Medan Listrik: Konsep, Sifat, Rumus, dan Contohnya | Fisika Kelas 9

header medan listrik

Artikel ini akan membahas tentang medan listrik, meliputi pengertian, sifat-sifat garis, serta cara mencari besar medan listrik.

--

Eitss, kamu tahu gak sih, ternyata di gagang pintu ada muatan listrik loh!

“Hmmmm pantesan, tadi ketika aku memegang gagang pintu seperti adanya aliran listrik yang membuat aku kaget, rasanya itu…. seperti kesetrum!” 

Rupanya, kejadian tersebut ada hubungannya medan listrik, lho! 

FullSizeRender

(sumber : Eunike Benhardine via Youtube)

Nah, kamu pasti pernah mendengar istilah “medan perang”? itu menunjukan bahwa daerah atau area tempatnya untuk berperang. Begitu juga dengan medan listrik, ada kata medannya tapi bukan Medan kota Sumatra Utara yaaaaa, tapi “medan” di sini lebih mengarah kepada “daerah” atau “area”. 

Terus kalo medan listrik artinya apa? Pasti kamu langsung berpikir daerah atau area yang ada listrik-listriknya, mudah banget deh ketebak pemikiran kamu hahaha. Gak salah juga sih. Tapi lebih tepatnya, medan listrik itu daerah/area/ruang di sekitar muatan listrik baik itu muatan positif (proton) maupun muatan negatif (elektron) yang masih dipengaruhi gaya listrik. 

Nah, kejadian memegang gagang pintu bisa kesetrum itu disebabkan adanya lompatan elektron. 

“Terus kenapa baru terasa kesetrum ketika aku memegang gagang pintu?”

Itu karena kamu memasuki wilayah yang memiliki muatan listrik. Jadi gini, ketika tangan menyentuh gagang pintu, (yang dalam hal ini ada muatan listriknya) akan terjadi lompatan/perpindahan elektron dari gagang ke tangan kamu.

Ini karena adanya ketidakseimbangan proton (muatan positif) dengan elektron (muatan negatif) di wilayah itu. Gagang pintu berbahan logam yang memiliki elektron akan lebih gampang berpindah ke tangan yang kekurangan proton (setiap elektron yang berpindah akan menjadi proton). 

“Tapi, aku pernah merasa kesetrum ketika berjalan menggunakan sepatu berbahan karet padahal bukan bahan logam. Kok bisa gitu?”

Oke, yang bermuatan elektron itu bukan hanya benda berbahan logam. Bahan kain seperti wol, polyester dan sutra juga memiliki elektron. Seperti cerita kamu, sandal atau sepatu berbahan karet dapat menghantarkan listrik. Ditambah dengan cara jalanmu yang menyeret, sudah pasti membuat diri kamu lebih mudah untuk merasa kesetrum. Gesekan antara sepatu dengan lantai membuat tubuhmu memiliki elemen elektron yang dominan atau muatan negatif yang berlebih. 

Gimana, apa yang sudah kamu pahami?

“Jadi ketika menyentuh benda yang memiliki muatan elektron, akan terjadi lompatan elektron dari benda tersebut ke ujung jari. Karena ujung jari terjadi interaksi di daerah yang berdekatan dengan sumber muatan maka dikatakan adanya medan listrik di daerah tersebut.”

Manteppppp!!!

FullSizeRender-1

(sumber : Eunike Benhardine via Youtube)

 

Kamu pernah melihat kompas dan ada garis-garisnya? Nah itu dikenal dengan “Medan Magnet”, prinsip kerjanya hampir sama dengan medan listrik, akan saling tarik menarik jika bertemu dengan dua kutub yang berbeda dan saling tolak menolak pada kutub yang sama.

Baca juga : Tubuh manusia memiliki aliran listrik? 

Terus kenapa medan listrik sering banget digambarkan dengan garis-garis juga? eitss, itu memang sengaja dan bukan sembarangan garis guyss, garis itu disebut juga garis-garis medan listrik atau garis-garis gaya listrik. Bahkan garisnya memiliki aturan atau sifat tersendiri. Yuk kita bahas satu-satu tentang sifat garis medan listrik!

Arah garisnya akan keluar dari muatan positif dan akan masuk ke dalam muatan negatif.

Garis khayal ini digunakan untuk menyatakan adanya medan listrik yang arahnya dari muatan positif (proton) ke negatif (elektron). Ketika muatan positif berpindah ke muatan negatif maka akan saling tarik-menarik. sedangkan ketika muatan sejenis (positif-positif atau negatif-negatif) saling berdekatan/berpindah akan saling tolak-menolak.

muatan positif dan negatif medan listrik

Garis-garisnya tidak boleh saling berpotongan

Setiap garis memiliki jalur lintasnya masing-masing, jadi gak boleh tuh yang namanya nyelip-nyelip di jalur orang lain.

garis medan listrik tidak berpotongan

Semakin banyak garisnya, maka semakin kuat pula medan listriknya.

Banyak atau sedikitnya garis gaya listrik akan menentukan medan listrik semakin kuat atau semakin lemah pula.

banyak garis medan listrik

Nah, itu dia tiga sifat-sifat garis medan listrik yang mungkin sebelumnya belum kamu ketahui, sekarang udah pada paham kan? Hmmm hambar gak sih belajar fisika tanpa rumus-rumus?!!! Eitsss! gak usah khawatir, medan listrik ini bukan hanya sekedar garis-garis aja kok, bakal ada hitung-hitungan dan rumus-rumusan, lhooo!

Rumus Medan Listrik

Medan listrik dipengaruhi juga oleh jarak (r), semakin jauh jarak suatu titik dari suatu muatan sumber (Q), maka medan listrik (E) yang dirasakan di titik itu akan semakin lemah. Begitupun sebaliknya. Sehingga, kuat medan listrik (E) pada suatu listrik di sekitar sebuah muatan akan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak (R) antara titik tersebut, atau dapat dituliskan juga E~1/R2. Sedangkan semakin besar muatan sumber (Q) maka semakin besar pula medan listriknya (E) atau dapat ditulis E~Q.

rumus medan listrik

Gimana, sudah paham belum soal konsep medan listrik? Ternyata, gak seribet yang dipikirin ya xixixi. Sekarang, biar lebih mantepp pemahaman konsep medan listrik, coba kita aplikasikan langsung rumus tadi kedalam soal nih.

 

Oke, sampai sini makin lebih paham kan tentang medan listrik? Nanti, kalo kamu merasa tangan kesetrum lagi, itu bukan kamu lagi punya kekuatan listrik kayak Electro, si musuh Spiderman di Film The Amazing Spiderman 2, ya. Hmmm… Menarik ya belajar Fisika, bisa kamu lihat contohnya dalam kehidupan sehari-hari juga! Kamu harus sering akses di ruangbelajar ya, karena bakal banyak banget materi yang akan dibahas, see youu xixiix.

New call-to-action

Referensi: 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, (2015), Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas IX Semester I, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud, Balitbang. 

IDNtimes. “Kenapa Kita Kok Bisa Kesetrum Saat Menyentuh Tangan Orang?”. https://www.idntimes.com/science/discovery/gwenda-hasnaa-sarri/menyentuh-tangan-orang-bisa-kesetrum-c1c2/5 . Diakses tanggal 25 Mei 2021

News.fisika.co.id. “Medan Listrik : pengertian, rumus, dan contoh soal” . https://www.fisika.co.id/2020/10/medan-listrik.html. Diakses 18 Mei 2012 

Beri Komentar