Rangkuman Materi Matematika Kelas 11 Kurikulum Merdeka

materi pelajaran matematika kelas 11 kurikulum merdeka

Nggak kerasa ya, sekarang kita sudah duduk di kelas 11 SMA. Supaya lebih afdhol lagi belajarnya, yuk, simak kumpulan materi Matematika kelas 11 Semester 1 dan 2 Kurkulum Merdeka lewat artikel ini!

 

Baru naik kelas, kok udah pusing aja ya liat materi pelajaran yang semakin rumit, apalagi Matematika! Hayo, siapa nih yang sama-sama ngerasa kayak muter tujuh keliling? Hehehe… Tenang, Matematika memang sering jadi salah satu pelajaran yang jadi momok bagi kebanyakan siswa, apalagi kalau belum mengerti gambaran besarnya.

Nah, di artikel ini, bakal dijelaskan rangkuman lengkap materi Matematika kelas 11 SMA, baik Semester 1 maupun Semester 2, berdasarkan Kurikulum Merdeka. Pas banget buat kamu yang mau mulai belajar, mengulang materi sebelum ujian, dan menyiapin diri untuk masuk PTN. Yuk, kita simak bersama-sama!

 

Materi Pelajaran Matematika Kelas 11 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Mulai dari materi Matematika kelas 11 Semester 1 dulu, ya. Di semester ini, kamu akan fokus mempelajari berbagai konsep fungsi dan geometri lingkaran. Materi ini penting banget karena jadi bekal untuk pelajaran di kelas 12, dan juga sering muncul di soal UTBK atau TKA. Jadi, pastikan kamu simak penjelasannya dengan baik!

 

Bab I – Komposisi Fungsi dan Fungsi Invers

Topik Subtopik Ringkasan
Fungsi Fungsi dan Bukan Fungsi Kamu akan belajar cara membedakan relasi yang disebut fungsi dan yang bukan. Intinya, sebuah relasi bisa disebut fungsi kalau setiap nilai di domain hanya punya satu pasangan di kodomain. Kalau lebih dari satu pasangan, berarti itu bukan fungsi.
Domain, Kodomain, dan Range Domain adalah kumpulan nilai input (nilai x) yang masuk ke fungsi. Kodomain adalah semua kemungkinan nilai output (nilai y) yang mungkin dihasilkan. Sementara, range adalah hasil output yang benar-benar muncul dari fungsi tersebut.
Komposisi Fungsi Penjumlahan dan Pengurangan Fungsi Kamu akan mempelajari cara menggabungkan dua fungsi, misalnya f(x) dan g(x), dengan operasi tambah atau kurang, sehingga menjadi (f + g)(x) dan (f – g)(x).
Perkalian dan Pembagian Fungsi Konsepnya mirip seperti penjumlahan dan pengurangan, hanya saja yang digunakan adalah operasi kali dan bagi antar fungsi.
Fungsi Komposisi (f∘g)(x) Komposisi fungsi ditulis dengan (f∘g)(x). Lewat komposisi fungsi, kamu akan menggabungkan dua fungsi dengan urutan tertentu.
Fungsi Invers Fungsi Injektif, Surjektif, dan Bijektif Ketiganya dibedakan berdasarkan hubungan antara domain dan kodomainnya. Disebut fungsi injektif ketika setiap anggota domain punya pasangan yang berbeda di kodomain. Disebut fungsi surjektif ketika semua anggota domain punya pasangan di kodomain. Disebut fungsi bijektif ketika fungsi tersebut memiliki sifat injektif dan surjektif. Fungsi bijektif juga memiliki invers.

Baca Juga: Apa Itu Fungsi Invers? Pahami Konsep, Rumus & Soalnya, Yuk!

