Negara Maju & Berkembang: Pengertian, Ciri, Indikator, Persebarannya | Geografi Kelas 12

Karakteristik Negara Maju dan Berkembang | Geografi Kelas 12

Di artikel Geografi kelas 12 ini, kita akan mengenal lebih jauh tentang apa itu negara maju dan negara berkembang, karakteristik, serta ciri-ciri keduanya.

 

Apakah kamu punya impian untuk tinggal di negara lain suatu hari nanti? Pasti akan banyak pengalaman menarik yang bisa kamu dapat, ya! Sudahkah kamu menentukan ingin tinggal di negara mana?

Sebelum menentukan, tahukah kamu, kalau negara-negara di dunia dibagi menjadi negara maju dan berkembang? Indonesia sendiri masuk ke dalam kategori negara berkembang. Seperti apa sih karakteristik dan contoh negara maju dan berkembang? Kuy, kita bahas!

 

Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang

Sebelumnya, kamu sudah tau belum sih, apa itu negara maju dan berkembang? Jika kamu ditanya, “jelaskan pengertian negara maju dan berkembang” apa yang akan kamu jawab?

Singkatnya, negara maju adalah negara yang berhasil mencapai target pembangunannya. Sementara itu, negara berkembang adalah negara yang tingkat kesejahteraan penduduknya masih dalam taraf menengah atau sedang berkembang.

Predikat negara maju dan negara berkembang, diberikan pada faktor-faktor tertentu dari sebuah negara. Bisa jadi dari tingkat perekonomian, kemajuan teknologi, keamanan, dan faktor lainnya yang membuat sebuah negara menjadi ideal sebagai tempat tinggal masyarakatnya.

Baca Juga: Macam-Macam Perencanaan Tata Ruang dan Tujuannya

 

Karakteristik Negara Maju dan Berkembang

Kamu mungkin bertanya-tanya juga, siapa yang berhak menentukan negara mana yang tergolong maju, mana yang masih berkembang?

Well, jawabannya tidak ada satupun lembaga atau pihak yang bisa mengklasifikasikan status sebuah negara apakah maju atau berkembang. Tetapi, ada indikator yang bisa kita gunakan untuk membedakan negara maju dan berkembang.

Yuk, kita bahas satu persatu, karakteristik apa saja yang dimiliki pada negara maju, dan negara berkembang:

 

a. Karakteristik Negara Maju

Berdasarkan sifatnya, Secara umum yang bisa kita lihat dari kondisinya saat ini, negara maju adalah negara yang sudah memiliki teknologi tinggi dan tingkat ekonomi yang sudah merata. Selain itu, negara maju juga memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan bisa pula dilihat dari kekuatan militernya.

Negara maju pada umumnya memiliki ketertarikan yang tinggi pada kerjasama antar negara, sehingga bisa kita lihat bahwa terbentuknya organisasi-organisasi Internasional, banyak beranggotakan negara maju. Negara maju memiliki kesadaran, bahwa kerjasama dapat menguntungkan setiap pihak, misal dalam tujuan bentuk kerjasama meningkatkan ekonomi, maupun perdamaian.

 

b. Karakteristik Negara Berkembang

Selanjutnya kita bahas tentang negara berkembang. Secara garis besar, negara berkembang saat ini  belum mencapai target pembangunannya. Pembangunan yang dimaksud, bukan hanya sekedar pembangunan fisik seperti jembatan atau jalan tol ya, guys! 

Namun pembangunan tersebut ada pada banyak spektrum, misal dari kualitas pendidikan, sumber daya manusia, kekuatan ekonomi, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat di negara tersebut.

Baca Juga: Pola Keruangan Kota, Ciri-ciri, dan Strukturnya

Tapi jangan salah paham, negara berkembang bukan berarti negara tersebut terbelakang ya. Karna pada konsepnya, semua negara di dunia pasti akan mengalami pertumbuhan agar masyarakatnya bisa hidup dengan ideal. Maka dari itu disebut negara berkembang ya!

 

Sebelum kita bahas macam-macam indikator suatu negara menjadi negara maju dan berkembang, kalo masih ada poin-poin yang belum kamu mengerti, mending belajar sama ahlinya, deh. Belajar bareng kakak-kakak pengajar di Ruangguru Privat Geografi misalnya.

Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (offline) atau daring (online). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!

CTA Ruangguru Privat

 

Indikator Negara Maju dan Berkembang

Tolak ukur kemajuan negara dapat dilihat dari keberhasilan dalam proses pembangunannya. Pembangunan tersebut dapat berupa pembangunan fisik dan pembangunan nonfisik.

