Grammar: Pengertian, Fungsi, Elemen & Contohnya | Bahasa Inggris Kelas 10

Grammar atau tata bahasa dalam bahasa Inggris terdiri atas beberapa elemen penting yang perlu dipelajari. Yuk, kita simak pembahasannya berikut ini!
—
Pernah nggak kamu merasa sudah tahu banyak kosakata bahasa Inggris, tapi tetap bingung saat menyusun kalimat? Nah, di sinilah grammar atau tata bahasa berperan penting. Grammar membantu kita merangkai kata menjadi kalimat yang jelas, tepat, dan mudah dipahami. Tanpa pemahaman grammar yang baik, pesan yang ingin disampaikan bisa jadi membingungkan atau bahkan salah arti.
Makanya gais, menguasai grammar merupakan langkah awal yang penting untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara keseluruhan. Di artikel Bahasa Inggris kelas 10 ini, kita akan membahas secara lengkap mulai dari pengertian grammar, fungsi, elemen-elemen, hingga contoh penggunaannya dalam kalimat. Yuk, kita mulai!
Apa itu Grammar?
Grammar adalah seperangkat aturan yang digunakan untuk menyusun kata menjadi kalimat yang benar dan bermakna dalam suatu bahasa. Sederhananya, grammar bisa dipahami sebagai tata cara bagaimana sebuah kata dibentuk hingga dirangkai menjadi kalimat yang utuh.
Dalam bahasa Inggris, grammar juga mencakup berbagai aspek penting, seperti struktur kalimat (misalnya urutan subjek, predikat, dan objek), penggunaan jenis kata (kata kerja, kata benda, dan kata sifat), serta hubungan antar kata dalam sebuah kalimat. Semua elemen ini saling berkaitan dan membantu membentuk makna yang ingin disampaikan. Tanpa pemahaman grammar yang baik, kalimat yang kita buat bisa terdengar janggal, ambigu, atau bahkan disalahartikan oleh pembaca maupun pendengar.
Fungsi Grammar dalam Bahasa Inggris
Grammar memiliki beberapa fungsi penting dalam bahasa Inggris, antara lain:
1. Memberikan Struktur Kalimat yang Jelas
Grammar berfungsi sebagai kerangka dalam membentuk kalimat. Jadi, kita bisa menyusun kata-kata menjadi kalimat yang runtut dan mudah dipahami. Tanpa grammar yang baik, sebuah kalimat bisa memiliki makna ganda atau bahkan menimbulkan kebingungan bagi lawan bicara atau pembaca.
2. Meningkatkan Kredibilitas pada Tulisan
Kemampuan menggunakan grammar dengan baik juga berpengaruh pada cara orang lain menilai tulisan kita. Dalam konteks akademik maupun profesional, penggunaan bahasa yang rapi dan tepat menunjukkan bahwa kita kompeten dan serius dalam berkomunikasi.
Baca Juga: 16 Tenses dalam Bahasa Inggris dan Contohnya
Apa Saja yang Termasuk Grammar dalam Bahasa Inggris?