 

Bab II – Lingkaran

Topik Subtopik Ringkasan
Lingkaran Lingkaran dan Busur Lingkaran Pada bagian ini, kamu akan mengenal unsur-unsur lingkaran seperti jari-jari, diameter, busur, dan sudut pusat. Selain itu, kamu juga akan belajar cara menghitung panjang busur dan luas juring berdasarkan besar sudutnya.
Lingkaran dan Garis Singgung Materi ini membahas garis singgung lingkaran, baik dari satu titik maupun antar dua lingkaran. Kamu akan belajar cara mencari panjang garis singgung serta memahami berbagai posisi dua lingkaran saat saling bersinggungan.
Lingkaran dan Tali Busur Tali busur adalah garis yang menghubungkan dua titik pada lingkaran. Di bagian ini, kamu akan mempelajari sifat-sifat tali busur, hubungannya dengan jari-jari, serta konsep sudut pusat dan sudut keliling.

Baca Juga: Cara Menentukan Persamaan Lingkaran dan Contohnya

 

Materi Pelajaran Matematika Kelas 11 Semester 2 Kurikulum Merdeka

Berbeda dari Semester 1 yang banyak membahas fungsi dan geometri, materi pelajaran Matematika kelas 11 Semester 2 berfokus pada statistika, khususnya analisis data, regresi, dan korelasi. Materi ini erat kaitannya dengan kehidupan nyata dan aplikasi data, cocok banget buat kamu yang tertarik untuk lanjut ke bidang data science!

 

Bab III – Statistika

Topik Subtopik Ringkasan
Statistika Diagram Pencar (Scatter Plot) Diagram pencar digunakan untuk menampilkan hubungan antara dua variabel dalam bentuk titik-titik pada bidang koordinat. Setiap titik mewakili satu pasangan data.

Melalui diagram ini, kamu bisa melihat apakah dua variabel memiliki pola tertentu, misalnya cenderung naik bersama, turun bersama, atau justru tidak saling berhubungan. Di bagian ini, kamu akan belajar cara membuat scatter plot dengan benar, membaca pola yang muncul, serta menarik kesimpulan dari data yang ditampilkan.

Regresi Linear 1. Pengertian Regresi Linear

Regresi linear adalah metode yang digunakan untuk memprediksi nilai suatu variabel berdasarkan variabel lainnya. Biasanya, satu variabel berperan sebagai variabel bebas (x) dan satu lagi sebagai variabel terikat (y).

Dalam materi ini, kamu akan mempelajari konsep garis regresi, yaitu garis lurus yang paling mewakili hubungan antara dua variabel pada diagram pencar. Garis inilah yang nantinya digunakan untuk melakukan perkiraan atau prediksi.

2. Metode Kuadrat Terkecil (Least Squares Method)

Metode kuadrat terkecil merupakan teknik untuk menentukan garis regresi terbaik. Caranya adalah dengan meminimalkan jumlah kuadrat selisih antara nilai data sebenarnya dan nilai hasil prediksi pada garis regresi.

Dengan metode ini, garis yang diperoleh akan sedekat mungkin dengan semua titik data, sehingga hasil prediksinya menjadi lebih akurat.

Analisis Korelasi 1. Pengertian Korelasi

Korelasi digunakan untuk menunjukkan seberapa kuat hubungan antara dua variabel. Hubungan ini bisa bersifat positif (sama-sama naik), negatif (satu naik, yang lain turun), atau tidak ada hubungan sama sekali. Semakin kuat hubungan antara dua variabel, maka semakin besar nilai koefisien korelasinya.

2. Korelasi Product Moment (Pearson)

Korelasi product moment, atau yang sering disebut korelasi Pearson, merupakan metode statistik yang digunakan untuk menghitung tingkat hubungan linear antara dua variabel numerik. Nilai korelasi Pearson berada antara -1 sampai 1. Nilai yang mendekati 1 atau -1 menunjukkan hubungan yang kuat, sedangkan nilai yang mendekati 0 menunjukkan hubungan yang lemah.

3. Koefisien Determinasi

Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dalam model regresi. Nilai ini menunjukkan persentase variasi data yang dapat dijelaskan oleh model regresi. Semakin besar nilainya, berarti model tersebut semakin baik dalam menjelaskan hubungan antarvariabel.

 

Sebelum kita lanjut bahas topik Matematika Tingkat Lanjut, kalo masih ada poin-poin yang belum kamu mengerti, mending belajar sama ahlinya, deh. Belajar bareng kakak-kakak pengajar di Ruangguru Privat Matematika misalnya.

Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (offline) atau daring (online). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!

CTA Ruangguru Privat

 

Materi Pelajaran Matematika Tingkat Lanjut Kelas 11 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Nah, selain pelajaran Matematika wajib, di kelas 11 SMA kamu juga akan mempelajari Matematika Tingkat Lanjut. Di sini, materi yang dipelajari akan lebih mendalam dan menantang, karena banyak berkaitan dengan konsep-konsep yang akan kamu gunakan di jenjang pendidikan berikutnya.

Untuk mengetahui apa saja yang akan kamu pelajari, berikut ini adalah daftar materi Matematika Tingkat Lanjut kelas 11 berdasarkan buku resmi dari Kemendikdasmen yang sudah dirangkum secara ringkas dan mudah dipahami. Silakan simak penjelasannya di bawah ini, ya!

Baca Juga: Rangkuman Materi Matematika Kelas 10 Kurikulum Merdeka

 

Bab I – Bilangan Kompleks

Topik Subtopik Ringkasan
Bilangan Kompleks Pengertian Bilangan Kompleks Bilangan kompleks adalah bilangan yang terdiri dari dua bagian, yaitu bagian real dan bagian imajiner. Umumnya, bilangan kompleks ditulis dalam bentuk z = a + bi, dengan a sebagai bagian real, b sebagai bagian imajiner, dan i sebagai bilangan imajiner yang memenuhi sifat i² = -1. Konsep ini sangat penting karena banyak digunakan dalam berbagai bidang, seperti Matematika lanjutan, Fisika, dan Teknik.
Operasi pada Bilangan Kompleks Kamu akan belajar bagaimana menggabungkan bagian real dengan real, serta bagian imajiner dengan imajiner, agar mendapatkan hasil yang tepat. Untuk pembagian, kamu juga akan menggunakan bantuan konjugat supaya hasilnya tidak mengandung bilangan imajiner di penyebut.
Konjugat, Modulus, dan Argumen Bilangan Kompleks Beserta Sifat-Sifatnya
  • Konjugat adalah pasangan dari suatu bilangan kompleks yang memiliki tanda imajiner berlawanan. Jika z = a + bi, maka konjugatnya adalah a − bi.
  • Modulus menunjukkan jarak atau panjang vektor bilangan kompleks dari titik pusat (0,0) pada bidang kompleks. Modulus biasanya ditulis sebagai |z|.
  • Argumen adalah sudut yang dibentuk oleh bilangan kompleks terhadap sumbu real positif pada bidang kompleks.

Selain memahami pengertiannya, kamu juga akan mempelajari berbagai sifat dan hubungan antara ketiga konsep tersebut. Materi ini penting sebagai dasar untuk memahami bentuk polar dan penerapan bilangan kompleks pada materi selanjutnya.

Baca Juga: Pengertian dan Contoh Bilangan Bulat

 

Bab II – Polinomial

Topik Subtopik Ringkasan
Polinomial Polinomial dan Fungsi Polinomial Polinomial adalah bentuk aljabar yang tersusun dari beberapa suku yang mengandung variabel dengan pangkat tertentu, seperti ax2 + bx + c. Sementara itu, fungsi polinomial menunjukkan hubungan antara nilai input (x) dan output (y) berdasarkan bentuk polinomial tersebut. Lewat materi ini, kamu akan memahami bagaimana suatu persamaan bisa merepresentasikan sebuah fungsi.
Penjumlahan, Pengurangan, dan Perkalian Polinomial Di bagian ini, kamu akan belajar cara melakukan operasi dasar pada polinomial, yaitu penjumlahan, pengurangan, dan perkalian. Prosesnya dilakukan dengan mengelompokkan suku-suku yang sejenis dan mengikuti aturan aljabar yang berlaku. Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan derajat setiap suku agar hasil perhitungannya tetap tepat dan rapi.
Pembagian Polinomial Materi ini membahas cara membagi satu polinomial dengan polinomial lainnya. Kamu akan dikenalkan dengan dua metode utama, yaitu pembagian bersusun (pembagian panjang) dan skema Horner. Kedua cara ini membantu kamu menemukan hasil bagi dan sisa pembagian dengan lebih sistematis, terutama saat mengerjakan soal yang lebih kompleks.
Faktor dan Pembuat Nol Polinomial Pada bagian ini, kamu akan mempelajari bagaimana memfaktorkan suatu polinomial menjadi bentuk yang lebih sederhana. Faktor-faktor ini nantinya dikalikan untuk membentuk kembali polinomial semula. Selain itu, kamu juga akan mencari pembuat nol, yaitu nilai x yang membuat fungsi polinomial bernilai nol. Konsep ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan akar-akar persamaan.
Identitas Polinomial Identitas polinomial adalah persamaan yang selalu benar untuk semua nilai variabel yang memenuhi. Materi ini biasanya digunakan untuk menyusun, menyederhanakan, atau membuktikan suatu bentuk polinomial tertentu. Dengan memahami identitas polinomial, kamu akan lebih mudah menyelesaikan berbagai soal aljabar secara logis dan sistematis.

