20 Contoh Proposal Kegiatan & Penelitian Berdasarkan Strukturnya | Bahasa Indonesia Kelas 11

Contoh Proposal Kegiatan

Yuk, kita belajar cara membuat proposal! Simak materi dan berbagai contoh proposal kegiatan dan penelitian yang bisa kamu jadikan referensi di artikel Bahasa Indonesia kelas 11 berikut ini, ya!

 

Bagi kamu yang aktif di kegiatan sekolah, pasti tidak asing lagi dengan yang namanya proposal. Dengan menggunakan proposal, kegiatan yang akan dilaksanakan dapat lebih terarah.

Nah, bagaimana sih cara membuat proposal yang baik dan benar? Melalui artikel ini, yuk kita perhatikan beberapa contoh proposal yang bisa kamu jadikan referensi. Ada dua jenis proposal yang bakal kita bedah bersama, yaitu proposal kegiatan dan proposal penelitian. Simak terus, ya!

 

Pengertian Proposal

Sebelumnya, terlebih dahulu kamu harus mengetahui apa itu proposal. Proposal adalah rencana kegiatan yang dituliskan dalam bentuk rancangan kerja yang akan dilaksanakan. Biasanya, proposal berisi nama, tujuan, teknis acara, dan  anggaran  biaya yang diperlukan.

Panitia  kegiatan harus menuliskan secara rinci acara yang akan dilaksanakan pada proposal tersebut, agar pihak yang berkepentingan dapat memahami dengan baik, memberi izin, bahkan menyumbangkan dana karena melalui penyajian proposal yang tersusun dengan baik, maka sebuah acara dapat terselenggara dengan maksimal.

 

Struktur Proposal Kegiatan

Dalam menulis proposal terdapat struktur atau sistematika penulisan yang perlu diperhatikan. Struktur proposal ini bergantung pada jenis kegiatan yang akan dilaksanakan. Contohnya, dalam penulisan proposal penelitian, terdapat beberapa perbedaan sistematika dengan proposal kegiatan. Pertama-tama, kita akan melihat struktur dari proposal kegiatan terlebih dahulu ya.

1. Judul Proposal

Pada bagian awal, kamu perlu mencantumkan judul kegiatan yang akan diselenggarakan.

2. Latar Belakang Kegiatan

Di bagian ini kamu perlu mencantumkan alasan yang melatarbelakangi diadakannya kegiatan.

3. Tujuan Kegiatan

Di bagain ini kamu bisa mencantumkan hal-hal yang menjadi tujuan dari suatu kegiatan.

4. Tema Kegiatan

Tema kegiatan harus disesuaikan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan.

5. Peserta Kegiatan

Bagian ini penting untuk dimasukkan ke dalam proposal kegiatan karena berfungsi untuk menunjukkan sasaran dari kegiatan yang akan dilaksanakan.

6. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan

Dalam proposal juga perlu informasi waktu dan tempat kegiatan. Maka dari itu, pengajuan proposal sebaiknya dilakukan dari jauh-jauh hari sebelum waktu kegiatan.

7. Ketentuan-Ketentuan Kegiatan

Bagian ini harus disesuaikan dengan kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan. Misalnya, ketentuan untuk kegiatan olahraga pastinya akan berbeda dengan kegiatan seni atau olahraga.

8. Jadwal Kegiatan

Jadwal harus dicantumkan untuk menjelaskan agenda apa saja yang ada dalam kegiatan yang dirancang.

9. Susunan Panitia

Bagian susunan panitia bertujuan agar pihak penerima proposal mengetahui siapa penanggung jawab dari kegiatan.

10. Rencana Anggaran

Setiap kegiatan pasti butuh dana kan? Nah, rencana anggaran ini bertujuan agar pihak yang berwenang bisa menyetujui proposal yang diajukan. Contohnya dalam kegiatan di sekolah, Kepala Sekolah adalah pihak berwenang yang bisa menyetujui rencana anggaran ini. Untuk rincian rencana anggaran, bisa kamu sertakan dalam lampiran terpisah supaya lebih rapi.

Sistematika Penulisan Proposal

 

Struktur Proposal Penelitian

Sama nggak sih struktur dari proposal kegiatan dan penelitian? Proposal penelitian dibuat untuk kepentingan akademik, maka strukturnya berbeda dari proposal kegiatan. Berikut adalah struktur dari proposal penelitian yang benar.

1. Judul

Setiap proposal pasti perlu judul. Judul ini penting sebagai identitas dari suatu hal yang akan diteliti.

2. Latar Belakang

Di bagian ini perlu dituliskan hal-hal yang menjadi latar belakang pentingnya dilakukan penelitian.

3. Rumusan Masalah

Di sini kamu harus menjelaskan tentang masalah apa yang hanya bisa diselesaikan melalui penelitian yang akan dilakukan ini.

4. Tujuan Penelitian

Bagian ini akan menjawab pertanyaan, untuk apa sebuah penelitian dilakukan.

5. Manfaat Penelitian

Pada bagian ini kamu harus bisa menggambarkan manfaat bagi pihak-pihak yang bersangkutan dengan penelitian ini.

6. Landasan Teori

Di bagian ini tertulis teori-teori yang diperlukan dalam penelitian. Misalnya, untuk penelitian bahasa pastinya akan membutuhkan teori dengan ilmu bahasa. Ingat, teori yang dipakai harus sesuai dengan hal-hal yang mau dibahas atau sesuai variabelnya.

7. Metode Penelitian

Hal ini dicantumkan supaya bisa menggambarkan cara melakukan penelitian. Metode penelitian ini terdiri dari tiga jenis. Pertama, metode kuantitatif yang melibatkan hitungan secara statistik. Kedua, metode kualitatif yang melibatkan analisis mendalam. Terakhir, metode campuran yang menggabungkan antara metode kuantitatif dan kualitatif.

8. Jadwal Pelaksanaan

Bagian ini memuat informasi jadwal penelitian yang akan dilaksanakan. Di sini, akan terlihat berapa lama waktu yang dibutuhkan mulai dari persiapan penelitian hingga laporan penelitian selesai disusun.

9. Rencana Anggaran

Bagian ini sifatnya opsinal, karena tergantung pada jenis penelitiannya.

10. Daftar Pustaka

Daftar pustaka terletak di bagian paling akhir dari proposal. Karena ini proposal penelitian pastinya akan ada kutipan dari para ahli yang sumbernya harus dicantumkan di daftar pustaka.

Baca Juga: Mau Bikin Pensi Sekolahmu Sukses? Kenali Dulu Bidang dan Penerapan Fungsi Manajemen

 

Contoh Proposal Kegiatan

Berikut adalah beberapa contoh proposal kegiatan sekolah, keagamaan, dan penelitian yang bisa jadi referensi kamu.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

1. Contoh Proposal Kegiatan OSIS

 

PROPOSAL KEGIATAN LOMBA PERINGATAN HUT RI KE-77

 

A. Latar Belakang

Sebagai pemuda dan pemudi Indonesia, kita harus bisa mengisi dan memperingati hari kemerdekaan Indonesia dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Selain sebagai rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia dan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para pahlawan, melalui peringatan  hari kemerdekaan yang dimeriahkan dengan  berbagai kegiatan positif dapat memupuk kreativitas pemuda  sebagai generasi penerus bangsa. Selain itu, alasan utama dalam peringatan HUT RI yang paling utama yakni agar pemuda bisa meningkatkan rasa cinta terhadap  tanah air Indonesia.

 

B. Tujuan Kegiatan

Tujuan kegiatan Lomba peringatan HUT RI ke-77, di antaranya:

  1. Meningkatkan kualitas berpikir siswa.
  2. Membina persahabatan, kebersamaan, dan persatuan antar siswa.
  3. Memupuk kedisiplinan kreativitas dan prestasi siswa.
  4. Menumbuhkan rasa cinta terhadap almamater.
  5. Menambah pengalaman, kecakapan, dan keterampilan yang berguna bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa, dan negara.

 

C. Tema Kegiatan

Kegiatan ini mengangkat tema  “Perjuangan Nasional”.

1. Peserta Kegiatan

Peserta kegiatan Lomba Peringatan HUT RI Ke-77 adalah peserta didik SMA Ruangraya kelas X dan XI, berjumlah sekitar 100 peserta didik.

2. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kegiatan Lomba Peringatan HUT RI Ke-77 akan dilaksanakan pada:

hari/tanggal: Rabu, 17 Agustus 2022,

waktu: 08.00-15.00,

tempat: SMA Ruang Raya Indonesia.

 

D. Ketentuan Lomba

Ketentuan umum perlombaan adalah sebagai berikut.

  1. Setiap peserta harus mematuhi aturan umum yang berlaku untuk setiap cabang lomba.
  2. Setiap peserta harus menggunakan pakaian sesuai dengan aturan setiap cabang lomba.
  3. Setiap tim akan mengikuti babak kualifikasi.

 

E. Jadwal Kegiatan

Jadwal kegiatan Lomba Peringatan HUT RI Ke-77 sebagai berikut:

No.

Hari, Tanggal

Waktu

Kegiatan

Keterangan

1.

Rabu,

17 Agustus 2022

08.00-10.00 Perlombaan pidato

Babak kualifikasi

2.

Rabu,

17 Agustus 2022

10.00-11.30 Perlombaan voli Babak kualifikasi

3.

Rabu,

17 Agustus 2022

13.00-14.00

Perlombaan kreasi tumpeng

Babak kualifikasi

 

F. Susunan Panitia

Susunan panitia kegiatan  Lomba Peringatan HUT RI Ke-77 sebagai berikut:

  1. Pembina: Galuh Rahma
  2. Ketua Pelaksana: Fathurrizqi Sefiyan
  3. Wakil Ketua: Yulia Yulian
  4. Koordinator acara: Ega Nanda
  5. Koordinator kegiatan: Ana Rizqi
  6. Seksi perlengkapan: Meilani Puji
  7. Seksi konsumsi: Putri Rizki

 

G. Rencana Anggaran

Berikut daftar rencana anggaran biaya yang diperlukan dalam kegiatan

Lomba Peringatan HUT RI Ke-77 (terlampir).

 

H. Penutup

Demikian proposal ini kami buat. Kami berharap Kepala SMA Ruangraya menyetujui rencana kegiatan Lomba Peringatan HUT RI Ke-77. Atas perhatian dan izin yang diberikan oleh Bapak, kami ucapkan terima kasih.

Semarang, 1 Agustus 2022

Pembina OSIS                                                                                                Ketua OSIS

 

  Galuh Farah                                                                                              Fathurrizqi Sefiyan

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

2. Contoh Proposal Kegiatan Pentas Seni di Sekolah

 

PROPOSAL GELAR SENI DAN BUDAYA

 

A. Latar Belakang

Pentas seni merupakan ajang yang tepat untuk menggali kreativitas siswa-siswi di luar kemampuan  akademik. Melalui pagelaran pentas seni, siswa-siswi dapat menunjukkan bakat yang dimiliki kepada publik. Melalui pentas seni, siswa dapat mengembangkan potensi agar menjadi sebuah prestasi yang dapat membanggakan siswa dan pihak sekolah. Oleh karena itu, kami selaku pengurus  OSIS sebagai perwakilan siswa-siswi SMA Bina Bangsa berinisiatif untuk mengadakan kegiatan pentas seni. Selain bertujuan untuk menjaring potensi siswa-siswi di bidang seni, acara ini sekaligus sebagai ajang perpisahan dengan kakak kelas XII.

 

B. Tema

Tema kegiatan ini adalah “Produktif dan Kreatif dalam Meraih Masa Depan”. Melalui tema ini, diharapkan seluruh siswa-siswi SMA Bina Bangsa dapat menyadari pentingnya memanfaatkan waktu secara produktif.

 

C. Macam-Macam Kegiatan

  • Teater
  • Pagelaran music band
  • Sendratari
  • Drama kolosal
  • Seni islami
  • Pertunjukan pencak silat
  • Stand up comedy

 

D. Peserta

Peserta dalam kegiatan ini adalah siswa-siswi perwakilan dari setiap kelas X, XI, dan XII SMA Bina Bangsa.

