Latihan Soal & Pembahasan UTBK 2022: TPS Pemahaman Bacaan

Shabrina Alfari Okt 19, 2021 • 13 min read


Latihan Soal UTBK TPS Pemahaman Bacaan

Sudah siap hadapi UTBK tahun 2022? Yuk, tingkatkan persiapanmu dengan latihan soal UTBK TPS Pemahaman Bacaan di bawah ini. Selamat mengerjakan!

--

LS_-_Separator_Semua_Mapel_+_Corona_SMA-Oct-18-2021-03-11-49-17-AM

Teks berikut digunakan untuk menjawab soal di bawah ini.

[...] 

   (1) Di sepanjang tujuh puluh tahun Indonesia merdeka, setelah empat belas tahun mencoba praktik demokrasi parlementer secara liberal dan tiga puluh delapan tahun diperintah oleh dua penguasa berdasar sistim politik semi presidensial, [...] Indonesia berkesempatan secara sadar dan leluasa, untuk menerapkan dan mengembangkan demokrasi presidensial. (2) Setelah sebelas tahun berlangsung secara relatif konsisten (2004—2015), ternyata eksperimen besar sistem pengelolaan negara (state-craft) yang ke-3 itu memberikan hasil terbaik yang prospektif berupa kemajuan demokrasi dan politik beserta sosial dan ekonomi secara lebih komprehensif.

   (3) Ada beberapa argumen, pertama, sekalipun masih ada berbagai kelemahan, dunia mengakui Indonesia sebagai negara dengan penduduk terbesar ke-5, dengan masyarakat yang berstruktur majemuk dan mayoritas beragama Islam, tetapi sukses menjalankan transformasi demokrasi. (4) Argumen kedua adalah kehidupan masyarakat dan negara yang relatif stabil [...] sosial dan politik serta ekonomi. Ketiga, sekalipun tertinggal dari kemajuan pembangunan di bawah sistem otoriter, tetapi sistem demokrasi presidensial berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi (Produk Domestik Bruto) sebesar 5—6% per tahun. (5) Keempat, sistem tersebut berhasil memperbaharui struktur masyarakat dengan memfasilitasi pertumbuhan kelas menengah baru sampai melebihi 50% populasi.

   (6) Tentunya, upaya merealisasikan potensi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara besar dan kuat dunia, bukan saja memerlukan rencana aksi dan strategi yang tepat, melainkan lebih jauh, membutuhkan landasan legal formal yang hanya bisa disediakan dengan menyempurnakan substansi dan prosedur, serta koherensi atas segenap peraturan perundangan mulai dari Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sampai Undang-Undang yang berhubungan dengan politik (parpol, pileg, pilpres, MD3, kementerian, pemda, pilkada, desa). (7) Dalam hal itu, pilihan strategi aksi upaya perwujudannya adalah mempersuasikan politisi penguasa lembaga pemerintahan atau menggerakkan tekanan aksi massa terhadap para penguasa dengan kampanye media massa secara sistemik dan intensif.

Sanit, Arbi. 2015. “Pematangan Demokrasi dan Sistem Politik Indonesia: Kendala Pelembagaan dan Kepemimpinan”. Jurnal Politik Vol 1, No. 1: 155—175.

Topik: Pemahaman Bacaan dan Menulis 

Subtopik: Tata Paragraf

Level: Hots

1. Judul yang paling tepat untuk menggambarkan isi dari teks di atas adalah ....   

  1. Perjalanan Politik Demokrasi Indonesia   
  2. Jenis Demokrasi di Indonesia   
  3. Perjalanan Politik di Indonesia   
  4. Tantangan Politik dalam Demokrasi   
  5. Pematangan Demokrasi dan Politik Indonesia   

 

Jawaban: E

Pembahasan: 

Judul merupakan intisari sebuah karangan. Judul harus mewakili keseluruhan isi teks. Teks di atas menceritakan tentang Indonesia yang mencoba menggunakan beberapa sistem demokrasi dan sistem politik. Penggunaan sistem demokrasi dan sistem politik dijelaskan hingga tahap penerapan demokrasi presidensial yang relatif berlangsung secara konsisten. Dengan demikian, judul yang tepat untuk teks di atas adalah Pematangan Demokrasi dan Politik Indonesia.