 

Bab III – Matriks

Topik Subtopik Ringkasan
Matriks Konsep Matriks Pada bagian ini, kamu akan mengenal apa itu matriks, yaitu susunan angka dalam bentuk baris dan kolom. Matriks digunakan untuk mempermudah penyelesaian berbagai masalah matematika, terutama dalam sistem persamaan linier dan transformasi. Dengan memahami konsep matriks, kamu akan lebih mudah mengolah data dan menyelesaikan soal-soal yang melibatkan banyak variabel.
Jenis-Jenis Matriks Matriks memiliki berbagai jenis, seperti matriks nol, matriks identitas, matriks diagonal, matriks simetris, dan masih banyak lagi. Setiap jenis matriks memiliki ciri dan fungsi masing-masing dalam operasi matematika. Dengan mengenal jenis-jenis ini, kamu bisa lebih cepat menentukan langkah penyelesaian suatu soal.
Kesamaan Dua Matriks Dua matriks dikatakan sama apabila memiliki ukuran yang sama, dan setiap elemen yang posisinya bersesuaian juga bernilai sama. Artinya, bukan hanya jumlah baris dan kolomnya yang harus sama, tetapi isi matriksnya pun harus benar-benar identik.
Penjumlahan dan Pengurangan Antarmatriks Operasi penjumlahan dan pengurangan matriks hanya bisa dilakukan jika kedua matriks memiliki ukuran yang sama. Cara menghitungnya pun cukup mudah, yaitu dengan menjumlahkan atau mengurangkan elemen-elemen yang berada pada posisi yang sama. Operasi ini sering digunakan sebagai langkah awal dalam penyelesaian masalah matriks.
Perkalian Matriks Perkalian matriks dilakukan dengan cara mengalikan elemen-elemen baris dari matriks pertama dengan elemen-elemen kolom dari matriks kedua, lalu menjumlahkan hasilnya. Tidak semua matriks bisa dikalikan, karena ada syarat tertentu pada ukurannya. Oleh karena itu, kamu perlu memahami aturan perkalian matriks dengan baik agar tidak salah dalam mengerjakan soal.
Determinan dan Invers Matriks Determinan adalah nilai khusus yang dapat dihitung dari suatu matriks persegi. Nilai ini digunakan untuk mengetahui apakah suatu matriks memiliki invers atau tidak. Jika determinannya tidak sama dengan nol, maka matriks tersebut dapat dibalik. Invers matriks sendiri sangat penting dalam menyelesaikan sistem persamaan linier, karena dapat digunakan untuk mencari solusi dengan lebih cepat dan sistematis.

Baca Juga: Turunan Fungsi Aljabar: Konsep Rumus, Aturan Rantai & Contoh

 

Materi Pelajaran Matematika Tingkat Lanjut Kelas 11 Semester 2 Kurikulum Merdeka

Setelah kamu mempelajari berbagai konsep penting di semester 1, seperti fungsi, lingkaran, dan matriks, sekarang saatnya melangkah ke materi Matematika kelas 11 semester 2. Di semester ini, pembahasan akan semakin menantang dan membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam, baik secara konsep maupun perhitungan. Kamu akan diajak untuk berpikir lebih logis, sistematis, dan teliti dalam menyelesaikan berbagai permasalahan.

