50 Contoh Pantun Nasehat, Jenaka & Jenis Lainnya | Bahasa Indonesia Kelas 7

B. Indo 7 - Contoh Pantun_Header 820 x 410 (1)

Salah satu bentuk karya sastra lama yang disampaikan secara lisan adalah pantun. Apa itu pantun? Seperti apa ciri-ciri pantun? Yuk, belajar bersama mengenai pengertian, jenis-jenis, dan contoh pantun di artikel Bahasa Indonesia kelas 7 ini! 

--


Main di kolam bersama itik

Adik kecil malah tersandung

Wahai engkau nona cantik

Apa yang membuatmu murung?

 

Apakah sebelumnya kamu pernah mendengar atau membaca kutipan yang memiliki rima seperti di atas? Yup, kutipan berima tersebut bernama pantun. Patuntun atau pantun bermula di daerah Minangkabau, Sumatra yang secara harfiah artinya penuntun. 

Dahulu, pantun disusun menggunakan bahasa Melayu. Hal itu karena kebiasaan masyarakat Melayu yang menyukai kata kiasan untuk berkomunikasi. Akan tetapi, setelah berkembangnya zaman, bahasa pantun pun diadaptasi menjadi bahasa Indonesia dan bahasa daerah lainnya.

 

Pengertian Pantun

Pantun memiliki arti dasa teratur, tersusun; karangan yang disusun menggunakan bahasa terikat atau tidak terikat. Jadi, apa sih pantun itu? Pantun adalah salah satu puisi lama yang bertujuan untuk berkomunikasi, menyampaikan perasaan, saran, larangan, nasihat, kasih sayang, ajaran budi pekerti, moral, serta kritik sosial

Baca Juga: Mengenal Pantun, Puisi Lama dari Indonesia

 

Ciri-Ciri Pantun

Nah, kamu tahu nggak apa yang membedakan pantun dengan karya sastra lainnya? Yup, pantun memiliki karakteristiknya tersendiri. Ciri-ciri pantun:

  • Pantun terdiri atas empat baris dalam satu bait,
  • setiap bait memuat dua baris sampiran dan dua baris isi. Baris sampiran pada pantun terdapat pada bait pertama dan kedua, kemudian isi pantun berada pada bait ketiga dan keempat,
  • bersajak a-b-a-b, dan;
  • mengandung 8–12 suku kata per barisnya. 

Sekarang yuk kita bedah pantun berdasarkan ciri-ciri pantun yang sudah kamu ketahui.

Senyummu menandakan penuh tanya

Hilangnya bahagia dalam tawamu 

Selamat bermalam minggu semuanya 

Semoga rindu menuai temu

 

1. Pantun terdiri atas empat baris dalam satu bait

Dalam karya sastra, baris biasa disebut dengan larik. Dalam satu bait pantun terdapat empat baris. Berikut ini contoh bait dalam pantun:

Senyummu menandakan penuh tanya (baris 1)

Hilangnya bahagia dalam tawamu (baris 2)

Selamat bermalam minggu semuanya (baris 3)

Semoga rindu menuai temu (baris 4)

 

2. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran

Sampiran merupakan pengantar yang terdapat pada baris pertama dan baris kedua agar pembaca mau membaca baris ketiga dan keempat. 

Senyummu menandakan penuh tanya (sampiran)

Hilangnya bahagia dalam tawamu (sampiran)

 

3. Baris ketiga dan keempat merupakan isi

Bagian isi merupakan tujuan pantun yang mengandung pesan yang ingin disampaikan orang yang berpantun kepada orang lain. Isi pantun memuat berbagai hiburan, pesan moral, didikan, sindiran, dan sebagainya. Nah, isi pantun juga mengandung pesan yang ingin disampaikan orang yang berpantun kepada orang lain.