Dalam mempelajari grammar, ada beberapa komponen utama yang menjadi fondasi dalam menyusun kalimat. Elemen-elemen ini saling berkaitan dan membantu kita memahami bagaimana bahasa Inggris digunakan secara tepat. Di antaranya:
1. Parts of Speech (Kategori Kata)
Parts of speech adalah kategori kata berdasarkan fungsi dan perannya dalam kalimat. Dalam tata bahasa Inggris, terdapat 9 jenis kata yang dibagi berdasarkan fungsinya, yakni:
| Jenis Kata | Fungsi | Contoh |
| Noun (Kata Benda) | Digunakan untuk menamai orang, tempat, benda, hewan, atau ide/konsep. | Book, teacher, school, cat, table, friendship, etc. |
| Verb (Kata Kerja) | Digunakan untuk menunjukkan aksi atau keadaan. | Run, walk, eat, drink, study, sleep, write, watch, read, is, are, etc. |
| Adjective (Kata Sifat) | Digunakan untuk memberikan informasi tambahan tentang noun. | Beautifull, tall, short, smart, hot, cold, warm, happy, sad, expensive, etc. |
| Adverb (Kata Keterangan) | Digunakan untuk memberikan informasi tambahan tentang verb, adjective, atau adverb. | Quickly, slowly, carefully, very, well, etc. |
| Pronoun (Kata Ganti) | Digunakan untuk menggantikan noun dalam kalimat. | I, you, he, she, it, they, we. |
| Preposition (Kata Depan) | Digunakan untuk menghubungkan noun atau pronoun dengan kata lain dalam kalimat. | In, on, at, under, beside, between, behind. |
| Conjunction (Kata Hubung) | Menghubungkan kata, frasa, atau klausa. | But, and, because, although, or, so, etc. |
| Interjection (Kata Seru) | Kata atau frasa yang digunakan untuk mengekspresikan emosi. | Wow!, oh!, ouch!, hey!, hooray! |
| Determiner (Kata Penjelas) | Kata yang digunakan untuk memperkenalkan noun atau memberikan informasi kuantitas sebuah noun. | A, an, the, this, those, my, some, many. |
Baca Juga: Part of Speech: Pengertian, Jenis & Contohnya
2. Tenses (Waktu dalam Kalimat)
Tenses adalah pola kalimat yang digunakan untuk menjelaskan waktu terjadinya sebuah peristiwa (past, present, future). Selain menunjukkan waktu, tenses juga membantu menjelaskan apakah suatu aktivitas sedang berlangsung, dilakukan secara rutin, atau masih akan terjadi.
Nah, dalam bahasa Inggris, penggunaan tenses sangat penting karena waktu sebuah peristiwa biasanya ditunjukkan melalui perubahan bentuk kata kerja. Kita juga bisa menyampaikan informasi dengan lebih jelas dan akurat. Misalnya, kalimat “I eat”, “I ate”, dan “I will eat” sama-sama menggunakan kata dasar eat, tetapi memiliki arti waktu yang berbeda karena perubahan bentuk kata kerjanya.
Secara umum, terdapat 16 jenis tenses dalam bahasa Inggris yang dibagi ke dalam empat kategori utama, yaitu:
- Present Tense → digunakan untuk membahas kejadian di masa sekarang.
- Past Tense → digunakan untuk menjelaskan kejadian di masa lampau.
- Future Tense → digunakan untuk membicarakan kejadian di masa depan.
- Past Future Tense → digunakan untuk menyatakan rencana atau kejadian masa depan dari sudut pandang masa lalu.
Setiap kategori tersebut masih terbagi lagi menjadi beberapa bentuk, seperti simple, continuous, perfect, dan perfect continuous. Kamu bisa baca dan pelajari lebih lengkap di artikel di bawah ini, ya!
Baca Juga: 16 Tenses dalam Bahasa Inggris dan Contohnya
—
Eits, sebelum kita lanjut, kalo masih ada poin-poin yang belum kamu mengerti, mending belajar sama ahlinya, yuk. Belajar bareng kakak-kakak pengajar di Ruangguru Privat Bahasa Inggris misalnya.
Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (offline) atau daring (online). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!
3. Sentence Structure (Struktur Kalimat)
Sentence structure adalah aturan yang menyusun kata agar menjadi kalimat yang jelas dan mudah dipahami. Secara umum, struktur dasar kalimat dalam bahasa Inggris menggunakan pola:
Subject + Verb + Object
Contoh:
She reads a book.
(She = subject, reads = verb, a book = object)
They play football.
(They = subject, play = verb, football = object)
Namun, ada juga kalimat yang menggunakan struktur/pola lain sebagai berikut:
Subject + Verb
Contoh:
- She sleeps.
- They laugh.
- Birds fly.
- The baby cried.
Subject + Verb + Complement
Contoh:
- They are happy.
- She became a doctor.
- He looks tired.
- My brother is smart.
Subject + Verb + Object + Adverb
Contoh:
- I met my friends yesterday.
- They study English at school.
- We visited Bali last month.
- She finished her homework quickly.
