Kuliah Sambil Bekerja, Bisa Nggak Ya?

Salsabila Nanda Feb 26, 2021 • 5 min read


Pojok_Kampus_-_Kuliah_Sambil_Bekerja-01 (1)

Ada rencana untuk kuliah sambil bekerja? That's possible! Baca tips memulainya serta rekomendasi kampus dan jurusan favorit untuk kamu yang ingin mendaftar kelas karyawan.

---

Tak sedikit yang ingin melanjutkan kuliah sambil bekerja. Alasannya bisa bermacam-macam: mencari pengalaman menambah uang jajan, atau program ekstensi kelas karyawan. Kuliah sambil bekerja keren banget, lho! Apalagi keduanya merupakan aspek yang sangat mempengaruhi tujuan hidup kita. Kalau bisa sekaligus, kenapa nggak

Sekarang aktivitas karyawan maupun mahasiswa banyak dilakukan secara remote. Remote adalah istilah untuk melakukan kegiatan tanpa harus datang ke lokasi yang bersangkutan. Pasti kamu sering deh liat Mas dan Mbak kantoran ngetik di coffee shop? Atau kuliah via Google Meet dan Zoom? Itulah yang dinamakan remote alias aktivitas dari jarak jauh. 

Remote bisa jadi keuntungan bagi kamu yang ingin bekerja sambil melanjutkan kuliah. Selain fleksibel, tentunya menghemat biaya transportasi. Nah, apa saja sih yang harus dipersiapkan sebelum memutuskan kuliah sambil bekerja? Intip tips, manfaat, serta rekomendasi kampus kelas karyawan berikut ini!

 

Tips Kuliah Sambil Bekerja

Berikut beberapa tips sebelum mendaftar ke program kelas karyawan.

1. Kompromi dengan Berbagai Pihak

Lakukan kompromi dengan atasan di kantor, universitas, orang tua, juga diri kamu sendiri. Pahami aturan yang diberikan serta konsekuensi yang akan diterima. Misalnya, ada kelas online jam 3 sore, tetapi harus meeting di waktu yang berbarengan, mana yang kamu prioritaskan? Diskusikan hal ini sebelum kegiatan berlangsung supaya tidak menjadi masalah.

Terkadang, saran dari orang terdekat juga nggak kalah penting. Meskipun kamu menganggap dirimu kuat, belum tentu orang lain setuju. Pikirkan baik-baik tentang resiko yang bakal dihadapi. Oh iya, daya tahan tubuh juga sangat dibutuhkan. Jangan sampai baru sebulan, eh udah tumbang. Kasihan ‘kan…

2. Cari Jurusan yang Sesuai

Kamu bebas pilih jurusan yang kamu mau. Sejalan atau bertolak belakang dengan pekerjaan pun diperbolehkan. Terus, gimana sih cara pilih jurusan biar nggak sia-sia?

Jika berkuliah untuk meningkatkan karier, pilih jurusan yang linear. Misalnya, jurusan Administrasi Perkantoran untuk kamu yang bekerja sebagai Sekretaris. Namun, nggak ada salahnya ambil jurusan yang berbeda demi upgrade skill. Semakin banyak jumlah sarjana, semakin tinggi pula persaingan kerjanya, lho!

Sebagai contoh, kamu bekerja sebagai Social Media Officer, tetapi ingin memperdalam ilmu di bidang IT. Cool! Ada jurusan Sistem Informasi yang punya prospek karier luas di masa mendatang. Asyik, punya 2 pekerjaan dan gaji double

3. Time Management yang Baik

Kuliah sambil bekerja tentunya menyita waktu seharian. Oleh sebab itu, time management adalah hal terpenting yang harus kamu terapkan. Atur skala prioritas dan hindari menumpuk tugas kuliah atau pekerjaan. Kerjakan sebelum deadline untuk menghindari revisi dadakan.

Kamu harus multitasking juga nih. Ada waktu luang? Isi dengan belajar, mencicil bahan presentasi atau istirahat. Ingat, otak kamu juga bisa lelah jika terus menerus berpikir. Pokoknya, disiplin waktu itu penting banget!

 

Manfaat Kuliah Sambil Bekerja

Meskipun capek, ada manfaat yang bisa kamu petik jika berkuliah di program ekstensi atau kelas karyawan. Ini dia!

1. Selangkah Lebih Maju

Menjalani dua peran sekaligus sebagai mahasiswa dan pegawai membuat kamu selangkah lebih maju dibanding yang lain. Setelah wisuda, statusmu bukan lagi fresh graduate, melainkan sudah berpengalaman dalam teori dan praktik. Keren nggak tuh? Bisa-bisa bukan kamu yang mencari pekerjaan, tetapi perusahaan yang cari kamu! 

2. Relasi yang Luas

Kelas karyawan umumnya diikuti oleh berbagai kalangan dari profesi yang berbeda. Yuk, jadikan ini peluang sebagai tempat menjalin relasi sebanyak-banyaknya. Nggak perlu nongkrong bareng setelah kuliah (kamu pasti capek), cukup jadi pribadi yang ramah dan menonjol di kelas. Gimana caranya?

Bisa dimulai dari tukeran kontak, sharing ilmu dan tunjukkan prestasi selama di perkuliahan. Dengan begitu, kamu memiliki personal branding yang menarik untuk dikenal banyak orang. 

3. Soft skills!

Apa perbedaan antara soft skills dan hard skills? Soft skills adalah kemampuan yang mengarah pada karakter individu dalam berinteraksi, seperti: kemampuan presentasi, kerja tim, mengatasi konflik, critical thinking, negosiasi, dan sebagainya.

Sedangkan hard skills adalah kemampuan spesifik yang harus dimiliki untuk menjalankan sebuah pekerjaan. Contohnya: desain grafis, kemampuan berbahasa asing, atau menjalankan software tertentu.

Meski terlihat sepele, nyatanya soft skills penting untuk dimiliki setiap orang, termasuk mahasiswa maupun karyawan. Keahlian ini didapatkan lewat berinteraksi dengan macam-macam orang, yang kamu peroleh melalui koneksi di kampus dan tempat kerja. 

 

Rekomendasi Kampus Karyawan dan Jurusannya

Berikut beberapa pilihan jurusan dan kampus yang menyediakan kelas bagi mahasiswa berstatus karyawan. Adakah jurusan yang ingin kamu pelajari?

rekomendasi kampus dan jurusan untuk mahasiswa yang bekerja

Itu dia gambaran singkat jika kamu memutuskan untuk kuliah sembari bekerja. Meskipun berat, pasti akan bermanfaat kalau dijalani dengan sungguh-sungguh. FYI, ada beberapa kampus yang menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar perkuliahannya, lho. But, don’t worry!

Sekarang bisa belajar bahasa Inggris di English Academy by Ruangguru. Kelasnya live, pakai kurikulum Cambridge, pengajar internasional yang berpengalaman dan ada placement test gratis! Bebas belajar dimana aja tanpa terikat waktu.

New call-to-action

Referensi:

Daftar Kuliah Kelas Karyawan [Daring]. Tautan: https://www.woke.id/kuliah-kelas-karyawan/  (diakses 24 Februari 2020)

Beri Komentar