 

E. Waktu dan Tempat

1. Pentas drama kolosal dan teater,

hari/tanggal: Kamis, 22 Februari 2018,

pukul: 17.00-20.00,

tempat: Lapangan upacara SMA Bina Bangsa.

2. Pentas sendratari, seni islami, pencak silat,

hari/tanggal: Jumat, 23 Februari 2018,

pukul: 17.00-20.00,

tempat: Lapangan upacara SMA Bina Bangsa.

3. Pentas stand up comedy dan music band

hari/tanggal: Sabtu, 24 Februari 2018,

pukul: 08.00-15.00,

tempat: Aula SMA Bina Bangsa.

 

F. Susunan Panitia

Pelindung: Drs. Dalijo, M.Pd. (Kepala Sekolah)

Pembina: Pardiman, S.Pd.

Penanggung jawab: Heru Hermanto (ketua OSIS)

Ketua panitia: Gilang Ginanjar

Sekretaris: Anindita Tri Hapsari

Bendahara: Vian Pujiastuti

Koor sie acara: Siti Muslikhah

Koord sie perkap: Gunawan

Koor sie dokumentasi: Handoko Bramantiyo

Koord sie publikasi: Isnan Nur Arifin

Koor sie humas: Doni Prasetyo

Koor sie keamanan: Idhan Lubis Syarif

 

G. Anggaran Dana

Pemasukan

Dana kas sekolah

Rp1.500.000

Partisipasi siswa

Rp2.500.000

Sponsor Axis

Rp2.000.000

Dana dari Telkomsel

Rp3.000.000

Partisipasi guru

Rp500.000

Total

Rp9.500.000

 

Pengeluaran

Menyewa tempat

Rp1.000.000

Penyewaan panggung

Rp3.000.000

Sewa alat musik

Rp2.000.000

Konsumsi

Rp1.500.000

Publikasi

Rp500.000

Dokumentasi

Rp500.000

Lain-lain

Rp500.000

Total

Rp9.000.000

 

Kita break sebentar, yuk! Kamu sudah tau belum kalo sekarang, Roboguru ada aplikasinya, lho! Yuk, tanya semua soal atau materi yang belum kamu pahami di robot cerdas buatan Ruangguru satu ini!

IDN CTA Blog Roboguru Ruangguru 2022

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

3. Contoh Proposal Kegiatan Masyarakat Halal Bihalal

 

PROPOSAL KEGIATAN HALAL BIHALAL DAN SILATURAHMI AKBAR DESA KALIMANIS 1431 H 

 

A. Latar Belakang

Manusia adalah makhluk sosial yang memerlukan orang lain dalam kehidupannya, baik berupa perhatian, bantuan, serta kasih sayang dari sesamanya. Hal itu karena setiap manusia akan saling berkaitan satu sama lain dalam berbagai kegiatan seperti, dalam kegiatan ekonomi sosial, emosional, dan berbagai kegiatan lainnya.

Dalam upaya mencapai kebutuhan sosial tersebut, manusia harus senantiasa berbuat baik kepada sesama. Dalam ajaran Islam pun memerintahkan hal tersebut. Maka dari itu, silaturahmi harus senantiasa dijaga dan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.Melalui silaturahim, seseorang akan memperoleh kebaikan dan juga keberkahan.

Berdasarkan hal tersebut, Karang Taruna  Desa Kalimanis akan mengadakan kegiatan  halal bihalal dalam rangka menjaga ikatan silaturahmi antar sesama dan sebagai bentuk upaya menghimpun dana untuk kebutuhan bakti sosial.

 

B. Tujuan

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah:

  • memeriahkan Hari Raya Idul Fitri 1431 H,
  • menjalin kerukunan serta kekeluargaan antar masyarakat,
  • mewujudkan hubungan yang erat dan rukun antar sesama pemuda karang taruna.

 

C. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan

Acara Halal Bi Halal dan Silaturahim Akbar ini dilakukan pada:

hari: Senin, 17 Juni 2018

pukul: 13.00-16.00

 

D. Susunan Acara Kegiatan

13.00-13.20

Sambutan

13.20-14.00 Haul massal
14.00-15.00 Inti
15.00-15.30 Makan
15.30-15.40 Do’a
15.40-16.00 Penutup

 

E. Susunan Panitia

Adapun susunan panitianya adalah sebagai berikut:

Penanggung jawab: Ahmad Tohir

Ketua panitia: Muhammad Hasan

Sekretaris: Siti Muslimah

Bendahara: Umi Khasanah

Sek. Acara: Rusdi

Sek. Perlengkapan: Hamid

Sek. Konsumsi: Fira Dini

 

F. Anggaran Dana

Pemasukan

Kas masjid Al-Amin

Rp500.000

Kas Desa Kalimanis

Rp5.000.000

Dana dari iuran warga

Rp2.000.000

Dana dari sponsor

Rp500.000

Total

Rp8.000.000

 

Pengeluaran

Menyewa tempat

Rp1.000.000

Penceramah

Rp500.000

Sewa panggung

Rp2.000.000

Sewa peralatan musik

Rp500.000

Dana penataan panggung

Rp500.000

Biaya konsumsi

Rp500.000

Spanduk

Rp300.000

Lain-lain

Rp200.000

Total

Rp6.000.000

 

G. Penutup 

Demikian proposal kegiatan halalbihalal ini kami buat. Besar harapan kami agar Bapak dan Ibu bersedia menjadi donatur kegiatan kami. Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu, kami sampaikan terima kasih.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

4. Contoh Proposal Kegiatan Mahasiswa

 

Proposal Kegiatan Kampus Pameran Buku Karya Mahasiswa

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Buku adalah jendela dunia, kita sepakat soal itu. Buku selain merupakan jendela dunia, juga memiliki beragam fungsi yang sangat banyak, terutama untuk para mahasiswa. Buku bisa jadi merupakan sebuah cara untuk menyampaikan gagasan, cara berpikir, dan bisa juga untuk menyampaikan kritik pada pihak lain. Buku juga bisa berfungsi sebagai cara untuk melatih diri dalam meningkatkan kualitas dalam berpikir.

Dengan melihat begitu banyaknya manfaat dari buku, maka kami dari BEM UNITA berinisiatif untuk menggelar suatu pameran buku. Pameran buku pada kesempatan kali ini berfokus pada buku karya dari para mahasiswa UNITA karena ternyata ada banyak sekali karya tulis mahasiswa UNITA yang sudah dibukukan. Dengan memberikan ruang padakarya ilmiah maupun karya lainnya yang berbentuk buku, kami berharap kreativitas menulis dari para mahasiswa UNITA ini semakin terpicu dan berkembang.

 

B. Tujuan Kegiatan 

Adapun tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan ini adalah

  1. Mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa;
  2. Mempererat tali silaturahmi staf, dewan dosen, dan mahasiswa;
  3. Menumbuhkan semangat menulis mahasiswa;
  4. Meningkatkan kreativitas mahasiswa pada bidang tulis menulis;
  5. Sebagai sarana pembuka wawasan mahasiswa;
  6. Memberikan ruang dan kesempatan siswa kreatif;
  7. Melatih kepemimpinan dan keorganisasian; serta
  8. Melatih kemampuan berkomunikasi antarmahasiswa, mahasiswa dengan dosen, dan mahasiswa dengan pihak luar.

 

BAB II

ISI PROPOSAL

A. Tema

Dalam kegiatan ini kami mengangkat tema “Efektif dan Efisien dalam Meraih Masa Depan dengan Menulis Buku”. Dengan tema ini diharapkan semua mahasiswa bisa terinspirasi untuk selalu menjadikan waktu mereka lebih efektif dan efisien untuk meraih cita-cita mereka di masa yang akan datang terutama dengan menulis buku.

 

B. Macam-macam Kegiatan

Adapun kegiatan yang akan kami laksanakan, yaitu pameran buku karya mahasiswa UNITA.

 

C. Peserta

Peserta yang dapat mengikuti pentas seni kali ini adalah seluruh mahasiswa UNITA yang sudah memiliki karya tulis yang dibukukan dengan tema apapun.

 

D. Peralatan yang Dibutuhkan

  1. Meja tempat pameran
  2. Sound system untuk pengumuman
  3. Buku karya mahasiswa
  4. Gedung pameran

 

E. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Adapun waktu dan tempat pelaksanaan ameran Buku Mahasiswa ini adalah sebagai berikut.

Tanggal: Senin, 30 Januari 2017

Waktu: pukul 08.30 WIB–09.40 WIB

Tempat: Gedung Satya Navanta UNITA

 

BAB III

SUSUNAN ACARA PEMBUKAAN PAMERAN BUKU

1. Pembukaan

2. Sambutan-sambutan

  • Rektor UNITA
  • Ketua Panitia
  • Perwakilan mahasiswa

 

BAB IV

SUSUNAN KEPANITIAN

Pelindung: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri (Rektor UNITA)

Pengarah: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri (Kajur)

Penanggung Jawab: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri (KaProdi)

Ketua Panitia: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri (Ketua BEM)

Sekretaris: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri

Bendahara: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri

Seksi Acara: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri

Seksi Dana Usaha: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri

Seksi Humas: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri

Seksi Keamanan: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri

Seksi Dokumentasi: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri

Seksi Peralatan: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri

 

BAB V

ANGGARAN DANA

Dalam kegiatan pensi kali ini, ada beberapa anggaran dana yang didapat maupun yang dikeluarkan agar pensi ini berjalan dengan baik.

Kegiatan ini diperoleh dari:

  • Dana kas BEM: Rp500.000
  • Dana partisipasi mahasiswa: Rp2.000.000
  • Dana partisipasi dosen: Rp500.000
  • Total: Rp3.000.000

 

Biaya pengeluaran:

  • Sewa tempat: Rp1.000.000
  • Penyewaan panggung: Rp2.000.000
  • Penyewaan alat musik: Rp1.000.000
  • Biaya penataan panggung: Rp500.000
  • Konsumsi: Rp500.000
  • Spanduk: Rp300.000
  • Lain-lain: Rp200.000
  • Total: Rp5.500.000

 

BAB VI

PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat. Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi dari perusahaan Bapak/Ibu untukbekerja sama dalam kegiatan yang kami gelar. Semoga acara ini dapat terlaksana sebagaimana yang kita harapkan. Semoga acara dan kegiatan yang kami gelar ini juga bisa memberikan manfaat kepada perusahaan Bapak/Ibu sebagai partner sponsor kami.

Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Baca Juga: Ketahui Syarat dan Cara Menulis Proposal Kegiatan

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

5. Contoh Proposal Kegiatan Pameran Lukisan

 

1. PENDAHULUAN

Latar Belakang

Dalam rangka memperingati hari pahlawan yang akan datang, kami ingin menyelenggarakan pameran lukisan pahlawan yang merupakan sumbangan koleksi daripada kolektor seni. Acara ini bertujuan untuk mengingat jasa para pahlawan sekaligus mengagumi keindahan karya-karya seni tersebut.

 

Tujuan Kegiatan

Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini antara lain sebagai berikut:

  • Memperingati hari pahlawan dan mengingat jasa para pahlawan Indonesia
  • Mengagumi keindahan lukisan pahlawan dan karya seni yang ditampilkan
  • Untuk menjalin silaturahmi dan membuka jaringan antar institusi, antar komunitas seni rupa maupun masyarakat secara umum

 

2. ISI PROPOSAL

Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan

Informasi mengenai tempat dan waktu pelaksanaan acara pameran adalah sebagai berikut:

Tanggal: 27-30 Desember 2022

Tempat: Galeri Akbar IX

Susunan Acara

Terlampir

Jenis Kegiatan

Terlampir

Peserta Kegiatan

Terlampir

Panitia Kegiatan

Terlampir

Anggaran Dana

Terlampir

3. PENUTUP

Untuk mencapai suatu keberhasilan dalam suatu kegiatan diperlukan suatu dukungan, kerja sama dari segala komponen yang terlibat dan ikut terkait di dalamnya. Dengan terselenggaranya Pameran Lukisan Pahlawan ini, diharapkan mampu menjadi langkah berikutnya untuk meningkatkan dan memacu kreativitas pada masyarakat. Semoga kegiatan pameran ini mendapat ridho Allah SWT. Atas kerjasama, perhatian, dan bantuannya kami mengucapkan terima kasih.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

6. Contoh Proposal Kegiatan Persami (Perkemahan Sabtu Minggu)

 

A. Judul Proposal

Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Gerakan Pramuka SMAN 2 Playen.

