Semaphore: Pengertian, Manfaat, Penemu, Sejarah & Gerakannya

Sejarah Semaphore

Menyambut Hari Pramuka, artikel ini membahas pengertian, manfaat, sejarah, hingga gerakan semaphore secara lengkap. Yuk, merapat!

 

Anak pramuka mana suaranyaaa?? Ruangguru punya pesan nih, buat kamu. Coba lihat pesannya di bawah ini!

Hello (Sumber: giphy.com)

 

“Hello juga, Ruangguru! Wah, ini pesannya pakai sandi semaphore ya?”

Yup, betul sekali kawan! Kalau kamu anak pramuka, mungkin udah nggak asing lagi ya, sama yang namanya semaphore, karena merupakan salah satu materi yang diajarkan pada pramuka.

Eits, tapi, kalau kamu bukan anak pramuka, jangan sedih dulu! Di Hari Pramuka ini, Ruangguru datang membawa pembahasan lengkap tentang semaphore yang bisa kita pelajari bersama. Penasaran? Yuk, langsung aja kita cus!

 

Pengertian Semaphore

Semaphore atau semafor (atau ada juga yang mengucapkannya semapur) adalah metode untuk mengirim sinyal atau pesan dengan menggunakan alat-alat sederhana, seperti bendera, batang, atau tangan kosong sekalipun.

Metode ini dilakukan dengan cara mengulurkan kedua tangan membentuk posisi tertentu sesuai formasi yang sudah ditentukan sebelumnya. Bendera, batang, atau alat lainnya berperan untuk memperjelas arah gerakan tangan ketika menyampaikan pesan.

 

Manfaat Semaphore

Semaphore bermanfaat sebagai salah satu cara untuk melakukan komunikasi jarak jauh. Metode ini merupakan salah satu materi yang diajarkan dan wajib dihafalkan oleh seluruh anggota pada kegiatan pramuka.

Tujuannya adalah agar anggota pramuka tetap bisa berkomunikasi dari jarak yang jauh, meskipun sedang berkemah di tempat yang susah sinyal, seperti di gunung atau di desa terpencil. Jadi, semua anggota harus hafal supaya nggak bingung kalau ada yang mengirim pesan menggunakan sandi ini.

Semaphore juga sering digunakan untuk kepentingan komunikasi militer. Sama halnya seperti di pramuka, di dunia militer, metode ini juga menjadi pilihan komunikasi jarak jauh ketika para tentara sedang berada di tempat yang susah sinyal.

Baca Juga: Sejarah Perkembangan Pramuka di Indonesia

Pada awalnya, semaphore digunakan untuk menyampaikan pesan rahasia supaya nggak diketahui oleh musuh. Tapi, seiring berjalannya waktu, metode ini udah nggak efektif lagi untuk menyampaikan pesan rahasia, karena semakin banyak orang yang paham arti dari gerakan-gerakan semaphore.

Penyampaian pesan pada semaphore bisa juga dilakukan secara relay, alias berkelanjutan.

Cara Menyampaikan Pesan Menggunakan Semaphore

 

Penyampaian pesan secara relay digunakan ketika jarak penyampaian pesan sangat jauh.

 

Penemu dan Sejarah Semaphore

Sebenarnya siapa sih, pencipta sandi ini? Semaphore diciptakan oleh seorang insinyur sekaligus pendeta asal Perancis bernama Claude Chappe pada tahun 1790. Tujuannya adalah untuk kepentingan komunikasi militer, agar anggota militer bisa berkomunikasi dari jarak yang jauh.

Pada saat itu, semaphore nggak menggunakan bendera seperti saat ini, tetapi menggunakan kayu berukuran besar yang bentuknya menyerupai lengan.

Kayu ini kemudian dipasang di atas menara-menara tinggi yang jaraknya 5 – 10 mil atau sekitar 8 – 160 km antar satu menara dengan menara lainnya.

Pada setiap menara, ditempatkan satu signaller sebagai operator, serta teleskop sebagai alat bantu untuk melihat pesan yang dikirimkan signaller lain dari jarak jauh.

Semaphore Pada Jaman Dahulu

Semaphore pada Jaman Dahulu (Sumber: kompas.com)

 

Pada abad ke-19, metode ini banyak diadopsi sebagai metode komunikasi antarkapal. Nah, dari sinilah penggunaan bendera semaphore mulai diterapkan.