  • Pilihan jawaban A kurang tepat karena teks di atas tidak secara spesifik membahas perjalanan politik demokrasi di Indonesia. Teks di atas tidak menjelaskan urutan tahun sebagai landasan perjalanan politik demokrasi Indonesia.
  • Pilihan jawaban B, C dan D tidak tepat karena teks di atas tidak membahas jenis-jenis demokrasi di Indonesia, perjalanan politik di Indonesia, dan tantangan politik dalam demokrasi.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan E. 

Baca juga: Latihan Soal & Pembahasan UTBK 2022: TPS Penalaran Umum

LS_-_Separator_Semua_Mapel_+_Corona_SMA-Oct-18-2021-03-11-49-17-AM

Topik: Pemahaman Bacaan dan Menulis

Subtopik: Ejaan dan Konjungsi

Level: Hots

2. Kata berimbuhan yang tidak tepat pada paragraf kedua adalah ....  

  1. memfasilitasi  
  2. memperbaharui  
  3. menjalankan  
  4. pembangunan  
  5. pertumbuhan  

 

Jawaban: B

Pembahasan: 

Kata berimbuhan yang tidak tepat digunakan pada paragraf kedua adalah kata memperbaharui. Kata tersebut memiliki kata dasar baru dan mendapat imbuhan me- dan imbuhan -i. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata yang tepat adalah memperbarui. Sementara, kata memperbaharui merupakan kata yang tidak tepat dan tidak baku. Oleh sebab itu, pembentukan kata yang tepat bukan memperbaharui, melainkan memperbarui.

Sementara, kata memfasilitasi, menjalankan, pembangunan, dan pertumbunan sudah memuat kata berimbuhan yang tepat dan sesuai dengan konteks kalimat dalam teks.

Dengan demikian, kata berimbuhan yang tidak tepat pada paragraf kedua adalah memperbarui.

Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan B.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_+_Corona_SMA-Oct-18-2021-03-11-49-17-AM

Topik: Pemahaman Bacaan dan Menulis 

Subtopik: Tata Kata dan Makna

Level: Hots

3. Penggunaan kata yang salah di paragraf pertama adalah .... 

  1. praktik  
  2. leluasa
  3. prospektif
  4. diperintah
  5. komperhensif

 

Jawaban: B

Pembahasan: 

Penggunaan kata yang salah digunakan pada paragraf pertama adalah komperhensif. Perbaikan kata tersebut adalah komprehensif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata komprehensif memiliki arti bersifat mampu menangkap (menerima) dengan baik; luas dan lengkap (tentang ruang lingkup atau isi); mempunyai dan memperlihatkan wawasan yang luas.

Sementara, penulisan kata praktik, leluasa, prospektif, dan diperintah sudah sesuai kaidah kebahasaan dan konteks kalimat dalam wacana di atas.

Berdasarkan penjelasan di atas, penggunaan kata yang salah digunakan pada paragraf pertama adalah komperhensif.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E. 

Baca juga: Latihan Soal TPS UTBK 2020: Pengetahuan Umum

LS_-_Separator_Semua_Mapel_+_Corona_SMA-Oct-18-2021-03-11-49-17-AM

Teks berikut untuk menjawab soal di bawah ini. Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, atau E).

    Budaya Korea berkembang pesat dan meluas secara global dalam dua dekade terakhir. Keberadaannya cenderung diterima publik dari berbagai kalangan sehingga menghasilkan suatu fenomena 1“Korean Wave” atau disebut juga Hallyu. Fenomena ini dapat dijumpai di Indonesia dan dampaknya sangat terasa di kehidupan sehari-hari terutama pada generasi milenial. Perkembangan teknologi informasi yang masif akibat adanya globalisasi menjadi faktor utama penyebab besarnya antusiasme publik terhadap budaya Korea di Indonesia. Fenomena ini diawali dan sangat identik dengan dunia hiburan,  seperti musik, drama, dan variety shows yang dikemas secara apik dengan menyajikan budaya-budaya Korea. 

