Pengertian Produksi, Jenis, Tujuan, Faktor, dan Hasilnya | Ekonomi Kelas 7

Kegiatan Ekonomi - Produksi

Apa itu produksi? Dalam ilmu ekonomi, produksi memainkan peran penting dalam kegiatan ekonomi. Yuk simak penjelasannya di artikel Ekonomi kelas 10 berikut ini!

 

Tahukah kamu, jika beras yang kita konsumsi setiap hari merupakan hasil dari kegiatan produksi petani di sawah? Nah, kegiatan yang dilakukan petani dengan mengolah sawah dan menghasilkan padi kemudian menjadi beras yang kita konsumsi setiap hari merupakan salah satu contoh kegiatan produksi.

Tapi, apa itu produksi?

 

Pengertian Produksi 

Produksi adalah suatu kegiatan ekonomi untuk menghasilkan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa. Produksi bisa juga diartikan sebagai menciptakan barang baru demi memenuhi kebutuhan manusia.

Misalnya, kegiatan menambang batu bara untuk menghasilkan bahan bakar, menanam dan memanen padi, buah, dan sayur-mayur, menjahit kain menjadi baju, serta mengolah tanah liat menjadi batu bara termasuk dalam kegiatan produksi, ya.

Sedangkan, orang atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi disebut dengan produsen.

Nah, produksi ini terbagi menjadi dua jenis. Ada apa saja?

 

Jenis-Jenis Produksi

Jenis Produksi Pengertian Contoh
1. Produksi Barang Kegiatan mengubah sifat atau bentuk suatu benda. Produksi barang dibedakan menjadi:

  • barang modal
  • barang konsumsi
  • Produksi roti
  • Produksi mebel
  • Produksi pakaian
  • Produksi beras
  • Produksi bahan bakar minyak
2. Produksi Jasa Kegiatan menambah nilai guna suatu barang tanpa mengubah bentuknya.
  • Jasa perawatan kecantikan
  • Jasa pengobatan
  • Jasa pariwisata
  • Jasa reparasi alat elektronik
  • Jasa perbaikan kendaraan (bengkel)

 

Yuk, siapkan dirimu untuk bisa berhasil meraih skor terbaik di PAS dan PTS dengan banyak berlatih soal di ruanguji!

CTA ruanguji

 

Tujuan Produksi

Tujuan dari produksi adalah sebagai berikut:
  • Memenuhi kebutuhan masyarakat,
  • mencari keuntungan bagi produsen,
  • mencari kepuasan bagi konsumen,
  • mempertahankan kelangsungan hidup.

 

Ternyata gais, untuk mencapat tujuan produksi, ternyata membutuhkan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan produk. Apa saja faktor-faktor produksi tersebut?

 

Faktor-Faktor Produksi

Faktor produksi adalah segala sesuatu yang diperlukan dalam proses produksi barang dan jasa. Pada faktor produksi, yang diperlukan bukan hanya bahan baku, tapi juga segala hal yang dapat mendukung proses produksi dapat berjalan dengan baik.

Secara keseluruhan, ada empat faktor produksi, yaitu:

 

1. Faktor Alam

Faktor alam adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam proses produksi. Bayangkan, apa jadinya jika bumi kita ini mengalami kemarau berkepanjangan. Tentunya, para petani akan pusing karena kekurangan air untuk menyirami padi dan tanaman.

Lalu, amit-amit jangan sampai terjadi. Kamu tahu kan, kalau suatu daerah habis terkena bencana alam, dampaknya sangat signifikan untuk kegiatan ekonomi dan proses produksi di wilayah tersebut? Masyarakat jadi sulit bekerja dan otomatis proses produksi harus berhenti sampai wilayah tersebut pulih.

 

2. Faktor Tenaga Kerja

Tenaga kerja ini penting banget dalam proses produksi. Coba bayangkan, jika acara Clash of Champions yang sangat keren itu tidak dibuat oleh tenaga kerja, ya kamu gak akan bisa menonton tayangan berkualitas itu di YouTube. Sebab, tenaga kerja inilah yang menjalankan kegiatan produksi baik secara langsung maupun tidak langsung.

Tenaga kerja ini jugalah yang menghasilkan barang dan jasa untuk diproduksi.

Baca Juga: Pengertian Tenaga Kerja, Angkatan Kerja, dan Kesempatan Kerja

 

3. Faktor Modal 

Modal ini tidak kalah penting. Tanpa modal, proses produksi sangat sulit berjalan. Perlu kamu ketahui, faktor modal tidak hanya berbentuk uang tunai lho ya. Semua barang yang digunakan untuk memperlancar dan memaksimalkan proses produksi juga termasuk modal.

Modal bisa berbentuk:

  • peralatan,
  • mesin,
  • gedung, dan
  • benda penunjang kegiatan produksi lainnya.

 

4. Faktor Keahlian

Faktor keahlian berfungsi untuk mengontrol dan memastikan seluruh faktor produksi berjalan dengan baik dan produksi yang maksimal.

