Hari Relawan: Masih Ragu Menjadi Relawan? Yuk, Terapkan 7 Tips Ini untuk Mulai Aksimu

Mau menjadi pemuda yang produktif dan banyak teman? Kamu nggak bisa menghabiskan waktu dengan belajar terus, lho. Kamu juga harus menjadi remaja yang gemar bersosialisasi dengan orang lain. Nah, salah satu caranya adalah dengan menjadi relawan

Menjadi relawan di berbagai kegiatan atau organisasi sosial dapat menjadi sarana untuk berbuat lebih secara langsung untuk sesama. Menjadi seorang relawan juga akan memberikan pengalaman dan pelajaran hidup bagi siapapun yang menjalaninya. So, nggak perlu ragu lagi menjadi relawan. Kamu bisa menerapkan tujuh tips berikut ini supaya lebih berani memulai aksimu.

1. Perluas networking kamu

menjadi relawanPerluas pergaulanmu (Sumber: clubrecepata.info)

Tahap pertama jika kamu ingin mencoba menjadi relawan adalah dengan memperluas pergaulan kamu dengan mencari orang-orang yang sudah memiliki pengalaman menjadi relawan. Semakin banyak kamu bergaul dengan para relawan, maka kamu akan semakin banyak juga mengetahui informasi tentang kesempatan menjadi relawan.

Kamu juga bisa belajar dari mereka agar kamu tidak kaget saat terjun langsung nantinya. Mendengar cerita dari orang yang sudah berpengalaman juga akan menginspirasi dan menambah semangat kamu, sehingga semakin yakin untuk menjadi relawan.

Baca Juga: Mitigasi Bencana Alam di Indonesia

2. Ketahui kualifikasi dirimu

menjadi relawanKetahui apa yang bisa kamu kontribusikan (Sumber: smcgov.org)

Apa sih yang ingin kamu sumbangkan di lokasi nanti saat menjadi relawan? Kamu harus tahu apa yang bisa kamu lakukan dan apa tujuan dari aksimu ini. Untuk menjadi relawan tidak semudah yang kamu kira, kamu akan ditanya apa yang bisa kamu lakukan di sana sehingga kamu dapat berkontribusi di bidang yang tepat.

Misalnya, kamu ingin berkontribusi di bagian penanggulangan bencana atau di manajemen bencana, dan sebagainya. Selain itu, kamu juga harus menyiapkan mental agar siap menghadapi kemungkinan-kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi di lapangan.

 

3. Pilih kegiatan sosialmu dengan bijak

menjadi relawanPilih kegiatanmu dengan bijak (Sumber: nyrr.org)

Kamu ingin membantu menyelesaikan isu apa saat menjadi relawan? Lakukanlah riset terhadap berbagai program yang tersedia sebelum kamu memutuskan. Kamu bukan hanya memilih pekerjaan apa yang lebih kamu sukai, melainkan tentang apa yang sedang dibutuhkan dan apa yang bisa kamu berikan.

Akan lebih baik dan bijak jika kamu menjadi relawan sesuai dengan passion dan bidang yang kamu kuasai agar kamu dapat berkontribusi secara maksimal. Tidak harus membantu daerah yang terkena bencana, banyak juga program lain yang tersedia. Mulai dari relawan di konservasi flora dan fauna hingga kesejahteraan masyarakat.

4. Punya pengetahuan tentang bencana saat menjadi relawan di lokasi bencana

menjadi relawanBekali dirimu dengan pengetahuan terkait bencana (Sumber: act.id)

Sebelum kamu berangkat ke lokasi bencana, banyak sekali hal yang harus kamu persiapkan. Bekali dirimu dengan informasi yang lengkap seputar bencana yang terjadi. Saat terjadi gempa dan tsunami carilah info mengenai, apa itu tsunami?

Apa saja dampak yang bisa ditimbulkan dari tsunami? Apa yang bisa dilakukan untuk menanggulangi bencana tsunami? Apa yang harus dilakukan jika bencana tersebut terjadi lagi? Penting untuk kamu mempunyai pengetahuan tentang penanggulangan bencana, baik saat pra, saat, hingga setelah terjadi bencana.

5. Siapkan dirimu untuk mempelajari hal baru

menjadi relawanManfaatkan kesempatan ini untuk memperlajari hal baru (Sumber: greenpeace.org)

Menjadi relawan berarti siap untuk mempelajari hal baru. Jadikan kesempatan ini menjadi sarana untuk belajar hal baru. Jangan sampai hal-hal yang belum kamu ketahui atau takuti menjadi halangan untuk kamu berani keluar dari zona nyamanmu dan menjadi relawan.

Misalnya, jika kamu mendapatkan kesempatan untuk menjadi relawan di daerah terpencil dan mengharuskan kamu tinggal di lokasi yang sulit dijangkau. Kamu bisa memanfaatkannya untuk belajar bagaimana pola keseharian masyarakatnya. Jangan lewatkan kesempatan yang datang hanya karena kamu tidak siap mempelajari hal baru.

Baca Juga: Apa Saja Kegiatan Pelajar Indonesia di Luar Negeri?

6. Bawa energi positif dan tularkan kepada orang di sekitarmu

menjadi relawanSebarkan energi positif kepada orang sekitar (Sumber: khayavolunteer.com)

Saat menjadi relawan jangan tunjukkan wajah takut, sedih, atau khawatirmu. Tunjukkan ketertarikan dan semangatmu. Bawalah energi yang positif karena itulah yang harus kamu tularkan pada semua orang yang kamu temui nanti. Jangan menutup diri dan tunjukkan bahwa kamu siap untuk menghadapi tantangan apapun. Buatlah dirimu senyaman mungkin dan jangan malu.

7. Ingat niatmu dan lakukan dengan senang hati

menjadi relawanLakukanlah dengan senang hati (Sumber: volunteerhq.org)

Menjadi relawan bukanlah hal yang sepele, kamu harus mengeluarkan tenaga dan waktu tanpa mengharapkan balasan secara finansial. Maka, kamu harus ingat akan niatmu sejak awal dan lakukanlah dengan senang hari. Tidak mudah memang memberikan waktu dan tenaga secara cuma-cuma. Percayalah, kamu akan sadar bahwa pengalaman dan perasaan bahagia karena membantu orang lain akan kamu dapatkan saat menjadi relawan.

Masih ragu jadi relawan? Eits, yang penting mulai aja dulu dan lihat berbagai manfaat yang akan kamu dapatkan dengan menjadi relawan. Pastinya jangan lupa untuk tetap belajar yah. Nikmati pengalaman belajar seru ditemani video-video animasi menarik hanya di ruangbelajar!

IDN CTA Blog ruangbelajar for desktop Ruangguru

Shabrina Alfari

Content Writer and Content Performance at Ruangguru. Hope my writing finds you well and help you learn a thing or two! :D