Selamat bermalam minggu semuanya (isi pantun)

Semoga rindu menuai temu (isi pantun)

 

4. Bersajak a-b-a-b

Pantun memiliki rima akhir atau bersajak a-b-a-b. Rima akhir adalah bunyi yang dihasilkan pada akhir kata setiap baris pantun. Nah, berikut ini contoh pantun dengan rima bersajak a-b-a-b pada contoh pantun di atas:

Senyummu menandakan penuh tanya

Hilangnya bahagia dalam tawamu

Selamat bermalam minggu semuanya

Semoga rindu menuai temu

Pada baris pertama dan ketiga, bunyi yang dihasilkan berakhiran 'a' dan ‘nya’. Begitupun pada baris kedua dan keempat, bunyi yang dihasilkan yaitu ‘u’ dan ‘mu’. Nah, itulah yang dimaksud dengan pantun bersajak a-b-a-b.

 

5. Tiap baris terdiri atas 8–12 suku kata

Tiap baris biasanya mengandung setidaknya 8–12 suku kata, yuk kita simak contohnya!

Se-nyum-mu me-nan-da-kan pe-nuh ta-nya (11 suku kata)

Hi-lang-nya ba-ha-gi-a da-lam ta-wa-mu (12 suku kata)

Se-la-mat ber-ma-lam ming-gu se-mu-a-nya (12 suku kata)

Se-mo-ga rin-du me-nu-ai te-mu (10 suku kata)



Langkah dan Contoh Pembuatan Pantun

Untuk membuat sebuah pantun, kamu bisa memperhatikan contoh langkah pembuatan pantun jenaka berikut ini. 

  1. Buat dahulu dua baris isi dengan tiap baris memiliki akhir yang berbeda.
  2. Kemudian buat dua baris sampiran yang bersajak dengan isi.
  3. Ganti jika jumlah suku kata per baris belum mencapai 8–12 suku kata.

Contoh pembuatan pantun per langkah:

1. Isi:

Aduh pantas kau bau sekali / Ternyata belum mandi enam hari

2. Sampiran:

Pak Azka pergi ke Bali / Melihat bule sedang menari.

3. Jumlah suku kata 8–12.

Gimana? Gampang kan? Nah, sekarang giliran kamu. Ayo, buat pantun di kolom komentar! 

 

Jenis-Jenis Pantun 

Jenis-jenis pantun dapat dibedakan sesuai dengan isi atau tujuannya. Apa saja hayoo? Yuk, kita bahas satu-satu!

Terdapat 5 macam pantun, di antaranya pantun teka-teki, pantun jenaka atau pantun lucu, pantun agama, pantun nasihat, dan pantun kiasan.

1. Pantun teka-teki

Pantun teka-teki ini berisi pertanyaan yang harus dijawab oleh pendengarnya.

2. Pantun jenaka

Pantun jenaka adalah pantun yang memiliki isi lucu atau humor. Pantun jenaka banyak digunakan untuk menghibur orang lain.

3. Pantun agama

Pantun agama adalah pantun yang berisi tentang nasehat atau makna penting tentang agama.

4. Pantun nasihat

Pantun nasihat adalah pantun yang berisi nasihat atau petuah untuk memberitahu orang lain.

5. Pantun kiasan

Pantun kiasan adalah sebuah pantun yang berisikan perumpamaan maupun diibaratkan sesuatu.

Baca Juga: Mengenal Syair, Ciri-Ciri, dan Beragam Contohnya

contoh pantun jarjit

Yuk, belajar buat pantun! Jangan mau kalah sama Jarjit~~~ (Sumber:goinsan.com)

 

Contoh Pantun Nasihat


1. 

Ke supermarket beli piring baru

Sekalian juga membeli gelas

Dengarkanlah nasihat ibu bapak guru

Agar menjadi juara kelas

 

2.

Minyak kayu putih dipakai di badan

Rasanya akan menjadi hangat

Jagalah kebersihan lingkungan

Lingkungan bersih membuat kita sehat

 

3.