4. Punctuation (Tanda Baca)
Selanjutnya, punctuation atau tanda baca adalah simbol yang digunakan dalam tulisan untuk membantu memperjelas makna, struktur, dan intonasi sebuah kalimat. Dalam bahasa Inggris, penggunaan punctuation sangat penting karena dapat memengaruhi cara pembaca memahami suatu informasi. Tanpa tanda baca yang tepat, sebuah kalimat bisa terasa membingungkan, sulit dipahami, atau bahkan memiliki arti yang berbeda.
Jenis-jenis punctuation terdiri atas:
| Jenis Punctuation | Simbol | Fungsi | Contoh dalam Kalimat |
| Periods | . | Digunakan untuk mengakhiri kalimat. |
|
| Comma | , | Digunakan untuk memberi jeda, memisahkan daftar, atau memisahkan informasi tambahan dalam kalimat. |
|
| Question Mark | ? | Digunakan di akhir kalimat tanya. |
|
| Exclamation Mark | ! | Digunakan untuk menunjukkan kalimat seruan, semangat, kejutan, atau emosi yang kuat. |
|
| Colon | : | Digunakan untuk memperkenalkan daftar, penjelasan, atau informasi tambahan. |
|
| Semicolon | ; | Digunakan untuk menghubungkan dua kalimat yang masih berhubungan, tanpa harus menggunakan conjunction. |
|
| Quotation Mark | ” “ | Digunakan untuk menulis kutipan langsung (dialog). |
|
| Apostrophe | ‘ | Digunakan untuk menunjukkan kepemilikan atau bentuk singkatan (contraction). |
|
| Parentheses | ( ) | Digunakan untuk menambahkan informasi tambahan yang tidak wajib di dalam kalimat. |
|
| Hyphen | – | Digunakan untuk menghubungkan dua kata agar membentuk makna baru. |
|
| Dash | — | Digunakan untuk memberi penekanan atau tambahan informasi secara dramatis. |
|
| Ellipsis | … | Digunakan untuk menunjukkan jeda, kalimat yang belum selesai, atau bagian yang dihilangkan. |
|
| Slash | / | Digunakan untuk menunjukkan pilihan, alternatif, atau perbandingan. |
|
Baca Juga: Kumpulan Contoh Slang Words Bahasa Inggris Biar Ngobrol Makin Gaul
5. Agreement (Kesesuaian/Kesepakatan)
Dalam grammar bahasa Inggris, agreement adalah aturan yang membuat beberapa bagian dalam kalimat harus saling menyesuaikan. Agreement yang paling umum adalah subject-verb agreement, yaitu kesesuaian antara subject (subjek) dan verb (kata kerja). Artinya, bentuk kata kerja harus mengikuti subjek dalam kalimat.
Contoh:
- She works every day. (BENAR)
- She work every day. (SALAH)
Kenapa yang kedua salah? Karena subjeknya she (tunggal), jadi verb-nya harus menggunakan works, bukan work. Dengan memahami agreement, kalimat bahasa Inggris akan lebih jelas dan sesuai aturan grammar.
—
Kamu mau belajar lebih lanjut atau bertanya PR Bahasa Inggris yang sulit? Yuk, tanya lewat Roboguru Plus! Kamu bisa tanya ke kakak tutor yang berpengalaman cuma lewat HP-mu aja. Tinggal foto PR-nya, lalu ta-da! Kamu bakal diajarin sejelas-jelasnya sama tutor berpengalaman.
6. Phrasa (Frasa)
Phrase atau frasa adalah kumpulan dua kata atau lebih yang membentuk satu kesatuan makna, tetapi tidak memiliki subject dan verb secara lengkap. Oleh karena itu, phrase tidak bisa berdiri sendiri sebagai kalimat utuh. Phrase biasanya digunakan untuk memberikan informasi tambahan dalam kalimat.
Contoh phrase:
- in the classroom
- very beautiful
- after lunch
- the new student
Contoh phrase dalam kalimat:
- She is studying in the classroom.
- I bought the new student a notebook.
Pada contoh tersebut, phrase membantu memberikan keterangan tambahan, seperti tempat atau objek supaya kalimatnya menjadi utuh dan jelas.
