8 Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernapasan Manusia | Biologi Kelas 8

IPA_8

Squad, kalian pernah nggak sih berpikir, seperti apa jadinya kalau kalian mengalami kesulitan pernapasan? Pasti rasanya nggak enak banget, ya. Semoga jangan sampai terjadi, ya! Meskipun demikian, seperti halnya anggota tubuh lain, sistem pernapasan manusia juga dapat terkena kelainan dan penyakit. Tapi, apa saja sih kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan manusia?

 

1. Emfisema

Ada beberapa jenis penyakit dan kelainan pada sistem pernapasan manusia. Yang pertama ini disebut dengan Emfisema. Emfisema merupakan penyakit yang disebabkan karena alveolus kehilangan elastisitasnya. Kantong udara pada paru-parumu juga akan mengalami kehancuran secara perlahan, sehingga membuat napas menjadi pendek-pendek. Emfisema disebabkan karena kebiasaan merokok, polusi udara dan polusi asap rokok. Tuh, makanya, kamu jangan merokok, ya!

 

2. Kanker Paru-paru

Penyakit pada pernapasan yang kedua disebut dengan kanker paru-paru. Seperti halnya kanker jenis lain, kanker paru-paru juga merupakan penyakit yang berbahaya. Penyakit ini disebabkan karena sel kanker yang tumbuh di paru-paru dan terus tumbuh tidak terkendali. Bila dibiarkan, sel kanker dapat menyerang bagian tubuh lainya. Kanker paru-paru juga dapat disebabkan karena kebiasaan kebiasaan buruk seperti merokok, menghirup asap kendaraan, minum minuman beralkohol dan kebiasaan tidak sehat lainya. Jadi, masih mau merokok dan minum-minuman beralkohol?

 

3. Tuberkulosis (TBC)

Penyakit pada sistem pernapasan selanjutnya adalah Tuberkulosis (TBC). TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyerang paru-paru dan menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus. Karena ada bintil-bintil tersebut, proses difusi oksigen terganggu. Penderita TBC juga sering mengalami batuk darah.

 

4. Asma

Penyakit selanjutnya disebut penyakit Asma. Kamu sudah familiar kan, dengan istilah asma? Asma adalah penyakit yang terjadi karena penyempitan saluran pernapasan. Penyebab penyempitan saluran pernapasan biasanya disebabkan oleh alergi terhadap debu, pasir, bulu, serangga kecil ataupun rambut. Penyakit ini juga dapat muncul kembali jika suhu lingkungan terlalu dingin atau ketika penderitanya mengalami masalah psikologis. Jika tidak segera diberi penanganan, penderita dapat mengalami kematian akibat sesak napas.

Baca Juga: Mengenal 6 Organ Sistem Pernapasan Manusia

 

5. Laringitis

Selain penyakit-penyakit yang sudah disebutkan di atas, ada juga penyakit pernapasan yang disebut Laringitis. Penderita laringitis mengalami peradangan yang terjadi di laring atau pangkal tenggorokan karena infeksi bakteri, virus atau jamur.

 

6. Bronkhitis

Selain laringitis, ada juga yang disebut dengan bronkhitis, yaitu gangguan pada cabang trakea (bronkus) akibat infeksi. Infeksi ini akan menyebabkan penderita menghasilkan lendir yang menyumbat bronkus sehingga penderitanya dapat mengalami sesak napas. Masih ada lagi nggak ya penyakit pada sistem pernapasan?

 

7. Pneumonia

Masih ada lagi nih, namanya Pneumonia. Pneumonia ini adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Diplococcus pneumoniae, sehingga alveolus penderitanya akan terisi cairan.

 

8. Asfiksi

Penyakit pada sistem pernapasan yang terakhir adalah Asfiksi, yang merupakan gangguan pengangkutan oksigen ke jaringan tubuh. Asfiksi disebabkan karena hemoglobin darah mengikat komponen selain oksigen seperti karbon monoksida. Karena daya ikat HB lebih tinggi terhadap CO, maka CO akan lebih berpotensi untuk masuk ke dalam tubuh. CO sendiri banyak dihasilkan oleh asap kendaraan bermotor.

Wah, ternyata banyak juga ya penyakit dan kelainan pada sistem pernapasan. Kamu harus selalu menjaga kesehatan, ya! Termasuk kesehatan sistem pernapasan ini. Oh iya, kamu ingin tahu lebih banyak tentang kelainan sistem pernapasan? Kamu bisa nih, belajar pakai Brain Academy Online! Dengan modul lengkap dan tutor standby, kamu bisa belajar di mana saja dan kapan saja cuma lewat grup belajarmu aja, lho. Kuy, gabung sekarang!

BA online - Brain Academy

Embun Bening Diniari