih Gold Award American Mathematics Olympiad (AMO), Gold Award Singapore & Asian Schools Math Olympiad (SASMO), dan Gold Award International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC). Waaah, tiga penghargaan emas dalam tiga kompetisi internasional! Fix, ini sih bukan sekadar jago matematika, tapi udah level Master of Mathematics. 😭🔥
Dengan segudang pengalaman kompetisi dan rekam jejak akademik yang luar biasa, Nasywaa jelas menjadi salah satu peserta yang patut diperhitungkan di Clash of Champions Season 3. Kira-kira, bakal sejauh apa langkahnya di arena COC nanti? Yang jelas, peserta lain sepertinya nggak bisa menganggap remeh mahasiswi UI yang satu ini, ya.
Baca Juga: Profil Vannes, Pemenang Clash of Champions Season 2
2. Muhammad Faeyza Khawarizmi Koda

Nama Panggilan: Koda
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 20 Maret
Riwayat Pendidikan:
- Universitas Brawijaya
- SMA Muhammadiyah 3 Jakarta
Angkatan Kuliah: 2025
Akun Sosial Media:
- Instagram: @fkoda19
- TikTok: @seikoda00
- YouTube: @kodakunw
Kalau di COC Season 2 ada Max yang jago main rubik, di COC Season 3 ini ada Koda. Dia merupakan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Brawijaya (UB) angkatan 2025 dengan IPK 3,73/4,00.
Di balik kesibukannya sebagai mahasiswa, Koda dikenal sebagai salah satu cuber berprestasi yang punya segudang pencapaian di dunia rubik. Nggak tanggung-tanggung, Koda berhasil menjadi Juara Nasional Rubik 3×3 selama tiga tahun berturut-turut. Seolah itu belum cukup keren, ia juga pernah menyabet gelar National 3 × 3 One-Handed Champion. Yup, kamu nggak salah baca. Menyelesaikan Rubik hanya dengan satu tangan! Yang dua tangan aja belum tentu selesai, ya nggak?
Baca Juga: Rumus Rubik 4×4 untuk Pemula, Lengkap dengan Gambar!
Prestasinya pun terus bertambah lewat berbagai kompetisi resmi World Cube Association (WCA). Hingga saat ini, Koda sudah mengoleksi lebih dari 100 medali dari ajang-ajang cubing yang diikutinya. Wah, ini sih bukan sekadar hobi lagi, tapi hasil dari dedikasi dan latihan yang luar biasa. Salute!!!
Fun fact-nya, Koda nggak cuma suka dengan rubik. Dia juga menyukai berbagai permainan yang mengasah otak, mulai dari catur, sudoku, teka-teki silang, hingga berbagai puzzle lainnya. Pokoknya, kalau ada tantangan yang bikin mikir keras, Koda biasanya justru makin semangat. Oh iya, buat sesama penggemar Rubik, Koda juga punya channel YouTube yang berisi berbagai tips dan trik bermain Rubik, lengkap dengan cerita pengalamannya saat mengikuti kompetisi. Cusss, subscribe~
Kalau kita lihat dari kemampuannya, kayaknya Koda bakal jago banget di problem solving, spasial, dan memori nih. Apakah skill tersebut bakal membantunya menaklukkan berbagai challenge di Clash of Champions Season 3? Kita lihat nanti! 👀✨
3. Rayhan Alghifari

Nama Panggilan: Aan
Tempat, Tanggal Lahir: Bangkinang, 9 Desember
Riwayat Pendidikan:
- Universitas Andalas
- MAN Insan Cendekia Siak
Angkatan Kuliah: 2025
Pengalaman Organisasi:
- PA Media CIMSA Nasional 2024
- Ketua Akademik Angkatan CE23BRUM FK Unand 2024
- Member SCORP CIMSA BEM-KM FK Unand 2023
- Ketua Greenlicious IC Siak 2022
Akun Sosial Media:
- Instagram: @rayhanalghifari__
- TikTok: @rayhanalghifarii
Next, kita kenalan sama peserta asal Padang yang prestasinya juga nggak kalah keren. Namanya, Rayhan Alghifari, atau biasa dipanggil Aan. Dia merupakan mahasiswa Jurusan Kedokteran Universitas Andalas (Unand) angkatan 2025 yang berhasil meraih IPK 3,70/4,00.
