Bacaan Sholat, Tata Cara, Rukun, Jumlah Rakaat & Syarat Sahnya

Fakta Seru - Tata Cara & Rukun Shalat

Bagi umat Muslim, sholat adalah ibadah wajib yang harus dilakukan setiap hari. Tapi, apa sebenarnya pengertian atau makna sholat itu? Bagaimana bacaan sholat, rukun, syarat, dan seperti apa tata caranya? Yuk, simak bersama!

 

Salah satu ibadah umat Islam yang paling dasar adalah sholat. Eits, pembaca Muslim yang lagi baca artikel ini, udah sholat belum? Kalau belum sholat, yuk sholat dulu! Kalau udah, kita baca penjelasan lengkap mengenai pengertian, bacaan, rukun, jumlah rakaat, syarat sah, dan tata cara sholat melalui artikel berikut ini!

 

Pengertian Sholat

Salat, shalat, atau sholat adalah sembahyang atau ibadah yang dilakukan oleh seorang Muslim, yaitu orang yang memeluk agama Islam. Aktivitas sholat meliputi perbuatan serta perkataan yang diawali dengan gerakan takbir dan diakhiri dengan gerakan salam.

Kata sholat berasal dari bahasa Arab, yaitu shalla, yang berarti doa atau cara berdoa untuk meminta permohonan kepada Allah SWT. Sedangkan menurut KBBI, kata sholat atau salat adalah ibadah kepada Allah SWT dan wajib dilakukan setiap Muslim sesuai syarat, rukun, dan bacaan tertentu.

Dalam Islam, sholat merupakan rukun Islam yang kedua. Rukun Islam sendiri adalah lima hal dasar yang diajarkan dalam sistem teologi Islam, yang meliputi:

  1. Mengucapkan dua kalimat syahadat
  2. Melaksanakan sholat
  3. Melaksanakan puasa
  4. Membayar zakat
  5. Pergi Haji jika mampu

 

Makna sholat dalam agama Islam adalah sebagai ibadah yang istimewa. Sebab, perintah pelaksanaannya diterima oleh Nabi Muhammad dari Allah secara langsung. Sholat juga menjadi penanda utama dalam status keimanan seorang Muslim. Pertanda awal keislaman seseorang adalah ketika orang tersebut mengerjakan sholat. Sedangkan pertanda awal kekafiran adalah ketika orang tersebut meninggalkan sholat.

 

Jenis-Jenis Sholat

Secara umum, sholat terbagi menjadi dua jenis yaitu sholat fardhu dan sholat sunnah. Kita bahas satu per satu, ya!

 

1. Sholat Fardhu

Sholat fardhu adalah sholat dengan status hukum fardhu, yaitu wajib dilaksanakan. Sholat fardhu terbagi menjadi dua macam, yaitu:

a. Sholat Fardhu ‘Ain

Sholat Fardhu ‘Ain adalah sholat yang diwajibkan bagi seluruh Muslim tanpa terkecuali. Sholat yang termasuk ke dalam Fardhu ‘Ain adalah sholat lima waktu yang terdiri atas:

  • Sholat Subuh
  • Sholat Dzuhur
  • Sholat Ashar
  • Sholat Maghrib
  • Sholat Isya

 

Selain itu, sholat yang termasuk dalam Fardhu ‘Ain yaitu Sholat Jumat yang hukumnya wajib bagi laki-laki.

Baca Juga: 10 Nama Malaikat dalam Islam beserta Tugasnya

b. Sholat Fardhu Kifayah

Sholat Fardhu Kifayah adalah sholat yang diwajibkan bagi seluruh Muslim, tapi akan gugur dan menjadi sunnah jika telah dilaksanakan oleh sebagian Muslim yang lain. Sholat yang termasuk ke dalam Fardhu Kifayah adalah Sholat Jenazah.

 

2. Sholat Sunnah

Sholat sunnah adalah sholat dengan status hukum sunnah, yaitu dianjurkan untuk dikerjakan, tapi tidak diwajibkan. Apabila seorang Muslim melakukan sholat sunnah maka akan mendapat pahala, namun jika tidak melakukan maka tidak akan mendapat dosa.

Sholat sunnah terbagi menjadi dua, yaitu Sholat Sunnah Muakkad dan Sholat Sunnah Ghairu Muakkad. Antara dua sholat sunnah ini, Sholat Sunnah Muakkad lebih ditekankan untuk dikerjakan.