Nah, terdapat 7 jenis phrase yang bisa kamu pahami, di antaranya noun phrase, verb phrase, adjective phrase, adverb phrase, prepositional phrase, invinitive phrase, dan gerund phrase. Yuk, perhatikan tabel di bawah ini untuk lebih jelasnya:
| Jenis Phrase | Pengertian | Contoh Phrase | Contoh dalam Kalimat |
| Noun Phrase | Sekumpulan kata yang berfungsi sebagai noun (kata benda). Biasanya noun phrase terdiri dari noun yang ditambah kata penjelas. |
|
|
| Verb Phrase | Kelompok kata yang terdiri dari kata kerja utama dan kata kerja bantu (auxiliary verb). Phrase ini digunakan untuk menunjukkan aksi, waktu, atau kondisi tertentu dalam kalimat. |
studying, finished, waiting = kata kerja utama. is, have, will be = kata bantu. |
|
| Adjective Phrase | Sekumpulan kata yang berfungsi sebagai adjective (kata sifat). |
|
|
| Adverb Phrase | Frasa yang berfungsi sebagai adverb (kata kererangan) pada verb, adjective, atau seluruh kalimat. |
|
|
| Prepositional Phrase | Frasa yang diawali dengan preposition (kata depan), seperti in, on, at, under, near, etc. |
|
|
| Invinitive Phrase | Kelompok kata yang terdiri dari invinitive (to + bentuk pertama dari verb) beserta object/modivier. |
|
|
| Gerund Phrase | Frasa yang menggunakan verb + ing, tetapi berfungsi sebagai noun. |
|
|
7. Clause (Klausa)
Selain phrase, ada juga elemen penting dalam grammar yang disebut clause. Clause atau klausa adalah kelompok kata yang memiliki subject (subjek) dan verb (kata kerja). Karena sudah memiliki dua unsur utama tersebut, clause biasanya memiliki makna yang lebih jelas dibandingkan phrase.
Contoh clause:
- She studies every night.
- They are playing football.
Dalam grammar bahasa Inggris, clause dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu independent clause dan dependent clause. Terus, apa sih bedanya?
1. Independent Clause
Independent clause adalah kelompok kata yang memiliki subject dan verb, serta maknanya sudah lengkap. Oleh karena itu, independent clause bisa berdiri sendiri tanpa perlu tambahan kalimat lain.
Contoh:
- She loves music.
- They are playing football.
- I enjoy reading books.
- My father works in a hospital.
2. Dependent Clause
Dependent clause adalah bagian kalimat yang memiliki subject dan verb, tetapi maknanya masih belum lengkap atau terasa menggantung. Oleh karena itu, dependent clause harus digabung dengan kalimat lain supaya bisa dipahami dengan jelas.
Contoh:
- because she was tired
- when the class started
- although he was busy
Kalau berdiri sendiri, bagian tersebut terasa belum selesai. Makanya dependent clause perlu digabung dengan independent clause, misalnya:
She went home because she was tired.
Baca Juga: Contoh Kalimat If Clause pada Conditional Sentence Berdasarkan Tipenya
Nah, itu dia pembahasan lengkap tentang grammar, mulai dari pengertian, fungsi, hingga elemen-elemen penting di dalamnya. Dengan memahami grammar, kamu nggak cuma jadi lebih mudah menyusun kalimat bahasa Inggris, tapi juga bisa berkomunikasi dengan lebih jelas dan natural.
Supaya makin jago, jangan lupa untuk terus berlatih dan mencoba menggunakan grammar dalam aktivitas sehari-hari. Semakin sering dipraktikkan, semakin cepat kemampuan bahasa Inggrismu berkembang. Yuk, tingkatkan skill bahasa Inggris kamu sekarang juga dengan belajar dan latihan soal seru bersama Ruangguru!
Referensi:
https://www.english-academy.id/blog/grammar-bahasa-inggris (Diakses pada 26 Juni 2024)
https://www.ef.co.id/englishfirst/kids/blog/grammar-and-vocabulary/ (Diakses pada 26 Juni 2024)
https://www.wallstreetenglish.co.id/definsi-grammar-dan-istilah/ (Diakses pada 26 Juni 2024)
https://blog.cakap.com/grammar-adalah/ (Diakses pada 26 Juni 2024)
Artikel ini telah disunting oleh Hani Ammariah.




