Game COC Season 3 Episode 1: Arithmetic Stereo & Aroma Master

Minggu lalu, kita sudah menyaksikan episode perdana Clash of Champions Season 3. Ada dua game seru yang dimainkan para champions, yaitu Arithmetic Stereo dan Aroma Master. Seperti apa rules permainannya? Simak artikel ini ya!
—
Clash of Champions Season 3 akhirnya resmi dimulai! 🔥 Sebanyak 40 champions yang berasal dari berbagai universitas ternama di Indonesia siap menghadapi serangkaian tantangan untuk menjadi Champion sesungguhnya.
Di episode perdana, mereka langsung dihadapkan pada dua game yang sukses bikin penonton ikut tegang, yaitu Arithmetic Stereo dan Aroma Master. Meski terdengar sederhana, kedua challenge ini sama sekali nggak bisa dianggap remeh, lho. Para champions dituntut untuk tetap tenang, berpikir cepat, dan mengambil keputusan secara tepat di bawah tekanan.
Nah, sebenarnya seperti apa sih rules dari game Arithmetic Stereo dan Aroma Master? Yuk, kita bahas satu per satu di artikel ini!
Baca Juga: Jadwal Tayang Clash of Champions (COC) Season 3 Minggu Ini
Arithmetic Stereo
Di tantangan ini, kemampuan berhitung para champions bakal diuji dengan cara yang nggak biasa.
Kamu ingat kan, di Season 2 lalu ada game namanya Harmonic Math? Nah, kali ini, para champions akan menghadapi tantangan next level dari Harmonic Math!
Mereka harus menyelesaikan soal aritmatika sambil mendengarkan dua audio berbeda secara bersamaan, masing-masing diputar di telinga kiri dan kanan.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Nah, untuk menyelesaikan tantangan ini, bukan cuma dituntut berhitung cepat, mereka juga harus tetap fokus membagi perhatian ke dua sumber informasi sekaligus. Sedikit kehilangan konsentrasi aja, bisa bikin hasil hitung langsung meleset!
Aturan Permainan
- Setiap champions akan mendengarkan dua rangkaian operasi hitung yang diputar secara bersamaan dari dua sumber suara yang berbeda.
- Tugas mereka adalah menghitung hasil akhir dari masing-masing rangkaian secara bersamaan, lalu memasukkan kedua jawaban tersebut ke dalam AdaptoX.
- Seluruh proses dilakukan secara mental, tanpa kalkulator, kertas, ataupun alat bantu lainnya.
- Catatan: Pada tantangan ini, aturan perhitungan Matematika tidak berlaku. Artinya, semua operasi cukup dihitung sesuai urutan penyampaiannya, tanpa harus memperhatikan urutan operasinya (misal operasi perkalian atau pembagian harus diselesaikan lebih dulu).
Sistem Penilaian
- Sistem pemeringkatan ditentukan berdasarkan urutan champions yang berhasil memberikan dua jawaban dengan benar.
- Jika hingga waktu habis belum ada jawaban yang sempurna, peringkat akan ditentukan berdasarkan total selisih terkecil dari jawaban yang benar.
- Jika terdapat dua atau lebih champions dengan hasil yang sama, penentunya adalah waktu submit terakhir ke AdaptoX. Jadi, semakin cepat submit jawaban, semakin tinggi peringkatnya.
- Setiap Champions akan memperoleh poin sesuai dengan peringkat yang diraih. Misalnya, peringkat pertama mendapatkan 40 poin, peringkat kedua 39 poin, peringkat ketiga 38 poin, dan seterusnya hingga peringkat terakhir memperoleh 1 poin.
- Khusus champions yang berhasil memberikan dua jawaban dengan benar, akan mendapatkan bonus 3 poin di akhir tantangan.
Strategi Menyelesaikan Tantangan
Kalau kamu yang ada di arena, strategi apa yang bakal kamu pakai buat ngerjain challenge ini?