 

Bab IV – Transformasi Geometri

Topik Subtopik Ringkasan
Transformasi Geometri Transformasi pada Bidang Kartesius Dalam pembahasan ini, kamu akan mengenal berbagai jenis transformasi geometri, seperti translasi (pergeseran), rotasi (perputaran), refleksi (pencerminan), dan dilatasi (perbesaran atau pengecilan). Setiap transformasi memiliki aturan tertentu yang digunakan untuk memindahkan titik-titik pada bidang Kartesius. Dengan memahami aturan-aturan ini, kamu dapat menentukan posisi baru suatu titik atau bangun setelah mengalami transformasi.
Kaitan Matriks dengan Transformasi Setiap jenis transformasi geometri dapat dinyatakan dalam bentuk matriks. Penggunaan matriks ini bertujuan untuk mempermudah proses perhitungan, terutama ketika suatu bangun memiliki banyak titik. Dengan bantuan matriks, kamu dapat menentukan hasil transformasi secara lebih cepat, sistematis, dan efisien.
Komposisi Transformasi dengan Menggunakan Matriks Pada bagian ini, kamu akan belajar bagaimana menggabungkan beberapa transformasi sekaligus, misalnya melakukan rotasi lalu dilatasi, atau refleksi kemudian translasi. Penggabungan beberapa transformasi ini disebut komposisi transformasi. Dengan menggunakan perkalian matriks secara berurutan, kamu dapat menyelesaikan beberapa proses transformasi dalam satu langkah perhitungan. Materi ini sangat berguna untuk menyederhanakan soal-soal yang melibatkan banyak perubahan posisi.

 

Bab V – Fungsi dan Pemodelannya

Topik Subtopik Ringkasan
Fungsi dan Pemodelannya Fungsi Trigonometri Pada materi ini, kamu akan mempelajari fungsi-fungsi trigonometri, seperti sinus, cosinus, dan tangen. Fungsi-fungsi ini digunakan untuk menggambarkan hubungan antara besar sudut dengan panjang sisi pada segitiga, khususnya segitiga siku-siku. Selain itu, fungsi trigonometri juga banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk memodelkan gerak gelombang, getaran, dan fenomena periodik lainnya. Dengan memahami materi ini, kamu akan lebih mudah menganalisis peristiwa yang terjadi secara berulang.
Fungsi Algoritma Fungsi logaritma merupakan kebalikan atau invers dari fungsi eksponen. Artinya, fungsi ini digunakan untuk mencari pangkat dari suatu bilangan. Dalam matematika dan ilmu terapan, fungsi logaritma sering digunakan untuk memodelkan pertumbuhan dan peluruhan, seperti pertumbuhan populasi, peluruhan zat radioaktif, atau skala gempa bumi. Melalui materi ini, kamu akan belajar memahami sifat-sifat logaritma serta cara menggunakannya dalam berbagai perhitungan.
Fungsi Aljabar Fungsi aljabar adalah fungsi yang melibatkan operasi dasar matematika, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan akar. Fungsi ini digunakan untuk merepresentasikan hubungan antarvariabel dalam bentuk persamaan maupun grafik. Dengan mempelajari fungsi aljabar, kamu akan mampu menganalisis pola, memprediksi nilai tertentu, serta memahami hubungan matematika secara lebih mendalam.

Baca Juga: Belajar Notasi Sigma beserta Rumusnya, Yuk!

 

Kenapa Kita Harus Paham Pelajaran Matematika?

Memahami pelajaran Matematika di tingkat SMA, bukan cuma soal mengejar nilai bagus atau lulus ujian. Lebih dari itu, Matematika membantu melatih kita untuk berpikir logis, sistematis, dan terstruktur. Lewat Matematika, kamu juga belajar bagaimana menganalisis masalah, mencari pola, dan menemukan solusi secara tepat.