Kalau kita telaah dalam sebuah program acara, produser dan sutradara merupakan ‘ahli’ yang bertanggung jawab terhadap seluruh rangkaian produksi mulai dari proses pengambilan gambar, editing, hingga penayangan.

Baca Juga: Pengertian Distribusi dan Cara Penyalurannya

Faktor Produksi Tenaga Kerja, Keahlian, Modal

Contoh Faktor Produksi dalam prorgam acara Clash of Champions (Sumber: YouTube Ruangguru)

Hasil Produksi

Proses produksi dapat dikatakan berjalan secara efisien jika proses produksi mampu menghasilkan output tertentu dengan input minimum atau dengan kata lain dapat menghasilkan output maksimum dengan input tertentu.

Hasil Produksi

 

Cara Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produksi

Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan manusia terhadap hasil-hasil produksi ternyata juga terus bertambah, baik secara kuantitas maupun kualitasnya.

Maka dari itu, peningkatan mutu dan jumlah produksi harus selalu ditingkatkan dalam rangka memenuhi kebutuhan manusia tersebut.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, yaitu sebagai berikut:

 

1. Intensifikasi

Intensifikasi adalah upaya untuk meningkatkan hasil produksi dengan cara memperbaiki metode kerja dan meningkatkan produktivitas faktor produksi.

Contohnya dalam bidang pertanian, untuk meningkatkan hasil produksi dapat dilakukan dengan pemilihan bibit unggul, penggunaan pupuk yang tepat, pemberantasan hama, pengairan yang cukup, menggunakan mesin-mesin pertanian serta penggunaan teknologi.

 

2. Ekstensifikasi

Ekstensifikasi yaitu upaya untuk meningkatkan hasil produksi dengan cara menambah faktor-faktor produksi.

Contohnya dalam bidang industri tekstil, dilakukan upaya penambahan tenaga kerja, penambahan bahan baku atau penggantian mesin-mesin produksi dengan mesin yang lebih mutakhir.

 

3. Diversifikasi

Diversifikasi yaitu upaya untuk meningkatkan hasil produksi dengan cara mengembangkan atau menambah keanekaragaman jenis hasil produksi.

Contohnya dalam bidang industri minuman, dengan menambah varian rasa menjadi lima rasa sehingga terdapat lima pilihan bagi konsumen untuk menikmatinya.

 

4. Rasionalisasi

Rasionalisasi yaitu suatu upaya untuk meningkatkan hasil produksi dengan cara menerapkan sistem manajemen yang lebih efektif dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Contohnya untuk menghemat tenaga manusia, digunakanlah mesin-mesin baru yang mutahir.

Baca Juga: Pengertian Konsumsi dan Perilakunya

 

Latihan Soal

1. Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Hani meminum jus alpukat di taman kota.

(2) Shasa membuat risol untuk dijual di kantor kakaknya.

(3) Fanny mengantarkan mangga hasil panen ke pedagang buah.

(4) Fahri membuka jasa pangkas rambut di samping rumah.

Aktivitas yang termasuk dalam kegiatan produksi adalah…

a. (1) dan (2)

b. (2) dan (3)

c. (3) dan (4)

d. (2) dan (4)

 

Jawaban: d.

Ingat ya, produksi adalah kegiatan ekonomi untuk menghasilkan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa. Dalam hal ini, Shasa menghasilkan makanan untuk dikonsumsi. Sedangkan Fahri menyediakan jasa untuk memangkas rambut. Maka, kedua aktivitas yang dilakukan Shasa dan Fahri termasuk dalam kegiatan produksi.

 

2. Kevin baru saja keterima kerja di perusahaan. Untuk menunjang pekerjaannya, Kevin dipinjami asset perusahaan berupa laptop, handphone, dan wacom. Asset perusahaan tersebut termasuk dalam faktor produksi, yaitu ….

a. tenaga kerja

b. modal

c. alam

d. keahlian

 

Jawaban: b.

Laptop, handphone, dan wacom yang akan digunakan Kevin merupakan modal yang diberikan perusahaan agar Kevin dapat bekerja dengan optimal. Untuk itulah, modal termasuk ke dalam faktor produksi.

Semoga setelah membaca artikel ini, kamu makin paham tentang salah satu kegiatan ekonomi, yaitu produksi, ya! Sekarang kamu sudah tau pengertian, jenis, tujuan, faktor, hasil, hingga cara meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Kalau kamu ingin mempelajari materi ini lebih dalam, kamu boleh cek pembahasannya di aplikasi ruangbelajar!

CTA ruangguru

Referensi:

Alam S., (2016) Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Nursa’ban, Muhammad & Supardi (2023) Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII

Sumber foto:

GIF ilustrasi kegiatan produksi petani [Daring]. Tautan: https://imgur.com/r/interestingasfuck/hnXCwGJ (Diakses: 2 Desember 2020)

 

Artikel pertama kali diterbitkan 10 April 2018 oleh Aulia Annaisabiru E, kemudian diperbarui pada 2 Desember 2020 dan 7 Agustus 2026 oleh Laras Sekar Seruni.

Laras Sekar Seruni

Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Writing is my cup of tea. I hope you enjoy and may learn a new thing! ^^