Inilah 7 Presiden yang Berhasil Meraih Nobel Perdamaian Dunia

Perdamaian dunia tentu merupakan hal yang sangat diidam-idamkan di saat dunia berperang dan berkonflik. Lebih jauh lagi, perdamaian dunia ternyata punya nobel yang diberikan kepada beberapa presiden dalam kurun lebih dari satu abad terakhir. Siapa saja presiden yang berhasil meraih nobel perdamaian dunia?
—
Sejak tahun 1982, setiap tanggal 21 September diperingati sebagai Hari Perdamaian Dunia. Harapannya, ini akan terus mengingatkan seluruh penduduk dunia untuk menjunjung perdamaian.
Berbicara tentang perdamaian, ada satu jenis penghargaan yang khusus diberikan kepada orang-orang yang telah berkontribusi besar dalam terciptanya kondisi yang damai di dunia. Tahukah kamu penghargaan apakah itu?
Yap, jawabannya adalah Nobel Perdamaian. Salah satu dari lima jenis penghargaan Nobel mulai diberikan sejak tahun 1901. Sudah berapa presiden ya yang dianugerahi penghargaan ini? Siapa saja mereka? Simak yuk!
1. Woodrow Wilson

Kalau kamu ingat, laki-laki bernama lengkap Thomas Woodrow Wilson ini sering disebut dalam pelajaran Sejarah. Beliau adalah pendiri Liga Bangsa-Bangsa (LBB). Saat mendirikan LBB, Woodrow Wilson juga menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat yang ke-28.
Dengan terbentuknya LBB, kondisi damai setelah berakhirnya Perang Dunia I dapat terjaga, setidaknya selama 20 tahun. Tugas utama dari organisasi yang terbentuk di tahun 1919 ini adalah untuk menciptakan hubungan yang damai dan membuka kesempatan kerjasama antar bangsa.
Baca Juga: Pembentukan Liga Bangsa-Bangsa dan Faktor Kegagalannya
2. Nelson Mandela

Dahulu kala, penduduk di Afrika Selatan dikelompokkan berdasarkan ras mereka. Hal ini dikenal dengan sebutan rezim apartheid. Dalam rezim ini ras yang berbeda tidak boleh bercampur.
Oleh sebab itu, sistem pendidikan, lapangan kerja, fasilitas umum, dan tempat rekreasi dipisahkan menurut ras. Rezim apartheid berdampak negatif karena menimbulkan diskriminasi, terutama pada warga berkulit hitam.
Sebelum terpilih sebagai presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela adalah sosok yang berjuang untuk memberhentikan politik apartheid. Ia ingin setiap ras berbeda dapat hidup berdampingan secara damai. Perjuangan Nelson Mandela memakan waktu yang cukup lama, lho, sebelum akhirnya impiannya dapat terwujud.
Baca Juga: Perjalanan Politik Apartheid di Afrika Selatan
—
Kamu punya PR, belum paham materi, atau mau latihan soal? AiRIS siap bantu menjawab pertanyaan, menjelaskan konsep, dan memberikan latihan soal kapan saja. Belajar jadi lebih praktis, interaktif, dan sesuai kebutuhanmu. Cobain sekarang, yuk!
3. Jimmy Carter

Presiden Amerika Serikat yang ke-39 ini meraih Nobel Perdamaian di tahun 2002. Ia merupakan sosok yang secara konsisten mencari solusi damai untuk konflik-konflik internasional.
Salah satu perannya dalam perdamaian antar bangsa adalah saat ia memediasi diskusi antara Israel dan Mesir pada tahun 1978. Diskusi tersebut berbuah perjanjian damai setelah kedua negara tersebut berperang sejak 1948.
Jimmy Carter juga memiliki peran penting dalam hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Republik Rakyat Cina.
4. Barack Obama