Masuk Jurusan Kedokteran aja sudah jadi impian banyak orang. Nggak cuma berbekal mimpi, pasti perlu niat serius dan ketekunan dalam belajar. Buktinya, sejak SMA, Aan sudah aktif mengikuti berbagai kompetisi dan berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan.
Salah satunya, di tahun 2022, Aan berhasil meraih Bronze Medal Kompetisi Sains Ruangguru (KSR) Bidang Biologi. Selain itu, Aan juga menunjukkan kemampuannya di bidang karya tulis dengan meraih Gold Medal Esai Ilmiah GEN-X FF Universitas Andalas 2024 tingkat nasional. Wah, ternyata Aan juga piawai menuangkan ide-idenya ke dalam tulisan ilmiah. Keren banget! ✨
Nggak cuma berprestasi di kompetisi, Aan juga berhasil mendapatkan Beasiswa Unggulan dari Kemendikdasmen berkat pencapaian akademiknya yang luar biasa. Beasiswa ini tentunya bukan penghargaan yang mudah didapatkan, karena hanya diberikan kepada pelajar dan mahasiswa dengan rekam jejak yang benar-benar unggul.
Sebagai perwakilan asal Padang, tentu menarik untuk melihat bagaimana dia akan menunjukkan kemampuannya saat berhadapan dengan para peserta hebat lainnya. Siap-siap nih, bisa aja Aan menjadi salah satu kuda hitam di kompetisi kali ini!
Baca Juga: Profil Zahran, Peraih Medali Dua Olimpiade Internasional
4. Edelyne Mia Martanegara

Nama Panggilan: Mia
Tempat Lahir: Jakarta, 20 Oktober
Riwayat Pendidikan:
- Universitas Gadjah Mada
- SMAK 6 Penabur Jakarta
Angkatan Kuliah: 2023
Akun Sosial Media:
- Instagram: @edelynemia
- TikTok: @edelynemia
- LinkedIn: Edelyne Mia Martanegara
Peserta yang satu ini, nggak cuma jago di satu bidang aja, lho! Mia merupakan mahasiswa Jurusan Hukum di Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2023 dengan IPK 3,88/4,00. Menariknya, meskipun saat ini berkuliah di Jurusan Hukum, Mia punya rekam jejak yang sangat kuat di bidang Biologi.
Nggak tanggung-tanggung, dia pernah menyabet Bronze Medal International Biology Olympiad 2025 di Filipina, salah satu ajang olimpiade Biologi paling bergengsi di tingkat internasional. Sebelumnya, Mia juga sukses membawa pulang Silver Medal Olimpiade Sains Nasional (OSN) Biologi 2024, serta Bronze Medal Kompetisi Sains Ruangguru (KSR) Biologi 2024. Wah, dari tingkat nasional sampai internasional aja, prestasinya konsisten banget nih!
Belum cukup bersinar di dunia olimpiade, Mia juga aktif di bidang diplomasi dan kepemimpinan. Pada tahun 2024, dia dipercaya menjadi Adjudicator Harvard World Model United Nations (WorldMUN) di Taiwan. Buat yang belum familiar, Adjudicator adalah orang yang bertugas menilai sekaligus mengevaluasi jalannya simulasi sidang internasional. Jadi, selain dituntut punya wawasan luas, peran ini juga membutuhkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi yang kuat.