Hari ini hujan deras sekali

Hujannya ditemani petir dan kilat

Jika kamu memiliki mimpi

Harus belajar dengan giat

 

4.

Minum cincau di siang bolong

Rasa cincaunya segar sekali

Jangan pernah menjadi orang sombong

Agar jauh dari penyakit hati

 

5.

Ibu dan ayah pergi ke pasar

Membeli buah dan juga beras

Di sekolah rajinlah belajar

Agar dewasa jadi orang cerdas

 

6.

Buah anggur buah kiwi

Dibawa ke pasar memakai keranjang 

Perbaiki dulu diri sendiri 

Jangan mengejek dan menghujat orang

 

7.

Banyak sawah di Desa Jabong

Banyak juga kebun di Desa Cimalaka

Janganlah kamu suka berbohong 

Karena dusta membuat celaka

 

8.

Pergi ke kali untuk menangkap ikan 

Ditangkapnya memakai jala

Mari membantu orang yang membutuhkan 

Supaya kita mendapat pahala

 

9.

Pergi ke Semarang bersama adik 

Berangkatnya membawa pisang aroma 

Rajinlah kamu berbuat baik 

Jangan lupa menolong sesama

 

10.

Pergi ke sawah ada ularnya

Main di kali banyak ikannya 

Kalau bermain janganlah lupa 

Sholat mengaji tetap dijaga

 

Contoh Pantun Jenaka


11.

Anjing bermain di rawa-rawa

Kera hutan sedang berpacaran

Bagaimana hati tak tertawa

Rambut botak sering sisiran

 

12.

Pagi-pagi mancing ikan

dapatnya banyak hati pun senang

Badan kurus sedikit makan

Terkena angin langsung terbang

 

13.

Di kampung ada kali

Di sana ada banyak beruk

Pakai baju susah sekali

Melihat perut semakin gemuk

 

14.

Ada buaya di rawa-rawa

Buayanya sedang berenang kalem

Pegal pipi ini menahan tawa

Melihat kepala kakak terjepit helm

 

15.

Pak Bagas liburan ke Bali

Menonton bule sedang menari-nari

Pantas saja kamu bau sekali

Lupa mandi sampai tujuh hari

 

16.

Berenang jauh para ikan

Mereka bebas hatinya senang

Badan kurus kurang makan

Kalau ditiup goyang-goyang

 

17.

Jalan-jalan ke pinggir empang

Nemu katak di pinggir empang

Hati siapa tak bimbang

Kamu botak minta dikepang

 

18.

Beli sabun di sebuah warung

Warung baru milik Fauzan

Diam-diam menutup hidung

Bau kentut penuhi ruangan

 

19.

Sungguhlah besar hewan badak

Jika berjalan terseok-seok

Nenek tertawa terbahak-bahak

Melihat nenek bermain TikTok

 

20.

Adik Nia memetik tomat

Tomat merah dibelah dua 

Kakek cerita terlalu semangat

Gigi palsunya copot semua

Baca Juga: Cara Membuat Pantun dengan Cepat dan Mudah

 

Contoh Pantun Teka-Teki


21.

Kalau tuan bawa panci

Pancinya diisi rebung

Kalau tuan bijak sekali

Apa binatang bertanduk di hidung?

(Jawabannya: Badak)

 

22.

Bermain ke rumah teman

Pulangnya membawa bedak

Lebih lebar kepala dibanding badan

Hewan apa itu coba tebak?

(Jawabannya: Ikan pari)

 

23.

Hari Senin pergi ke rawa

Hari Kamis pergi ke gelanggang

Halo kakak yang suka tertawa

Raja apa yang kepalanya dipegang?

(Jawabannya: Raja catur)

 

24.

Di dapur ayah sedang masak

Ternyata masak ikan panggang

Kalau adik bisa menebak

Ular apa yang ada di pinggang?

(Jawabannya: Ikat pinggang)

 

25.

