Profil Peserta Clash of Champions (COC) Season 3 Batch 11

Kejutan di COC Season 3 ternyata belum berakhir. Setelah menghadirkan dua universe, kini masih ada satu universe lagi yang siap meramaikan persaingan. Siapa aja sih mereka? Yuk, simak profil singkatnya di artikel ini~
—
Clash of Champions (COC) Season 3 kembali menghadirkan konsep yang membuat jalannya kompetisi semakin menarik. Para peserta tidak hanya datang dari berbagai perguruan tinggi dengan latar belakang prestasi yang beragam, tetapi juga dibagi ke dalam beberapa universe.
Siapa sangka, kejutan di Clash of Champions (COC) Season 3 ternyata belum berakhir. Setelah menghadirkan dua universe, kini masih ada satu universe lagi yang siap meramaikan persaingan. Penasaran siapa saja peserta yang tergabung di dalamnya? Yuk, kenalan dengan mereka lewat profil singkat berikut!
Baca Juga: Jadwal Tayang Clash of Champions (COC) Season 3 Minggu Ini
1. Muhammad Dihya Aby Abdi Manaf

Nama Panggilan: Dihya
Tempat, Tanggal Lahir: Cimahi, 26 Februari
Riwayat Pendidikan:
- Universitas Pertahanan (UNHAN)
- SMA QSBS Al Kautsar 561 Tasikmalaya
Angkatan Kuliah: 2023
Pengalaman Organisasi:
- Komandan Peleton di Resimen Korps Kadet Mahasiswa Universitas Pertahanan 2025
- Conceptmaster di Orchestra Symphony Praditya Wiratawma 2023
- Media and Communication Coordinator SCORP di Local Center of Indonesian Medical Student Activity 2023
Akun Sosial Media:
- Instagram: @ibnydihya
- TikTok: @ibnydihya
Peserta pertama dari sekolah kedinasan ada Dihya. Saat ini, Dihya sedang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan (UNHAN), mengambil Jurusan Kedokteran Militer. Wah, apa tuh ya, kedokteran tapi militer?
So, jurusan ini akan mempelajari ilmu kedokteran sekaligus membekali mahasiswanya dengan kompetensi di bidang militer, sehingga lulusannya dipersiapkan untuk menangani layanan kesehatan dalam berbagai situasi, termasuk kondisi darurat maupun operasi kemanusiaan. Wah, keren banget dong ya!
Soal prestasi, Dihya juga nggak mau kalah sama peserta dari PTN dan PTLN lainnya. IPK-nya aja menyentuh angka 3,78/4,00. Terus, waktu masih SMA pun, Dihya sudah lebih dulu menorehkan prestasi di ajang nasional maupun internasional.
Contohnya, ia berhasil meraih Silver Medal pada International Chemistry Olympiad (IChO) 2022 yang diselenggarakan di China. Tak hanya itu, Dihya juga pernah membawa pulang Silver Medal di Kompetisi Sains Ruangguru (KSR) 2021 bidang Kimia. Deretan pencapaian tersebut menunjukkan konsistensinya dalam dunia sains sejak masih duduk di bangku sekolah.
Nah, fun fact-nya, Dihya juga suka bermain musik, lho! Ia belajar memainkan saksofon secara otodidak, alias tanpa mengikuti kelas atau kursus formal. Kini, Dihya siap membawa pengalaman dan kemampuannya ke panggung Clash of Champions Season 3.
2. Andi Pangeran Maulana Ibrahim

Nama Panggilan: Eran
Tempat, Tanggal Lahir: Makassar, 10 Desember
Riwayat Pendidikan:
- Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)
- SMA Taruna Nusantara
Angkatan Kuliah: 2023
Pengalaman Organisasi:
- Anggota Divisi Academic Clinic Asisten Prodi MKN 2026
- Anggota Divisi Kajian dan Penelitian Tax Center PKN STAN 2025
- Kepala Bidang Redaksi Media Center PKN STAN 2025
Akun Sosial Media:
- Instagram: @eran_pangeran
- TikTok: @eran_pangeran
- LinkedIn: Andi Pangeran Maulana Ibrahim
Next, kita kenalan sama ‘pangeran’ dari STAN nih (hehehehe bercanda, ya :P). Nama lengkapnya emang Pangeran, tapi peserta satu ini lebih akrab disapa Eran. Di balik namanya yang bagus banget, Eran datang membawa segudang prestasi akademik yang nggak kalah mengesankan, lho.
Saat ini, Eran sedang menempuh pendidikan di PKN STAN, tepatnya di Jurusan Manajemen Keuangan Negara. Nggak main-main, ia berhasil mempertahankan IPK 3,97 dari skala 4,00, bukti kalau konsistensi belajarnya memang patut diacungi jempol.
Eran juga banyak menorehkan prestasi di bidang matematika sejak bangku sekolah. Misalnya aja, ia pernah berhasil meraih Gold Medal pada Singapore International Mathematics Olympiad Challenge (SIMOC) 2017 di Singapura. Setahun sebelumnya, Eran bersama timnya juga membawa pulang gelar 2nd Runner Up Team Award di Thailand International Mathematics Competition (TIMC) 2016 yang diselenggarakan di Thailand. Wah, memang sudah langganan kompetisi internasional, ya!
Etts, di balik kesibukannya belajar, Eran ternyata punya hobi yang cukup relate dengan banyak orang, yaitu nonton drama Korea. Lucunya, setiap selesai nonton, ia sering ikut membayangkan bagaimana rasanya menjalani profesi tokoh utama dalam drama tersebut. Nah, kira-kira kalau habis nonton drama romance, Eran bakal ngebayangin punya kisah kayak tokoh utamanya juga nggak, ya? 🤭
Baca Juga: 13 Sekolah Kedinasan di Indonesia, Lokasi & Pilihan Jurusannya
3. Febyanti Rachman