 

B. Tujuan Kegiatan

  • Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Melatih kedisiplinan dan etos kerja siswa-siswi SMAN 2 Playen.
  • Memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar kepramukaan kepada anggota gerakan Pramuka gugus depan SMAN 2 Playen.
  • Melatih dan membiasakan anggota gerakan Pramuka gugus depan SMAN 2 Playen untuk hidup dan belajar mandiri di alam terbuka.
  • Menumbuhkan semangat untuk berkembang kepada anggota gerakan Pramuka gugus depan SMA N 2 Playen sebagai kader penerus bangsa untuk menyongsong perubahan zaman.

 

C. Tema Kegiatan

“Melalui Persami Mewujudkan Pribadi yang Berani, Mandiri dan Berbudi”.

 

D. Waktu dan Tempat

Hari/tanggal: Sabtu, 13 September 2017-Minggu, 14 September 2017.

Pukul: 13.00 WIB-selesai.

Tempat: Bumi perkemahanan Tahura Bunder, Playen.

 

E. Materi Kegiatan

  • Sandi morse dan semaphore.
  • Renungan malam.
  • Mengenali cuaca dan tanda-tanda alam.
  • Mendirikan tenda.
  • Pengenalan bivak.
  • Pentas seni.
  • Pengenalan dan penggunaan kompas.

 

F. Susunan Panitia

1. Pelindung

Kamabigus SMAN 2 Playen: Dra. Winarni, M.Pd.

2. Penasihat

Waka kesiswaan: Sri Irawati Mulyadi, S.Pd.

3. Pembina gudep:

Afrizal Malna Silalahi, S.Pd.

4. Pelaksana kegiatan:

Anggota Pramuka SMAN 2 Playen kelas XI, XII (10 orang).

 

G. Peserta

Siswa-siswi kelas X SMAN 2 Playen yang terdiri dari 4 kelas dengan perincian 45 orang laki-laki dan 55 perempuan.

 

H. Susunan acara

Sabtu, 13 September 2023

13.00-13.30 WIB: Peserta datang.

13.30-14.00 WIB: Check in peserta pendamping.

14.00-14.30 WIB: Upacara pembukaan.

14.30-15.30 WIB: Pendirian tenda.

15.30-16.00 WIB: Ishoma.

16.00-17.00 WIB: PBB.

17.00-18.00 WIB: Materi/kegitan I.

18.00-19.00 WIB: Giat pribadi dan ishoma.

19.00-20.00 WIB: Materi/kegitan II.

20.00-20.30 WIB: Api unggun.

20.30-22.00 WIB: Pentas seni.

22.00-03.00 WIB: Renungan.

03.00-04.00 WIB: Istirahat malam

Minggu, 14 September 2023

04.00-05.00 WIB: Salat subuh dan bersih diri.

05.00-05.30 WIB: Olahraga.

05.30-07.30 WIB: Bersih diri dan makan pagi.

07.30-09.30 WIB: Outbond.

09.30-11.00 WIB: Materi/kegiatan III.

11.00-12.30 WIB: Materi/kegiatan IV.

12.30-13.30 WIB: Ishoma.

13.30-15.00 WIB: Materi/kegiatan V

15.00-16.00 WIB: Packing dan upacara penutupan.

16.00-17.00 WIB: Pulang.

 

I. Anggaran Dana

  • Transport pemateri: 3 orang x @ Rp50.000 = Rp150.000
  • Transport guru pendamping: 4 orang x @ Rp50.000 = Rp200.000
  • P3K: Rp50.000
  • Air mineral: 6 dus x Rp15.000 = Rp90.000
  • Konsumsi peserta: 100 x Rp5.000 x 6 = Rp3.000.000
  • Konsumsi pemateri: 3 x Rp10.000 x 6 = Rp180.000
  • Konsumsi guru pendamping: 4 x Rp10.000 x 6 = Rp240.000
  • Konsumsi panitia: 15 x Rp5.000 x 6 = Rp450.000
  • Snack: Rp200.000
  • Minyak tanah (api unggun): 2 liter x Rp15.000 = Rp30.000
  • Lilin: 5 pack x Rp5.000 = Rp25.000
  • Kebutuhan tak terduga: Rp100.000

Total: Rp4.715.000

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

7. Contoh Proposal Kegiatan Futsal

 

Proposal Kegiatan Futsal Sekolah

1. PENDAHULUAN

Dunia olahraga ini pada umumnya telah mengalami perkembangan yang cukup memuaskan pada beberapa tahun terakhir ini. Potensi-potensi muda telah bermunculan seiring dengan perkembangan dunia olahraga, hal ini tidak lepas dari peran serta dari beberapa pihak yang memberikan support dan ruang kepada para mahasiswa untuk mengaktualkan kreativitas dan sportivitas mereka dalam sebuah turnamen/kompetisi.

 

2. TUJUAN KEGIATAN

Untuk pengaktualisasian diri dalam proses pengembangan potensi para pemuda dalam bidang olahraga khususnya dalam bidang olahraga futsal.

 

3. PELAKSANA KEGIATAN

Pelaksana kegiatan ini adalah OSIS SMA Nusa Pertiwi periode tahun 2020-2021.

 

4. NAMA KEGIATAN

Nama kegiatan ini adalah “Ecodeuphoria Futsal Tournament”.

 

5. TEMA KEGIATAN

Tema kegiatan ini adalah “Let’s Play Together Fair Play Is Our Game”.

 

6. SASARAN

Seluruh sekolah di Kabupaten Lebak.

 

7. WAKTU DAN TEMPAT

Terlampir

 

8. ANGGARAN DANA

Terlampir

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

8. Contoh Proposal Kegiatan Isra Miraj

 

1. LATAR BELAKANG

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw. bagi kaum muslim merupakan wujud cinta kasih kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw. yang telah menunjukkan jalan yang menuju keridhoan Allah Swt. yakni berupa agama islam yang dituntun dengan ajaran yang bersumber pada hukum islam yakni Al-Qur’an dan Al-Hadis.

Dengan memperingati Isra’ Mi’raj  Nabi Muhammad saw. diharapkan kita dapat mentauladani akhlaq yang mulia dari Nabi Muhammad saw. dan mengajarkan serta mengamalkan ajaran yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad saw.

 

2. NAMA KEGIATAN

Memperingati Isra Mi’raj dan melaksanakan kegiatan perlombaan anak anak tingkat Taman Kanak-kanak (TK) atau sederajat, Sekolah Dasar (SD) atau sederajat, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) atau sederajat, dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat, dan Remaja.

 

3. TEMA KEGIATAN

Dalam memperingati Isra Mi’raj nabi muhammad saw  mari kita wujudkan kreativitas muda mudi islam serta mewujudkan ukhuwah Islamiyah dan menanamkan akhlakul karimah.

 

4. TUJUAN KEGIATAN

Membesarkan Maulidurrasul sama halnya dengan kita membesarkan Islam karena Rasulullah SAW merupakan simbol ketauladanan bagi umat Islam, yang bertujuan:

  • Memperingati hari besar Islam “Isra Mi’raj” Nabi Besar Muhammad saw. sebagai jelmaan kemahabbahan masyarakat pada junjungan alam penutup para anbiya.
  • Mengadakan forum atau media persaudaraan dengan perlombaan yang mendidik.
  • Media introspeksi diri dalam menjalani kehidupan sehingga berpengaruh pada daya spiritualitas masyarakat akan kualitas dan persentasi keimanan.

 

5. PENYELENGGARA

Acara ini diselenggarakan oleh:

  • DKM Ar-Rahmah
  • RISMA Ar-Rahmah
  • Masyarakat

 

6. PELAKSANA

Panitia Penyelenggara terdiri dari anggota Remaja Islam Masjid (RISMA) dengan didampingi oleh Dewan Kerja Masjid (DKM).

 

7. WAKTU DAN TEMPAT

Acara ini Insya Allah akan diselenggarakan pada:

Hari: Minggu

Tanggal: 02 Juni 2013

Pukul: 08.00 s/d selesai

 

8. SASARAN KEGIATAN

Seluruh siswa-siswi TK, SD, SLTP, SLTA, dan umum di lingkungan Kota Yogyakarta.

 

9. ACARA DAN PERLOMBAAN

  • Lomba Cerdas Cermat Agama (CCA): SD, SLTP, SLTA
  • Lomba Murattal: SD, SLTP, SLTA
  • Lomba Kaligrafi: TK, SD
  • Lomba Adzan: TK, SD

 

10. SUMBER DANA

Pemasukan

  • Donatur: Rp xxx
  • Biaya Pendaftaran: Rp xxx
  • Dana Sponsor: Rp xxx

 

Pengeluaran

  • Alat tulis: Rp xxx
  • Konsumsi peserta: Rp xxx
  • Konsumsi juri: Rp xxx
  • Trophy: Rp xxx
  • Uang pembinaan: Rp xxx

 

11. PENUTUP

Demikian Proposal Kegiatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad saw. ini kami buat. Harapan kami agar kegiatan ini mampu menjadi motivasi dan inspirasi. Motivasi agar generasi mendatang menjadi lebih baik dari sekarang serta selalu bersemangat untuk mendalami ilmu islam. Inpirasi bagi seluruh umat islam umumnya dan khususnya bagi generasi muda untuk selalu berusaha meningkatkan diri dan berusaha untuk selalu mencontoh pribadi Rasulullah saw.

Baca Juga: Yuk, Ketahui Pengertian, Jenis, dan Contoh Karya Tulis Ilmiah!

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

9. Contoh Proposal Kegiatan Kemerdekaan Indonesia

 

PROPOSAL KEGIATAN DALAM RANGKA PERINGATAN HUT RI KE-77

I. DASAR PEMIKIRAN

Indonesia telah menderita beratus-ratus tahun lamanya hingga akhirnya meraih kemerdekaan pada 1945. Pengorbanan yang dilakukan warga Indonesia untuk melawan penjajah, mulai dari Belanda, Inggris, hingga Jepang, sangatlah besar.

Banyak warga bertumbangan dalam perang dan bahkan tersiksa oleh kerja paksa atau sistem yang tidak manusiawi kala itu. Dengan upaya keras dari Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, dan para pahlawan lainnya, Indonesia berhasil merdeka total pada 1945.

Sebagai wujud apresiasi, kami selaku panitia komplek Bojongsari berinisiatif menggelar kegiatan olahraga dan seni dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI ke-77.

Kegiatan ini digelar dengan tujuan menghormati para pahlawan dan perjuangannya dalam memerdekakan Indonesia. Tidak hanya itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan jiwa nasionalisme warga setempat.

 

II. MAKSUD DAN TUJUAN

1. Maksud Kegiatan

Adapun maksud diadakannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kegembiraan dalam menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77 pada 17 Agustus 2022.

2. Tujuan Kegiatan

Tujuan diadakannya acara ini yaitu:

  1. Mempererat tali silaturahmi antara warga komplek, mulai dari siswa SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, tenaga pendidik dan nonkependidikan, pegawai kantor dinas, hingga masyarakat umum.
  2. Mengenang semangat juang pahlawan yang mengusir penjajah.
  3. Memperkuat kebangsaan dan ketahanan nasional.

 

III. KEGIATAN DAN TEMA KEGIATAN

Kegiatan ini merupakan kegiatan olahraga dan seni yang diselenggarakan berupa Jalan Sehat dengan tema “Kembangkan Kreativitas, Semangat Olahraga dan Solidaritas.”

 

IV. SASARAN DAN TARGET KEGIATAN

Sasaran pada kegiatan ini yaitu siswa SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, Tenaga Pendidik dan Non kependidikan, pegawai kantor dinas, dan masyarakat umum.

