Majas Hiperbola: Pengertian, Ciri-Ciri & Contoh Kalimatnya

majas hiperbola

Majas hiperbola digunakan untuk melebih-lebihkan sesuatu agar pesan terasa lebih kuat dan menarik. Yuk, kenali pengertian majas hiperbola, ciri-ciri, dan contoh kalimatnya!

—

 

“Astaga, kamarmu berantakan sekali, seperti kapal pecah!”

Siapa yang pernah diomelin orang tua karena kamarnya berantakan dengan kalimat itu? Terdengar berlebihan, bukan? Padahal, kamu mungkin merasa kamarmu nggak seberantakan itu.

Nah, ungkapan tersebut sengaja dibuat berlebihan untuk menegaskan bahwa kondisi kamar kamu amat sangat berantakan. Cara menyampaikan sesuatu dengan melebih-lebihkan seperti inilah yang disebut majas hiperbola.

Kali ini, kita bakal bahas lengkap mengenai majas hiperbola, meliputi pengertian, ciri-ciri, dan contoh kalimatnya. Yuk, simak bersama supaya kamu semakin paham!

 

Pengertian Majas Hiperbola

Majas hiperbola adalah gaya bahasa yang digunakan untuk melebih-lebihkan suatu keadaan, baik dari segi ukuran, jumlah, sifat, maupun tingkatannya. Penggunaan kata atau ungkapan yang berlebihan ini bertujuan untuk memberikan efek dramatis, memperkuat kesan, atau menekankan suatu hal agar lebih menarik perhatian.

Meskipun terdengar berlebihan, ungkapan dalam majas hiperbola nggak selalu dimaksudkan untuk dipahami secara harfiah. Justru, penggunaan kata-kata tersebut membantu menggambarkan suatu keadaan atau perasaan dengan lebih kuat. Makanya, majas ini sering ditemukan dalam percakapan sehari-hari, karya sastra, atau iklan.

Misalnya, kalimat “Aku sudah menunggu kamu seribu tahun lamanya”. Tentu, orang yang mengucapkannya belum tentu benar-benar menunggu selama seribu tahun. Angka tersebut digunakan secara berlebihan untuk menekankan bahwa waktu menunggu terasa sangat lama.

Baca Juga: Pengertian Majas, Jenis-Jenis, dan Contohnya, Lengkap!

 

Ciri-Ciri Majas Hiperbola

Berikut beberapa ciri-ciri majas hiperbola yang perlu kamu pahami:

 

1. Melebih-lebihkan Sesuatu

Ciri utama majas hiperbola adalah menggambarkan sesuatu secara berlebihan dari kenyataan sebenarnya. Jadi, saat menemukan kalimat dengan penggambaran yang terasa “terlalu berlebihan” dibandingkan kondisi sebenarnya, bisa jadi kalimat tersebut menggunakan majas hiperbola.

 

2. Menggunakan Ungkapan yang Tidak Sesuai dengan Kenyataan

Majas hiperbola sering menggunakan ungkapan yang tidak mungkin terjadi secara harfiah atau dalam kondisi sebenarnya. Ketidaksesuaian itu memang sengaja digunakan untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan.

 

3. Memberikan Kesan yang Dramatis dan Emosional

Majas hiperbola juga dapat membuat suatu kalimat terasa lebih dramatis, kuat, dan emosional. Penggunaan ungkapan yang berlebihan membantu pembaca atau pendengar membayangkan seberapa besar perasaan atau keadaan yang sedang dibicarakan.

—

Biar belajar nggak terasa monoton, coba pahami materi ini lewat video interaktif di Adapto, yuk!

CTA ADAPTO

 

Contoh Majas Hiperbola

Setelah memahami pengertian dan ciri-ciri majas hiperbola, yuk simak contoh majas hiperbola berikut ini untuk meningkatkan pemahamanmu!

