Mia, Peserta COC Season 3 yang Aktif di MUN & Beauty Pageant

Edelyne Mia Martanegara atau Mia, peserta Clash of Champions Season 3, merupakan mahasiswa Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) yang punya segudang pengalaman di bidang hukum, pageant, organisasi, sampai forum internasional. Yuk, kenalan lebih dekat dengan Mia!

Kalau biasanya peserta Clash of Champions identik dengan bidang sains, olimpiade, matematika, atau teknologi, Mia hadir dengan warna yang berbeda. Ia datang dari latar belakang sosial humaniora, tepatnya dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM).

Buat Mia, ikut Clash of Champions Season 3 bukan sekadar ajang kompetisi. Ia ingin masuk ke lingkungan baru, belajar dari peserta lain yang punya cara berpikir berbeda, dan menantang dirinya sendiri di bidang yang jauh dari zona nyamannya.

Nggak hanya aktif di dunia akademik, Mia juga punya pengalaman sebagai Juara 1 Puteri Remaja Indonesia 2022,  pernah menjadi Adjudicator Harvard World Model United Nations (World MUN) 2024 di Taiwan, hingga tertarik dengan isu hukum internasional dan lingkungan. Penasaran dengan kisah Mia? Yuk, simak Q&A eksklusif bersama Mia berikut ini!

Baca Juga: Jadwal Tayang Clash of Champions (COC) Season 3 Minggu Ini

 

Yuk, Kenalan Lebih Dekat dengan Mia!

 

Biodata Singkat Mia

Nama Lengkap

Edelyne Mia Martanegara

Nama Panggilan

Mia

Tempat, Tanggal Lahir

Jakarta, 20 Oktober

Angkatan Kuliah

2023

Riwayat Pendidikan

  • Universitas Gadjah Mada (UGM), Jurusan Hukum
  • SMAK 6 Penabur Jakarta

 

GPA

3,88/4,00

Akun Media Sosial

 

Hobi

  • Fencing
  • Hiking
  • Trekking
  • Jet ski

 

Prestasi Mia

  1. Adjudicator of Harvard World Model United Nations 2024 in Taiwan
  2. 1st Winner – Puteri Remaja Indonesia 2022

 

Di balik pengalamannya yang beragam, Mia punya cerita menarik tentang keberanian keluar dari zona nyaman, alasan memilih hukum, pengalaman ikut pageant, sampai caranya menjaga motivasi saat merasa lelah. Seperti apa ceritanya? Yuk, lanjut baca!

 

Mia dan Jurusan Hukum UGM

Mia di Universitas Gadjah Mada

(Sumber: instagram @edelynemia)

 

1. Kenapa kamu memilih Jurusan Hukum di Universitas Gajah Mada? Apakah ada pengalaman pribadi, ketertarikan khusus, atau alasan lain yang mendorong keputusan kamu itu?

Jawaban:

Aku memilih FH UGM karena program double-degree-nya, sih. Aku selalu ada keinginan untuk kuliah di luar negeri tapi banyak orang selalu bilang tidak bisa karena major yg aku inginkan itu Hukum. Jadi aku pilih untuk melakukan keduanya dengan program 2 tahun di Indonesia dan 2 tahun di Belanda.

 

2. Selama kuliah di Hukum UGM, mata kuliah apa yang paling kamu suka dan tidak suka? Alasannya kenapa?

Jawaban:

Constitutional Law dan Administrative Law, aku sadar kedua pelajaran itu penting, tapi aku rasa sedikit boring. Aku suka hukum internasional dan pidana, sesuai dengan alasan pertama aku untuk masuk ke Fakultas Hukum, yaitu untuk mempelajari loopholes yang ada di sistem hukum kita, dan untuk bring justice untuk para victims, lastly untuk menjadi a voice for the voiceless.