Dan tunggu dulu… masih ada satu fakta lagi yang bikin profil Mia makin menarik. Pada tahun 2022, dia berhasil meraih gelar Juara 1 Puteri Remaja Indonesia. Yup, benar banget. Kalau ada istilah brain, beauty, and behavior, mungkin Mia adalah salah satu definisi yang paling pas. Di satu sisi punya segudang prestasi akademik, di sisi lain juga mampu bersinar di ajang yang mengutamakan kepribadian, komunikasi, dan penampilan. Dengan segudang talenta yang Mia punya, pastinya peserta yang satu ini bakal banyak mencuri perhatian di Clash of Champions Season 3!
5. Muhammad Dakita Arfa Alfaritsi

Nama Panggilan: Arfa
Tempat, Tanggal Lahir: Tangerang, 29 Mei
Riwayat Pendidikan:
- Institut Teknologi Bandung
- MAN 2 Kota Malang
Angkatan Kuliah: 2025
Pengalaman Organisasi:
- Divisi Geosains Olimpiade Geografi dan Geosains (OGG) ITB 2026
- Badan Pengurus Angkatan Divisi Aktualisasi Diri Bagian Akademik
- Ketua Tim Olimpiade Bidang Fisika MAN 2 Kota Malang
Akun Sosial Media:
Selanjutnya, ada Arfa, mahasiswa Jurusan Teknik Mesin di Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2025. Nah, kalau dilihat dari rekam jejak prestasinya, rasanya nggak sulit memahami kenapa Arfa bisa berlabuh di jurusan tersebut. Dia merupakan peraih Bronze Medal International Physics Olympiad (IPhO) 2025 di Prancis dan Bronze Medal Asian Physics Olympiad (APhO) 2025 di Arab Saudi. Dua medali internasional dalam satu tahun? Wah, ini sih bukti kalau kemampuan Fisikanya memang sudah teruji di level dunia.
Sebelum bersaing di panggung internasional, Arfa juga lebih dulu menunjukkan kemampuannya di tingkat nasional. Dia berhasil meraih Gold Medal Kompetisi Sains Ruangguru (KSR) 2024 Bidang Fisika dan Silver Medal Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2024 Bidang Fisika. Melihat deretan prestasi ini, sepertinya soal-soal Fisika yang bikin pusing kebanyakan siswa justru menjadi taman bermain bagi Arfa. 😭
Hal yang menarik, kecintaan Arfa terhadap Fisika ternyata bermula dari alasan yang cukup unik. Salah satu alasannya adalah karena mata pelajaran ini terlihat… keren. Menurutnya, simbol-simbol Yunani yang sering muncul dalam rumus Fisika punya daya tarik tersendiri. Jujur aja, ini mungkin pertama kalinya ada yang melihat huruf-huruf seperti α, β, atau λ lalu berpikir, “Wah, keren banget, nih!”. 😆
Tapi ternyata, rasa penasaran yang awalnya muncul karena simbol-simbol unik itu berkembang menjadi prestasi yang luar biasa. Dari kompetisi nasional hingga olimpiade internasional, Arfa berhasil membuktikan bahwa ketertarikannya pada Fisika bukan sekadar suka, tetapi juga diiringi kemampuan yang benar-benar hebat. Hmm, jadi nggak sabar buat lihat kebolehan Arfa di COC Season 3 nanti!
Baca Juga: Profil Roche, 2nd Winner Clash of Champions Season 2
6. Salwa Nadia Maharani

Nama Panggilan: Salwa
Tempat, Tanggal Lahir: Nganjuk, 10 Januari
Riwayat Pendidikan:
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- SMA Negeri 15 Surabaya
Angkatan Kuliah: 2024
Pengalaman Organisasi:
- Ketua UKM Catur ITS 2026
- Staff Internal UKM Catur ITS 2025
- Wakil Ketua Ekstrakurikuler Kolacule SMAN 15 Surabaya 2022
Akun Sosial Media:
- Instagram: @saalwanm
- LinkedIn: Salwa Nadia Maharani
Kalau kamu pernah nonton The Queen’s Gambit, pasti familiar dengan sosok Beth Harmon, seorang gadis muda yang mampu membuat banyak orang terpukau lewat kemampuan bermain caturnya. Nah, peserta yang satu ini juga punya kisah yang nggak kalah keren. Kenalan yuk dengan Salwa, mahasiswa Jurusan Teknik Informatika di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) angkatan 2024. Sebagai salah satu arek Suroboyo yang berprestasi, Salwa punya rekam jejak yang nggak main-main di dunia catur, lho.