 

V. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Kegiatan Jalan Sehat ini akan dilaksanakan pada:

Hari/tanggal: Kamis, 19 Agustus 2022

Waktu: Pukul 07.00 – selesai

Tempat (Start/Finish): Lapangan Bojongsari

Rute: Lapangan Bojongsari – Karang Banjar – Pasar Seji – Owabong – Polsek Bojongsari – Lapangan Bojongsari.

Hiburan:

  • Band SMPN 1 Bojongsari dan SMK Bojongsari
  • Organ Tunggal UPTD Bojongsari

 

VI. BIAYA YANG DIPERLUKAN

Dana yang Tersedia:

Kas Komplek Bojongsari: Rp. 6.000.000-

Biaya Pengeluaran:

  • Catering Makanan: Rp. 2.000.000
  • Penyewaan Band: Rp 1.000.000
  • Penyewaan Organ: Rp. 500.000
  • Lain – Lain: Rp. 500.000
  • Total: Rp. 4.000.000

 

VII. PANITIA

Pelaksanaan kegiatan Jalan Sehat ini diserahkan kepada sub-Panitia HUT RI Ke-77 Kecamatan Bojongsari dengan susunan panitia sebagai berikut:

Ketua: SUTIYANTO

Sekertaris: ARIEF SETYA

Bendahara: MUFIDAH

Seksi Usaha:
1. SUPRIONO
2. MULYONO
3. JUNEDI
4. AKIF ZUBAEDI
5. SUTRISNO
6. SULTONI

Seksi Perkap:
1. NUROHMAT
2. SLAMET TRIONO
3. IMAM SYAFRUDIN
4. WILDAN RAHMATULLAH
5. HERU CAHYONO

Seksi Kegiatan:
1. LENIS ARISONTA
2. NURJANAH
3. SUPRIYADI
4. HENING
5. YUSTUS WIJAYADI
6. RIO JATI NUGROHO
7. AWIL
8. UMUL SETIONO
9. RITNO
10. RATNA
11. BAMBANG
12. SUWARNO
13. CIPTO
14. DWI BUDIANTO
15. HENDRO

 

VIII. PENUTUP

Demikian Proposal yang kami buat sebagai bahan acuan dan kerangka dasar demi terlaksananya kegiatan yang dimaksud, sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi Bapak/Ibu/Saudara untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Atas perhatian dan bantuannya kami haturkan terima kasih.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

10. Contoh Proposal Kegiatan Amal

 

Proposal Kegiatan Amal Penyaluran Dana Korban Gempa Sumatera Barat OSIS SMA Negeri 4 Mandau

I. Pendahuluan

A. Latar Belakang

Bencana alam bukanlah suatu hal yang diinginkan semua orang. Banyaknya korban yang bertumbangan dalam bencana alam menimbulkan kepedihan dan kesulitan bagi orang-orang setempat. Tempat pengungsian, dana, bahan pangan, dan bahan pokok diperlukan. Melihat banyaknya korban gempa di Sumatera Barat yang membutuhkan pertolongan dari banyak pihak, kami selaku OSIS SMA Negeri 4 Mandau membuat proposal ini dibuat dengan tujuan membantu mereka meringankan beban mereka.

 

B. Tujuan
Tujuan kegiatan ini adalah untuk meringankan beban penderitaan para korban bencana alam, menjalin tali persaudaraan antara SMA Negeri 4 dengan korban bencana alam, dan meningkatkan kesadaran dalam menambah amal ibadah.

 

II. Kegiatan

A. Judul Kegiatan

Judul kegiatan ini adalah Kegiatan Amal Penyaluran Dana Korban Gempa Sumatera Barat.

B. Bentuk Kegiatan

Bentuk kegiatan yang akan dilakukan meliputi pengumpulan dana, pemberian bahan pokok, dan pemberian bahan pangan pada korban.

C. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan dilaksanakan pada:

Tanggal: 30 Oktober 2022 – 4 November 2022

Waktu: Pukul 09.00 WIB – selesai

Tempat: Padang, Pariaman, dan Gunung Salat Tiga

 

III. Susunan Panitia Penyelenggara

Ketua: Eka Putri

Wakil Ketua: Wando

Sekretaris I: Asnumi

Sekretaris II: Sri Wilas

Bendahara I:
1. Marnia
2. Rian Noviranda

Bendahara II:
1. Nurdiansyah
2. Angga

Seksi Akomodasi: Pak Dai

Seksi Transportasi: Pak Frengki

Seksi Perlengkapan: Tony

Seksi Konsumsi: Bu Eka

Seksi Usaha Dana:
1. Sri Wulan
2. Asnoumi
3. Marnita

Pelindung: Pak Jihad

Penanggung Jawab: Pak Boy Rahmat

Peserta:
1. Kepala sekolah SMA Negeri 4 Mandau
2. Guru pembimbing yang berjumlah 6 orang
3. Pengurus OSIS yang berjumlah 6 orang
4. Siswa perwakilan yang berjumlah 8 orang

 

IV. Acara Kegiatan (terlampir)

V. Rencana Anggaran

A. Rencana Pengeluaran
1. Kesekretariatan: Rp200.000
2. Transportasi: Rp4.000.000
3. Konsumsi: Rp 2.500.000
4. Dokumentasi: Rp300.000
5. Biaya lain-lain:Rp1.000.000

Total: Rp8.000.000

B. Pendapatan

1. Dana dari siswa SMA Negeri 4: Rp13.000.000
2. Dana dari komite sekolah: Rp5.000.000
3. Dana dari donatur: Rp5.000.000
4. Dana dari sponsor: Rp5.000.000
5. Dana dari orangtua: Rp10.000.000
6. Dana dari guru-guru: Rp20.000.000
Total Rp58.000.000

C. Rekapitulasi

Pengeluaran: Rp 8.000.000
Pendapatan: Rp 58.000.000
Saldo: Rp 0

 

VI. Penutup

Kegiatan ini tidak akan berjalan lancar tanpa dukungan dari berbagai pihak, terutama pihak sekolah. Oleh sebab itu, pelaksana mengharapkan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak agar kelancaran dalam berkegiatan tercapai. Atas perhatian yang diberikan, kami mengucap syukur dan terima kasih.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

11. Contoh Proposal Kegiatan Edu Fair di Kampus

Proposal Kegiatan Kampus EDU FAIR 2020 Kampus Indonesia

A. Latar Belakang

Edu fair adalah kegiatan yang menampilkan jenis-jenis pendidikan, baik skala menengah maupun tinggi. Kegiatan ini dibuat dengan tujuan menarik minat siswa untuk terlibat dalam salah satu pendidikan yang ditawarkan. Karena itu, proposal kegiatan ini dibuat untuk mengadakan edu fair.

 

B. Tujuan Kegiatan

Edu fair memiliki tujuan sebagai berikut:

  • Meningkatkan hubungan kampus dengan sekolah-sekolah menengah yang ada di Indonesia.
  • Memberikan dan memperluas informasi tentang berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
  • Mempromosikan prestasi serta program kampus.
  • Memberikan informasi yang luas tentang berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

 

C. Hasil yang Diharapkan

Siswa atau calon mahasiswa hingga masyarakat umum dapat memperoleh informasi seluas-luasnya terkait berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

 

D. Bentuk Kegiatan yang akan Diadakan

Berbagai kegiatan yang akan diselenggarakan meliputi:

  • Pameran pendidikan oleh berbagai kampus di Indonesia.
  • Seminar pendidikan.

 

E. Waktu dan Tempat Kegiatan

Edu fair dilaksanakan pada:

Waktu: Senin, 8 November 2020

Tempat: Halaman utama Kampus Indonesia.

 

F. Strategi Kegiatan

  1. Rapat dalam rangka pembentukan panitia Edu Fair 2020 Kampus Indonesia
  2. Pendaftaran dan pendataan peserta Edu Fair 2020 Kampus Indonesia
  3. Pelaksanaan kegiatan Edu Fair 2020 oleh Kampus Indonesia

 

G. Stand Kegiatan

Harga stand mencapai Rp 1.500.000 untuk dua hari.

 

H. Pembiayaan Kegiatan

1. Pemasukan
a. Iuran peserta Edu Fair 2020 (25 peserta): Rp 40.000.000
b. Dana sponsor: Rp 12.800.000
Jumlah: Rp 52.800.000

2. Pengeluaran
a. Biaya administrasi: Rp 2.000.000
b. Pembuatan spanduk 3 Buah: Rp 2.000.000
c. Pembuatan stand pameran kegiatan: Rp 8.000.000
d. Panggung dan tenda kegiatan: Rp 10.000.000
e. Konsumsi peserta: 20 x 2 x Rp 50.000 x 2 hari = Rp 4.000.000
f. Konsumsi panitia: 20 orang x 2 hari x Rp 50.000 = Rp 2.000.000
g. Konsumsi pembimbing kegiatan akademik: 30 x 2 hari x Rp 100.000 = Rp 6.000.000
h. Dokumentasi kegiatan berupa foto dan film: Rp 800.000
i. Pembicara seminar 4 orang x Rp 3.000.000 = Rp 12.000.000
j. Biaya keamanan dan kebersihan: Rp 3.000.000
k. Humas dan publikasi kegiatan: Rp 3.000.000
Jumlah: Rp 52.800.000

 

I. Susunan Kepanitiaan

Penanggung Jawab: Kepala Rektor Kampus Indonesia
Ketua: Sumarni M. Pd.
Wakil Ketua: Drs. Ridwan
Sekretaris: Dra. Th Mudjono
Seksi-Seksi Lainnya:
1. Sarana dan Prasarana: Drs. Hj. Nusrina
2. Keistimewaan: Dra. Hening P., M.Si.
3. Acara Seminar: Edy Supranto
4. Informasi dan Pendataan: Dra. Nurul Huda

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

Contoh Proposal Penelitian

 

12. Contoh Proposal Penelitian tentang Limbah

 

Judul Penelitian: Analisis Potensi Limbah Tebu sebagai Bahan Bakar Pembangkit Listrik Energi Biomassa di Pabrik Gula.

BAB I 

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Saat ini, seiring berjalannya waktu industri–industri, baik industri rumahan maupun pabrik semakin banyak di Indonesia. Oleh karena itu, sangat mudah menemukan sebuah industri meskipun letaknya dekat dengan permukiman padat penduduk. Letak sebuah pabrik yang berdekatan dengan permukiman warga tentu dapat menimbulkan dampak buruk, baik itu melalui limbah padat, cair, maupun gas. Terutama limbah padat membutuhkan tempat penampungan yang cukup besar. Aktifnya perindustrian di Indonesia tidak dapat berlangsung terus-menerus tanpa adanya proses yang dapat menekan dampak buruk yang diakibatkan oleh pembuatan produk di suatu perindustrian.

Limbah atau sampah memang merupakan suatu bahan yang tidak berarti dan tidak berharga, tetapi kita tidak mengetahui bahwa limbah juga bisa menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat jika diproses secara baik dan benar. Beberapa pabrik di Indonesia kini sudah mulai menerapkan sistem pengolahan limbah untuk mengurangi dampak polusi dari limbah–limbah tersebut, bahkan ada beberapa yang memanfaatkan limbah pabrik untuk dijadikan produk baru yang berguna, yang tentunya diolah melalui proses–proses tertentu. Salah satunya mengolah limbah pembuatan gula menjadi kompos, batako, dan lain-lain. Itu artinya, pemanfaatan limbah saat ini menjadi sangat penting terutama untuk mengatasi masalah penumpukan sampah di kota-kota besar, limbah organik industri, serta limbah pertanian dan perkebunan.

Sistem pembangkit listrik (generator biomass) yang paling optimal, yaitu model sistem pembangkit listrik grid-connected. Perhitungan hasil potensi biomassa tebu (feedstock biomass) dengan memanfaatkan ampas tebu sebagai sumber energi generator 1, generator 2, generator 3, dan perhitungan konsumsi daya pada industri yang secara menyeluruh digunakan bantuan perangkat lunak, dalam hal ini HOMER versi 2.68.