Beberapa contoh sholat sunnah, baik Sunnah Muakkad maupun Ghairu Muakkad antara lain:

  • Sholat Sunnah Rawatib
  • Sholat dua hari raya Muslim, yaitu Sholat Idul Fitri dan Sholat Idul Adha
  • Sholat Tarawih
  • Sholat Witir
  • Sholat Dhuha
  • Sholat Tahajud
  • Sholat Taubat
  • Sholat Tahiyyatul Masjid
  • Sholat Istikharah
  • Sholat Hajat
  • Sholat Dua Gerhana
  • Sholat Istisqa

 

Jumlah Rakaat Sholat

Jumlah rakaat sholat berbeda-beda tergantung jenis sholatnya. Untuk jumlah rakaat pada sholat wajib lima waktu terdapat total 17 rakaat setiap harinya, yang terbagi menjadi:

  • Sholat Subuh = 2 rakaat
  • Sholat Dzuhur = 4 rakaat
  • Sholat Ashar = 4 rakaat
  • Sholat Maghrib = 3 rakaat
  • Sholat Isya = 4 rakaat

 

Sementara itu, untuk sholat sunnah, jumlah rakaatnya adalah genap, dengan jumlah minimal 2 rakaat. Namun, khusus untuk Sholat Witir, jumlah rakaatnya adalah ganjil, dengan jumlah minimal 1 rakaat.

manfaat dan keutamaan sholat

Salah satu manfaat sholat adalah mencegah kita untuk berbuat keji dan munkar. (Sumber: IDNTimes.com)

 

Tata Cara Sholat

Tuntunan sholat atau tata cara sholat fardhu dan sunnah sesuai syariat Islam, yakni sebagai berikut:

  1. Wudhu
  2. Menghadap kiblat
  3. Takbiratul Ihram
  4. Membaca doa Iftitah
  5. Membaca surat Al-Fatihah
  6. Membaca sebagian ayat Al-Qur’an
  7. Ruku’ dengan tuma’ninah atau tenang
  8. I’tidal dengan tuma’ninah
  9. Sujud dengan tuma’ninah
  10. Duduk di antara dua sujud
  11. Sujud yang ke-2 dengan tuma’ninah
  12. Duduk tasyahud awal
  13. Duduk tasyahud akhir
  14. Salam

 

Tata cara ini harus dilakukan secara berurutan mulai dari awal hingga akhir.

 

Rukun Sholat

Rukun sholat adalah setiap perkataan atau perbuatan yang akan membentuk hakikat sholat. Jika salah satu dari rukun ini tidak ada, maka sholat pun tidak sah berdasarkan syariat Islam dan juga tidak bisa diganti dengan Sujud Sahwi.

Terdapat 13 rukun sholat yaitu:

  • Berdiri bagi yang mampu
  • Niat dalam hati
  • Takbiratul Ihram
  • Membaca surat Al Fatihah pada tiap rakaat
  • Rukuk dengan tuma’ninah
  • Iktidal setelah rukuk dengan tuma’ninah
  • Sujud dua kali dengan tuma’ninah
  • Duduk antara dua sujud dengan tuma’ninah
  • Duduk tasyahud akhir
  • Membaca tasyahud akhir
  • Membaca shalawat nabi pada tasyahud akhir
  • Membaca salam yang pertama
  • Tertib melakukan rukun secara berurutan

 

Secara umum, rukun sholat memang mirip dengan tata cara sholat, karena rukun sholat merupakan perkataan dan perbuatan yang membentuk hakikat sholat agar sholat menjadi sah.

 

Syarat Sah Sholat

Agar sholat kita dapat dibilang sah, terdapat beberapa syarat sah sholat yang harus dilakukan, yaitu:

  • Suci badan dari hadats besar dan kecil
  • Suci badan, pakaian, dan tempat dari najis
  • Menutup aurat, aurat laki-laki adalah antara pusar sampai lutut, sedangkan aurat perempuan adalah seluruh anggota badan kecuali kedua telapak tangan dan wajah
  • Telah masuk waktu sholat
  • Menghadap kiblat

 

Bacaan Sholat Lengkap dan Doa-doanya

Terdapat beberapa bacaan sholat dan doa yang kita panjatkan, antara lain yakni sebagai berikut:

 

1. Bacaan Doa Iftitah

 

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا

اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ

لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Bacaan Latin:

Alloohu akbar Kabiroo Wal hamdu lillaahi Katsiiroo, Wa Subhaanalloohi Bukrotan Wa’asyiilaa. Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fathoros Samaawaati Wal Ardho Haniifan Musliman Wa maa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Syolaatii Wa Nusukii Wa Mahyaa ya Wa Mamaatii Lillaahi Robbil ‘Aalamiina. Laa Syariika lahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.

Artinya:

“Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji hanya bagi Allah dengan pujian yang sangat banyak. Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang. Sungguh aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau tunduk, dan aku tidak termasuk dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sungguh sholatku, ibadahku, hidupku matiku hanyalah untuk Allah Tuhan alam Semesta, yang tidak punya sekutu bagi-Nya. Dengan demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang Muslim (Orang-orang yang berserah diri).”

 

2. Bacaan Surat Al-Fatihah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ

الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ

 

Bacaan Latin:

BismillaaHir rohmaanir rohim.

Alhamdu lillaaHi robbil ‘aalamin.

Arrohmaanir rohim.

Maaliki yaumid din.

Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’in.

Ihdinash shiroothol mustaqim.

Shiroothol ladziina an’amta ‘alaiHim, ghoiril maghdhuubi ‘alaihim waladh dhollin.

Artinya:

Dengan nama Allah YangMaha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Yang Menguasai hari pembalasan.

Hanya Engkaulah Yang Kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.

Tunjukilah kami jalan yang lurus.

(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan pula (jalan) mereka yang sesat.