Di tingkat internasional, Salwa berhasil meraih Bronze Medal Asian Youth Blitz Chess Championship (G18) 2025 di Thailand. Buat yang belum familiar, kategori blitz chess adalah format catur dengan waktu yang sangat singkat. Artinya, pemain nggak cuma harus jago strategi, tetapi juga dituntut berpikir super cepat di bawah tekanan. Prestasi internasionalnya nggak berhenti sampai di situ. Pada tahun 2022, dia juga berhasil membawa pulang Gold Medal Asian Youth Blitz Chess Championships (G16) Team Blitz Chess yang digelar di Bali. Keren banget ya, bisa berdiri di podium tertinggi dalam kompetisi tingkat Asia!
Selain bersinar di level internasional, Salwa juga sukses menunjukkan kemampuannya di ajang nasional. Dia menjadi bagian dari tim peraih Gold Medal Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Catur Standar Beregu Putri 2025. Wah, lengkap sudah, juara nasional ada, medali Asia juga ada. 🏅✨
Melihat prestasinya, tentu bisa menjadi modal berharga di Clash of Champions Season 3. Apalagi, kalau di catur aja, Salwa sudah terbiasa memikirkan beberapa langkah ke depan, siapa tau Salwa juga punya strategi cepat yang siap mengejutkan para peserta lain. Yang jelas, peserta lain harus hati-hati nih. 👀
7. Austin Noel Theno

Nama Panggilan: Austin
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 25 Desember
Riwayat Pendidikan:
- Universitas Indonesia
- SMA Bina Bangsa School Pantai Indah Kapuk
Angkatan Kuliah: 2025
Pengalaman Organisasi:
- Ketua & Co-founder Digify 2024-2025
- OSIS BBS PIK 2023-2024
Akun Sosial Media:
- Instagram: @austin_theno
Kalau mendengar Jurusan Pendidikan Dokter, mungkin yang langsung terbayang di kepala kamu adalah hafalan anatomi, praktikum, dan jadwal kuliah yang super padat. Tapi, peserta yang satu ini punya cerita yang sedikit berbeda. Sebelum terjun ke dunia kedokteran, Austin justru lebih banyak menorehkan banyak prestasi di bidang yang identik dengan angka dan logika, yaitu Matematika.
Austin merupakan mahasiswa Jurusan Pendidikan Dokter di Universitas Indonesia (UI) angkatan 2025 dengan IPK yang nyaris sempurna, yaitu 3,97 dari 4,00. Wah, melihat angkanya aja sudah cukup membuat kita bertanya-tanya, “Ini Austin belajar terus, ya?” hehehe
Sewaktu SMA, Austin sudah aktif mengikuti berbagai kompetisi Matematika, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu pencapaiannya adalah meraih Silver Medal Southeast Asian Mathematical Olympiad (SEAMO) 2023. Nggak berhenti di situ, dia juga berhasil membawa pulang Silver Medal Singapore Math Competition 2022 dan Silver Medal World Mathematics Invitational (WMI) 2020.
Menariknya, meskipun punya rekam jejak yang kuat di bidang Matematika, Austin justru memilih melanjutkan studinya di dunia kedokteran. Dan ternyata, pilihan itu juga dibuktikan lewat prestasi yang nggak kalah keren. Pada tahun 2024, dia berhasil meraih Medali Emas OSPAN Bidang Kedokteran serta Medali Emas POSN Bidang Kedokteran. Wah, dari olimpiade matematika sampai kompetisi kedokteran, semuanya bisa ditaklukkan. 🔥
Dengan prestasi yang bersinar di bidang matematika maupun kedokteran, Austin jelas menjadi salah satu peserta yang layak diperhitungkan di Clash of Champions Season 3. Kira-kira, apakah kemampuan analisisnya akan menjadi senjata utama untuk menghadapi berbagai challenge di COC nanti? Yang jelas, peserta lain nggak boleh lengah saat berhadapan dengan mahasiswa UI yang satu ini.