Nama Panggilan: Feby
Tempat, Tanggal Lahir: Malang, 28 Februari
Riwayat Pendidikan:
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
- SMA Negeri 1 Malang
Angkatan Kuliah: 2022
Pengalaman Organisasi:
- Sekretaris Senat Fakultas Perlindungan Masyarakat IPDN 2025/2026
- Ketua Badan Perwakilan Praja IPDN Kampus NTB 2023/2024
- Ketua Forum Anak Kelurahan Kesatrian, Kota Malang 2021/2022
Akun Sosial Media:
- Instagram: @febyantirachman
- TikTok: @febyantirachman
Nah, biasanya kan, peserta COC itu lekat dengan kemampuan eksaknya. Tapi, kalau peserta satu ini agak beda. Selain prestasi akademiknya, Feby juga jago di bidang public speaking, debat, membaca puisi, hingga dakwah. Maasya Allah, tabarakallah moms~
Saat ini, Feby sedang menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada Program Studi Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik dengan IPK 3,85/4,00. Hmm, jurusannya cukup asing ya di telinga kita. Tapi, intinya, jurusan ini tuh bakal mempelajari cara merancang kebijakan, strategi, hingga pengelolaan sistem keamanan dan keselamatan masyarakat. Mulai dari mitigasi risiko, penanggulangan bencana, hingga pelayanan publik.
Soal prestasi, Feby juga punya rekam jejak yang nggak kalah keren. Ia pernah berhasil meraih Juara 1 Scientific Writing Competition dalam National Physics Festival 10.0 yang diselenggarakan FMIPA Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada tahun 2024. Tak hanya itu, Feby juga dinobatkan sebagai Sapta Abdi Praja 1, yaitu penghargaan bagi praja dengan nilai akademik tertinggi di Program Studi Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik IPDN.
Feby juga aktif mengasah skill-nya di dunia public speaking. Bayangin aja, ia sudah menjadi MC di lebih dari 100 acara, serta berpengalaman dalam pidato, debat, hingga dakwah. Seakan belum cukup, Feby juga suka mempelajari beragam bahasa, seperti Bahasa Arab dan Prancis. Wah, jadi nggak sabar melihat performa Feby di episode COC selanjutnya!
4. Ryan Okta Ramadhani

Nama Panggilan: Ryan
Tempat, Tanggal Lahir: Sidoarjo, 8 Oktober
Riwayat Pendidikan:
- Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
- MAN Sidoarjo
Angkatan Kuliah: 2023
Pengalaman Organisasi:
- Komandan Kompi 1 Batalyon 4 Resimen Korps Taruna Politeknik Penerbangan Indonesia Curug 2025/2026
- Pengibar Bendera PASKIBRA Politeknik Penerbangan Indonesia Curug 2024
- Ketua Sekbid 5 OSIS MAN Sidoarjo 2021/2022
- Anggota Departemen Pendidikan Himpunan Musyawarah Osis Gen 1 Kab. Sidoarjo 2020/2021
Akun Sosial Media:
- Instagram: @ramadhaniryan__
- TikTok: @ryanramadhani__
- LinkedIn: Ryan Okta Ramadhani
Kamu tau nggak kalau ada sekolah kedinasan yang khusus bergerak di bidang penerbangan? Yap, namanya Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug. Hebatnya, salah satu peserta COC Season 3 juga ada yang berasal dari sekolah ini, lho.
Di kampus tersebut, Ryan mengambil Program Studi Teknik Pesawat Udara, jurusan yang mempelajari berbagai aspek perawatan, perbaikan, hingga memastikan pesawat tetap laik terbang. Nggak heran kalau jurusan ini menuntut ketelitian, kemampuan analisis, dan pemahaman teknik yang kuat.
Meski harus menjalani pendidikan yang dikenal disiplin dan penuh tantangan, Ryan tetap berhasil mempertahankan prestasi akademiknya. Buktinya aja, ia menjadi Top-Ranked Cadet in Academic Excellence selama dua semester berturut-turut pada tahun akademik 2025–2026. Prestasi tersebut menunjukkan konsistensinya dalam menjaga performa akademik di tengah padatnya aktivitas sebagai taruna.
Dengan bekal kemampuan akademiknya, Ryan siap membuktikan kemampuannya di panggung Clash of Champions Season 3. Kira-kira, sejauh mana langkahnya di kompetisi ini? Pastinya menarik untuk ditunggu!
Baca Juga: Profil Ben, Peserta COC Season 3 Peraih 4 Medali OSN MTK
5. Ghaza Muhammad Al-Ghifari