Hasil simulasi dan optimasi berbantuan software HOMER menunjukkan bahwa secara keseluruhan sistem yang paling optimal untuk diterapkan di PT Madubaru (PG/PS Madukismo) sistem  pembangkit listrik (100%) dengan Grid PLN (0%). Dihitung 0% karena  langganan dari PLN tidak dimanfaatkan dalam sistem pembangkit, padahal pembangkit mampu menampung daya konsumsi seluruh sektor industri. Hasil total daya yang dihasilkan dari pembangkit 1, 2, dan 3 sebesar 15.024.411 kWh/tahun dari hasil analisis Homer Energy.

Berdasarkan data di atas, peneliti tertarik untuk menyusun tugas akhir yang berjudul “Analisis Potensi Limbah Tebu sebagai Pembangkit Listrik Energi Biomassa di Pabrik Gula”. Dalam tugas akhir ini, fokus utama peneliti adalah  pemanfaatan limbah yang dihasilkan dari proses pembuatan gula di PG. Madukismo Yogyakarta.

 

1.2 Rumusan Masalah

Untuk memudahkan penyusunan tugas akhir ini, peneliti merumuskan masalah dalam beberapa bentuk pertanyaan sebagai berikut.

  1. Seberapa efektif potensi ampas tebu dalam penyediaan energi listrik?
  2. Bagaimana analisis penerapan ampas tebu di pabrik gula?

 

1.3 Batasan Masalah

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka dalam pembahasan tugas akhir ini dibatasi pada dua hal. :

  1. Pengambilan data hanya dilakukan di PG.  Madukismo Yogyakarta.
  2. Analisis perhitungan daya dan beban hanya terpusat melalui Homer.

 

1.4 Tujuan Penelitian

  1. Perhitungan potensi ampas tebu dalam penyediaan energi listrik.
  2. Mengetahui hasil analisis energi biomassa tebu sebagai sumber energi listrik yang ramah lingkungan di masyarakat.

 

1.5 Manfaat Penelitian

Penulisan tugas akhir ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk beberapa pihak.

  • Manfaat bagi Peneliti

Manfaat penelitian biomassa bagi peneliti, yaitu menambah wawasan untuk  dijadikan sebagai pedoman dalam menghadapi masalah bahan bakar yang saat ini sedang dalam kondisi mengkhawatirkan.

  • Manfaat bagi Universitas

Penulisan tugas akhir ini diharapkan dapat menjadi referensi akademis, terlebih  pengembangan jurusan Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta selanjutnya.

  • Manfaat bagi Masyarakat dan Industri

Pertama, dapat dijadikan sebagai referensi dalam penyedia energi listrik terbaru yang ramah lingkungan. Kedua,  sebagai acuan dalam menyediakan energi alternatif yang mandiri dan tidak tergantung pada energi fosil. Ketiga, dapat meningkatkan kemandirian masyarakat dalam bidang energi alternatif untuk daerah yang tertinggal agar lebih maju dan sejahtera.

 

BAB II 

TINJAUAN PUSTAKA 

Dasar teori berisi pemikiran atau teori-teori yang melandasi dilakukannya penelitian. Oleh karena itu, tidak jarang pada bagian ini beberapa lembaga menyebutnya dengan “landasan teori”.

 

BAB III 

METODE PENELITIAN

Dalam menyusun tugas akhir ini, peneliti menggunakan studi pustaka sebagai metode penelitian. Adapun studi pustaka (study research). Studi ini dilakukan dengan cara menelaah dan mencari literatur yang sudah ada untuk memperoleh data yang berhubungan dengan analisis pada penulisan tugas akhir.

Penelitian lapangan (field research) berupa peninjauan ke lokasi dan diskusi dengan pihak-pihak yang terkait untuk mendapatkan data. Setelah dilakukan pengujian, data-data yang diperoleh di lapangan akan  dianalisis untuk kemudian disusun dalam sebuah laporan tertulis yang utuh.

 

BAB IV

JADWAL PELAKSANAAN

Pada bagian ini, peneliti dapat mencantumkan keseluruhan agenda penelitian yang sudah disusunnya, baik dalam bentuk tabel maupun tik. Agenda tersebut haruslah disusun secara rinci dengan memperhatikan alokasi waktu.

 

BAB V

RENCANA ANGGARAN

Saat menyusun dan melakukan penelitian, tentu saja peneliti membutuhkan dana agar tujuan penelitian itu dapat tercapai. Oleh karena itu, peneliti perlu mencantumkan segala kebutuhan disertai dengan harga tiap barang/item.

 

BAB VI

DAFTAR PUSTAKA

Peneliti wajib mencantumkan sumber referensi yang digunakan sebagai acuan dalam menyusun penelitian tersebut.

Sistematika Proposal Penelitian

 

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

13. Contoh Proposal Penelitian tentang GENRAM

 

Judul penelitian: GENRAM (Genting Beton Ramah Lingkungan) Berbahan Dasar Komposit Lumpur Lapindo dan Sabut Kelapa Berbasis Nano Zeolit untuk Peningkatan Mutu Genting dan Mengurangi Polusi CO2.

 

BAB I 

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang masalah

Semburan  lumpur lapindo di daerah Sidoarjo, Jawa Timur, belum ada tanda  berhenti sampai  tahun 2016 ini. Walaupun begitu, semburan ini memiliki dua sisi, disatu sisi merupakan bencana bagi masyarakat sekitar, tetapi di lain sisi lumpur lapindo dapat dimanfaatkan untuk berbagai bahan bangunan. Menurut Taufiqur Rahman (2006), dalam  penelitiannya, menunjukkan bahwa kadar silika dalam lumpur lapindo cukup signifikan untuk dipisahkan. Silika dapat menghasilkan nano silika yang berguna untuk memperkuat batako atau batu bata.

Kebutuhan rumah di Indonesia setiap tahun rata-rata sebesar 1,1 juta unit dengan pasar potensial di daerah perkotaan sebesar 40% atau + 440.000 unit (Simanungkalit, 2004). Harga material bangunan yang cenderung meningkat telah mengakibatkan harga rumah pun mengalami kenaikan. Oleh karena itu, pemanfaatan lumpur lapindo sebagai bahan bangunan, khususnya untuk genting jauh lebih murah karena bahan baku yang melimpah selama semburan lumpur lapindo masih ada.

Menurut Kamariah (2009), lumpur lapindo berpotensi sebagai bahan baku utama pembuatan komposit bahan bangunan yang dicampur dengan semen (PC) dan sabut kelapa (coco fiber) yang ramah lingkungan..  Untuk coco fiber sendiri, yaitu bahan limbah yang sebenarnya dapat digunakan dalam pembuatan material tertentu, seperti beton, genting, batu bata, dll, dengan tujuan untuk menaikkan kekuatan material tersebut terhadap gaya lentur. Hal ini menandakan bahwa lumpur lapindo yang dicampur dengan sabut kelapa dapat dijadikan genting beton sehingga dapat meningkatkan  karakteristik  mekanik  komposit  bahan bangunan.

Badan meteorologi dunia (WMO) pada tahun 2013 mencatat  bahwa terjadi peningkatan polusi CO2. Oleh karena karbondioksida di atmosfer menumpuk, suhu bumi pun menjadi semakin panas. Polusi karbondioksida global meningkat menjadi 396 parts per million (ppm) daripada tahun sebelumnya. Peningkatan tingkat polusi CO2 itu berkisar 2,9 ppm pada periode 2012–2013. Pada tahun sebelumnya, peningkatan berkisar 2,2 ppm (Anonym, 2014). Polusi CO2 didominasi oleh daerah di perkotaan yang menghasilkan polusi udara karena banyaknya penggunaan kendaraan bermotor. Maka dari itu, perlu adanya struktur bangunan ramah lingkungan yang mampu mengurangi emisi gas CO2. Penggunaan genteng beton dinilai efektif untuk mengurangi emisi gas CO2 di udara karena atap rumah menjadi media yang sering terpapar langsung polusi gas ini.

Dengan permasalahan yang ada di atas, peneliti mengajukan gagasan pembuatan GENRAM: Genteng Beton Ramah Lingkungan Berbahan Dasar Lumpur Lapindo dan Serabut Kelapa karena keduanya merupakan limbah yang dalam penggunaannya juga kurang optimal. Di samping itu, yang tidak kalah penting sebagai upaya mengatasi efek dari global warming akibat dari gas CO2 dapat menambahkan  nanozeolite pada komposisi genting beton.

Nanozeolite terbukti mampu menyerap emisi gas CO2 yang ada di udara yang dihasilkan oleh  kendaraan bermotor. Dengan demikian, melalui adanya GENRAM ini, diharapkan dapat mengurangi limbah semburan lumpur lapindo dan mengoptimalkan penggunaan serabut kelapa untuk meningkatkan struktur mekanis genting beton. Penambahan nano zeolit pada komposisi genting bertujuan agar genting beton menjadi alternatif yang efektif untuk mengurangi polusi akibat emisi gas CO2.

 

1.2 Perumusan Masalah

Lumpur lapindo masih terus mengalami semburan hingga saat ini. Berbagai cara telah dilakukan untuk mengatasi semburan lumpur lapindo, seperti penutupan sumber lumpur menggunakan bola beton. Akan tetapi, hal ini kurang efektif karena saat musim hujan tiba, ‘tak jarang lumpur lapindo meluap ke pemukiman warga hingga jalan raya. Salah satu cara penanggulangan lumpur lapindo adalah dengan memanfaatkan lumpur lapindo sebagai bahan utama pembuatan material bangunan, yaitu genting beton.

GENRAM: Genting Beton Ramah Lingkungan yang berbahan dasar komposit lumpur lapindo dan serabut kelapa dengan penambahan komposisi nanozeolite pada campuran bahan Genting mempunyai sifat yang mampu menyerap emisi gas CO2. Menurut Thi-Huong Pham,  penurunan ukuran partikel kristal zeolit dari tingkat mikro ke tingkat nano terjadi peningkatan yang signifikan dalam spesifik luas permukaan sehingga memberikan  sifat  yang lebih aktif untuk adsorpsi CO2. Genting beton  ini sangat ramah  lingkungan karena memanfaatkan lumpur lapindo dan limbah serabut kelapa, yang tentunya harga lebih ekonomis.

 

1.3 Tujuan Penelitian

  1. Membuat Reinforcement dan Filler komposit Lumpur lapindo serta Serabut kelapa.
  2. Melakukan sintesis partikel nano zeolit.
  3. Menciptakan “GENRAM” genteng beton berbahan dasar komposit lumpur lapindo dan sabut kelapa berbasis nano zeolit.
  4. Melakukan pengujian yang dilakukan dengan cara menguji beban lentur dan kuat tekan,  daya serap gas CO2,  penyerapan  air ( porositas), dan penyerapan panas genting beton.

 

1.4 Luaran yang Diharapkan

Luaran yang diharapkan dari penelitian berjudul “GENRAM: Genting Beton Ramah Lingkungan Berbahan Dasar Komposit Lumpur Lapindo dan Sabut Kelapa Berbasis Nano Zeolit untuk Peningkatan Mutu Genting dan Mengatasi Polusi Gas CO2” ini diharapkan dapat menjadi solusi pemanfaatan limbah lumpur lapindo dan serabut kelapa yang belum digunakan secara optimal, serta untuk mengurangi polusi gas CO2 yang berbahaya bagi kehidupan. Kami juga sebagai peneliti akan menyajikan data-data teknis eksperimen sebagai design proses.

 

1.5 Kegunaan

  1. Membuat inovasi genting beton dari lumpur lapindo sebagai salah satu upaya pemanfaatan  lumpur lapindo untuk bahan utama pembuatan genting.
  2. Genting beton yang ramah lingkungan, ekonomis, dan bertekstur kuat untuk bangunan.
  3. Pengaplikasian genting beton ini dapat mengurangi polusi CO2 di udara.

 

BAB II 

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Genting Beton

Genting  beton  atau  genting  semen  adalah unsur bangunan yang dipergunakan  untuk  atap  yang  dibuat  dari  beton  dan  dibentuk  sedemikian  rupa serta berukuran tertentu.

Genting beton pada umumnya dibuat dengan cara mencampur pasir dan semen dengan air, kemudian diaduk sampai homogen, lalu dicetak. Selain semen dan  pasir,  sebagai  bahan  susun,  genting  beton  dapat  juga  ditambahkan  kapur.

