Latihan Soal UTBK SBMPTN 2022: TPS Penalaran Umum

Shabrina Alfari Okt 13, 2021 • 12 min read


latihan soal UTBK TPS penalaran umum

Sudah siap hadapi UTBK tahun 2022 nanti? Yuk, tingkatkan persiapanmu dengan latihan soal UTBK TPS Penalaran Umum di bawah ini. Selamat mengerjakan!

--

LS_-_Separator_Semua_Mapel_+_Corona_SMA-Oct-13-2021-12-32-04-46-PM

Topik : Penalaran Umum

Subtopik : Kesesuaian Pernyataan

Perhatikan wacana di bawah ini!

kegemukan selama WFH(Sumber: tirto.id)

tirto.id - “Saya naik 4 kilogram selama masa work from home (WFH) ini. Parah, melonjak drastis karena otomatis jarang bergerak,” kata Yovi Andre. Meskipun membatasi asupan gula, garam, dan lemak (GGL), tetap saja pola gerak dan tidur Yovi menjadi berantakan. Penambahan berat badan pun tak lagi terkontrol.

Keluhan Yovi itu mungkin adalah keluhan banyak orang juga. Kondisi pandemi membuat sebagian besar orang menghabiskan waktu di rumah. Pergerakan dan aktivitas fisik menjadi terbatas. Intinya, selain ancaman COVID-19, risiko kesehatan juga bisa berasal dari rutinitas buruk, seperti jarang berolahraga, kurang waktu tidur, dan tidak mengontrol konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL). “Fenomena kenaikan berat badan saat ini dialami banyak orang, termasuk kelompok anak sekolah,” tutur Manajer Nutrifood Research Center Felicia Kartawidjaja dalam webinar bertajuk #BatasiGGL bersama Nutriclass X AJI beberapa waktu lalu.

Felicia juga mengingatkan bahwa sebanyak 80 persen penyakit tidak menular (PTM) disebabkan perilaku tidak sehat. Terlebih, PTM kini juga lazim ditemukan pada kelompok usia muda di bawah 35 tahun. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan, 34,1 persen penduduk Indonesia yang berusia lebih dari 18 tahun tercatat memiliki hipertensi. Kemudian, sebanyak 10,9 persen penduduk berusia lebih dari 15 tahun tercatat menderita diabetes melitus.

Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) juga mencatat, ada 1,5 persen penduduk yang menderita penyakit penyerta kardiovaskular. Kemudian, sebanyak 3,7 persen penduduk menderita gangguan paru-paru kronis dan 3 persen lagi mengidap autoimun. Sementara itu, rasio jumlah kasus kanker kini tercatat 1,8 per satu juta penduduk.

Perhatikan Konsumsi GGL

Sebelum memesan makanan atau minuman sebagai kawan WFH, pertimbangkanlah beberapa rambu berikut ini. Idealnya, batas konsumsi gula harian hanya sebesar 50 gram atau setara 4 sendok makan (sdm). Lalu, batas konsumsi garam harian adalah 5 gram atau setara 1 sendok teh (sdt), sementara konsumsi lemak maksimal adalah 67 gram atau setara 5 sendok makan. “Minuman seperti boba dan kopi populer rata-rata mengandung 3 sdm gula, semangkuk bakso 1 sdt garam, sementara setiap potong martabak telur dan tahu mengandung 1 sdm lemak,” terang Felicia.

Konsumsi gula berlebih berkaitan erat dengan obesitas yang merupakan faktor risiko diabetes. Di Indonesia, satu dari 16 orang mengidap diabetes. Indonesia secara global pun bertengger di peringkat tujuh negara dengan pasien diabetes terbanyak.

Sementara itu, peningkatan konsumsi garam terkait dengan peningkatan tekanan darah. Rata-rata penduduk Indonesia mengonsumsi 12 gram garam per hari. Kebanyakan konsumsi didapat dari penambahan garam saat memasak. Kemudian, lemak berlebih terkait dengan ancaman obesitas dan penyakit kardiovaskular.

Membatasi konsumsi GGL dan beraktivitas fisik yang cukup adalah cara terbaik menghindari rentetan risiko terkena PTM. Dan lagi, di masa pagebluk seperti sekarang, pembatasan GGL juga dapat membantu memperkuat sistem imun untuk melawan COVID-19.