Nama Panggilan: Ghaza
Tempat, Tanggal Lahir: Mojokerto, 8 Maret
Riwayat Pendidikan:
- Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
- SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto
Angkatan Kuliah: 2023
Pengalaman Organisasi:
- Anggota Komisi-II Olahraga dan Seni Dewan Musyawarah Taruna PTDI-STTD 2024/2025
Akun Sosial Media:
- Instagram: @ghaza.m.al
- TikTok: @ghaza.m.al
Kalau tadi ada Ryan dari penerbangan, sekarang ada Ghaza dari Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD), salah satu perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan yang fokus mencetak sumber daya manusia di bidang transportasi darat.
Saat ini, Ghaza menempuh pendidikan di Jurusan Transportasi Darat. Di jurusan ini, ia nggak cuma belajar soal kendaraan, lho. Tapi juga mendalami sistem transportasi, manajemen lalu lintas, keselamatan berkendara, hingga perencanaan dan pengelolaan transportasi agar mobilitas masyarakat bisa berjalan lebih aman, efisien, dan berkelanjutan. Semoga setelah lulus nanti, Ghaza punya cara yang efektif untuk mengatasi masalah kemacetan di ibu kota, ya. Hehehehe
Nah, di luar dunia akademik, Ghaza ini jago berenang. Ia pernah meraih Bronze Medal pada nomor 200 Meter Bifins KU-C dalam Kejuaraan Nasional Finswimming 2019. Etts, jangan salah, ini bukan lomba renang gaya bebas, kodok, apalagi gaya batu! Cabang olahraga ini mengandalkan kecepatan berenang menggunakan sirip (fins), sehingga membutuhkan kekuatan, teknik, dan daya tahan fisik yang baik.
Kira-kira, mahasiswa PTDI-STTD ini bakal kasih kejutan apa, ya? Jangan lupa ikuti terus perjalanannya!
6. Jovan Diego Benedictus Situngkir

Nama Panggilan: Jovan
Tempat, Tanggal Lahir: Medan, 30 April
Riwayat Pendidikan:
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
- SMA Negeri 12 Medan
Angkatan Kuliah: 2023
Pengalaman Organisasi:
- Lead of Google Developer Groups on Campus (GDGoC) Politeknik Siber dan Sandi Negara 2025-2026
- Kepala Divisi Pengembangan Riset dan Inovasi Digital, Departemen Siber 2025-2026
- Asisten Laboratorium Divisi Teknis 2025-2026
Akun Sosial Media:
- Instagram: @jovan.situngkir
- TikTok: @jovan.situngkir
- LinkedIn: Jovan Diego Benedictus Situngkir
Kalau mendengar nama Politeknik Siber dan Sandi Negara (POLTEK SSN), apa yang langsung terlintas di pikiranmu? Hacker? Ahli keamanan digital? Atau… calon mata-mata? 🤔
Tenang, Jovan bukan agen rahasia seperti di film-film. Namun, jurusan yang ia tekuni memang nggak jauh dari dunia teknologi dan keamanan. Saat ini, Jovan merupakan mahasiswa Rekayasa Keamanan Siber, program studi yang berfokus pada perlindungan sistem, jaringan, dan data dari berbagai ancaman siber. Jadi, kalau ada yang bertugas “menjaga benteng” di dunia digital, salah satunya adalah orang-orang dengan keahlian seperti Jovan. Mantap surantap!
Kemampuannya di bidang tersebut juga bukan sekadar teori. Jovan sukses meraih Silver Medal pada National Scientific Paper Competition Porsimaptar Akpol 2024. Selain itu, ia juga membawa pulang Bronze Medal dalam ajang Hackathon Code The Future 2026, kompetisi yang menguji kemampuan peserta dalam menciptakan solusi teknologi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan.
Meskipun dari profilnya Jovan agak misterius gitu ya, tapi ternyata ia suka makan makanan manis. Wah, sama dong kayak aku, sama-sama sweet tooth! Hihihihi… Hmm, mungkin, camilan manis itulah yang jadi bahan bakar dia, saat harus berkutat dengan kode dan tantangan yang rumit.
Baca Juga: Profil Rexx, Alumni AOC yang Siap Bersaing di COC Season 3
7. Riko