 

3. Membaca sebagian Surat Pendek atau Ayat Al-Qur’an

Jika surat Al-Fatihah telah selesai dibaca, maka selanjutnya yaitu membaca sebagian surat pendek atau ayat dalam Al-Qur’an. Surat pendek dalam sholat yang bisa kamu baca, di antaranya surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, atau surat lainnya dalam Al-Qur’an. Selain itu, boleh juga hanya membaca satu ayat dalam Al-Qur’an.

Baca Juga: 15 Manfaat Zikir bagi Umat Islam beserta Makna dan Caranya

 

4. Bacaan Ruku’

 

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

Bacaan Latin:

Subhana rabbiyal ‘adhimi wa bihamdihi.

Artinya:

Maha Suci Rabbku yang maha Agung dan maha terpuji.

 

5. Bacaan I’tidal

 

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ

Bacaan Latin:

Allahumma robbanaa lakal hamdu mil-assamawaati wa mil-al ardhi, wa mil-a maa syi’ta min syai-in ba’du.

Artinya:

“Ya Allah, Rabb kami, bagi-Mu segala puji sepenuh langit dan sepenuh bumi, sepenuh apa yang Engkau kehendaki setelah itu.”

 

6. Bacaan Doa Qunut Sholat Subuh

 

للّٰهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضٰى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ

مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

 

Bacaan Latin:

Allahhummahdinii fiiman hadait, wa’a finii fiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawal-laiit, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait.

Fainnaka taqdhii walaa yuqdha ‘alaik, wa innahu laayadzilu man walait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaa rakta rabbanaa wata’aalait.

Falakalhamdu ‘alaa maaqadhait, Astaghfiruka wa’atuubu ilaik, Wasallallahu ‘ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi. Wa’alaa aalihi washahbihi wasallam.

Artinya:

“Ya Allah tunjukkanlah padaku sebagaimana pada mereka yang telah Engkau beri petunjuk, dan berilah padaku pengampunan sebagaimana pada mereka yang Engkau beri ampun, dan peliharalah aku sebagaimana pada mereka yang Engkau pelihara, dan berilah padaku keberkatan sebagaimana yang telah Engkau karuniakan pada mereka, dan selamatkan aku dari mara bahaya yang telah Engkau tentukan.

Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan yang kena hukum, maka sesungguhnya tidaklah hina pada mereka orang yang Engkau pimpin, dan tidak mulia orang yang Engkau musuhi, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau.

Maka bagi Engkau segala puji atas yang Engkau hukumkan, aku mohon ampun kepada Engkau dan aku bertobat kepada Engkau, dan semoga Allah mencurahkan rahmat dan kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.”

 

7. Bacaan Sujud

 

سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Bacaan Latin:

Subhana Robbiyal A’laa Wabihamdih.

Artinya:

Maha Suci Rabbku Yang Maha Tinggi dan pujian untuk-Nya.

 

8. Bacaan Duduk di antara Dua Sujud

 

رب اغْفِرلي وَارْحَمْنِى واجبرني وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى وَاعْفُ عَنِّى

Bacaan Latin:

Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.

Artinya:

“Ya Allah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rizki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.”

 

9. Bacaan Duduk Tasyahud Awal

 

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِوَبَرَكَاتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهدُ اَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّمُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

 

Bacaan Latin:

At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi.

Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad.

Artinya:

“Segala kehormatan, keberkahan, rahmat dan keselamatan, serta kebaikan hanyalah kepunyaan Allah. Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga tetap tercurah atasmu, wahai Nabi [Muhammad]. Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga juga tercurah atas kami, dan juga atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan untuk Nabi Muhammad. Dan juga limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada keluarga Muhammad.”

 

10. Bacaan Duduk Tasyahud Akhir

 

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَااِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ كَمَا بَرَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

 

Bacaan Latin:

Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.

Artinya:

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan untuk Nabi Muhammad. Dan juga limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat dan keselamatan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim.Limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Di seluruh alam semesta, sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji lagi Maha Agung.”

 

11. Bacaan Salam

 

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

Bacaan Latin:

Assalamu’alaikum Warahmatullah.

Artinya:

“Semoga keselamatan serta rahmat Allah dan juga keberkahannya terlimpah untukmu.”

Demikian artikel mengenai pengertian sholat, jenis-jenis sholat, jumlah rakaat, tata cara sholat, rukun sholat, syarat sah sholat, hingga bacaan dan doa-doa sholat. Semoga bermanfaat bagi seluruh umat Muslim yang ingin menyempurnakan ibadah sholatnya.

Akhir kata, jangan lupa dirikan sholat ya, teman-teman, karena sholat adalah tiang agama. Semoga ibadah sholat kita diterima oleh Allah SWT, aamiin.

IDN CTA Blog ruangbelajar for desktop Ruangguru

Sumber Gambar:

Gambar ‘Orang sedang Sujud’ [Daring]. Tautan: https://www.idntimes.com/life/inspiration/cynthia-nanda/penjelasan-lengkap-dan-kumpulan-ayat-al-quran-tentang-sholat (Diakses pada 10 Maret 2023)

Kenya Swawikanti