Di kehidupan sehari-hari, Matematika digunakan dalam banyak bidang, seperti teknik, ekonomi, ilmu komputer, kedokteran, hingga psikologi. Bahkan di era digital seperti sekarang, materi seperti regresi linear dan korelasi menjadi dasar penting dalam analisis data, kecerdasan buatan, dan pengambilan keputusan berbasis data. Jadi, Matematika bukan sekadar pelajaran di kelas, tapi juga bekal penting untuk masa depanmu. Maka dari itu, jangan anggap remeh pelajaran ini, ya!

 

Tips Jitu Belajar Matematika di Kelas 11

Agar kamu tidak kewalahan menghadapi materi yang cukup padat, berikut beberapa tips belajar efektif yang bisa kamu terapkan:

 

1. Pahami Konsep, Bukan Sekadar Menghafal

Matematika bukan pelajaran yang bisa dikuasai hanya dengan menghafal rumus. Yang terpenting adalah memahami konsep dasarnya, seperti bagaimana fungsi bekerja, bagaimana komposisi fungsi terbentuk, atau mengapa grafik memiliki bentuk tertentu. Jika konsepnya sudah kamu pahami, mengerjakan soal apa pun akan terasa lebih mudah.

 

2. Latihan Soal Secara Konsisten

Semakin sering kamu berlatih, semakin terbiasa juga kamu menghadapi berbagai tipe soal. Cobalah untuk meluangkan waktu secara rutin, misalnya beberapa kali dalam seminggu, untuk mengerjakan soal dari berbagai topik. Konsistensi adalah kunci utama dalam belajar Matematika.

 

3. Gunakan Visualisasi

Untuk materi tertentu, terutama geometri seperti lingkaran, gambar sangat membantu pemahaman. Dengan membuat sketsa, kamu bisa lebih mudah melihat posisi garis singgung, tali busur, sudut pusat, maupun sudut keliling, sehingga konsepnya lebih cepat paham.

 

4. Manfaatkan Teknologi

Di zaman sekarang, kamu bisa belajar Matematika dengan lebih mudah lewat bantuan teknologi. Gunakan kalkulator grafik, video pembelajaran, atau aplikasi belajar seperti Ruangguru untuk memahami materi secara lebih interaktif dan menarik.

 

5. Aktif Berdiskusi dengan Teman

Belajar bersama teman bisa membuat suasana lebih santai dan menyenangkan. Kadang, penjelasan dari teman justru lebih mudah dipahami dibandingkan dari buku. Lewat diskusi, kamu juga bisa mendapatkan sudut pandang baru dalam menyelesaikan soal.

 

6. Susun Jadwal Belajar yang Teratur

Karena materi kelas 11 cukup banyak, kamu perlu mengatur waktu belajar dengan baik. Buat jadwal mingguan, misalnya minggu ini fokus pada fungsi, minggu berikutnya pada regresi, lalu lanjut ke topik lainnya. Dengan jadwal yang rapi, belajar jadi lebih terarah dan tidak menumpuk di akhir.

Baca Juga: Cara Mudah Belajar Matematika biar Cepat Paham!

Nah, sekarang kamu sudah punya gambaran lengkap kan tentang materi Matematika kelas 11 Semester 1 dan Semester 2. Mulai dari fungsi, lingkaran, statistika, bilangan kompleks, polinomial, dan lain sebagainya. Semoga semuanya bisa kamu kuasai dengan strategi belajar yang tepat.

Tetap semangat belajar, ya! Jangan lupa untuk rutin mengulas materi dan jangan ragu bertanya jika ada bagian yang belum kamu pahami. Kalau kamu merasa butuh pendampingan tambahan, kamu juga bisa belajar lewat ruangbelajar. Langsung aja download sekarang dan mulai perjalanan belajarmu menuju versi terbaik dari dirimu!

CTA Ruangguru

Referensi:

https://static.buku.kemdikbud.go.id/content/pdf/bukuteks/kurikulum21/Matematika-BS-KLS-XI.pdf (Diakses pada 8 Agustus 2025)

https://static.buku.kemdikbud.go.id/content/pdf/bukuteks/kurikulum21/Matematika-Tingkat-Lanjut-BS-KLS-XI.pdf (Diakses pada 8 Agustus 2025)

Kenya Swawikanti