Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah | Sejarah Kelas 10

Perjalanan Manusia Modern sejak Zaman Praaksara

Pernah gak kamu bertanya-tanya, kok kebanyakan orang Indonesia berkulit sawo matang atau kuning langsat, tapi orang Eropa berkulit putih? Ternyata hal tersebut berkaitan dengan perjalanan manusia modern. Seperti apa ya?  Yuk simak artikel Sejarah kelas 10 berikut ini!

 

Kamu pernah dengar nggak, teori yang mengatakan kalau kita dulunya adalah manusia kera? Hah, emang benar? Lalu bagaimana kita, dari manusia kera, bisa menjadi manusia dengan bentuk fisik seperti saat ini, ya?

Penasaran, nggak sih, bagaimana perjalanan panjang manusia modern sejak prasejarah hingga saat ini? Yuk, ikuti perjalanan serunya!

 

Teori Evolusi Darwin 

Perjalanan panjang manusia melalui tahapan-tahapan yang tidak singkat, Squad. Salah satunya adalah melalui tahap evolusi. Ada beberapa teori terkait evolusi, di antaranya adalah teori oleh Charles Darwin dan Jean-Baptiste de Lamarck. Di tulisan kali ini, kita akan membahas teori evolusi menurut Darwin.

Evolution Father-1

Charles Darwin dan Jean-Baptiste Lamarck

 

Evolusi merupakan proses yang berlangsung dalam kurun waktu jutaan tahun. Dalam teorinya, Darwin menyampaikan gagasan bahwa makhluk hidup mengalami proses adaptasi terhadap lingkungannya atau melewati proses seleksi alam, di mana hanya makhluk yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya yang dapat bertahan hidup dan berkembang.

Sementara, kalau bicara tentang evolusi manusia, Dariwn tidak pernah bilang kalau manusia keturunan kera. Sebab, proses evolusi hanya terjadi di ranah spesies. Ingat nih, manusia dan kera itu beda spesies.

Jadi yaa gak mungkin nenek moyang kita kera ya gais. Kita sepupuan aja sama kera. Makannya, gak heran kalau ada kemiripan dari fosil antara manusia dan kera, termasuk manusia purba.

Baca Juga: Jenis-Jenis Manusia Purba di Dunia | Sejarah Kelas 10

 

Apakah kamu tahu, ruangbelajar punya fitur yang namanya ADAPTO, lho! Di ADAPTO, kamu bisa memilih pembahasan lebih dalam, agar kamu lebih paham, dan pastinya makin pintar! Langsung aja cek fitur ini di ruangbelajar, ya!

CTA ADAPTO

 

Perubahan Fisik yang Terjadi pada Manusia

Proses evolusi manusia ini terjadi hampir di semua aspek (fisik). Ini dia perubahan-perubahan fisik yang terjadi pada manusia:

 

1. Sikap tubuh dan cara bergerak

Sikap tegak dimulai dengan kemampuan duduk tegak, berdiri, dan berjalan tegak. Kemampuan berdiri dan berjalan tegak dengan kedua kaki membebaskan tangan dari menunjang badan.

Akibatnya, tangan dapat digunakan untuk membuat dan menggunakan alat, mencari dan membawa makanan, menyuap makanan, serta mengasuh anak-anak.

 

2. Evolusi kepala

Evolusi kepala berhubungan dengan evolusi otak. Hal ini dikarenakan semakin modern manusianya, maka semakin membesar pula volume otaknya.

Evolusi otak juga berpengaruh pada perubahan pola pikir, kebiasaan, cara hidup, dan pemahaman atas pengalaman. Evolusi kepala juga berkaitan dengan sistem pencernaan dan pernapasan. Perubahan makanan dan cara mengolahnya mempengaruhi struktur mulut sebagai alat pengunyah, terlebih setelah ditemukannya api.

 

3. Perkembangan biososial manusia

Pada aspek ini menyangkut tiga hal penting, yaitu pembuatan alat, organisasi sosial, dan komunikasi dengan bahasa. Pembebasan tangan dari menumpu badan dan perkembangan pikiran manusia yang lebih lanjut memicu manusia dapat membuat alat-alat dari kayu dan batu.

Kepandaian manusia dalam memakai dan membuat alat mempermudah cara mencari dan mengolah makanan. Perburuan hewan secara kelompok memerlukan pengorganisasian dalam mengatur siasat bersama.

Inilah yang mendorong terbentuknya organisasi sosial dan komunikasi secara verbal maupun nonverbal, sebab komunikasi sangat diperlukan untuk mengatur kehidupan secara berkelompok.