Belanja ke pasar malam

Malam-malam malah gerah

Waktu kecil bajunya hitam

Sudah besar berbaju merah?

(Jawabannya: Cabai merah)

 

26.

Pagi-pagi pergi ke pasar yang dekat

Di pasar membeli ayam

Kalau siang tak bisa melihat

Kalau malam matanya tajam?

(Jawabannya: Burung hantu)

 

27.

Siang-siang minum kelapa

Tak lupa sambil makan pisang keju

Punya ekor disimpan di kepala

Hewan apakah itu?

(Jawabannya: Gajah)

 

28.

Ke sekolah naik sepeda

Kayuh kencang di jalanan

Bentuk kotak keluar suara

Benda apakah gerangan?

(Jawabannya: Radio)

 

29.

Main bola sama teman-teman

Baru selesai saat malam hari

Kalau panas tidak digunakan

Kalau hujan dicari-cari

(Jawabannya: Payung)

 

30.

Pergi ke kota naik taksi

Sambil jalan-jalan keliling kota

Punya dua sayap terbuat dari besi

Benda apakah namanya?

(Jawabannya: Pesawat)

 

Contoh Pantun Kiasan


31.

Kayu mahoni dari Balikpapan

Dikirim memakai pesawat terbang

Jati ditanam penuh harapan

Sebentar tumbuh rumput ilalang

Makna: Harapan seseorang menanam pohon jati agar bermanfaat positif untuk dijadikan sebuah kursi atau meja sebagai kebutuhan sehari-hari, tapi apa daya ada rintangan diumpamakan dengan rumput ilalang yang menghalanginya.


32.

Daun lebar ditanam di pekarangan

Disiramnya pakai air di gelas

Tidak pernah lapuk oleh air hujan

Tidak pernah habis terkena panas

Makna: Jikalau seseorang telah berjasa kepada negaranya, pasti jasanya juga tidak akan terlupakan.


33.

Angin berembus lewat perlahan

Menerjang rumput dimakan keledai

Malu bertanya maka sesat di jalan

Bertanya jadi kunci orang pandai

Makna: Setiap orang hendaklah tidak malu bertanya agar tidak mengalami

kesesatan dalam hidupnya. Hal ini juga menjadikan orang tersebut pandai.


34.

Sebatang emas dijual di pasar

Harga murah dibeli Teti

Utang emas masih sanggup dibayar

Utang budi selamanya dibawa mati

Makna: Hal ini mengingatkan bahwa utang budi hendaklah diingat sampai mati.


35.

Pergi ke Inggris sampai ke Jerman

Banyak sungai dengan sampah

Selalu sedia payung sebelum hujan

Jangan biarkan diri kesusahan

Makna: Sebaiknya selalu mempersiapkan segala kebutuhan agar tidak kesusahan di kemudian hari.


36.

Pergi berlibur ke Kota Cianjur

Pulang malam badan meriang

Menangis diri di pintu kubur

Teringat hati tidak pernah sembahyang.

Makna: Mengingatkan manusia untuk selalu beribadah selama hidupnya di dunia agar tidak menyesal saat di akhirat.


37.

Naik kereta ke Kediri

Jarak jauh sampai ke Pati

Bagus sekali bentuknya padi

Makin tunduk tanda berisi

Makna: Manusia harus belajar dari padi yang makin merunduk ketika berisi. Hal ini berkaitan dengan rendah hati diri ketika telah memiliki banyak ilmu.


38.

Bunga terang menawan hati,

Indah merekah ku pandangi.

Gunung tinggi akan ku daki,

Biar lautan akan ku sebrangi.

Makna: Meski api panas ataupun butuh tenaga ekstra untuk mencapai puncak, apabila sudah bertekad dan semangat maka semuanya akan dilalui.


39.