Pembangunan fisik merupakan pembangunan sarana fisik yang meliputi sarana dan prasarana pemerintahan seperti jalan, jembatan, pasar, pertanian dan irigasi. Sedangkan pembangunan nonfisik merupakan pembangunan mental dan psikologis seperti ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan segala hal yang berhubungan dengan sumber daya manusia itu sendiri.

Jadi, suatu negara dapat disebut sebagai negara maju jika ekonomi di negara tersebut merata, standar hidupnya relatif tinggi dan teknologi yang digunakan berstandar canggih. Sementara itu, negara berkembang adalah negara yang kesejahteraan materialnya masih dalam tingkat rendah.

Nah, sekarang kita lihat indikator apa saja yang dijadikan dasar untuk mengelompokkan negara menjadi negara maju dan negara berkembang.

Indikator negara maju dan negara berkembang

 

Setiap indikator pada negara maju akan berada di tingkat yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara berkembang. Misalnya, tingkat pendidikan di negara maju tinggi, tapi di negara berkembang tingkat pendidikannya rendah. Hal ini dapat dibedakan juga dari sistem pendidikannya.

Misalnya di Jepang dan di Indonesia. Di Jepang, tahun ajaran baru sekolah dan perkuliahan dimulai pada tanggal 1 April, bertepatan dengan fenomena mekarnya bunga sakura, karena dipercaya bisa menambah semangat anak-anak untuk sekolah dan kuliah. Coba kamu bayangin deh, lagi berangkat ke sekolah, pemandangannya penuh dengan bunga sakura yang sedang mekar. Bagus banget ya pasti?

Kalau di Indonesia, mau panas terik atau hujan deras, sekolah dan perkuliahan harus tetap berjalan. Maksudnya, tidak ada musim tertentu untuk memulai tahun ajaran baru. Paling seru sih kalau lagi musim hujan, pemandangannya pasti warna-warni. Bukan karena bunga-bunga sedang mekar, tapi karena orang-orang pada pakai jas hujan. Keren ya, lagi hujan begitu tetap semangat berangkat ke sekolah dan ke kampus.

Perbedaan negara maju dan negara berkembang nggak hanya di pendidikan saja, begitu juga dengan indikator-indikator yang lain.

 

Ciri-Ciri Negara Maju dan Berkembang

Untuk dapat mengklasifikasikan apakah suatu negara tergolong maju atau berkembang, dapat kita lihat pada ciri-ciri negara itu sendiri. Yuk, kita bahas masing-masing ciri negara maju dan berkembang!

 

Ciri-Ciri Negara Maju

Berikut adalah ciri-ciri dari negara maju:

 

1. Memiliki Pendapatan Perkapita yang Tinggi

Negara yang maju memiliki pendapatan perkapita yang tinggi tiap tahunnya. Menurut kantor perwakilan perdagangan Amerika Serikat (USTR), negara dengan pendapatan perkapita diatas  US$12.375 per tahun, digolongkan sebagai negara maju.

Dengan memiliki pendapatan perkapita yang tinggi, nilai ekonomi negara tersebut akan terdongkrak. Oleh karena itu, jumlah kemiskinan bisa diatasi.

 

2. Keamanan Sudah Terjamin

Tingkat keamanan negara maju sudah lebih terjamin jika dibandingkan dengan negara berkembang. Hal ini juga merupakan efek samping dari canggihnya teknologi di negara maju. Dengan teknologi yang canggih, fasilitas keamanan dan teknologi persenjataan juga turut berkembang menjadi lebih baik.

 

3. Terjaminnya Kesehatan

Selain terjaminnya keamanan, kesehatan pada sebuah negara maju juga sudah terjamin. Hal ini ditandai dengan berbagai fasilitas kesehatan yang memadai, seperti rumah sakit dan petugas medis yang terlatih dan handal.

Oleh karena itu, angka kematian pada negara maju bisa ditekan dan angka harapan hidup penduduknya bisa tinggi. Selain itu, dengan adanya fasilitas kesehatan yang memadai, perkembangan penduduk di negara maju juga bisa terkontrol.

Baca Juga: Memahami Pembangunan dan Pengembangan Wilayah

 

4. Kecilnya Angka Pengangguran

Di negara maju, angka pengangguran tergolong kecil karena setiap penduduknya bisa mendapatkan pekerjaan. Salah satu negara maju seperti Amerika Serikat, memiliki total pekerja produktif sebanyak lebih dari 163 juta jiwa per Januari 2022 (Statista).

