Pengertian Narrative Text, Struktur, Jenis & Contoh | Bahasa Inggris Kelas 8

Narrative Text atau Teks Naratif

Yuk, kita pahami pengertian Narrative Text (Teks Naratif), beserta struktur, jenis-jenis, kaidah kebahasaan, dan contohnya di artikel Bahasa Inggris kelas 8 ini!

 

Once upon a time, there was a young girl named Cinderella. She lived with her step mother and two step sisters. The step mother and sisters were conceited and bad tempered. One day, they were invited to a ball dance in a palace. With the help of fairy godmother, Cinderella managed to come to the palace.

Teman-teman, tahukah kamu, termasuk ke dalam teks apakah potongan paragraf di atas? Teks tersebut merupakan narrative text atau teks narasi. Teks narasi ini, pasti sering kamu temukan di keseharianmu, jika kamu suka membaca buku cerita, novel, atau buku-buku fiksi lainnya. Oke, supaya kamu bisa lebih paham mengenai narrative text dalam Bahasa Inggris, yuk baca sampai tuntas artikel di bawah ini, ya!

 

Definition of Narrative Text (Pengertian Teks Narasi)

What is narrative text? Narrative text is a the type of text that tells a chronological story in the past tense. Kalo dalam bahasa Indonesia-nya nih, teks narasi adalah suatu cerita yang dibuat runut dalam kalimat lampau. Narrative text menceritakan cerita imajinatif ataupun cerita nyata yang dimodifikasi, dan disusun melalui urutan kejadian yang terjadi di masa lalu.

Baca Juga: Recount Text: Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan, dan Contoh

 

The Purpose of Narrative Text (Tujuan Teks Narasi)

The aim of narrative text is to entertain the readers through the amusing story. Jika diartikan, tujuan narrative text adalah untuk menghibur para pembaca dengan ceritanya yang menarik.

the purpose of narrative text - tujuan teks narasi

Baca Juga: Mengenal Report Text: Pengertian, Struktur, Tujuan & Contohnya

 

Types of Narrative Text (Jenis-Jenis Teks Narasi) 

Nah, narrative text ini terdiri dari beberapa macam. Jenis-jenis teks narasi di antaranya ada cerita khayalan (fairytales), misteri (mysteries), cerita seram (forror stories), sci-fi (science fiction), romansa (romance), dan masih banyak lagi. Untuk lebih jelasnya, bisa kamu lihat pada gambar berikut ini:

Kinds of Narrative Text - Jenis Teks Narasi

 

Wah, banyak banget kan, teman-teman. Kalo kamu, lebih suka baca teks narasi apa nih? Coba share judul-judul buku favoritmu di kolom komentar, ya! 

Baca Juga: Macam-Macam Expression of Asking and Giving Opinion

 

Generic Structure of Narrative Text (Struktur Teks Narasi)

Ada 4 generic structure of narrative text (struktur teks narasi) yang perlu kamu ketahui jika ingin menyusun atau membuat sebuah teks narasi (narrative text), yaitu:

 

1. Orientation

Merupakan bagian pembuka dari sebuah cerita teks narasi. Bagian ini mengenalkan tokoh dalam cerita (characters) serta latar terjadinya cerita yang meliputi latar tempat, waktu, suasana, dan keadaan sosial (setting).

 

2. Complication

Bagian ini berisi permasalahan yang terjadi di dalam sebuah cerita. Secara lebih detail, complication terbagi lagi menjadi 3 bagian, yaitu:

  • Rising action: Masalah mulai muncul
  • Climax: Puncak permasalahan
  • Falling action: Tensi permasalahan mulai menurun, dan mulai menemukan titik penyelesaian.

 

3. Resolution

Bagian ini berisi penyelesaian atau akhir dari sebuah cerita teks narasi. Sebuah cerita bisa ditutup dengan akhir yang menyenangkan (happpy ending), akhir yang menyedihkan (sad ending), atau akhir yang menggantung (cliffhanger).

 

4. Re-orientation

Bagian terakhir dari struktur teks narasi (narrative text) ini biasanya berisi kesimpulan, pesan moral (moral value), atau perubahan watak tokoh di akhir cerita. Reorientation ini sifatnya opsional karena tidak harus selalu ada pada suatu teks naratif.