Baca Juga: Shakira Amirah, Mahasiswi Kedokteran UI Peserta Clash of Champions
8. Jordan Hervianto

Nama Panggilan: Jordan
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 9 April
Riwayat Pendidikan:
- Institut Teknologi Bandung
- SMA Negeri 2 Jakarta
Angkatan Kuliah: 2025
Pengalaman Organisasi:
- Manager divisi Sosial Media Specialist Pejuang OSN (PT Pejuang Indonesia Cerdas) 2025
- ShARE ITB Training and Development Associate 2025
- Ketua Komisi A MPK SMAN 2 Jakarta 2023
Akun Sosial Media:
- Instagram: @jdanhervianto
- TikTok: @mafiking_
- LinkedIn: Jordan Hervianto
Last but not least, kita kenalan dengan Jordan, mahasiswa Jurusan Teknik Metalurgi di Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2025. Nah, kalau ada penghargaan untuk mahasiswa yang berhasil bikin teman-temannya minder saat melihat transkrip nilai, Jordan layak masuk nominasi. 😭🔥 Gimana nggak? Dia berhasil mencatatkan IPK sempurna 4,00 dari 4,00. Yup, sempurna. Nggak kurang satu angka pun.
Tapi ternyata, Jordan nggak cuma jago di ruang kuliah. Dia juga punya sederet prestasi lainnya, lho. Contohnya, dia pernah berhasil meraih Gold Medal Mathematical Modeling Competition MCF 2026. Buat yang belum familiar, kompetisi Mathematical Modeling biasanya menantang peserta untuk menyelesaikan permasalahan dunia nyata menggunakan pendekatan Matematika. Jadi, bukan sekadar menghitung angka, tetapi juga butuh kemampuan berpikir kritis, menyusun strategi, hingga mencari solusi yang paling efektif.
Kemampuannya kembali terbukti ketika Jordan berhasil membawa pulang Gold Medal AFAIR UNPAD Actuarial Science Olympiad 2025. Olimpiade yang berkaitan dengan ilmu aktuaria ini dikenal cukup menantang karena menggabungkan matematika, statistika, dan analisis risiko. Keren maksimal!
Menariknya, di balik sederet prestasi yang luar biasa itu, Jordan mengaku dirinya adalah orang yang cukup sentimentil. Jordan suka menyimpan barang-barang meskipun sudah nggak terpakai. Alasannya karena setiap barang pasti punya kenangan. Plot twist banget, ya? Kalau kita membayangkan peraih IPK 4,00 sebagai sosok yang super serius dan selalu bicara soal rumus, Jordan justru punya sisi yang hangat dan perasa.
Pertanyaannya sekarang, apakah kemampuan analitisnya yang tajam akan menjadi senjata utama di arena COC nanti? Atau justru sisi sentimentilnya yang akan membuat perjalanan kompetisinya semakin berkesan? Kita tunggu aja!
Baca Juga: Profil Deo, 3rd Winner Clash of Champions Season 2
Gimana gais setelah mengetahui profil ketujuh peserta Clash of Champions Season 3 Batch 1 kali ini? Udah ada yang bakal jadi jagoan kamu? Jangan lupa untuk terus dukung jagoanmu di COC Season 3 dengan vote di link ini ya!
Yuk, jangan sampe FOMO! Cuss pantengin terus blog Ruangguru, blog Brain Academy, sosial media, channel WhatsApp, aplikasi, dan YouTube Ruangguru biar kamu nggak ketinggalan update seru, aksi menegangkan, dan kejutan yang pastinya bakal pecah banget di panggung COC Season 3! 🌟
Siap jadi juara di Tahun Ajaran Baru 2026/2027? Yuk, segera klaim diskon spesial beragam paket produk dari Ruangguru.