 

2.2 Komposit Lumpur Lapindo dan Serabut Kelapa

Di  Indonesia  penelitian  tentang  produk bahan bangunan, seperti genting, plafond,  dll, yang berasal dari komposit limbah yang masih sangat terbatas. Padahal  sekarang ini, bahan baku bangunan yang  bersifat renewable dan biodegradable dalam pembangunan jangka panjang berupa limbah lumpur Lapindo,  jumlahnya  sangat melimpah dan justru menjadi problem di lingkungan. Oleh  karena  itu, penelitian  ini  sangat penting karena dirancang untuk memberdayakan potensi limbah lumpur lapindo yang melimpah dan menjadi problem di lingkungan masyarakat Sidoarjo.  Selain itu, limbah lumpur lapindo mudah untuk dikompositkan  dengan  semen  (PC)  dan serat  kelapa  sebagai bahan  utama  dalam pembuatan  genting  bangunan.2.3 Penambahan Nano Zeolite pada genting Beton

Zeolite  adalah  batuan  yang  membuih  jika   dipanaskan  pada  suhu 100ºC.  Zeolit didefinisikan  sebagai  kristal  alumina silika yang mempunyai struktur kerangka tiga  dimensi, yang terbentuk dari tetrahedral  silika  dan  alumina  dengan  rongga-rongga tiga dimensi dan didalamnya terisi ion-ion logam penyeimbang muatan kerangka zeolite dan molekul air yang dapat bergerak bebas (Yadi, 2005). Sifat-sifat khusus zeolite, yaitu (1) dehidrasi merupakan molekul-molekul air pada zeolite yang mudah lepas, sedangkan (2) adsorpsi diartikan  sebagai  proses  melekatnya  molekul-molekul  pada zeolite.

 

BAB III

 METODE PENELITIAN

3.1 Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Durasi waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan alat dan penelitian ini adalah 1,5 bulan. Kegiatan dilakukan di tiga tempat.

  • Laboratorium Kimia Universitas Diponegoro
  • Laboratorium Fisika Material Universitas Diponegoro
  • Laboratorium  Teknologi  Bahan  Konstruksi  Teknik  Sipil  Universitas Diponegoro

 

3.2 Variabel Penelitian

Variabel Terikat dalam Pengujian

  • Beban lentur  dan kuat tekan
  • Penyerapan emisi gas CO2 dan gas berbahaya
  • Penyerapan air (porositas)
  • Penyerapan panas

 

Variabel Terkontrol dalam Pengujian

  • Jumlah komposisi nano zeolite dan lumpur lapindo

 

Variabel Tetap pada Penelitian

  • Bentuk dan ukuran genting
  • Bahan baku  material semen portland, serabut kelapa  PVA, dan abu batu

 

3.3 Alat dan Bahan

Peralatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cetakan genting beton, oven, high energy milling, Los Angeles abrasion, SEM (scanning electron microscopy), dan XRD. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini tentu sajalumpur lapindo, serabut kelapa, zeolit, abu batu, semen, PVA, dan air.

 

3.4 Prosedur Kerja

3.4.1 Pembuatan Nano Zeolit

Zeolit bayat diayak dengan ayakan 225 mesh. Pembuatan nano zeolit dilakukan dengan metode top down menggunakan high energy milling (HEM-E3D), yaitu dengan menggiling bahan awal (zeolit alam) ke dalam alat milling. Rasio yang digunakan yaitu 1:8. Setiap kali melakukan milling, zeolit sebanyak 4,84 gram dengan 11 buah bola penggiling yang memiliki berat masing masing 3,52 gram dimasukkan dalam tabung (jar) HEM-E3D. Proses milling berlangsung selama enam jam pada kecepatan 1000 rpm.

Tabung HEM-E3D dan bola penghancur sebelum digunakan dicuci terlebih dahulu menggunakan etanol. Karakterisasi zeolit menggunakan SEM (scanning electron microscopy) untuk mengetahui morfologi permukaan zeolit dan BET (Brunauer-Emmett-Teller) untuk mengetahui luas permukaan spesifik zeolit.

3.4.2 Pembuatan Genting Beton Berbahan Lumpur Lapindo dan Serabut Kelapa Berbasis Nano Zeolit

Nanozeolite yang telah dibuat dengan metode top down menggunakan high energy milling (HEM-E3D) kemudian ditambahkan pada komposisi lumpur lapindo, serabut kelapa, semen portland, abu batu, dan PVA. Dari Pengujian ini kami melakukan variasi penambahan nano zeolit dan  lumpur lapindo.

3.4.3 Kualitas  Kontrol  dan  Evaluasi  Komposisi  Bahan  (Variabel  Terkontrol Lumpur Lapindo)

Berikut ini  komposisi campuran pengerjaan genting.

  • SP 0,3 + 0,2 (zeolit) + 0,3 lumpur lapindo + 0,1 serabut kelapa= benda uji A
  • SP 0,3 + 0,3 (zeolit) + 0,3 lumpur lapindo + 0,1 serabut kelapa = benda uji B
  • SP 0,3 + 0,4 (zeolit) + 0,3 lumpur lapindo + 0,1 serabut kelapa = benda uji C
  • SP 0,3 + 0,5 (zeolit) + 0,3 lumpur lapindo + 0,1 serabut kelapa = benda uji D
  • SP 0,3 + 0,6 (zeolit) + 0,3 lumpur lapindo + 0,1 serabut kelapa = benda uji E

 

3.5 Pengujian Prototipe “GENRAM” pada Pembuatan Prototipe

  • Pengujian X-Ray diffractometer (XRD)
  • Pengujian scanning electron microscopy (SEM)
  • Pengujian serapan air (porositas)
  • Pengujian absorbsi emisi gas buang  CO2
  • Beban lentur dan kuat tekan
  • Penyerapan panas

 

BAB IV

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya

No

Jenis Pengeluaran

Biaya

1 Peralatan penunjang

Rp1.554.000

2 Bahan habis pakai

Rp1.245.000

3 Biaya perjalanan

Rp466.000

4 Lain-lain

Rp1.350.000

Jumlah

Rp4.615.000

 

BAB V

JADWAL KEGIATAN 

Penelitian ini dilakukan selama 1,5 bulan dengan jadwal:

 

DAFTAR PUSTAKA

Agustanto,  BP.  2007.  Pemerintah  Tidak  Bisa Hentikan Semburan Lumpur Lapindo. Media Indonesia Online  Rabu, 19 Oktober 2016.

Basuki, Eko. 2012. Analisis Kualitas Genting Beton Sebagai Penutup Atap Dengan Bahan Tambahan Serat Ijuk.

Kamarlah dan Fajriyanto. 2009. Pemanfaatan Lumpur Lapindo Sebagai Komposit Ramah Lingkungan Berbasis Reinforced Concrete(FRC). Bandung: SNTKI

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

14. Contoh Proposal Penelitian tentang Dampak Game Online

 

Judul Proposal Penelitian: “Pengaruh Aktivitas dengan Bermain Game Online Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA N 1 Playen”

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Keberadaan game online yang saat ini semakin merajalela membuat motivasi belajar setiap siswa berkurang karena terlalu asyik bermain game online. Akibatnya, game online menjadi hal yang candu dan fatal bagi siswa sehingga berisiko membentuk karakter anak yang kurang sadar tentang pentingnya pendidikan.

Permasalahan ini kemudian akan menghambat pencapaian tujuan kognitif, afektif, dan psikomotorik dari sikap belajar yang harus dipatuhi dan dipenuhi dalam proses belajar mengajar. Oleh sebab itu, penulis berupaya membuat proposal penelitian dengan judul “Pengaruh Aktivitas dengan Bermain Game Online Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA N 1 Playen”.

 

Rumusan Masalah

Rumusan masalah yang terdapat pada proposal penelitian ini yakni:

  • Adakah pengaruh aktivitas bermain game online terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMA N 1 Bangun?

 

Batasan Masalah

Penulis membuat batasan masalah pada proposal penelitian ini, di antaranya:

  • Tingginya intensitas waktu bermain game online yang dilakukan siswa kelas X A-E SMA N 1 Bangun.
  • Rendahnya tingkat motivasi belajar siswa kelas X A-E SMA N 1 Bangun.

 

Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang telah disusun, maka penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh aktivitas bermain game online terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMA N 1 Bangun.

 

Manfaat Penelitian

Penelitian ini memiliki manfaat yang diperoleh, ai antaranya

Manfaat Teoritik:

  • Untuk menambah referensi terhadap kajian terkait hubungan pengaruh perkembangan teknologi terutama game online pada minat belajar siswa.
  • Sebagai bahan acuan referensi pada penelitian sejenis di masa mendatang.

 

Manfaat Praktis:

Penelitian ini juga bermanfaat untuk pemahaman orang tua murid tentang pengaruh perkembangan teknologi terutama game online pada minat belajar siswa.

 

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak dalam diri siswa yang dapat menimbulkan kegiatan belajar. Hal ini dapat menjamin kelangsungan dan memberi arah pada kegiatan motivasi belajar siswa dengan tujuan agar tujuan pendidikan negara dapat tercapai.

Menurut Koswara (2002), siswa belajar karena didorong kekuatan mental. Kekuatan tersebut berupa keinginan, perhatian, dan cita-cita di dalam diri seseorang.

Sebagai acuan ditulisnya proposal ini, peneliti menggunakan rujukan beberapa penelitian terdahulu di antaranya “Pengaruh Penggunaan Media Sosial Facebook Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMA N 2 Magelang” yang ditulis oleh Muhammad Hanafi.

Kedua, yakni penelitian dari Pertiwi dan Hidayati dengan judul “Kecanduan Media Sosial Terhadap Motivasi Belajar pada Remaja di SMA Muhammadiyah 1 Semarang”.

Kesamaan antara penelitian terdahulu dengan penelitian ini adalah meneliti pengaruh majunya teknologi terhadap motivasi belajar siswa. Perbedaannya, penelitian ini objeknya adalah game online, sementara penelitian terdahulu terfokus pada media sosial.

 

BAB II

METODE PENELITIAN

Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan pada proposal ini adalah penelitian deskriptif. Cara penelitiannya menggunakan pendekatan kualitatif sehingga didapatkan data yang hasilnya berupa rangkaian kata dan kalimat.

 

Populasi dan Sampel

Populasi dan sampel yang akan diambil pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X A-E di SMA N 1 Bangun. Selanjutnya, pengambilan sampel digunakan menggunakan teknik snowball sampling.

 

Instrumen Penelitian

Penelitian yang berdesain deskriptif ini dilakukan dengan cara pendekatan kualitatif. Maka instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi, wawancara, dan disertai dengan dokumentasi.

 

Teknik Pengolahan Data

Peneliti akan mengambil sampel menggunakan teknik snowball sampling dan mengumpulkan data dari siswa tersebut kemudian mengolah datanya dengan menghubungkan hasil sampel dengan objek yang dikehendaki. Teknik dilakukan melalui tiga tahap kegiatan yakni, sampel, reduksi, dan penarikan kesimpulan dari data.

 

Teknik Analisis Data

Penelitian ini menggunakan teknik analisis data secara interaktif.

Baca Juga: Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri, Tujuan, Struktur & Contohnya 

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

15. Contoh Proposal Penelitian tentang Motivasi Belajar Siswa pada Pelajaran K3

 

Judul: Pengaruh Motivasi dan Minat terhadap Prestasi Belajar Siswa pada mata pelajaran K3 di MAN 2 Yogyakarta

1. Latar Belakang

Ilmu K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) penting untuk dikuasai guru maupun siswa. Sayangnya, dari hasil observasi yang dilakukan, nilai ulangan harian siswa pada diklat K3 rata-rata hanya 69, padahal kriteria lulusan minimum adalah 75.

Dari hal ini dapat dilihat bahwa siswa perlu diberikan dorongan motivasi belajar agar tertarik untuk mempelajari K3.

Berdasarkan latar belakang tersebut, penyusun tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Motivasi dan Minat terhadap Prestasi Belajar Siswa pada mata pelajaran K3 di MAN 2 Yogyakarta”.