Dengan tingginya jumlah tenaga kerja dan kecilnya angka pengangguran, maka negara bisa dikatakan sukses dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakatnya yang sedang dalam masa produktif. Masyarakat yang bekerja juga turut menyumbang angka PDB perkapita suatu negara.

 

5. Menguasai IPTEK

Penduduk negara maju cenderung sudah sangat menguasai IPTEK. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari, mereka juga sudah menggunakan teknologi canggih dan alat-alat modern untuk mempermudah kehidupan sehari-hari.

Terlebih pada masa saat ini, dimana teknologi begitu besar peranannya dalam aktivitas dan keseharian kita. Maka negara yang unggul dalam sektor teknologi akan besar peluangnya untuk menuju negara maju.

Beberapa negara maju yang unggul karena mengandalkan teknologinya yakni Finlandia. Negara kecil di utara benua Eropa ini menempati urutan pertama di dunia, di depan Amerika Serikat, sebagai negara dengan teknologi paling maju di dunia, menurut laporan terbaru yang disusun oleh program pembangunan PBB (UNDP).

 

6. Tingkat Ekspor Lebih Tinggi dibanding Impor

Tingkat ekspor di negara maju lebih tinggi dibandingkan tingkat impor karena unggulnya SDM dan teknologi yang dimiliki. Selain itu, negara tersebut juga sangat baik dalam memanfaatkan hasil SDA untuk kemakmuran negara.

Hal ini terbukti dari Tiongkok yang kini menjadi negara adidaya karena fokus pada perdagangan dan berhasil menjadi eksportir nomor 1 di dunia.

Baca Juga: Mempelajari Pola Keruangan Desa dan Ciri-Cirinya

 

Ciri-Ciri Negara Berkembang

Berikut adalah ciri-ciri dari negara berkembang:

 

1. Pendapatan Perkapita yang Cenderung Rendah

Pendapatan per kapita di negara berkembang tidak sebesar negara maju karena masih tingginya angka pengangguran. Menurut data dari World Bank, negara dengan pendapatan perkapita rendah diukur berdasarkan jumlah pendapatan perkapita dibawah US$ 975 per tahun.

 

2. Keamanan Tidak Terjamin

Tidak seperti di negara maju, keamanan di negara berkembang masih sangat minim dan tidak layak. Oleh karena itu, angka kriminalitas di negara berkembang juga masih tergolong tinggi.

Kenapa faktor keamanan juga termasuk dalam ciri negara maju dan berkembang? Salah satu alasannya karena keamanan berpengaruh pada kenyamanan masyarakat yang tinggal di negara tersebut. Keamanan juga diperlukan pada kegiatan perekonomian, dan pembangunan negara guys!

 

3. Fasilitas Kesehatan Minim 

Fasilitas kesehatan di negara berkembang juga tergolong minim. Belum banyaknya fasilitas kesehatan yang layak pakai menyebabkan penduduk di negara berkembang lebih rentan terserang penyakit.

Oleh karena itu, angka kematian di negara berkembang juga lebih besar dibanding angka kematian di negara maju, yang kemudian mengakibatkan rendahnya angka harapan hidup.

Guyana negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia

Baca Juga: Apa Saja Faktor dan Zona Interaksi Desa-Kota?

 

4. Perkembangan Penduduk Tidak Terkendali

Negara berkembang mempunyai jumlah rata-rata penduduk yang sangat besar dibandingkan negara maju karena tidak terkendalinya perkembangan penduduk. Hal ini juga merupakan akibat dari minimnya edukasi dan fasilitas kesehatan.

Dalam waktu jangka panjang, membludaknya angka penduduk bisa menimbulkan masalah baru nih bagi sebuah negara. Misalnya ketersediaan fasilitas umum akan terasa kurang, terbatasnya lapangan pekerjaan, dan hal-hal lainnya yang membuat situasi kehidupan masyarakatnya jadi kurang ideal.

 

5. Besarnya Angka Pengangguran

Di negara berkembang, angka pengangguran masih tergolong tinggi karena lowongan pekerjaan yang tersedia masih belum tersebar secara merata.

Selain itu, tingkat pendidikan yang kurang merata juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan besarnya angka pengangguran. Nah, jika pemerintah suatu negara bisa mengatasi masalah pengangguran ini, maka penduduk usia produktif bisa hidup sejahtera dan ekonomi akan meningkat!

