Istilah-Istilah Statistik Data Tunggal dalam Matematika | Matematika Kelas 12

istilah statistik data tunggal dalam matematika

Yuk, kenali istilah-istilah statistik data tunggal dalam matematika! Ada mean, median, modus, jangkauan, kuartil, simpangan rata-rata, dan lain sebagainya.

--

 

Siapa yang suka dengan proses pengolahan data dan angka-angka? Atau ada yang sudah pernah melakukan proses pengolahan data sebelumnya? Nah, proses pengolahan data ini erat sekali kaitannya dengan statistika, lho! Kamu tentu sudah familiar dengan istilah statistika, kan?

Dalam statistika, ada berbagai istilah nih, teman-teman. Di antaranya terdapat istilah-istilah statistik data tunggal. Data tunggal itu yang kayak gimana, sih? Data tunggal itu adalah data yang disusun sendiri menurut nilai dan besarnya masing masing. Kayak gini nih, contohnya:

5, 4, 7, 4, 6, 3, 7, 8

Nah, pada statistik data tunggal, ada 9 istilah yang harus kalian pahami. Kesembilan istilah tersebut adalah mean (rataan hitung), modus, median, jangkauan, kuartil, simpangan kuartil, simpangan rata-rata, ragam, dan simpangan baku.

Wah, banyak juga ya...

Eits, tapi tenang! Pembahasan di artikel ini nggak akan bikin kamu pusing kaya gambar header di atas, kok. Kalau nggak percaya, yuk baca sampai selesai! 

Mean (Rataan Hitung)

Teman-teman, mean atau disebut juga rataan hitung ini sama saja dengan rata-rata nilai hasil hitung, ya! Contohnya nilai rata-rata ulangan matematikamu selama semester 1 di kelas XII. Hayoo, nilai rata-ratanya bagus nggak, nih? Atau ada yang justru masih penasaran gimana cara menghitung nilai rata-ratanya? Nih, ada rumus yang bisa kamu pakai untuk menghitung mean. Lihat rumusnya di bawah, ya!

rumus mean

Berdasarkan rumus di atas, mean atau nilai rata-rata bisa dihitung dengan cara menjumlahkan semua data, lalu hasilnya dibagi dengan banyaknya data yang ada. Jadi, berapa nilai rata-rata ulangan matematikamu selama kelas XII ini? 

Modus

Modus yang dimaksud di sini bukan modus kriminal atau modus ke gebetan ya, teman-teman! Modus dalam statistika adalah data yang paling sering muncul atau data yang memiliki frekuensi terbesar di antara data-data lainnya. Gampang banget kan?

Nah, sekarang coba kamu tebak, ya. Kalau di antara data tunggal berikut:

6, 6, 6, 7, 8, 9, 9, 9, 9, 9, 5

Modusnya yang mana, hayoo? Tulis jawabanmu di kolom komentar, ya! 

Median

Kamu sudah tau apa artinya median? Median itu adalah nilai tengah. Kamu tahu nggak, sih, untuk menentukan median, ada 2 kasus yang harus diperhatikan. Kasus pertama adalah median untuk data ganjil dan kasus kedua adalah untuk data genap. Kenapa dibagi 2 kasus? Karena rumus yang dipakai untuk menghitungnya itu berbeda ya, guys! Hmm.. seperti apa sih, rumusnya? Coba perhatikan gambar berikut, ya!

rumus median

Hati-hati, jangan sampai tertukar antara rumus median untuk data ganjil dengan rumus median untuk data genap, ya! Teliti lagi supaya hasil pengolahan data statistikamu tidak salah.

Jangkauan

Sesuai dengan namanya, jangkauan itu mencakup data terbesar dan data terkecil. Jangkauan digunakan untuk menghitung selisih nilai tertinggi dan nilai terkecil dalam kelompok data tersebut. Oleh karena itu, rumus yang digunakan untuk menghitung jangkauan adalah xmax - xmin.

Baca juga: Statistika Deskriptif dalam Data Berinterval

Kuartil

Kuartil atau Qi adalah nilai yang membagi sekumpulan data yang telah disusun ke dalam 4 bagian sama besar. Wah, maksudnya apa ya? Ilustrasinya kurang lebih seperti ini nih, simak baik-baik ya!

kuartil

Ada tiga macam kuartil yaitu kuartil bawah (Q1), kuartil tengah atau sama saja dengan median (Q2), serta kuartil atas (Q3).

Simpangan Kuartil

Ada kuartil, ada simpangan kuartil. Hmm.. kalau simpangan kuartil itu apa, ya? Nah, yang dimaksud dengan simpangan kuartil adalah jangkauan dari ketiga kuartil itu sendiri. Kamu bisa menghitung simpangan kuartil dengan rumus berikut:

rumus simpangan kuartil

Rumusnya yaitu setengah dari Q3 dikurangi Q1. Wah, kalau rumusnya pendek gini, biasanya gampang mengingatnya, nih!

Simpangan Rata-Rata

Selain simpangan kuartil, ada juga yang namanya simpangan rata-rata. Simpangan rata-rata adalah rata-rata dari selisih data dengan nilai rata-rata datanya. Bingung, ya? Coba perhatikan rumus simpangan rata-rata berikut ini deh, supaya kamu lebih ada gambaran. 

rumus simpangan rata-rata

Rumus simpangan rata-rata ini agak panjang, jadi pastikan kamu memperhatikan dengan baik, ya! Oh iya, hasil penghitungan dari simpangan rata-rata itu selalu positif. Jadi, kalau hasilnya negatif, kayaknya kamu salah menghitungnya deh. Hehehe..

Ragam

Ragam yang dimaksud dalam statistik bukan ragam makanan favorit atau ragam acara televisi favorit, ya. Hihihi.. Ragam dalam statistika merupakan rata-rata dari kuadrat selisih data dengan nilai rata-rata datanya. Sama halnya dengan simpangan rata-rata, rumus dari ragam juga agak panjang nih, jadi perhatikan baik-baik, ya! 

rumus ragam

Sudah mulai pusing? Eits, jangan pusing duluu! Tinggal satu istilah lagi, nih!

Simpangan Baku

Istilah statistik data tunggal yang terakhir adalah simpangan baku, atau yang biasa dikenal dengan istilah deviasi standar. Kamu pasti pernah mendengar istilah ini, kan? Nah, simpangan baku itu adalah akar dari ragam. Rumusnya seperti ini, ya!

rumus simpangan baku

Untuk simpangan baku, gampang banget nih, buat ngapalin rumusnya. Kamu tinggal kasih akar saja pada rumus ragam, lalu selesai, deh!

Nah, sekian pembahasan kita tentang istilah-istilah statistik data tunggal. Ada mean (rataan hitung), modus, median, jangkauan, kuartil, simpangan kuartil, simpangan rata-rata, ragam, dan simpangan baku. Hmm.. ternyata banyak juga, ya! Apalagi rumus-rumusnya duh, bikin pusing :(

Eits, tapi tenang aja! Kalau kamu pusing dan ingin bertanya lebih lanjut tentang statistika, kamu bisa tanya melalui ruanglesonline. Di sini, kamu bisa menanyakan berbagai soal sulit kepada guru privat berkualitas dengan hanya modal HP dan foto soal aja, lho! Kuy, cobain sekarang!

New Call-to-action

Referensi: 

Sharma S. N., Widiastuti N., Himawan C., dkk. (2017). Jelajah Matematika SMA Kelas XII Program Wajib. Jakarta: Yudisthira.

 

Artikel ini telah diperbarui pada 21 September 2021.

Profile

Embun Bening Diniari

Beri Komentar