Usahanya untuk menjadikan dunia bebas dari senjata nuklir dinilai sebagai suatu kontribusi bagi perdamaian dunia. Presiden yang dikenal sebagai family man ini memimpin sebuah pertemuan di Dewan Keamanan PBB.
Pada kesempatan tersebut, ia mengajukan resolusi pengurangan penggunaan senjata nuklir oleh negara-negara yang memiliki persenjataan nuklir. Resolusi itu pun mendapatkan persetujuan penuh dari peserta lain. Obama juga dianggap telah membangun iklim politik internasional yang baru dan lebih kooperatif.
5. Yasser Arafat

Sebagaimana yang kita tahu, peperangan yang terjadi antara Israel dan Palestina masih berlangsung panas. Namun, sebetulnya di tahun 1993 konflik tersebut sempat mengalami titik cerah dengan lahirnya Perjanjian Oslo.
Perjanjian damai tersebut diusung salah satunya oleh Yasser Arafat, sebagai ketua Organisasi Pembebasan Palestina. Di saat yang sama, Nobel Perdamaian tidak hanya diberikan kepada Yasser Arafat seorang diri. Shimon Peres dan Yitzhak Rabin, yang turut berperdan dalam Perjanjian Oslo, juga menerima penghargaan yang sama.
Baca Juga: Latar Belakang Terjadinya Konflik Palestina dengan Israel
6. Kim Dae-jung

Foto: https://commons.wikimedia.org/
Kamu sudah tahu kan, kalau Korea terbagi menjadi Korea Utara dan Korea Selatan sejak Perang Dingin terjadi? Hingga hari ini, Korea Utara dan Korea Selatan sepertinya belum menunjukkan tanda-tanda akan rujuk. Meskipun, pada tahun 2000, pernah juga sih dibahas terkait reunifikasi Korea.
Nah, Kim Dae-jung, yang merupakan Presiden Korea Selatan ke-8 inilah yang ngide buat mempersatukan Korea. Kebijakan beliau ini disebut Sunshine Policy. Meskipun reunifikasi belum terjadi, tapi hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara jadi jauh membaik. Misalnya, diizinkannya pertemuan kembali anggota keluarga yang terpisah selama lebih dari empat puluh tahun.
Bukan hanya itu saja, Korea Selatan juga terus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Korea Utara. Hubungan antar negara pun berkembang ke bidang seperti transportasi, olahraga, seni, dan budaya. Atas inisiatif beliau, pada tahun 2000, ia berhasil dianugerahi Nobel Perdamaian.
Baca Juga: Belajar Sejarah Perang Korea dari Drama Korea
7. Juan Manuel Santos

Foto: https://commons.wikimedia.org/
Jadi, di Kolombia, pernah terjadi Perang Saudara selama 52 tahun yang melibatkan kelompok pemberontak, pemerintah, dan kelompok paramiliter. Konflik ini mengakibatkan lebih dari 200.000 rakyat meninggal, dan lima sampai tujuh juta masyarakat Kolombia mengungsi dari rumahnya. Bayangin, betapa mengerikannya kondisi Kolombia selama lima dekade tersebut. Perang ini merupakan Perang Saudara terlama di dunia.
Nah, konflik yang sudah berlarut-larut ini kemudian berhasil diredam oleh Juan Manuel Santos, Presiden Klombia, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Cara yang digunakan pun tidak dengan kekerasan, sehingga pada akhirnya konflik dapat terselesaikan dengan baik.
—
Itu dia lima presiden yang turut berkontribusi dalam mengusung perdamaian dunia. Tidak harus menjabat sebagai presiden dulu kok baru bisa turun tangan dalam perdamaian dunia. Kira-kira upaya apa ya yang bisa kita lakukan? Yuk, berbagi ide kamu di kolom komentar!
Selamat Hari Perdamaian Dunia, smart buddies! (AZN/TN)
Artikel ini pertama kali diterbitkan 21 September 2020, kemudian diperbarui.
Sumber Foto:
Foto ‘Kim Dae-jung’ [Daring]. Tautan: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Kim_Dae-jung_presidential_portrait.jpg (Diakses pada 21 September 2026).
Foto ‘Juan Manuel Santos’ [Daring]. Tautan: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Juan_Manuel_Santos_no_Brasil.jpg (Diakses pada 21 September 2026).