Pergi ke pasar membeli beras

Membeli cincin berhias permata

Mengharap hujan turun deras

Hanya gerimis sekejap mata

Makna: Mengharapkan keuntungan yang besar, tetapi hanya mendapatkan keuntungan yang sangat kecil.

 

40.

Melihat ikan di tepi kolam

Pohon pinang jadi tambatan

Air beriak tanda tak dalam

Air tenang menghanyutkan.

Makna: Orang yang ilmunya sedikit biasanya banyak bicara. Sedangkan orang yang banyak ilmunya lebih tenang

Baca Juga: Contoh Puisi Pendek berdasarkan Jenisnya

 

Contoh Pantun Agama


41.

Kemumu di dalam semak

Jatuh sehelai selarasnya

Meski ilmu setinggi tegak

Tidak sembahyang apa gunanya

 

42.

Kepak sayap berirama

Burung bangau turun ke sawah

Tauhid adalah yang utama

Sebagai kunci menuju surga

 

43.

Buat patung untuk dijual

Patungnya terbuat dari tanah

Jika kau ingin beramal

Pahamilah makna istiqomah

 

44.

Burung nuri, burung merpati

Terbang tinggi jauh melayang

Jika ingin terhibur hati

Ingatlah Tuhan Maha Penyayang

 

45.

Terang bulan terang cahaya

Cahaya memancar ke Tanjung Jati

Jikalau hendak hidup bahagia

Beribadahlah sebelum mati

 

46.

Percuma punya liontin emas

Bila emasnya emas yang palsu

Percuma punya otak yang cerdas

Bila sembahyang saja tak mau

 

47.

Anak udang di balik batu

Jangan ditangkap dengan jala

Dirikanlah sembahyang lima waktu

Itu dia rukun kedua

 

48.

Selagi langit masih senja

Ayo kita segera berangkat

Selagi usia masih muda

Ayo kita segera tobat

 

49.

Pergi ke Bekasi bikin gerah

Nginep seminggu eh malah betah

Meskipun lelah jangan menyerah

Hidup memang untuk ibadah

 

50.

Makan salad isi kani

Makan pempek isi adaan                                                                      

Sungguh indah dunia ini                                                                      

Hidup rukun dalam perbedaan

 

Nah, itu dia pembahasan tentang pengertian, ciri-ciri, jenis, dan contoh pantun. Sudah cukup jelas atau masih bingung nih? Semoga sudah cukup jelas, ya. Kalau kamu masih mau belajar lebih banyak tentang pantun, yuk tonton video belajar beranimasi dengan latihan soal serta rangkuman di ruangbelajar!

ruangbelajarReferensi:

Trianto, Agus. 2007. Pasti Bisa Pembahasan Tuntas Kompetensi Bahasa Indonesia untuk SMP dan MTs Kelas VII. Erlangga.

Widiarko, Iqbal. 2022. 26 Contoh Pantun Agama, Penuh Petuah dan Anjuran Kebaikan [online at] https://www.celebrities.id/read/contoh-pantun-agama

Dewantari, Tiara Syabanira. 2022. Contoh-Contoh Pantun Berdasarkan Jenis beserta Penjelasannya. [online at] https://www.brainacademy.id/blog/contoh-pantun

Yuda, Alfi. 2022. 20 Contoh Pantun Jenaka yang Lucu dan Menghibur. [online at] https://www.bola.com/ragam/read/5055493/20-contoh-pantun-jenaka-yang-lucu-dan-menghibur

Ahmad. ND. 80+ Kumpulan Contoh Pantun Nasehat Terbaik dan Maknanya. [online at] https://www.gramedia.com/literasi/contoh-pantun-nasehat/

Sumber Gambar:

Gambar 'Contoh Pantun Jarjit' [Daring]. Tautan: https://www.goinsan.com/2022/05/30-pantun-jarjit-singh-yang-lucu-gambar.html (Diakses pada 25 Januari 2023)

Profile

Nurul Hidayah

Foodie's girl who loves to write and share about anything~