Nama Panggilan: Riko
Tempat, Tanggal Lahir: Aceh Tenggara, 19 Mei
Riwayat Pendidikan:
- Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)
- SMA Negeri 1 Kutacane
Angkatan Kuliah: 2022
Pengalaman Organisasi:
- Ketua Komisi V Dewan Musyawarah Taruna STMKG
- Ketua OSIS SMAN 1 Kutacane 2018
Akun Sosial Media:
- Instagram: @rikooooooooo19
- TikTok: @rikrik0000
Lanjuuut~ Kita kenalan dengan peserta yang asal kelahirannya paling jauh nih di antara peserta lainnya. Berasal dari Aceh Tenggara, Riko juga siap menunjukkan kemampuan terbaiknya di panggung COC nanti. Saat ini, ia sedang menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG), tepatnya di Jurusan Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Instrumentasi MKG).
Buat yang belum familiar, jurusan Instrumentasi MKG mempelajari berbagai alat yang digunakan untuk memantau kondisi cuaca, iklim, gempa bumi, dan fenomena alam lainnya. Mahasiswanya juga belajar cara memasang, mengoperasikan, hingga memastikan alat-alat tersebut bekerja dengan baik agar data yang dihasilkan akurat.
Selain berhasil mempertahankan nilai akademik di kampus, Riko juga mengoleksi sederet prestasi yang nggak main-main. Salah satunya adalah meraih Gold Medal pada World Science Environment and Engineering Competition (WSEEC) 2020 di Malaysia. Nggak berhenti sampai di situ, ia juga berhasil mengumpulkan lebih dari 25 penghargaan di ajang karya tulis ilmiah tingkat nasional. Wah, produktif banget, ya!
8. Adatiya Aurum Simanjuntak

Nama Panggilan: Adatiya
Tempat, Tanggal Lahir: Porsea, 30 Oktober
Riwayat Pendidikan:
- Universitas Pertahanan (UNHAN)
- SMA Negeri 2 Lintong Nihuta
Angkatan Kuliah: 2024
Pengalaman Organisasi:
- Wakil Ketua Senat SMAN 2 Lintong Nihuta
- Seksi Keamanan OSIS SMAN 2 Lintong Nihuta
- Seksi Kesehatan OSIS SMAN 2 Lintong Nihuta
Akun Sosial Media:
- Instagram: @adatiyaas
- TikTok: @adatiyaass
Peserta terakhir di batch 11 ada Adatiya. Meski berasal dari kampus yang sama dengan Dihya, Adatiya menempuh jurusan yang berbeda, yaitu Farmasi Militer. Berbeda dengan Kedokteran Militer, Farmasi Militer lebih mendalami ilmu tentang obat-obatan, mulai dari proses pengembangan, formulasi, distribusi, hingga memastikan penggunaan obat yang aman dan efektif untuk mendukung pelayanan kesehatan, termasuk di lingkungan militer.
Selama berkuliah, Adatiya berhasil mempertahankan prestasi akademiknya dengan meraih IPK 3,91/4,00. Waw, keren bangeett! Nggak cuma itu, ia juga aktif mengikuti berbagai kompetisi, lho. Misalnya aja, pada tahun 2025, Adatiya berhasil membawa pulang Bronze Medal di ajang International Youth Conference yang diselenggarakan di Malaysia. Setahun sebelumnya, ia juga meraih Bronze Medal pada Indonesian Science Olympiad (ISO) 2024 bidang Biologi.
Mampukah ia melangkah jauh di tengah persaingan yang semakin ketat? Kita tunggu aksinya di panggung COC Season 3!
Baca Juga: Profil Peserta Clash of Champions (COC) Season 3 Batch 12
Nah, itulah deretan peserta Clash of Champions Season 3 Batch 11 dengan latar belakang yang beragam. Perpaduan prestasi akademik, pengalaman berkompetisi, dan bidang keilmuan yang unik membuat perjalanan mereka di COC Season 3 patut untuk dinantikan.
Jangan lupa untuk terus dukung jagoanmu di COC Season 3 dengan vote di link ini! Yuk, jangan sampe FOMO! Cuss pantengin juga blog Ruangguru, sosial media, channel WhatsApp, aplikasi, dan YouTube Ruangguru biar kamu nggak ketinggalan update seru, aksi menegangkan, dan kejutan yang pastinya bakal pecah banget di panggung COC Season 3! 🌟
Siap jadi juara di Tahun Ajaran Baru 2026/2027? Yuk, segera klaim diskon spesial beragam paket produk dari Ruangguru.