  1. Ayah memeras keringat demi memberi nafkah kami sekeluarga. 
  2. Kulitmu lebih lembut dari sutra. 
  3. Kakak kerja banting tulang demi menyekolahkan adik-adiknya. 
  4. Sinar matahari membakar kulitku. 
  5. Guru sejarah ini sudah mengajar sejak zaman batu. 
  6. Pencuri itu berlari secepat kilat saat kepergok warga. 
  7. Pohon itu tinggi sekali, seolah-olah menyentuh langit. 
  8. Air matanya mengalir seperti sungai yang tak pernah kering. 
  9. Taman bunga itu seperti lukisan hidup. 
  10. Wajahnya memerah seperti tomat ketika malu. 
  11. Perasaannya terluka sangat dalam, seakan-akan ditusuk oleh seribu pisau.
  12. Seperti berjalan di atas awan, rasanya begitu ringan. 
  13. Seperti berada di dalam oven, suhu di luar sangat panas. 
  14. Wajahnya pucat seperti kertas. 
  15. Makanannya sangat pedas, seolah-olah lidahku terbakar. 
  16. Seperti menari di atas bara api, rasanya panas sekali. 
  17. Aku memberinya pujian sebanyak bintang di langit malam. 
  18. Tugas ini benar-benar membuatku harus memeras otak. 
  19. Dia selalu berkhayal setinggi langit. 
  20. Harga BBM melambung tinggi. 
  21. Teriakan kekecewaannya membelah angkasa. 
  22. Darah kami mendidih saat mendengar kecurangan yang dia lakukan. 
  23. Aku membeku karena sikapnya yang dingin. 
  24. Aku sudah menonton film itu ratusan kali. 
  25. Wangimu tercium dari jarak 10 kilometer. 
  26. Air matanya bahkan bisa menenggelamkan tempat ini. 
  27. Jakarta adalah kota yang tidak pernah tidur. 
  28. Rumah itu neraka bagi Hasan dan adiknya. 
  29. Cacing-cacing di perutku sudah demo minta makan. 
  30. Tubuhnya tinggal kulit yang membalut tulang. 
  31. Dia membacakan pidato sampai berapi-api. 
  32. Saya sangat lapar hingga bisa makan gajah. 
  33. Surat itu butuh waktu ribuan tahun untuk tiba. 
  34. Langkah kakinya mengguncang bumi seakan runtuh. 
  35. Seharian aku sudah berlari, sampai kaki rasanya mau copot. 
  36. Wajahnya bersinar terang bagaikan matahari di siang bolong. 
  37. Dia punya seribu alasan untuk menolak ajakanku. 
  38. Pujian darinya membuatku melayang-layang di udara. 
  39. Tangis anak-anak kecil itu sungguh menyayat hati. 
  40. Harga kebutuhan pokok semakin naik mulai mencekik leher masyarakat. 
  41. Doa ibu deras mengalir untuk kebaikan anak-anaknya. 
  42. Sampah itu menumpuk setinggi gunung. 
  43. Mulut penipu itu penuh dengan bisa. 
  44. Harga bahan bakar sedang meroket. 
  45. Suara klakson motor itu memecahkan gendang telingaku. 
  46. Ia berjalan lebih lambat dari siput. 
  47. Jarak ke rumahmu lebih jauh daripada jarak bumi ke bulan. 
  48. Cintaku sedalam samudera, setinggi langit di angkasa. 
  49. Kamarmu seperti kandang babi, sangat kotor. 
  50. Perasaanku teriris-iris melihat kau jalan dengannya.

 

—

Latih kemampuan mengingat, fokus, dan konsentrasi melalui pembelajaran interaktif yang disesuaikan dengan level anak, lengkap dengan latihan dan laporan perkembangan. Klik banner di bawah ini untuk mulai konsultasi!

CTA Memory Academy

 

Perbedaan Majas Hiperbola dengan Jenis Majas Lainnya

Nah, supaya kamu nggak keliru, perhatikan perbedaan majas hiperbola dengan beberapa jenis majas berikut ini, yuk!

Majas Hiperbola Majas Personifikasi Majas Simile Majas Litotes
Menggambarkan sesuatu secara berlebihan dari kenyataan yang sebenarnya.

Contoh:

Tugas sekolahku menumpuk setinggi langit.

Memberikan sifat, tindakan, atau kemampuan manusia kepada benda mati atau sesuatu yang bukan manusia.

Contoh:

Waktu terus mengejarku ketika ujian dimulai.

Membandingkan dua hal dengan menggunakan kata pembanding seperti seperti, bagai, bak, atau laksana.

Contoh:

Semangat belajarnya seperti api yang tak pernah padam.

Mengungkapkan sesuatu dengan cara merendahkan atau mengecilkan kenyataan yang sebenarnya.

Contoh:

Silakan mampir ke gubuk kami yang sederhana ini. (Padahal rumahnya cukup besar).

 

Baca Juga: Macam-Macam Majas Pertentangan beserta Contoh dan Cirinya

Nah, itulah pembahasan mengenai majas hiperbola mulai dari pengertian, ciri-ciri, serta contoh kalimatnya. Seru, kan?

Kalau kamu mau belajar berbagai jenis majas atau materi Bahasa Indonesia lainnya, kamu bisa download aplikasi Ruangguru dan langganan ruangbelajar! 

CTA Ruangguru

Referensi:

Sitoningrum, Niken Dwi. 2023. 60 Contoh Majas Hiperbola yang Berkesan dan Mudah Dipahami [daring]. Tautan: https://www.detik.com/sulsel/berita/d-6899987/60-contoh-majas-hiperbola-yang-berkesan-dan-mudah-dipahami

Gischa, Serafica. 2023. Pengertian Majas Hiperbola, Ciri-ciri, Fungsi dan Contohnya [daring]. Tautan: https://www.kompas.com/skola/read/2023/02/22/200000169/pengertian-majas-hiperbola-ciri-ciri-fungsi-dan-contohnya#google_vignette 

Fiska, Rahma. Contoh Majas Hiperbola di Berbagai Media yang Tidak Kamu Sadari [daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/conoth-majas-hiperbola/ (Diakses 16 Oktober 2024)

Devi Lianovanda

Hi, aku Devi, Content writer di Ruangguru. Terima kasih sudah mampir dan baca sampai sini! 🖤