Structure of Narrative Text - Struktur Teks Narasi

Baca Juga: Contoh Kalimat Simple Present Tense berdasarkan Polanya

 

Language Features of Narrative Text (Kaidah Kebahasaan Teks Narasi)

Kalau kamu ingin membuat contoh narrative text, ada baiknya pahami dulu kaidah kebahasaannya, ya. Karena, unsur inilah yang menjadi ciri khas narrative text. Lalu, apa aja sih language features of narrative text, atau kaidah kebahasaan teks narasi itu?

 

1. Menggunakan Simple Past Tense

Narrative text biasanya menggunakan simple past tense karena akan menceritakan peristiwa atau kisah yang telah terjadi. Dengan begitu, pembaca bisa memahami urutan peristiwa secara jelas, dan membantu mereka untuk hanyut ke dalam cerita.

Contohnya:

Once upon a time, in a small village, there lived a kind, generous old man. One day, as he was walking through the forest, he stumbled upon a giant squash. Amazed, he inched closer.”

(Pada zaman dahulu kala, di sebuah desa kecil, hiduplah seorang pria tua yang baik hati dan dermawan. Suatu hari, ketika dia sedang berjalan menuju hutan, dia menemukan sebuah labu raksasa. Terkejut, dia pun mendekat.)

Nah, pada potongan teks di atas, terdapat bentuk past tense dari live –> lived, he is walking –> he was walking, inch –> inched, yang menggambarkan kalau peristiwa itu sudah terjadi.

 

2. Menggunakan Adverb of Time

Adverb of time adalah kata yang memberi keterangan terkait kapan peristiwa terjadi, berapa lama, dan berapa sering peristiwa itu berlangsung. Pada narrative text, adverb of time membantu memperjelas konteks urutan peristiwa dalam cerita. Ini memungkinkan pembaca untuk lebih mudah mengikuti alur cerita dan merasa terbawa masuk ke dalam cerita yang mereka baca.

Contoh adverb of time, antara lain today, yesterday, one day, tomorrow, last year, later, dan sebagainya. Contoh adverb of time dalam narrative text bisa kamu cek pada potongan teks berikut ini:

Early one morning, Sarah decided to go for a jog in the park. As she jogged, the sun began to rise, casting a golden glow over the trees. Later that day, she met her friends for lunch and shared her morning adventure with them.”

(Pagi-pagi sekali, Sarah memutuskan untuk jogging di taman. Saat dia jogging, matahari mulai terbit, menyebarkan cahaya emas di atas pepohonan. Kemudian pada hari itu, dia bertemu teman-temannya untuk makan siang dan menceritakan petualangan paginya kepada mereka.)

Nah, pada contoh di atas, terdapat beberapa adverb of time, yaitu early one morning, later that day, yang digunakan untuk menunjukkan urutan peristiwa yang terjadi.

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Adverb dalam Bahasa Inggris

 

3. Menggunakan Adjective

Adjective adalah kata yang digunakan untuk mendeskripsikan noun (kata benda) dan pronoun (kata ganti), yang bisa berupa orang, tempat, hewan, benda, warna, bau, atau konsep abstrak lainnya. Adjective bisa kita sebut juga sebagai kata sifat.

Dalam narrative text, adjective membantu menciptakan cerita yang lebih rinci atau deskriptif. Dengan begitu, ini akan menstimulasi imajinasi pembaca, sehingga mereka dapat ikut hanyut ke dalam cerita.

Contohnya:

“The brave knight entered the dark, mysterious forest, ready to face any challenges that lay ahead.”

(Seorang Ksatria yang berani memasuki hutan yang gelap dan misterius, siap menghadapi segala tantangan yang menantinya.)

Pada contoh ini, terdapat kata sifat berupa brave, dark, dan mysterious, yang memberikan pembaca gambaran yang lebih jelas tentang kepribadian ksatria serta atmosfer hutan.

 

4. Menggunakan Noun Phrase

Noun phrase adalah kata-kata yang berfungsi sebagai kata benda. Bisa berupa tempat, orang, makhluk hidup, dan lain-lain. Nah, sama halnya dengan adjective, noun phrase digunakan untuk memberi deskripsi yang lebih rinci dari sebuah narrative text.

Contohnya:

“The bright morning sun cast a golden glow on the calm waters of the lake, creating a breathtaking view.”

(Matahari pagi yang terang melemparkan cahaya emas pada air tenang danau, menciptakan pemandangan yang memukau.)

