Pengertian Gaya, Jenis, & Pengaruhnya pada Benda Lain | Fisika Kelas 8

pengertian gaya, jenis, dan contohnya

Saat kamu kecil, pasti kamu pernah bermain ayunan kan? Ayunan adalah salah satu contoh penerapan gaya loh.. Memangnya apa itu gaya? Apa saja jenisnya? Bagaimana pengaruhnya terhadap benda-benda lain seperti ayunan tadi? Apakah dengan bermain ayunan, kita jadi tambah gaya?

--

Sebelum membahas ke sana, kita harus tahu dulu pengertian gaya. Kalian tahu nggak sih guys apa itu gaya? Apakah gaya yang dimaksud seperti style berpakaian yang oke? hehehe. Jawabannya tentu bukan yah! Yuk kita bahas lebih detail supaya kalian lebih paham! Simak baik-baik yaahhh...

 

Pengertian Gaya

Sederhananya, gaya adalah segala bentuk interaksi yang dapat mempengaruhi kondisi dari suatu benda. Saat bermain ayunan, tentu kita membutuhkan orang lain yang mendorong kita. Nah kegiatan “mendorong ayunan”, merupakan contoh gaya. Nama gayanya, adalah gaya dorong.

pengertian gaya

Tapi, kira-kira apa saja ya pengaruh gaya terhadap kondisi benda?

 

Pengaruh Gaya terhadap Benda

Dalam ilmu fisika, ada 5 pengaruh gaya terhadap benda:

pengaruh gaya terhadap benda lain

Untuk mengetahui pengaruh apa saja yang diakibatkan gaya kepada benda, yuk kita  berjalan-jalan sebentar sambil berimajinasi. Jadi, siapkan imajinasimu ya!

 

Gaya Menggerakkan Benda Diam

Pertama, bayangkan kamu dan ayahmu sedang di garasi rumah. Kalian hendak pergi piknik ke taman kota nih. Sayangnya, bensin mobil habis. Akhirnya, ayahmu mendorong mobil tersebut sampai pom bensin yang ada di seberang rumahmu. Nah, kegiatan memberikan gaya berupa “mendorong mobil” dari yang semula “diam” di garasi ke pom bensin itu berarti, gaya dapat menggerakkan benda yang diam.

gaya dorong terhadap mobil

Gaya dorong membuat mobil yang semula diam menjadi bergerak (sumber: shutterstock.com)

Gaya Menghentikan Benda Bergerak

Setelah mengisi bensin, kamu dan ayahmu melanjutkan perjalanan. Saat bertemu lampu merah, ayahmu menginjak pedal rem, sehingga mobil berhenti. Itu artinya, gaya yang diberikan dari kaki kepada pedal rem akan membuat sebuah benda yang sebelumnya bergerak menjadi berhenti.

Baca juga: Contoh Jenis Gaya dalam Hukum Newton

 

Gaya Mengubah Kecepatan Benda

Tidak hanya menghentikan gerakan benda saja, dengan memberikan suatu gaya pada benda, kita juga bisa mengubah kecepatan gerak benda itu, lho. Ketika ayahmu mengendarai mobil, injakan kaki pada pedal gas akan memberikan gaya kepada gerakan roda di bawah. Semakin dalam injakan pedal gas tersebut, tentu akan meningkatkan kecepatan si mobil, kan. Artinya, gaya dapat mengubah kecepatan suatu benda.

 

Gaya Mengubah Arah Gerak Benda

Kamu dan ayahmu masih di jalanan lengang. Dia terus menginjak pedal gas. Mobil dalam kecepatan tinggi. Tiba-tiba di depan ada seekor anak kucing melintas. Ayahmu lantas memutar setir ke kanan dengan cepat. Apa yang terjadi ketika setir mobil diputar? Setirnya copot? hehe. Bukan, setirnya bukan copot, kok. Kan bukan mur.