 

3. Menurut Mia, skill apa yang paling penting dimiliki mahasiswa hukum selain memahami teori?

Jawaban:

Skill praktek pastinya, kita harus tau secara de facto on how the law works. Contohnya melalui lomba-lomba seperti moot courts dan negotiation, drafting contract, dan legal opinion, untuk meningkatkan legal skill kita. Selain itu, yang paling penting adalah kegiatan magang, karena kita jadi benar-benar tahu how it works.

Baca Juga: Profil Peserta Clash of Champions (COC) Season 3 Batch 1

 

Pengalaman Mia di MUN, Forum Internasional, dan Pageant

Mia sebagai Puteri Remaja Indonesia tahun 2022.

(Sumber: instagram @edelynemia)

 

4. Apa persiapan yang Mia lakukan sebelum mengikuti kompetisi atau forum internasional seperti MUN dan UN Delegate?

Jawaban:

Research! Banyak-banyak research, karena seakan-akan kita mewakili sebuah negara. Oleh karena itu, we have to get our facts straight. Research tentang topic pembicaraannya, stance country yang kita represent, dan stance negara lain agar kita ada info mengenai goals mereka. Setelah itu, brain storming solusi yang akan kita ajukan di forum. Lalu aku drafting essay yang perlu disubmit, dan latihan speech.

 

5. Banyak mahasiswa merasa sulit untuk aktif berprestasi saat kuliah. Apa tips Mia agar tetap bisa mengejar akademik sekaligus ikut kompetisi?

Jawaban:

Memiliki agenda!!! Semenjak kecil aku selalu menulis diary dan sekaligus agenda setiap hari, yang menjadi kebiasaanku sampai sekarang. Metode yang paling efektif untuk aku adalah menulis semua tasks yang harus aku lakukan di hari itu, aku lingkarin mana yang harus diprioritaskan, lalu aku susun per jam atau time blocking. Dengan scheduling yang oke, kita jadi bisa memaksimalkan waktu kita, dan tau bagaimana mengalokasikan waktu kita untuk lomba-lomba.

 

6. Ceritain dong, gimana persiapan kamu waktu ikut putri remaja? Boleh ceritain prosesnya juga. Lalu, apa kamu ada rencana buat ikutan beauty pageant lain kayak Putri Indonesia atau Miss Indonesia?

Jawaban:

Aku ingat waktu kecil nonton Miss Universe, dan aku membuat janji kepada diri sendiri untuk bisa ikut pageant juga. Tapi saat SMP, aku sedang ada di era insecure dengan penampilan aku, dan aku bertekad untuk love myself dan mempelajari cara self love.

Lalu saat SMA, aku melihat ada opening Puteri Remaja Jakarta, dan aku iseng daftar, walau saat itu sudah lupa dengan little me yang nonton Miss Universe. Dulu tuh sedikit gak percaya diri juga, karena dulu belom belajar catwalk, makeup, dan hal beauty lainnya. Aku datang ke pageant dengan advocating isu pendidikan. Ternyata aku lolos ke tingkat nasional dan diberikan kesempatan menjadi Puteri Remaja Indonesia 2022. Ke depannya aku ingin sekali join ajang pageant lagi, tapi bingung banget, ikut Putri Indonesia atau Miss Indonesia, ya?  Menurut kalian, apa yang cocok untukku? Hehe.

 

7. Mia, kamu kan pernah jadi Adjudicator Harvard World Medal United Nations. Boleh dong ceritain prosesnya, terus isu/topik apa yang waktu itu kamu hadapi?

Jawaban:

Topik yang kupilih waktu itu adalah UNEP mengenai water quality. Aku memilih topic ini karena aku sadar environmental problems adalah issue yang harus kita selesaikan dulu, because without this, we won’t have the time and place to handle another humanity issues. Bayangkan dalam 20 tahun kita fokus menghadapi isu gender, tetapi, planet kita sudah tidak ada air bersih dan udara bersih lagi. Sayang disayangkan effort kita selama ini. Aku sadar bahwa sangat penting untuk tackle semua issue bersamaan, tetapi isu enviroment sangatlah urgent.