Pada contoh teks di atas, terdapat beberapa noun phrases, yaitu the bright morning sun and the calm waters of the lake, yang membantu memberikan gambaran lebih rinci terkait suasana dan waktu dalam cerita.

 

Example of Narrative Text (Contoh Teks Narasi)

 

The Legend of Mount Batur

A long time ago, there lived on the island of Bali a giant-like creature named Kbo Iwo. The people of Bali used to say that Kbo Iwo was everything, a destroyer as well as a creator. He was satisfied with the meal, but this meant for the Balinese people enough food for a thousand men.

Difficulties arose when for the first time the barns were almost empty and the new harvest was still a long way off. This made Kbo Iwo wild with great anger. In his hunger, he destroyed all of the houses and even the temples. It made the Balinese turn to rage.

So, they came together to plan steps to oppose this powerful giant by using his stupidity. They asked Kbo Iwo to build them a very deep well, and rebuild all the houses and temples he had destroyed. After they fed Kbo Iwo, he began to dig a deep hole.

One day he had eaten too much, he fell asleep in the hole. The oldest man in the village gave a sign, and the villagers began to throw the limestone they had collected before into the hole. The limestone made the water inside the hole boiling. Kbo Iwo was buried alive. Then the water in the well rose higher and higher until at last it overflowed and formed Lake Batur. The mound of earth dug from the well by Kbo Iwo is known as Mount Batur.

Oke, dari cerita di atas, ada beberapa pertanyaan seputar narrative text yang bisa kamu jawab. Kita bahas sama-sama, ya.

 

Contoh Soal Narrative Text 

1. Cerita “The Legend of Mount Batur” termasuk jenis narrative text …

  1. Mysteries
  2. Myth
  3. Legend
  4. Folktale

 

 

Jawab: C

Pembahasan:

The Legend of Mount Batur termasuk dalam cerita legend karena menceritakan asal muasal suatu tempat, yaitu “Mount Batur” yang belum tentu benar asal usul terbentuknya.

 

2. Dalam cerita tersebut, paragraf pertama termasuk struktur bagian …

  1. Orientation
  2. Complication
  3. Resolution
  4. Reorientation

 

 

Jawab: A

Pembahasan:

Paragraf pertama, terdapat penjelasan mengenai tempat kejadian cerita, yaitu pada kalimat “A long time ago, there lived on the island of Bali a giant-like creature named Kbo Iwo”. Selain itu, ada juga kalimat yang menjelaskan karakter tokohnya, seperti “Kbo Iwo was everything, a destroyer as well as a creator“. Oleh karena itu, paragraf pertama merupakan bagian Orientation. 

3. Manakah paragraf yang masuk ke dalam Complexion?

  1. Paragraf 1
  2. Paragraf 2
  3. Paragraf 3
  4. Paragraf 4

 

 

Jawab: B

Pembahasan:

Bagian Complexion ditandai dengan munculnya masalah/permasalahan dalam cerita. Pada paragraf kedua, dijelaskan bahwa “for the first time the barns were almost empty and the new harvest was still a long way off.” Persediaan makanan di lumbung kosong, dan musim panen masih sangat lama. “This made Kbo Iwo wild with great anger. In his hunger, he destroyed all of the houses and even the temples”. Hal tersebut yang merupakan awal mula masalah terjadi. Kbo Iwo menjadi sangat marah dan mengahncurkan desa. 

Nah, itulah penjelasan mengenai apa itu narrative text, tujuan, struktur, jenis, kaidah kebahasaan, hingga contohnya. Mudah kan teman-teman? Jika kamu mau belajar lebih dalam lagi materi tentang narrative text, misalnya cara membuat teks ini, kamu bisa lho belajar di ruangbelajar. Materi di sana sudah lengkap, tersedia juga rangkuman, dan contoh soalnya. Yuk, dicoba!

IDN CTA Blog ruangbelajar Ruangguru

Referensi:

https://ielc.co.id/en/narrative-text-definition-characteristics-functions-types-and-example/#:~:text=What%20exactly%20is%20a%20narrative,a%20coherent%20and%20engaging%20way. (Diakses pada 23 Januari 2024)

 

Artikel ini terakhir diperbarui pada 23 Januari 2024.

Hani Ammariah

Content Performance Coordinator at Ruangguru. I like to write things that are useful and also not. But I hope, you can learn something from this post. ^^