Baca Juga: Penjelasan Teori-Teori Asal Usul Kehidupan

 

Variasi Ras Manusia 

Proses-proses evolusi tersebut akhirnya membawa manusia pada zaman prasejarah menjadi manusia di masa sekarang. Manusia sekarang termasuk dalam spesies Homo sapiens. Adapun ciri-ciri manusia modern antara lain memiliki kapasitas otak sekitar 1.350 cc serta memiliki kebudayaan yang tinggi.

Nah, selain evolusi dan seleksi alam yang menyebabkan perbedaan fisik, perjalanan panjang manusia masih belum berhenti. Perbedaan manusia purba dengan manusia modern tidak lebih dari variasi ras.

Manusia modern mengalami diversifikasi (penganekaragaman) menjadi berbagai ras dan kelompok etnik seperti sekarang ini. Keanekaragaman itu terlihat pada perbedaan bentuk tengkorak, tingkat tonjolan wajah, kekokohan dahi, dan sebagainya. Perbedaan tersebut dapat kita lohat saat ini pada ras-ras manusia modern yang terpisah secara geografis untuk kurun waktu yang lama.

Variasi Ras

 

Pengertian Ras Menurut Ahli

Ras sendiri berasal dari Bahasa Latin, radix, yang berarti “akar” atau “asal”.  Adapun pengertian ras menurut para ahli, antara lain:

 

1. Bruce J. Cohen

Menurut Bruce J. Cohen, ras adalah pengelompokan manusia berdasarkan ciri-ciri fisik atau biologis individu di dalamnya yang sama dan diwariskan secara turun temurun.

 

2. Horton dan Hunt

Menurut Horton dan Hunt, ras adalah pengelompokan manusia berdasarkan perbedaannya dengan kelompok manusia lain berdasarkan ciri-ciri fisik bawaan.

 

3. Alex dan Thio

Menurut Alex dan Thio, ras adalah penggolongan sekelompok manusia oleh masyarakat sekitarnya berdasarkan ciri-ciri biologis yang dimiliki.

 

4. Stephen K. Sanderson

Menurut Stephen K. Sanderson, ras adalah pengelompokan manusia yang didefinisikan masyarakatnya sendiri dan diterima masyarakat lain.

 

Ciri-Ciri Fisik pada Ras

Ciri-ciri fisik yang biasanya dilihat dalam pengelompokan ras tersebut adalah:

1. Bentuk badan

Biasanya dengan perbedaan tinggi dan rangka badan yang menyusunnya. Ada ras yang memiliki tubuh tinggi besar, ras yang memiliki tubuh tinggi kecil, serta ras yang pendek kecil.

 

2. Bentuk kepala

Pengelompokan ras berdasarkan bentuk kepalanya, biasanya diukur berdasarkan panjang lingkar kepala.

 

3. Bentuk wajah 

Dari bentuk wajah yang diperhatikan adalah bentuk tulang pipi (ada yang menonjol dan tidak), pronogtisme (jarak atau derajat muka dengan air muka), panjang muka (jarak antar dua tulang pipi), dan bentuk dagu.

 

4. Bentuk hidung

Bentuk hidung dinilai dari panjang dan lebar hidung rata-rata sekelompok manusia, ada hidung yang mancung, pesek, dan biasa.

 

5. Warna kulit, rambut, dan mata.

Pengelompokan berdasarkan kulit, rambut, dan mata merupakan ciri yang paling mudah dilihat. Ada ras manusia yang berkulit hitam, putih, kuning, atau sawo matang. Ada ras manusia yang memiliki warna bola mata hitam, biru, atau hijau. Rambut manusia bisa dikelompokkan berdasarkan warna hitam, putih, atau kuning, serta dan rambut lurus, ikal, dan keriting.

 

Ras

Gimana, seru sekali, ya perjalanan panjang manusia hingga saat ini? Hal-hal di atas bukan berarti saat ini telah berhenti, karena manusia akan terus beradaptasi dengan lingkungannya dan berevolusi tanpa kita sadari.

Jika kamu masih ingin tahu lebih banyak tentang manusia modern, kamu bisa diskusikan dengan guru-guru di Ruangguru Privat Sejarah, lho.

Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (offline) atau daring (online). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!

CTA Ruangguru Privat

Sumber referensi

Gunawan, Restu dkk. 2017. Sejarah Indonesia Kelas X Edisi Revisi. 2017: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Sumber foto

Charles Darwin.
Tautan: biography.com

Jean-Baptise Lamarck
Tautan: evolution-berkeley.edu

Artikel pertama kali terbit 24 April 2018, kemudian diperbarui 17 November 2020 dan 6 Februari 2026.

Irene Swastiwi Viandari Kharti