Baca Juga: Profil Peserta Clash of Champions (COC) Season 3 Batch 6
Nah, orang pertama yang berhasil mengirim jawaban benar adalah Nasywaa, mahasiswa Jurusan Statistika dari UI. Menurut Nasywaa, kunci utamanya ada di pola perhitungannya. Karena soalnya dirancang untuk kompetisi, pasti ada titik-titik tertentu yang menghasilkan bilangan bulat.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Jadi, meskipun di tengah jalan ada operasi perpangkatan atau pembagian pecahan, hasil akhirnya kemungkinan besar akan bernilai bulat. Dengan memahami pola itu, proses menghitung jadi lebih cepat dan nggak gampang terkecoh.
Sementara itu, peserta kedua yang berhasil submit jawaban adalah Jordan, mahasiswa Jurusan Teknik Metalurgi dari ITB. Menurut Jordan, daripada mencoba menghitung semua suara sekaligus, lebih baik fokus dulu ke suara pertama, baru lanjut ke suara kedua. Dengan cara itu, konsentrasi tetap terjaga dan peluang salah hitung jadi lebih kecil.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Challenge pertama benar-benar sukses menguras logika dan konsentrasi para champions. Tapi jangan senang dulu, karena level kesulitannya belum selesai.
Kali ini, yang diuji bukan lagi kemampuan berhitung atau mencari pola. Para champions harus mengandalkan sesuatu yang mungkin jarang dipakai saat ujian… yaitu indra penciuman!
Now, let’s move on to the second game, Aroma Master.
Aroma Master
Di tantangan kali ini, yang diuji adalah kemampuan memori para champions. Mereka harus menebak berbagai aroma dengan akurat dalam waktu yang terbatas.
Baca Juga: Profil Peserta Clash of Champions (COC) Season 3 Batch 7
Aturan Permainan
- Tantangan terdiri dari dua fase, yaitu Memorize dan Recall.
- Pada Fase Memorize, champions harus menghafalkan 40 jenis aroma yang masing-masing telah diberi nomor 1–40.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
- Setelah merasa siap, champions dapat langsung menuju salah satu dari tiga game room untuk memulai Fase Recall.
- Di Fase Recall, champions harus mengidentifikasi 18 aroma yang tersebar di tiga game room.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
- Setiap game room berisi 6 aroma yang harus dicocokkan dengan nomor identitas yang benar.
- Jawaban dimasukkan melalui AdaptoX yang tersedia di dalam masing-masing game room.
- Champions bebas memilih urutan game room yang ingin dimasuki.
- Setiap game room hanya boleh dimasuki satu kali. Jadi setelah keluar, champions tidak diperbolehkan masuk kembali ke game room tersebut.
- Setelah menyelesaikan satu game room, champions dapat memilih untuk kembali ke main arena untuk mengingat kembali 40 aroma, atau langsung menuju game room berikutnya untuk melanjutkan Fase Recall.
- Seluruh tantangan harus diselesaikan dalam waktu 45 menit.
Sistem Penilaian
- Peringkat akan ditentukan berdasarkan total jawaban benar yang diperoleh dari ketiga game room.
- Setelah itu, setiap Champions akan mendapatkan poin sesuai peringkatnya. Peringkat pertama memperoleh 40 poin, peringkat kedua 39 poin, peringkat ketiga 38 poin, dan seterusnya hingga peringkat terakhir mendapatkan 1 poin.
- Jika seorang Champion berhasil menjawab keenam aroma dengan benar di salah satu game room, ia akan mendapatkan bonus 1 poin untuk game room tersebut.
- Total poin yang diperoleh pada game pertama dan game kedua akan diakumulasikan untuk menentukan peringkat sementara.
- Hanya 28 Champions dengan peringkat tertinggi yang berhak melaju ke tahap berikutnya. Sedangkan 12 Champions dengan poin terendah harus menghadapi babak Deathmatch.
Strategi Menyelesaikan Tantangan
Nah, setiap champions ternyata punya cara menghafal yang beda-beda. Ada yang menyusun aroma menjadi sebuah cerita, ada yang mengelompokkannya berdasarkan karakteristik tertentu, sampai ada juga yang memberi nama unik sesuai hal-hal yang memorable di kehidupan mereka. Intinya, mereka punya ‘jalan ninja’ masing-masing supaya 40 aroma tadi nggak gampang hilang dari ingatan.