 

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan masalah yang telah diuraikan, berikut adalah rumusan masalah dalam penelitian ini:

  • Apa motivasi dan minat belajar siswa dalam mempelajari K3?
  • Apakah motivasi dan minat belajar siswa berpengaruh pada prestasi siswa terutama dalam mata pelajaran K3?

 

3. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk:

  • Mengetahui motivasi dan minat belajar siswa dalam mempelajari K3.
  • Mengetahui pengaruh motivasi dan minat belajar siswa terhadap prestasi siswa pada mata pelajaran K3 di MAN 2 Yogyakarta.

 

4. Hipotesis

Berdasarkan kajian teoritik dan kerangka berfikir yang telah disusun, hipotesis yang dimiliki penulis adalah:

  • Motivasi dan minat belajar siswa terhadap K3 sebatas sebagai mata pelajaran wajib sekolah.
  • Motivasi dan minat belajar siswa berpengaruh pada prestasi siswa pada mata pelajaran K3.

 

5. Kegunaan Penelitian

Manfaat dari penelitian ini adalah Sebagai bahan evaluasi bagi guru maupun siswa. Untuk menyusun regulasi sekolah yang baru agar lebih efisien.

 

6. Ruang Lingkup Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data di MAN 2 Yogyakarta dengan beberapa murid yang ada.

 

7. Metode Penelitian

Pendekatan penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto karena variabel yang dipilih dalam penelitian ini merupakan variabel bebas dan tidak dikendalikan khusus, melainkan hanya mengungkap fakta dari pengukuran gejala yang telah terdapat pada diri responden sebelum adanya penelitian ini.

Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan di MAN 2 Yogyakarta yang terletak di jalan Adi Sucipto, Bantul, Yogyakarta. Pelaksanaan penelitian ini dijadwalkan sejak bulan januari hingga bulan maret 2020.

Desain Penelitian

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif.

Populasi dan Sampel Penelitian

Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 jurusan IPA MAN 2 Yogyakarta.

Teknik Pengumpulan Data

Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan menggunakan metode angket dan melalui tes.

Teknik Analisis Data

Menyesuaikan dengan apa yang hendak dicapai dalam penelitian ini, untuk itu data yang telah terkumpul dari responden dianalisis dengan analisis statistik.

Instrumen Penelitian dan Pengukuran

Uji Validitas dan Reliabilitas

Teknik analisis data

Data yang telah didapat di lapangan dianalisis dengan metode analisis statistik.

 

8. Landasan Teori

Untuk menjawab persoalan yang ada dibahas dalam penelitian ini, penyusun menggunakan teori motivasi, minat, dan teori K3. K3 merupakan uraian yang berisi tentang K3, tujuan keselamatan kerja, manfaat, dan tujuan diadakannya pembelajaran K3 di sekolah.

 

9. Tinjauan Pustaka

Dalam sebuah penelitian dibutuhkan dukungan dari hasil-hasil penelitian yang telah ada sebelumnya yang mana hasil penelitian ini berhubungan dengan penelitian yang penyusun lakukan saat ini. Berdasarkan penelusuran penyusun, berikut adalah beberapa karya tulis yang memiliki titik kesamaan dengan penelitian yang ditulis penyusun.

Penelitian Eddy Raya (1995) membahas mengenai banyak ditemukannya sistem pembelajaran K3 di sekolah yang masih kurang sesuai dengan kurikulum yang seharusnya, sehingga hal ini berdampak pada prestasi siswa.

Untuk itu Eddy Raya membahas prestasi siswa dalam diklat K3 ini dari sudut pandang guru pengajar. Berbeda dengan penelitian penulis yang membahas dari sudut pandang minat dan motivasi siswa.

 

10. Daftar Pustaka

Purwanto, Drs. M. Ngalim. (1993). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

16. Contoh Proposal Penelitian tentang Gaya Hidup Sehat

 

Judul: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Gaya Hidup Sehat

1. Latar Belakang

Gaya hidup sehat merupakan aspek penting dalam menjaga kesejahteraan fisik dan mental individu. Namun, observasi menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki tingkat kesehatan yang kurang optimal. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi gaya hidup sehat.

 

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini akan mengajukan beberapa rumusan masalah sebagai berikut:

  • Bagaimana persepsi masyarakat terhadap gaya hidup sehat?
  • Apa saja faktor-faktor yang memengaruhi individu dalam menjalani gaya hidup sehat?
  • Bagaimana hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan dan implementasinya dalam gaya hidup sehat?

 

3. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk:

  • Menganalisis persepsi masyarakat terhadap gaya hidup sehat.
  • Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi individu dalam menjalani gaya hidup sehat.
  • Menilai hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan dan implementasinya dalam gaya hidup sehat.

 

4. Hipotesis

Berdasarkan latar belakang dan tujuan penelitian, hipotesis yang diajukan adalah:

  • Persepsi positif terhadap gaya hidup sehat akan meningkatkan kecenderungan individu untuk mengadopsi gaya hidup tersebut.
  • Pengetahuan yang baik tentang kesehatan akan berhubungan positif dengan implementasi gaya hidup sehat.

 

5. Kegunaan Penelitian

Manfaat dari penelitian ini melibatkan:

  • Memberikan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi gaya hidup sehat.
  • Menyediakan dasar bagi pengembangan program-program promosi kesehatan yang lebih efektif.
  • Memberikan panduan bagi individu, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan gaya hidup sehat.

 

6. Ruang Lingkup Penelitian

Penelitian ini akan difokuskan pada masyarakat umum dengan variasi usia, pendidikan, dan latar belakang sosial. Pengumpulan data akan dilakukan melalui survei dan wawancara di beberapa wilayah yang representatif.

 

7. Metode Penelitian

  • Pendekatan Penelitian: Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengumpulkan data secara sistematis.
  • Tempat dan Waktu Penelitian: Pengumpulan data akan dilakukan di berbagai wilayah pada periode waktu enam bulan.
  • Desain Penelitian: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional untuk melihat hubungan antara variabel-variabel yang diteliti.
  • Populasi dan Sampel: Populasi penelitian ini adalah masyarakat umum di wilayah terpilih, dan sampel akan dipilih secara acak dari berbagai kelompok usia dan latar belakang.
  • Teknik Pengumpulan Data: Survei melalui kuesioner dan wawancara akan digunakan sebagai teknik pengumpulan data.
  • Teknik Analisis Data: Analisis statistik seperti regresi dan korelasi akan digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel.

 

8. Landasan Teori

Penelitian ini akan merujuk pada teori-teori yang relevan tentang perilaku kesehatan, teori motivasi, dan teori perubahan perilaku untuk mendukung kerangka kerja analisis.

 

9. Tinjauan Pustaka

Penelitian ini akan merujuk pada karya-karya terdahulu yang mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi gaya hidup sehat dan hubungan antara pengetahuan kesehatan dengan perilaku kesehatan.

 

10. Daftar Pustaka

  • Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach.
  • Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (Eds.). (2008). Health Behavior and Health Education: Theory, Research, and Practice.

 

Demikian proposal penelitian ini. Semoga penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman kita tentang faktor-faktor yang memengaruhi gaya hidup sehat.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

17. Contoh Proposal Peneletian tentang Peran Media Sosial

 

Judul Penelitian: Analisis Peran Media Sosial dalam Membentuk Opini Publik

1. Latar Belakang

Media sosial telah menjadi platform penting dalam membentuk opini publik. Namun, keberagaman informasi dan pengaruh yang dimiliki oleh media sosial dapat menciptakan dinamika yang kompleks dalam pembentukan opini masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk memahami secara lebih mendalam peran media sosial dalam membentuk opini publik.

 

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini akan merumuskan beberapa masalah sebagai berikut:

  • Bagaimana media sosial mempengaruhi pembentukan opini publik?
  • Apa saja faktor-faktor yang memengaruhi peran media sosial dalam membentuk opini masyarakat?
  • Sejauh mana keberagaman informasi di media sosial dapat membentuk opini yang seimbang?

 

3. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk:

  • Menganalisis peran media sosial dalam membentuk opini publik.
  • Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi peran media sosial dalam membentuk opini masyarakat.
  • Menilai sejauh mana keberagaman informasi di media sosial dapat membentuk opini yang seimbang.

 

4. Hipotesis

Berdasarkan latar belakang dan tujuan penelitian, hipotesis yang diajukan adalah:

  • Media sosial memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk opini publik.
  • Faktor-faktor seperti algoritma, keberagaman sumber informasi, dan interaksi pengguna memengaruhi peran media sosial dalam membentuk opini masyarakat.

 

5. Kegunaan Penelitian

Manfaat dari penelitian ini melibatkan:

  • Memberikan wawasan lebih dalam tentang pengaruh media sosial dalam membentuk opini publik.
  • Memberikan dasar bagi perbaikan kebijakan media sosial untuk meningkatkan keberagaman informasi.
  • Membantu masyarakat dan pemangku kepentingan dalam memahami dinamika media sosial yang memengaruhi opini publik.

 

6. Ruang Lingkup Penelitian

Penelitian ini akan difokuskan pada analisis peran media sosial dalam membentuk opini publik di kalangan pengguna aktif media sosial di berbagai platform. Pengumpulan data akan melibatkan survei online dan analisis konten media sosial.

 

7. Metode Penelitian

  • Pendekatan Penelitian: Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan pemahaman holistik.
  • Tempat dan Waktu Penelitian: Pengumpulan data akan dilakukan secara online dari berbagai platform media sosial selama enam bulan.
  • Desain Penelitian: Desain penelitian yang digunakan adalah kombinasi antara studi kasus dan analisis konten media sosial.
  • Populasi dan Sampel: Populasi penelitian ini adalah pengguna aktif media sosial, dan sampel akan dipilih secara acak dengan mempertimbangkan variasi usia, jenis kelamin, dan latar belakang.
  • Teknik Pengumpulan Data: Survei online, analisis konten media sosial, dan wawancara akan digunakan sebagai teknik pengumpulan data.
  • Teknik Analisis Data: Analisis statistik dan analisis isi akan digunakan untuk menganalisis data kuantitatif dan kualitatif.

 

8. Landasan Teori

Penelitian ini akan merujuk pada teori-teori komunikasi massa, teori perubahan sikap, dan teori pengaruh sosial untuk memahami dinamika media sosial dalam membentuk opini publik.

 

9. Tinjauan Pustaka

Penelitian ini akan merujuk pada karya-karya terdahulu yang mengkaji peran media sosial dalam membentuk opini publik dan analisis dampaknya terhadap masyarakat.

 

10. Daftar Pustaka

  • Sunstein, C. R. (2017). #Republic: Divided Democracy in the Age of Social Media.
  • Castells, M. (2015). Networks of Outrage and Hope: Social Movements in the Internet Age.

 

Demikian proposal penelitian ini. Semoga penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang berharga terhadap pemahaman kita tentang peran media sosial dalam membentuk opini publik.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

18. Contoh Proposal Peneletian tentang Dampak Globalisasi

 

Judul Penelitian: Studi Dampak Globalisasi terhadap Identitas Budaya

1. Latar Belakang

Proses globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk identitas budaya. Terdapat kekhawatiran bahwa eksposur global dapat mengubah atau bahkan menghilangkan elemen-elemen unik dari identitas budaya suatu masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak globalisasi terhadap identitas budaya.

 

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini akan merumuskan beberapa masalah sebagai berikut:

  • Bagaimana globalisasi memengaruhi perkembangan identitas budaya suatu masyarakat?
  • Apa saja aspek-aspek dari identitas budaya yang paling rentan terhadap dampak globalisasi?
  • Sejauh mana masyarakat merasa perlu untuk melestarikan elemen-elemen tradisional dalam menghadapi pengaruh global?

 

3. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk:

  • Menganalisis dampak globalisasi terhadap perkembangan identitas budaya.
  • Mengidentifikasi aspek-aspek dari identitas budaya yang rentan terhadap pengaruh global.
  • Menilai sikap dan tindakan masyarakat dalam melestarikan elemen-elemen tradisional identitas budaya di era globalisasi.

