Konjungsi Temporal: Pengertian, Jenis, dan Contoh Kalimat

Tedy Rizkha Heryansyah Jan 23, 2021 • 4 min read


konjungsi temporal

Dalam Bahasa Indonesia, konjungsi sendiri merupakan kata hubung. Di artikel ini kita akan belajar bersama tentang konjungsi yang lebih spesifik yakni konjungsi temporal. Seperti apa pengertian, macam, dan contoh kalimat yang menggunakan konjungsi temporal? Simak penjelasannya sampai akhir ya.

---

Berbicara mengenai konjungsi, pastinya materi ini sering ditanyakan dalam beberapa materi pelajaran Bahasa Indonesia bukan? Konjungsi itu sendiri bisa menghubungkan dua satuan bahasa baik yang sederat maupun yang tidak. Tapi, tahukah kamu bahwa dalam Bahasa Indonesia itu banyak sekali macam dari konjungsi? Eits, di artikel kali ini kita akan bahas secara khusus tentang konjungsi temporal ya. 

Pengertian Konjungsi Temporal

Seperti sudah dijelaskan di awal artikel bahwa konjungsi itu merupakan kata hubung. Nah, kalau temporal sendiri jika dilihat dari KBBI, temporal merupakan hal yang berhubungan dengan waktu. Sampai di sini kita pahami bahwa pengertian konjungsi temporal ialah kata hubung yang berkenaan dengan waktu, baik dalam kalimat atau antarkalimat itu sendiri.

Jenis Konjungsi Temporal

Pada konjungsi temporal sendiri terbagi menjadi 2 jenis yakni konjungsi temporal sederajat dan konjungsi temporal tidak sederajat. Supaya lebih memahami kedua jenis perbedaan konjungsi temporal tersebut. Berikut penjelasannya.

Konjungsi Temporal Sederajat

Pada konjungsi tempora sederajat, konjungsi bersifat setara. Artinya, konjungsi ini ditempatkan pada tengah kalimat. Dengan kata lain, konjungsi menjadi penghubung di kalimat majemuk setara. Perlu diketahui pula bahwa konjungsi temporal sederajat ini tidak bisa diletakkan di awal atau akhir kalimat.

Contoh Konjungsi Temporal Sederajat

Adapun yang termasuk dalam konjungsi temporal sederajat antara lain:

  • kemudian
  • lalu
  • selanjutnya 
  • setelahnya
  • sebelumnya


Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Berbeda dengan konjungsi temporal sederajat, konjungsi temporal tidak sederajat ini menghubungkan beberapa kalimat (majemuk bertingkat dan/atau majemuk setara). Jenis konjungsi ini pun bisa diletakkan di awal, di tengah, maupun di akhir kalimat.

Contoh Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Adapun yang termasuk dalam konjungsi temporal tidak sederajat antara lain:

  • kemudian
  • lalu
  • selanjutnya 
  • setelahnya
  • sebelumnya

jenis-jenis konjungsi temporal

Baca Juga: Majas: Pengertian, Jenis, dan Contohnya (Lengkap)

Contoh Kalimat yang Menggunakan Konjungsi Temporal

Berikut akan ditampilkan beberapa contoh kalimat yang menggunakan konjungsi temporal baik yang sederajat dan yang tidak sederajat.

Contoh Kalimat Konjungsi Temporal Sederajat

  1. Setelah minyak sudah panas, kemudian masukkan bumbu yang sudah ditumbuk halus.
  2. Hani kehilangan tasnya, lalu ia segera melaporkan kejadian itu kepada polisi. 
  3. Kondisi tubuhnya sudah membaik, selanjutnya ia akan dipindah ke ruang perawatan umum.
  4. Ratu mengikuti kegiatan paskribra siang ini, setelahnya ia berlatih pencak silat bersama teman-temannya..
  5. Perutnya masih saja terasa sakit, padahal sebelumnya ia sudah berobat ke dokter minggu lalu.

Contoh Kalimat Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

  1. Ayah berangkat bekerja, ketika adik sedang tertidur.
  2. Sementara air direbus, siapkan bahan-bahan lain seperti gula, garam, dan penyedap.
  3. Apabila hari mulai gelap, lampu di jalan itu mulai dinyalakan
  4. Adik terbangun dari tidurnya, saat mendengar suara ayah memanggil namanya.
  5. Sejak kemarin, kota itu diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.

contoh kalimat konjungsi temporal

Nah, itu penjelasan mengenai pengertian, macam, dan contoh kalimat yang menggunakan konjungsi temporal. Gimana, sudah paham kan sekarang? Kalau ada materi pelajaran yang menurut kamu sulit buat dijawab, foto soal kamu di roboguru. Tanya jawab soal via Whatsapp secara gratis. Penasaran? Langsung aja yuk foto soal tersulit kamu sekarang juga!

Roboguru Whatsapp

Sumber Referensi

Moeliono, Anton M., dkk. 2017. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Keempat. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

https://kbbi.web.id/temporal (diakses 19 Januari 2020)

Sumber Foto

Foto header artikel. Tautan: https://www.freepik.com/free-vector/set-old-rope-frames-corners-different-unique-styles_10600528.htm#page=1&query=rope&position=13

Beri Komentar