    Salah satu produk dari budaya Korea yang sangat diminati kaum milenial adalah musik pop. Musik pop Korea ini atau yang sering disebut sebagai K-pop merupakan salah satu 2sub-sektor hiburan yang mengangkat perekonomian Korea Selatan. Pemerintah Korea Selatan sendiri memang sudah lama memberi perhatian khusus terhadap industri musik mereka. Akhir dekade 31990’an, ketika sebagian besar Asia mengalami krisis keuangan, Korea Selatan justru membentuk Kementerian Kebudayaan dengan departemen khusus K-pop. Mereka juga membangun auditorium konser raksasa, membuat teknologi hologram lebih sempurna, dan mengatur noeraebang (bar karaoke) demi melindungi industri K-pop. Hal ini menunjukkan kesungguhan 4pemerintah Korea Selatan dalam memberdayakan popularitas artis mereka. 

    Indonesia yang saat ini merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia merupakan rumah bagi jutaan K-popers atau pecinta K-pop. Pada tahun 2019, Twitter mengumumkan daftar negara yang paling banyak 5men-tweet terkait artis Kpop sepanjang tahun 2019 dan Indonesia berada pada peringkat 3 setelah Thailand dan Korea Selatan. 6Sementara itu, untuk penayangan video-video K-pop di Youtube berdasarkan negara Indonesia menempati posisi ke-2 dengan persentase 9.9%. Angka tersebut tidak jauh berbeda dengan Korea Selatan yang menempati posisi pertama dengan persentase 10.1%.

Egsaugm. 2020. “Fenomena Korean Wave di Indonesia”. egsa.geo.ugm.ac.id. Diakses dan diadaptasi 14 Desember 2020. https://egsa.geo.ugm.ac.id/2020/09/30/fenomena-korean-wave-di-indonesia/

 

Topik: Pemahaman Bacaan dan Menulis

Subtopik: Ejaan dan Konjungsi

Level: Hots

4. Apakah kata bernomor (1) perlu diperbaiki? Jika perlu, kata apa yang paling tepat untuk menggantikan kata tersebut?  

  1. TIDAK PERLU DIPERBAIKI  
  2. ‘Korean Wave’  
  3. Korean Wave  
  4. korean wave  
  5. korean wave  

 

Jawaban: E

Pembahasan: 

Penulisan “Korean Wave” pada teks tersebut tidak tepat karena frasa tersebut merupakan sebuah sebutan yang bukan sebuah nama sehingga tidak perlu diawali huruf kapital. Selain itu, tanda petik (“...”) juga tidak perlu digunakan karena frasa tersebut bukan merupakan istilah dengan makna yang bukan sebenarnya. Jadi, penulisan yang tepat adalah korean wave, dituliskan pula dengan huruf miring karena frasa tersebut merupakan bahasa asing.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E. 

LS_-_Separator_Semua_Mapel_+_Corona_SMA-Oct-18-2021-03-11-49-17-AM

Topik: Pemahaman Bacaan dan Menulis

Subtopik: Ejaan dan Konjungsi

Level: Hots

5. Apakah kata bernomor (2) perlu diperbaiki? Jika perlu, kata apa yang paling tepat untuk menggantikan kata tersebut?  

  1. TIDAK PERLU DIPERBAIKI  
  2. subsektor  
  3. sub sektor  
  4. sektor  
  5. sektor bagian  

 

Jawaban: B

Pembahasan: 

Penulisan sub-sektor pada teks tersebut tidak tepat karena sub merupakan bentuk terikat sehingga penulisannya harus serangkai dengan kata setelahnya. Berdasarkan hal tersebut, penulisan yang tepat adalah subsektor. Kata dengan bentuk terikat yang menggunakan tanda hubung (-) jika kata setelahnya merupakan kata asing atau kata yang dimulai dengan huruf kapital.

Selain itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penulisan yang tepat adalah subsektor yang memiliki arti bagian sektor; anak sektor.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.  

Baca juga: Latihan Soal TPS UTBK 2020 Pemahaman Bacaan

LS_-_Separator_Semua_Mapel_+_Corona_SMA-Oct-18-2021-03-11-49-17-AM

Nah, itulah beberapa kumpulan latihan soal UTBK TPS Pemahaman Bacaan yang bisa kamu jadikan bahan belajarmu untuk persiapan UTBK SBMPTN 2022 mendatang. Yuk, berlatih lebih banyak soal lagi dengan ikut tryout UTBK di ruanguji. Psst, soal-soal dan sistem penilaiannya sama seperti UTBK aslinya, lho! Yakin nggak mau cobain?

tryout ruanguji

Profile

Shabrina Alfari

Senior Content Writer at Ruangguru

Beri Komentar