Prosesnya diawali dengan pendaftaran. Setelah dipikir-pikir, ternyata kebanyakan blessing yang aku terima itu karena aku daftar mandiri hehe. Saat daftar, aku isi biodata dan hal yang memotivasiku, lalu dipanggil interview dan akhirnya diterima!! Saat on boarding aku ketemu dengan anak2 mahasiswa Harvard yg keren-keren banget. Kita membangun team dynamic dan akhirnya tahu bagaimana cara pentas di hari H menjadi juri di Taiwan!

 

8. Dari semua perlombaan atau kompetisi yang sudah pernah kamu ikuti, mana yang paling berkesan atau menantang?

Jawaban:

CoC sih karena ini adalah field yang bener-bener aku zero experience. Menantang banget, karena sainganya real expert di field tersebut hahaha. Tapi aku senang banget karena dari game 1 ke game selanjutnya aku bener bener improve my confidence, aku rasa pasti kelihatan juga dari Talking Head-ku, hahaha.

 

9. Mia nanti mau ambil spesialisasi apa di bidang Hukum? Apakah jadi pengacara (bidang apa), notaris, dosen, atau yang lain?

Jawaban:

Aku belum tau karena semenjak ke Belanda aku melihat ada banyak banget peluang lainnya. Jadi labil sekaliii. Tapi untuk spesialis aku tertarik di international criminal law. Saat ini aku mendalami hukum Eropa.

Baca Juga: Profil Jordan, Mahasiswa Teknik Metalurgi ITB di COC Season 3

 

Cara Mia Mengatur Waktu dan Menjaga Motivasi

Sumber: Instagram @edelynemia

 

10. Kamu pernah aktif di organisasi tertentu nggak, Mia? (Boleh organisasi kampus atau di luar kampus). Kalau iya, kegiatan apa aja yang kamu ikuti dan apa manfaatnya buat pengembangan diri kamu?

Jawaban:

Ada! Semenjak SMA aku ikut organisasi di luar dan di dalam sekolah. Diluar itu organisasi NGOs dengan berbagai topic, seperti isu pendidikan, environment, dan lain-lain. Di dalam sekolah aku join OSIS, menjadi ketua MPK, dan bantara.

Manfaatnya adalah belajar teamwork, mempelajari isu baru, dan cara kerja sebuah organisasi yang mirip dengan kerja nyata.

 

11. Kamu pernah merasa demotivasi untuk belajar enggak? Kalau iya, gimana cara kamu supaya bisa bangkit dari perasaan itu dan kembali lagi termotivasi?

Jawaban:

Sering sekali, bukan karena ungrateful, tetapi karena mentally capekkk banget. Aku ada beberapa cara healing, seperti jalan-jalan ke luar rumah, shopping, self reward, dan melakukan hobby-hobby aku seperti bermain sama kucing. Dengan melakukan hal-hal yg bikin aku happy, aku jadi in a good mood dan bisa belajar.

If it still does’nt work, aku inget kembali how far i’ve come dan alasan awal aku memulai semua ini. And that always works!

 

Hobi Unik dan Goals Mia di Masa Depan

12. Selain yang sudah kamu capai sekarang, ada nggak goal atau achievement lain yang masih kamu kejar ke depannya?

Jawaban:

Masih ada banyak sekali hahahah. Dari dulu ada banyak banget dreams dan aku selalu bertekad untuk mencapai semuanya. Right now yang paling deket itu mau coba seleksi mahasiswa berprestasi di tahun depan kalau masih eligible, lalu maju ke ajang pageant!