 

4. Hipotesis

Berdasarkan latar belakang dan tujuan penelitian, hipotesis yang diajukan adalah:

  • Globalisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan identitas budaya, baik secara positif maupun negatif.
  • Aspek-aspek yang paling rentan terhadap dampak globalisasi adalah bahasa, pakaian tradisional, dan praktik keagamaan.
  • Masyarakat yang aktif dalam melestarikan elemen-elemen tradisional identitas budaya cenderung memiliki sikap yang lebih positif terhadap warisan budaya mereka.

 

5. Kegunaan Penelitian

Manfaat dari penelitian ini melibatkan:

  • Memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dampak globalisasi terhadap identitas budaya.
  • Memberikan dasar bagi kebijakan yang mendukung pelestarian warisan budaya lokal.
  • Memfasilitasi dialog dan kolaborasi antara masyarakat lokal dan global untuk menjaga keberagaman budaya.

 

6. Ruang Lingkup Penelitian

Penelitian ini akan difokuskan pada masyarakat yang mengalami dampak globalisasi yang signifikan, dengan pengumpulan data dilakukan di berbagai wilayah yang mewakili beragam konteks sosial dan budaya.

 

7. Metode Penelitian

  • Pendekatan Penelitian: Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan wawasan mendalam.
  • Tempat dan Waktu Penelitian: Pengumpulan data akan dilakukan di berbagai lokasi yang melibatkan masyarakat yang mengalami dampak globalisasi. Waktu penelitian direncanakan selama setahun.
  • Desain Penelitian: Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus multiple.
  • Populasi dan Sampel: Populasi penelitian ini adalah masyarakat yang mengalami dampak globalisasi, dan sampel akan dipilih dengan metode purposive sampling.
  • Teknik Pengumpulan Data: Wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen akan digunakan sebagai teknik pengumpulan data.
  • Teknik Analisis Data: Analisis tematik akan digunakan untuk mengidentifikasi pola-pola dan temuan kunci.

 

8. Landasan Teori

Penelitian ini akan merujuk pada teori identitas budaya, teori globalisasi, dan teori pelestarian budaya untuk memberikan kerangka kerja analisis.

 

9. Tinjauan Pustaka

Penelitian ini akan merujuk pada karya-karya terdahulu yang mengkaji dampak globalisasi terhadap identitas budaya dan strategi pelestarian budaya di tengah globalisasi.

 

10. Daftar Pustaka

  • Appadurai, A. (1996). Modernity at Large: Cultural Dimensions of Globalization.
  • Hannerz, U. (1992). Cultural Complexity: Studies in the Social Organization of Meaning.

 

Demikian proposal penelitian ini. Semoga penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang berharga terhadap pemahaman kita tentang dampak globalisasi terhadap identitas budaya.

Baca Juga: Kumpulan Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks & Protokol

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

19. Contoh Proposal Peneletian tentang Perubahan Iklim

 

Judul Penelitian: Pengaruh Perubahan Iklim terhadap Ekosistem Lokal

1. Latar Belakang

Perubahan iklim global menjadi isu kritis yang memiliki dampak signifikan terhadap keberlanjutan ekosistem lokal. Perubahan suhu, pola hujan, dan intensitas fenomena cuaca dapat berpengaruh pada keseimbangan ekosistem dan kehidupan organisme lokal. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk memahami dampak perubahan iklim terhadap ekosistem lokal.

 

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini akan merumuskan beberapa masalah sebagai berikut:

  • Bagaimana perubahan iklim global memengaruhi suhu dan pola hujan di ekosistem lokal?
  • Apa dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati dan komposisi spesies di ekosistem lokal?
  • Bagaimana respons organisme terhadap perubahan iklim dalam ekosistem tersebut?

 

3. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk:

  • Menganalisis dampak perubahan iklim terhadap suhu dan pola hujan di ekosistem lokal.
  • Mengidentifikasi perubahan dalam keanekaragaman hayati dan komposisi spesies di ekosistem lokal akibat perubahan iklim.
  • Menilai respons organisme terhadap perubahan iklim dalam ekosistem tersebut.

 

4. Hipotesis

Berdasarkan latar belakang dan tujuan penelitian, hipotesis yang diajukan adalah:

  • Perubahan iklim global akan berdampak pada peningkatan suhu dan perubahan pola hujan di ekosistem lokal.
  • Keanekaragaman hayati dan komposisi spesies di ekosistem lokal akan mengalami perubahan yang signifikan sebagai respons terhadap perubahan iklim.
  • Organisme dalam ekosistem lokal akan menunjukkan respons adaptif terhadap perubahan iklim melalui perubahan perilaku atau distribusi geografis.

 

5. Kegunaan Penelitian

Manfaat dari penelitian ini melibatkan:

  • Memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak perubahan iklim terhadap ekosistem lokal.
  • Menyediakan informasi dasar untuk pengambilan kebijakan konservasi dan manajemen ekosistem.
  • Memberikan dasar bagi upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim di tingkat lokal.

 

6. Ruang Lingkup Penelitian

Penelitian ini akan difokuskan pada satu ekosistem lokal yang teridentifikasi sebagai rentan terhadap perubahan iklim, dengan pengumpulan data dilakukan melalui survei dan pemantauan langsung di lapangan.

 

7. Metode Penelitian

  • Pendekatan Penelitian: Penelitian ini akan menggunakan pendekatan campuran, menggabungkan metode pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif.
  • Tempat dan Waktu Penelitian: Pengumpulan data akan dilakukan di ekosistem lokal yang ditentukan selama satu tahun.
  • Desain Penelitian: Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental dan observasional.
  • Populasi dan Sampel: Populasi penelitian ini adalah organisme dan komponen ekosistem di lokasi penelitian, dengan sampel yang diambil secara acak.
  • Teknik Pengumpulan Data: Pemantauan suhu dan pola hujan, survei keanekaragaman hayati, dan pengamatan langsung akan digunakan sebagai teknik pengumpulan data.
  • Teknik Analisis Data: Analisis statistik dan analisis kualitatif akan digunakan untuk menganalisis data yang terkumpul.

 

8. Landasan Teori

Penelitian ini akan merujuk pada teori ekologi, teori adaptasi biologis, dan teori perubahan iklim untuk memberikan kerangka kerja analisis.

 

9. Tinjauan Pustaka

Penelitian ini akan merujuk pada penelitian-penelitian terdahulu yang membahas dampak perubahan iklim terhadap ekosistem lokal dan respons organisme terhadap perubahan tersebut.

 

10. Daftar Pustaka

  • Parmesan, C., & Yohe, G. (2003). A globally coherent fingerprint of climate change impacts across natural systems.
  • Thomas, C. D., et al. (2004). Extinction risk from climate change.

 

Demikian proposal penelitian ini. Semoga penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang berharga terhadap pemahaman kita tentang pengaruh perubahan iklim terhadap ekosistem lokal.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-Feb-24-2023-08-49-08-8893-AM

20. Contoh Proposal Penelitian tentang Ekonomi Berkelanjutan

 

Judul Penelitian: Pengaruh Ekonomi Berkelanjutan terhadap Perkembangan Industri

1. Latar Belakang

Keberlanjutan ekonomi dalam suatu industri menjadi aspek kunci dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian keberlanjutan ekonomi dalam industri tertentu menjadi penting untuk mengidentifikasi praktik-praktik yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini akan memfokuskan pada analisis keberlanjutan ekonomi dalam suatu industri spesifik.

 

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini akan merumuskan beberapa masalah sebagai berikut:

  • Bagaimana kondisi keberlanjutan ekonomi dalam industri tertentu saat ini?
  • Apa faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan ekonomi dalam industri tersebut?
  • Bagaimana pengaruh praktik-praktik keberlanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi dalam industri tersebut?

 

3. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk:

  • Menganalisis kondisi keberlanjutan ekonomi dalam industri tertentu.
  • Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan ekonomi dalam industri tersebut.
  • Menilai pengaruh praktik-praktik keberlanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi dalam industri tersebut.

 

4. Hipotesis

Berdasarkan latar belakang dan tujuan penelitian, hipotesis yang diajukan adalah:

  • Kondisi keberlanjutan ekonomi dalam industri tertentu saat ini cenderung dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti efisiensi energi, diversifikasi produk, dan aksesibilitas pasar global.
  • Praktik-praktik keberlanjutan yang diimplementasikan dalam industri tersebut akan memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

 

5. Kegunaan Penelitian

Manfaat dari penelitian ini melibatkan:

  • Memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi keberlanjutan ekonomi dalam industri tertentu.
  • Menyediakan panduan bagi perusahaan dan pemerintah dalam mengembangkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
  • Menyediakan informasi bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memahami kontribusi industri terhadap keberlanjutan ekonomi.

 

6. Ruang Lingkup Penelitian

Penelitian ini akan difokuskan pada satu industri yang dipilih berdasarkan signifikansi ekonomi, dampak lingkungan, dan keberlanjutan. Pengumpulan data akan dilakukan melalui wawancara, analisis dokumen, dan survei di dalam industri tersebut.

 

7. Metode Penelitian

  • Pendekatan Penelitian: Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk memberikan gambaran yang komprehensif.
  • Tempat dan Waktu Penelitian: Pengumpulan data akan dilakukan di lokasi industri yang dipilih selama enam bulan.
  • Desain Penelitian: Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus terintegrasi.
  • Populasi dan Sampel: Populasi penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan di dalam industri tersebut, dan sampel akan dipilih secara stratified random sampling.
  • Teknik Pengumpulan Data: Wawancara dengan pemangku kepentingan, analisis data keuangan, dan survei akan digunakan sebagai teknik pengumpulan data.
  • Teknik Analisis Data: Analisis statistik deskriptif dan analisis regresi akan digunakan untuk menganalisis data kuantitatif. Analisis isi dan analisis tematik akan digunakan untuk menganalisis data kualitatif.

 

8. Landasan Teori

Penelitian ini akan merujuk pada teori ekonomi keberlanjutan, teori diversifikasi ekonomi, dan teori dampak kebijakan keberlanjutan.

 

9. Tinjauan Pustaka

Penelitian ini akan merujuk pada literatur terdahulu yang membahas keberlanjutan ekonomi dalam industri dan implementasi praktik-praktik keberlanjutan.

 

10. Daftar Pustaka

  • Elkington, J. (1997). Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line of 21st Century Business.
  • Porter, M. E., & Kramer, M. R. (2011). Creating Shared Value.

 

Demikian proposal penelitian ini. Semoga penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga terhadap analisis keberlanjutan ekonomi dalam industri tertentu.

Demikian materi tentang contoh proposal kegiatan dan penelitian yang bisa kamu jadikan referensi. Sebelum membuat kegiatan, pastikan kamu telah menyusun proposal yang rinci dan benar-benar menggambarkan kegiatan yang hendak kamu laksanakan. Semoga berhasil, ya!

Selain itu, kamu bisa membaca materi belajar lain di ruangbelajar bersama Ruangguru, loh, teman-teman. Yuk, kita belajar bersama!

ruangbelajar by Ruangguru

 

Referensi:

Suherli dkk. 2017. Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas 11. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

10+ Contoh Proposal Penelitian (Lengkap) Beserta Penjelasan untuk berbagai topik [daring]. Tautan: https://saintif.com/contoh-proposal-penelitian/ diakses pada 27 Maret 2022.

Contoh Proposal Kegiatan [daring]. Tautan: https://www.kozio.com/contoh-proposal-kegiatan/ diakses pada 27 Maret 2022.

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah Yang Baik Dan Benar, Disertai Penjelasan Lengkap [daring]. Tautan: https://www.99.co/blog/indonesia/contoh-proposal-kegiatan-sekolah/ diakses pada 27 Maret 2022.

Contoh proposal penelitian [daring]. Tautan: https://katadata.co.id/intan/berita/62b345b4f2e0f/contoh-proposal-penelitian-beserta-pengertian-dan-fungsinya (Diakses: 23 Februari 2023)

Contoh proposal kegiatan [daring]. Tautan: https://www.detik.com/bali/berita/d-6481297/12-contoh-proposal-kegiatan-yang-baik-dan-benar (Diakses: 23 Februari 2023)

Dinda Silviana Dewi