12 Juta Orang Menerima Bantuan Sosial dan Pendidikan Ruangguru Selama 2020

Ruangguru Jan 8, 2021 • 4 min read



PR_-_Ruangguru_Tutup_Tahun_2020_dengan_Berbagai_Program_Sosial_untuk_Lebih_dari_12_Juta_Masyarakat_Indonesia-low

Ruangguru menutup tahun 2020 dengan berbagai program sosial untuk lebih dari 12 juta masyarakat di Indonesia

---

Jakarta, 8 Januari 2021 - Selama pandemi Covid-19, Ruangguru telah membantu lebih dari 12 juta masyarakat di seluruh Indonesia melalui berbagai macam bantuan sosial pendidikan. Upaya ini diwujudkan agar para pelaku pendidikan tetap memperoleh akses belajar mengajar yang layak di tengah keterbatasan selama pandemi. Inisiatif sosial yang telah dilaksanakan meliputi dukungan untuk sektor pendidikan menanggapi pandemi, pelatihan dan peningkatan kapasitas guru, beasiswa pendampingan belajar bagi siswa, pendampingan persiapan kerja, dan pengembangan konten-konten literasi sosial bagi guru dan siswa.

Akibat pandemi Covid-19, lebih dari 19 juta pelaku pendidikan di Indonesia diharapkan memperoleh bantuan pendidikan dari pemerintah.[1] Setidaknya Ruangguru turut berkontribusi dengan membantu lebih dari 50% pelaku pendidikan yang ditargetkan menerima bantuan pendidikan. 12 juta masyarakat Indonesia yang memanfaatkan bantuan pendidikan Ruangguru terdiri atas guru, siswa, sekolah, anak-anak tenaga medis, anak-anak yatim piatu, dan anak-anak kurang mampu di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

Baca juga: Ruangguru Tutup Tahun 2020 dengan Melayani Lebih dari 22 Juta Pengguna di Indonesia

“Kami bersyukur bahwa di tahun 2020 Ruangguru dapat mempertahankan komitmen untuk tetap memberikan dampak sosial yang nyata bagi lebih dari 12 juta masyarakat Indonesia di 34 provinsi, tak terkecuali di daerah 3T, misalnya Sorong dan Sangihe. Kami percaya melalui kolaborasi yang telah dijalankan dengan para mitra seperti pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat pada umumnya dapat mewujudkan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan untuk pendidikan Indonesia. Tentunya kepedulian ini akan terus dilanjutkan di tahun ini dan masa mendatang mengingat masih banyak pelaku pendidikan yang membutuhkan uluran tangan kita,” tutur Belva Devara, Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru.

Foto 2 - Siaran Pers Ruangguru 080121

Program pelatihan guru gratis dengan metode blended learning selama satu tahun diikuti oleh lebih dari 2.000 guru di 14 kabupaten/kota di 11 provinsi. Berdasarkan hasil Try Out Uji Kompetensi Guru (TO UKG), rata-rata guru yang telah mengikuti program pelatihan mengalami peningkatan kompetensi sebesar 32,4%.

Sebanyak 5.000 siswa SD hingga SMA di 200 kabupaten/kota di 29 provinsi memperoleh program beasiswa pendampingan akses belajar online. 79% siswa penerima bantuan ini lolos seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Sekitar 100 konten literasi sosial Ruangguru telah diakses oleh lebih dari 2,4 juta masyarakat. Seluruh konten edukatif ini dapat diakses secara gratis melalui aplikasi Ruangguru. Beberapa konten yang dikembangkan misalnya cerdas berinternet, kesehatan remaja, kesetaraan gender, dan pendidikan karakter.

Melalui program kesiapan kerja, Ruangguru memberikan program beasiswa bimbingan intensif yang diikuti oleh lebih dari 16.000 masyarakat umum, mahasiswa, dan profesional di 34 provinsi. Lebih dari 22% peserta langsung mendapat pekerjaan setelah menyelesaikan program ini.

Ruangguru juga turut menghadirkan berbagai program sosial di bidang pendidikan yang juga terdampak pandemi. Lebih dari 10 juta siswa di seluruh Indonesia memanfaatkan Sekolah Online Ruangguru Gratis. Selain itu, Ruangguru juga memberikan akses belajar gratis kepada puluhan ribu anak yatim piatu di 34 provinsi dan 800 anak-anak tenaga medis. Kepedulian Ruangguru bagi para guru juga diwujudkan dengan memberikan modul pelatihan guru gratis yang telah diakses lebih dari 200.000 kali.

Bentuk dukungan sosial Ruangguru terhadap pendidikan di Indonesia selama masa pandemi Covid-19 menuai respon positif dari para pelaku pendidikan.

“Sebagai guru, tantangan dan masalah yang saya hadapi selalu ada, tetapi semangat mengabdi yang tulus akan membawa kita pada kesempatan dimana melihat prestasi dan semangat siswa sebagai pengorbanan yang bermakna. Saya dapat banyak manfaat setelah ikut program pelatihan guru Ruangguru yang bisa saya bagikan ke teman-teman guru lain dan para siswa saya,” ujar Ibu Siske Silvia, guru SDN Bertingkat Naikoten, Kupang

“Dengan beasiswa yang saya dapat dari Ruangguru, saya merasa sangat terbantu karena dapat menggunakan layanan Ruangguru secara gratis dalam proses belajar di luar sekolah. Saya jadi lebih aktif mencari materi dan berdiskusi langsung dengan para pengajar di Ruangguru. Ini ngebantu saya karena waktu buat diskusi dengan guru di sekolah lebih sedikit kalau sekolah online,” ungkap Amanda, siswi SMAN 8 Jambi.

Tahun 2021, Ruangguru berkomitmen untuk melanjutkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan Indonesia melalui berbagai program sosial guna memberikan dampak nyata berkelanjutan untuk pendidikan Indonesia. “Tahun ini, masih banyak tantangan yang dihadapi dunia pendidikan dan harus kita selesaikan bersama-sama. Masih banyak pula siswa, guru, dan pelaku pendidikan yang membutuhkan uluran tangan kita. Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mewujudkan kepedulian kita kepada sesama dengan memberikan bantuan pendidikan melalui platform ruangpeduli.org,” tutup Nicholas Saputra, Duta Belajar Ruangguru.

 

Tentang Ruangguru

Ruangguru merupakan perusahaan teknologi terbesar di Asia Tenggara yang berfokus pada layanan pendidikan. Saat ini, Ruangguru telah memiliki lebih dari 22 juta pengguna terdaftar dan memberikan akses kepada lebih dari 300.000 guru privat.

Ruangguru menyediakan layanan bimbingan belajar online dan marketplace guru melalui aplikasi Ruangguru, pelatihan soft skills untuk umum dan profesional secara online melalui platform Skill Academy, pusat pembelajaran blended learning secara online-offline di 18 cabang Brain Academy di 10 kota seluruh Indonesia, serta platform pelatihan bagi korporasi di aplikasi ruangkerja. Ruangguru juga telah melakukan ekspansi layanan dan produk ke pasar Vietnam  dan Thailand.

 

Beri Komentar