 

13. Apakah kamu punya hobi unik atau kegiatan seru yang jarang orang tahu? Ceritain dong!

Jawaban:

Aku ikut olahraga fencing selama 1 semester di Belanda, haha. Aku suka banget extreme sports dan outdoor activities. Hiking, trekking, jet ski, semua yang menurut orang lain itu menantang, aku suka banget. Aku mau banget sky diving, itu wishlist terbesar aku.

Baca Juga: Profil Christoffer Edbert, Mahasiswa BINUS University yang Jago Programming

 

Mia di Clash of Champions Season 3

14. Ceritain dong, gimana awalnya kamu bisa ikutan Clash of Champions Season 3? Apakah kamu daftar sendiri, direkomendasikan orang lain, atau mungkin ditawarkan oleh pihak Ruangguru? Kita pengin tahu cerita di balik layar sampai akhirnya kamu bisa terjun di ajang kompetitif ini!

Jawaban:

Aku sudah ikutin CoC sejak season 1 dan selalu amazed dengan mahasiswa-mahasiswa yang berani tampil dan menunjukkan bakatnya. Aku kagum karena field CoC itu berbeda dengan field aku (CoC lebih ke olimpiade, matematika, dan lainnya, sedangkan aku full soshum). Jadi aku ada keinginan untuk mencari tahu kira-kira kayak apa sih area baru itu.

Dengan passion untuk membuka wawasan dan keinginan untuk mempelajari area baru, aku decided untuk daftar mandiri ke CoC. Aku adalah tipe orang yg selalu mau jadi the small fish in a big pond, di konteks CoC season 3 ini, aku mau belajar cara mereka belajar untuk olimpiade dan mencoba implementasikan hal baru tersebut. Aku mau membangun kepercayaan diriku di field yang bener bener bertolak belakang dengan background-ku. Dan ya, aku tidak menyesal sedikit pun!

 

15. Sebelum ikutan Clash of Champions Season 3, ada persiapan khusus gak sih yang kamu lakuin?

Jawaban:

Aku cuma nonton CoC season 1-2 dari awal, dan belajarnya ceaser cipher karna itu salah  satu soal death match… Aku memang prepare-nya untuk death match. Ga sempat persiapan untuk lombanya karena sambil ulangan. Oh iya, aku juga prepare untuk tesnya dengan soal-soal UTBK dan soal CoC season sebelumnya.

 

16. Di ajang Clash of Champions Season 3, menurut kamu siapa sih lawan terberatmu? Ceritain dong kenapa kamu merasa dia jadi saingan paling menantang buat kamu.

Jawaban:

Bukan pick me tapi menurutku, semuanya adalah saingan berat. Dari awal aku selalu cari orang-orang yg soshum, excluding business karena mereka pasti ada basic matematika. Pas perkenalan, aku lihat Cindy dan langsung senang lihat dia anak Hukum. Ternyata pas lihat achivement-nya… Menang Olimpiade Ekonomi, ini bukan anak Hukum yang aku bayangkan, hahahaha.

Kisah Mia menunjukkan bahwa keberanian untuk mencoba hal baru bisa membuka banyak kesempatan. Dari hukum, MUN, pageant, organisasi, sampai Clash of Champions, Mia membuktikan bahwa pengalaman yang beragam bisa membentuk cara berpikir yang lebih luas.

Yuk, vote Mia sebagai peserta favorit pilihan kamu di sini. Jangan sampai kelewatan juga keseruan episode Clash of Champions Season 3 ya. Pantengin terus blog Ruangguru, sosial media, channel WhatsApp, aplikasi, dan YouTube Ruangguru, buat dapetin info ter-update!

Siap jadi juara di Tahun Ajaran Baru 2026/2027? Yuk, segera klaim diskon spesial beragam paket produk dari Ruangguru.

clash of champions season 3 ruangguru

Ruangguru

Platform bimbingan belajar online terbesar dan terbaik di Indonesia. Menyediakan layanan belajar berbasis teknologi interaktif untuk jenjang SD, SMP, SMA/SMK.