Untuk komunikasi antarkapal, anggota militer tidak lagi menggunakan kayu super besar, melainkan menggunakan alat yang lebih sederhana, yaitu bendera.

Baca Juga: Inilah Alasan Kenapa Seragam Pramuka Berwarna Cokelat

Ketika Perang Dunia I terjadi, semaphore masih sering digunakan meskipun teknologi telepon dan radio sudah ditemukan.

Alasannya adalah karena komunikasi melalui telepon atau radio memiliki kemungkinan untuk disadap oleh musuh, sedangkan semaphore tidak. Selain itu, metode ini juga lebih simple dan dapat digunakan dalam kondisi susah sinyal. Karena itulah, semaphore masih banyak digunakan untuk kondisi darurat.

 

Bendera Semaphore

Bendera semaphore memiliki bentuk persegi dengan ukuran 45 cm x 45 cm. Sedangkan panjang tongkat untuk memasang bendera semaphore adalah 55 cm.

Bendera Semaphore

 

Bendera semaphore umumnya berwarna merah dan kuning. Warna merah dan kuning digunakan karena kedua warna ini cerah dan kontras, sehingga dapat dilihat dengan jelas dari jarak yang jauh sekalipun. Pada dua ujung bendera, terdapat tali untuk mengikat bendera pada tongkat kayu.

 

Gerakan-Gerakan Semaphore

Gerakan semaphore terdiri dari 30 formasi yang masing-masing melambangkan huruf, angka, atau isyarat tertentu. Kamu bisa melihatnya pada gambar berikut.

Gerakan Semaphore

Gerakan Semaphore (Sumber: freepik.com)

 

Cara cepat belajar gerakan semaphore adalah dengan mengetahui prinsip arah putaran jarum jam. Coba kamu lihat baik-baik deh, gambar di atas!

Dari gambar itu, terlihat kalau gerakan semaphore bergeser perlahan-lahan sesuai arah putaran jarum jam apabila dilihat dari sisi penerima pesan.

Jadi, cara mudah menghafalkan gerakan semaphore adalah dengan membayangkan kalau kita sebagai pengirim pesan adalah sebuah jarum jam yang bergerak mengikuti arah putaran jarum jam.

Baca Juga: Sandi Morse: Sejarah, Penemu, Rumus & Cara Mudah Menghafalnya

Sekarang, kita coba latihan, yuk! Kira-kira, pesan apa yang tersembunyi pada sandi semaphore di bawah ini? Coba jawab di kolom komentar, ya!

Contoh Gerakan Sandi Semaphore

 

Nah, segitu dulu ya, pembahasan kita tentang pengertian, manfaat, sejarah, hingga macam-macam gerakan semaphore. Wah, seru banget ya! Yuk, belajar pengetahuan lainnya di ruangbelajar. Aplikasi belajar interaktif yang seru dan menyenangkan!

IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru

Referensi:

Canadian War Museum. ‘Semaphore Flags’, Canadian War Museum, [Daring]. Tautan: https://www.warmuseum.ca/s3/supplyline/assets/teacherresources/CWM_SupplyLine_SemaphoreFlags_EN_FINAL_20140922.pdf (Diakses: 8 Maret 2021)

Dania, R. ‘Sejarah Kode Semafor, Sandi Bendera yang Digunakan di Pramuka’, Tirto, [Daring]. Tautan: https://tirto.id/sejarah-kode-semafor-sandi-bendera-yang-digunakan-di-pramuka-egbw (Diakses: 8 Maret 2021)

Pallardy, R. ‘Semaphore’, Britannica, [Daring]. Tautan: https://www.britannica.com/technology/semaphore (Diakses: 8 Maret 2021)

Sumber Gambar:

Gambar ‘Semaphore Pada Jaman Dahulu’ [Daring]. Tautan: https://edukasi.kompas.com/read/2019/08/14/14343841/hari-pramuka-masih-ingat-kode-semaphore?page=all#page4 (Diakses: 8 Maret 2021)

Gambar ‘Gerakan Semaphore’ [Daring]. Tautan: https://www.freepik.com/free-vector/semaphore-alphabet-icons-set_4411877.htm#page=1&query=semaphore&position=2 (Diakses: 12 Maret 2021)

GIF ‘Hello’ [Daring]. Tautan: https://giphy.com/gifs/animation-hello-cel-3o6Zt4mYkdyokFdtg4 (Diakses: 12 Maret 2021)

Kenya Swawikanti