Kalau Aisha, yang pernah menyandang gelar International Grand Master of Memory, punya trik yang cukup unik. Daripada menghafal aroma satu per satu, ia memilih mengubah setiap parfum menjadi sebuah cerita. Menurutnya, otak manusia jauh lebih mudah mengingat sebuah pengalaman atau alur cerita.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Misalnya, ada aroma nomor 31. Di kepala Aisha, angka itu langsung berubah menjadi nama Mutia. Kenapa Mutia? Ternyata, angka 3 ia asosiasikan dengan huruf M, sedangkan angka 1 ia kaitkan dengan huruf T. Dari dua huruf itu, lahirlah nama Mutia yang kemudian menjadi tokoh utama dalam ceritanya.
Lalu, aroma parfum nomor 31 ternyata mirip minyak kayu putih. Nah, supaya makin mudah diingat, Aisha membayangkan Mutia sedang masuk angin dan menghirup minyak kayu putih. Sesimpel itu. Begitu ia mengingat cerita tentang Mutia, otaknya langsung menghubungkannya dengan aroma minyak kayu putih, lalu mengingat bahwa itu adalah aroma nomor 31.
Kelihatannya sederhana, ya? Tapi justru itulah tips mudahnya. Dibanding menghafal 40 aroma satu per satu, mengubahnya menjadi cerita membuat setiap aroma punya identitas sendiri. Alhasil, informasi jadi lebih mudah tersimpan di memori dan lebih gampang dipanggil kembali saat dibutuhkan.
Baca Juga: Profil Nadia COC Season 2, Grand Master Memory Termuda Indonesia
Lain halnya dengan Aan. Dia punya cara yang sedikit berbeda. Mahasiswa Jurusan Kedokteran Universitas Andalas (Unand) ini memilih menghubungkan setiap aroma dengan tempat-tempat yang sudah sangat akrab dalam kehidupan sehari-harinya. Jadi, bukannya menghafal aroma secara terpisah, Aan justru “menaruh” aroma-aroma itu di ruangan-ruangan yang ada di rumah.
Misalnya, saat mencium aroma nomor 2, Aan merasa baunya mirip pasta gigi. Sementara aroma nomor 9 mengingatkannya pada karbol. Nah, di kepalanya langsung terbentuk gambaran sebuah kamar mandi yang berisi dua pasta gigi dan sembilan botol karbol.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Jadi, ketika nanti Aan masuk ke Fase Recall dan mencium aroma pasta gigi atau karbol, ia tinggal ke imajinasinya untuk mengingat nomor yang sesuai.
Teknik seperti ini dikenal sebagai asosiasi. Alih-alih menghafal angka dan aroma secara terpisah, Aan menghubungkannya dengan tempat yang sudah sangat familiar. Hasilnya, proses mengingat jadi terasa lebih natural, karena otak memang cenderung lebih mudah menyimpan informasi yang punya kaitan dengan pengalaman sehari-hari.
Baca Juga: Mudah Lupa? Ikuti 9 Tips untuk Tingkatkan Konsentrasi Belajar
Wah, ternyata setiap champions punya cara yang unik untuk menyelesaikan tantangan ini, ya. Gimana menurut kamu, seru nggak game di episode 1 COC Season 3 kemarin? Pada akhirnya, hanya 28 peserta yang bakal melaju ke game selanjutnya. Sementara 12 peserta lainnya harus kembali mempertahankan posisi lewat Deathmatch.
Yuk, pantengin terus blog Ruangguru, blog Brain Academy, sosial media, channel WhatsApp, aplikasi, dan YouTube Ruangguru biar kamu nggak ketinggalan update seru, aksi menegangkan, dan kejutan yang pastinya bakal pecah banget di panggung COC Season 3! Jangan lupa untuk terus dukung jagoanmu di COC Season 3 dengan vote di link ini ya!


