Sejarah Kelas 11 | Seri Revolusi Dunia: Revolusi Amerika

Seno Aji Des 4, 2018 • 4 min read



Sejarah_11

Pernahkah kamu mendengar kata "Revolusi"? tahukah kamu arti dari kata tersebut? Secara umum, revolusi diartikan sebagai sebuah perubahan yang terjadi secara cepat. Namun, beberapa ahli memiliki pendapatnya masing-masing. Seperti Selo Soemardjan, ia mengartikan revolusi sebagai perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga sosial di masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosial. Seperti nilai-nilai, sikap, dan juga pola perilaku di antara kelompok masyarakat.

Selain Selo, ada juga pendapat dari Sosiolog Indonesia, yaitu Soerjono Soekanto. Soerjono mengatakan bahwa revolusi adalah bentuk perubahan sosial. Perencanaan yang dilakukan, biasanya bertujuan untuk mengarahkan terjadinya perubahan sosial yang didasari oleh planning sosial.

Sejarah dunia mencatat bahwa beberapa negara pernah mengalami revolusi, seperti Amerika, Prancis, Tiongkok, Iran. Nah, pada artikel ini, kita akan membahas tentang revolusi yang terjadi di Amerika. Pastinya penasaran kaan seperti apa Amerika dahulu sebelum revolusi, kenapa terjadinya revolusi, dan bagaimana saat ini. Yuk simak pembahasannya.

Pasca Columbus tiba di Benua Amerika, kerajaan-kerajaan di Eropa bersaing untuk jadi yang pertama menduduki dan mendapatkan tempat strategis di Amerika. Ujungnya, hal ini berakhir dan diselesaikan dengan cara perang. Adapun 3 kerajaan yang berlomba untuk menguasai daratan Amerika adalah Inggris, Spanyol, dan Prancis.

Tahun 1763, Inggris baru saja memenangi perang melawan Prancis. Peperangan ini dinamakan The Seven Year’s War. Hasil yang didapatkan Inggris dari perang ini adalah semua tanah dan koloni milik Prancis yang ada di tanah baru “Amerika”. Meskipun memenangi peperangan tersebut, Inggris juga mendapat dampak buruk: terkurasnya kas pemerintahan.

Untuk menutup kas yang merugi, Inggris memberlakukan beberapa peraturan untuk menarik pajak dari koloni Inggris di Amerika. Kenapa? Karena pada saat itu, pemerintah Inggris beranggapan bahwa koloni mereka adalah masyarakat yang makmur. Soalnya, kan, mereka baru mendapat tambahan tanah dan harta setelah menang perang melawan Prancis.

pasukan amerika

Pasukan Revolusi Amerika (Sumber: Idntimes.com)

Masalahnya, koloni di Amerika merasa kalau pajak itu terlalu tinggi. Karena merasa dirugikan, akhirnya mereka, mulai tahun 1765, melakukan protes. Di samping itu, rakyat koloni di Amerika merasa peraturan tersebut tidak berlaku karena tidak ada perwakilan rakyat koloni di parlemen Inggris yang dapat memberikan suara dan saran dari rakyat koloni.

Pada tahun 1773, masyarakat koloni yang frustasi atas kebijakan dan peraturan Inggris mengadakan gerakan protes bernama The Boston Tea Party”. Massa yang menyamar sebagai suku Indian, membuang teh yang seharusnya mereka beli dari kerajaan Inggris ke dalam laut di pelabuhan kota Boston. Hal ini membuat Inggris harus mengambil tindakan tegas dan mencabut semua hak kepengurusan koloni secara mandiri pada tahun 1774.

boston tea party

Boston Tea Party (Sumber: wpclipart.com)

Masyarakat koloni bereaksi dan menentang dengan membuat pemerintahannya sendiri dan menyatakan berbeda dengan Inggris. Hingga akhirnya pecah perang skala besar antara 13 koloni Inggris penentang peraturan (yang nantinya akan dibantu oleh Prancis, Spanyol, dan Belanda) melawan tentara Kerajaan Inggris dibantu oleh pendukung dari koloni yang setia kepada kerajaan.

Pada tahun 1781 pihak Kerajaan Inggris menyatakan menyerah dan, dua tahun kemudian, menandatangani nota perdamaian. Secara sah kemenangan ini memberikan kebebasan kepada pihak koloni Amerika untuk mengatur urusannya sendiri. Dengan ditandatanganinya nota perdamaian, maka tercapailah revolusi Amerika. Karena dalam nota tersebut kerajaan Inggris mengakui kedaulatan 13 koloninya di Amerika sebagai negara yang berdiri sendiri.

kerugian boston tea party

Banyak banget ya nilainya. Kalau kamu tukerin uang sebanyak itu ke rupiah dan kamu beliin mie goreng, kamu bakal dapet sekitar 91.162.500 bungkus mie goreng, cukup lah buat traktir warga satu kabupaten.

Dampaknya Pada Dunia

Revolusi Amerika menjadi momentum yang menyadarkan dunia bahwa konstitusi kerajaan dapat dilawan dan dihancurkan. Selain itu, pengakuan hak dan kesetaraan hak juga menyadarkan masyarakat dunia bahwa semua manusia adalah sama. Ini merupakan hal yang cukup mendobrak jika dilihat dari pandangan pada tahun tersebut.

Revolusi di Amerika ini, walaupun tidak mendobrak tatanan masyarakat secara radikal seperti yang dilakukan oleh revolusi Prancis, tetapi menjadi salah satu pergerakan yang nantinya akan memengaruhi terjadinya revolusi di Prancis.

Gimana Squad, sebenarnya revolusi itu tujuannya baik. Revolusi dapat menghapus penindasan dan memberikan keadilan kepada semua orang. Tetapi, karena dilakukan dengan kekerasan, revolusi pasti banyak menimbulkan korban. Contohnya, ya, revolusi Amerika ini. Selain itu, revolusi tidak akan menjamin bahwa pemerintahan selanjutnya akan lebih baik dari sebelumnya. Terkadang orang yang naik karena efek dari revolusi, dapat berubah menjadi diktator. Nah, biar kamu lebih paham tentang revolusi, ada baiknya kamu coba bertanya dan belajar dengan guru yang lebih ahli di Ruangles.

New Call-to-action

Referensi:

Arifin, Faizal. (2013) Peranan George Washington Dalam Perang Kemerdekaan Amerika Serikat Pada Tahun 1775-1783. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Sumber Foto:

Foto 'Pasukan Revolusi Amerika' [Daring]. Tautan: https://www.idntimes.com/science/discovery/shandy-pradana/fakta-revolusi-amerika-dan-revolusi-prancis-exp-c1c2/5

Foto 'Boston Tea Party' [Daring]. Tautan: https://www.wpclipart.com/American_History/revolution/Boston/Boston_Tea_Party__large.jpg.html

(Artikel terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2020.)

Beri Komentar