Ayahmu memberikan gaya berupa “memutar setir mobil ke kanan”, yang membuat mobil tersebut akan berbelok ke arah kanan. Itu artinya, gerakan mobil yang semula lurus, akan “berubah” akibat adanya gaya dari putaran setir oleh ayahmu.

mobil belok akibat gaya

Arah gerak mobil berubah akibat gaya (sumber: writeopinions.com)

Gaya Mengubah Bentuk Benda

 

Karena belokan yang tiba-tiba tadi, tidak sengaja bagian bumper belakang mobilmu menabrak tempat sampah di pinggir jalan. Ayahmu menghentikan mobil. Kamu keluar dan melihat kalau saat ini, tempat sampah tersebut sudah rusak dan bagian tutupnya penyok. Itu artinya, gaya “tabrakan antara mobil dan tempat sampah” menyebabkan perubahan bentuk pada tempat sampah. Dari yang semula berbentuk kotak menjadi penyok di bagian atas. Itu artinya, gaya dapat mengubah bentuk sebuah benda.

Nah, itu tadi 5 pengaruh gaya yang berpengaruh terhadap kondisi benda. Tapi sebenarnya masih banyak lagi, loh. Pengaruh gaya lainnya tentu dipengaruhi oleh jenis gayanya, yah. Eh, tapi emang gaya itu banyak jenisnya, yah?

Baca Juga: Apa itu Pengertian Gaya Sentripetal dan Sentrifugal?

 

Jenis Gaya

Secara umum, jenis gaya dibagi menjadi dua, yaitu gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Apa sih perbedaan keduanya? Yuk kita bahas satu per satu!

 

Gaya Sentuh

Gaya sentuh merupakan gaya yang terjadi ketika sumber gaya bersentuhan langsung dengan objek penerima gaya. Gaya yang termasuk dalam jenis gaya sentuh diantaranya, gaya normal, gaya gesek, dan gaya pegas. Yuk kita bahas singkat  ketiga gaya ini!

 

1. Gaya Normal

Gaya normal merupakan gaya yang bekerja pada dua benda yang saling bersentuhan, dimana arah gayanya selalu tegak lurus dengan permukaan bidang sentuh.

Contoh gaya normal adalah saat kamu bersandar ke arah dinding. Maka, dinding akan memberikan dorongan secara horizontal  yang disebut sebagai gaya normal pada tubuhmu yang sedang bersandar tersebut.

 

2. Gaya Gesek

Gaya gesek terjadi ketika dua permukaan benda saling bersentuhan. Arah dari gaya gesek selalu berlawanan dengan kecenderungan arah gerak benda. 

Contohnya, saat kamu mendorong meja ke arah kanan, maka diantara kaki meja dan lantai muncul gaya gesek ke kiri.

 

3. Gaya Pemulih pada Pegas

Gaya pemulih pada pegas adalah gaya yang menyebabkan benda bergerak menuju titik keseimbangannya kembali setelah mengalami simpangan pada gerak harmonik.

Contohnya, saat kamu melompat di spring bed maka akan muncul gaya pemulih pada pegas yang mendorong kamu ke atas.

Baca Juga: Yuk Simak Contoh Jenis Gaya dalam Hukum Newton!

 

Gaya Tak Sentuh

Kebalikan dari gaya sentuh, gaya tak sentuh merupakan gaya yang terjadii ketika sumber gaya tidak bersentuhan langsung dengan objek penerima gaya. Gaya yang termasuk dalam jenis gaya ini diantaranya, gaya gravitasi, gaya magnet, dan gaya listrik. Yuk kita bahas!

 

1. Gaya Gravitasi

Gaya gravitasi antara dua buah benda merupakan gaya tarik-menarik antara dua buah benda bermassa. Contohnya nih, kalau kita tinjau bumi, gaya gravitasi bumi membuat buah di atas pohon jatuh ke bawah.

 

2. Gaya Magnet

Gaya magnet merupakan gaya yang timbul akibat adanya medan magnet. Misalnya, saat besi yang didekatkan pada sebuah magnet, maka besi tersebut akan ditarik oleh magnet.

 

3. Gaya Listrik

Gaya listrik dialami oleh objek bermuatan yang berada dalam medan listrik. Misalnya, saat muatan elektron dan elektron berdekatan maka kedua muatan ini akan saling tolak menolak.

Nah, itulah penjelasan tentang gaya, pengaruh gaya terhadap kondisi benda, dan jenis-jenis gaya, yah. Kalau kamu ingin mempelajari materi lebih lanjut dalam bentuk video animasi, yuk tonton lewat ruangbelajar!

 

ruangbelajar

Profile

Kresnoadi

Pembuat cerita. | http://www.keriba-keribo.com/