 

6. Impor Lebih Tinggi dibanding Ekspor 

Dikarenakan rendahnya pengelolaan SDA dan SDM negara berkembang, negara berkembang lebih sering membeli barang dari luar negeri. Padahal tentu saja, bila kebutuhan sebuah negara sangat tergantung dari negara lain, maka posisi dari negara tersebut bisa dikatakan tidak stabil. Termasuk mudah terpengaruhi dari ketidakstabilan negara lainnya.

Maka dari itu, semakin mandiri sebuah negara dalam memenuhi kebutuhannya, maka akan semakin dekat negara tersebut menyandang predikat sebagai negara maju.

 

Persebaran Negara Maju dan Berkembang

Umumnya, negara-negara maju berada di Benua Eropa, Amerika Utara, Australia, Selandia Baru dan sebagian di Asia Timur. Sementara itu, negara-negara berkembang umumnya tersebar di kawasan Asia Selatan, Asia Tengah, Asia Tenggara, Afrika, Amerika Selatan, dan beberapa kepulauan di Pasifik.

Berikut ini adalah persebaran negara maju dan negara berkembang di dunia:

persebaran negara maju dan negara berkembang

 

Permasalahan yang Sering Terjadi pada Negara Maju dan Berkembang

Nggak hanya kita, baik negara maju ataupun negara berkembang juga punya masalahnya masing-masing. Ya, asal jangan nyari masalah aja sih. Masalah yang dihadapi oleh negara-negara tersebut berbeda-beda.

Masalah yang dihadapi oleh negara maju berupa kesulitan memasarkan hasil produksi, kekurangan tenaga kerja baik yang ahli maupun yang tidak ahli, dan kekurangan bahan mentah, seperti minyak bumi, batu bara, dan lain-lain.

Sedangkan pada negara berkembang, masalah yang dihadapi ialah tingkat pengangguran yang tinggi, tingkat pendidikan penduduknya yang rendah, tingkat pertumbuhan dan ketergantungan yang tinggi, dan tingkat taraf hidup yang rendah.

Walaupun saat ini Indonesia masih berada di dalam kelompok negara berkembang, bukan berarti Indonesia tidak bisa menjadi negara maju yaa. Ada kok negara yang bertumbuh dari negara berkembang menjadi negara maju, contohnya yaitu Singapura.

Gaya kepemimpinan Lee Kuan Yew yang cenderung suka ‘mendorong’ rakyatnya, akhirnya membawa Singapura menjadi negara maju seperti sekarang ini. Contohnya, pada kurun waktu 20 tahun tepatnya pada tahun 1960-1980 pendapatan per-kapita Singapura naik sebesar 15 kali lipat. Tidak heran kalau akhirnya Singapura dinobatkan sebagai negara terkaya keempat di dunia. Keren ya?

Sebenarnya, Indonesia memiliki banyak potensi untuk menjadi negara maju seperti sumber daya alam, hasil tambang yang berlimpah, serta keragaman budaya yang bernilai tinggi. Nah, kita sebagai penduduknya harus bisa menguasai dan mengembangkan potensi negara kita sendiri. Bagaimana caranya? Ya dengan menguasai ilmu-ilmu pengetahuan.

Terima kasih sudah belajar hari ini! Menarik sekali ya mempelajari mengenai negara maju dan berkembang, beserta ciri-cirinya.  Mau belajar lebih lanjut? Yuk, download aplikasi ruangbelajar karna ada ratusan video pembahasan seru,  buat bantu belajarmu!

CTA Ruangguru

Referensi:

Meet the Economy That the IMF Sees Growing 86% in 2020, Bloomberg Quint – [Daring] Tautan: https://www.bloombergquint.com/global-economics/meet-the-economy-that-the-imf-sees-growing-86-in-2020  (Diakses 22 Februari 2022)

Negara Berkembang dan Maju USTR vs Bank Dunia, Indonesia Baik – [Daring] Tautan: https://indonesiabaik.id/infografis/negara-berkembang-dan-maju-ustr-vs-bank   (Diakses 22 Februari 2022)

Monthly civilian labor force in the United States from January 2021 to January 2022, Statista: https://www.statista.com/statistics/193953/seasonally-adjusted-monthly-civilian-labor-force-in-the (Diakses 22 Februari 2022)

Finland, the world’s most technologically advanced country – UN report, [Daring] Tautan: https://cordis.europa.eu/article/id/17266-finland-the-worlds-most-technologically-advanced-country-un-report (Diakses 22 Februari 2022)

 

Artikel ini diperbarui kembali oleh Leo Bisma dan Shabrina Zakaria.

Leo Bisma