(Diadaptasi dari tirto.id pada 25 Februari 2021)

 

1. Berdasarkan informasi pada gambar, simpulan yang tepat mengenai konsumsi gula dan lemak adalah ...

  1. Gula adalah penyebab utama masalah kesehatan di atas lemak.
  2. Pembatasan konsumsi lemak erat kaitannya dengan penyakit kardiovaskular.
  3. Faktor utama pembatasan konsumsi gula dan lemak adalah ancaman obesitas.
  4. Mengonsumsi gula dan lemak di bawah anjuran secara teratur dapat meningkatkan kualitas hidup.
  5. Tidak mengonsumsi gula dan lemak melebihi anjuran dapat menghindarkan kita dari masalah kesehatan.

 

Jawaban: E

Pembahasan:

Pada gambar dapat dilihat bahwa pembatasan konsumsi gula dan lemak erat kaitannya dengan berbagai risiko gangguan kesehatan seperti obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular.

Jawaban A kurang tepat karena tidak ada informasi pasti yang menyebutkan bahwa gula menjadi penyebab utama masalah kesehatan.

Jawaban B kurang tepat karena hanya mencakup informasi mengenai konsumsi lemak, tidak ada informasi yang berkaitan dengan konsumsi gula.

Jawaban C kurang tepat karena tidak dengan jelas disebutkan bahwa obesitas adalah faktor utama pembatasan konsumsi gula dan lemak. Hanya disebutkan bahwa konsumsi gula berlebihan berkaitan dengan obesitas.

Jawaban D kurang tepat karena informasinya tidak disebutkan secara pasti apakah mengonsumsi gula dan lemak di bawah anjuran dapat meningkatkan kualitas hidup.

Jawaban E tepat. TIdak mengonsumsi gula dan lemak melebihi anjuran dapat menghindarkan kita dari masalah kesehatan seperti obesitas dan penyakit kardiovaskular.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

Baca juga: Latihan Soal UTBK SBMPTN 2021 Pengetahuan Umum

LS_-_Separator_Semua_Mapel_+_Corona_SMA-Oct-13-2021-12-32-04-46-PM

Topik : Penalaran Umum

Subtopik : Kesesuaian Pernyataan

2. Berdasarkan informasi pada gambar, pernyataan yang PALING MUNGKIN BENAR adalah ...

  1. Batas maksimal kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 5 kg.
  2. Hanya sebagian responden yang mengalami kenaikan berat badan.
  3. Semua responden memilih untuk berdiam diri di rumah selama pandemi.
  4. Rata-rata konsumsi garam di negara Asia tidak melebihi batas aman yang dianjurkan.
  5. Sebagian besar responden memilih untuk melakukan pekerjaan di rumah selama pandemi.

 

Jawaban : B

Pembahasan :

Kita periksa masing-masing pilihan jawaban.

Jawaban A tidak tepat karena 2,55 kg yang dimaksud pada gambar adalah rentang kenaikan berat badan yang dialami oleh 22% responden selama pandemi, bukan batas maksimal kenaikan berat badan yang dianjurkan. Tidak ada informasi spesifik juga yang mengatakan bahwa batas maksimal kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 5 kg.

Jawaban B tepat. Berdasarkan informasi pada gambar, dari 173 sampel, hanya 22% atau sekitar 38-39 orang yang mengalami kenaikan berat badan sebesar 2,55 kg. Itu berarti hanya sebagian responden yang mengalami kenaikan berat badan.

Jawaban C tidak tepat. Data pada gambar menyebutkan bahwa jumlah responden yang berdiam di rumah selama pandemi sebesar 91%, tidak sampai 100%. Berarti, ada sebagian responden yang tidak berdiam diri di rumah selama pandemi.

Jawaban D tidak tepat. Informasi pada gambar menyebutkan bahwa batas ideal konsumsi garam adalah 5 gram per hari, sedangkan tertera informasi bahwa rata-rata konsumsi garam negara di Asia mencapai 12 gram per hari yang artinya hal ini melebihi batas aman yang dianjurkan.

Jawaban E kurang tepat. Informasi pada gambar hanya menunjukkan bahwa sebagian besar responden menghabiskan waktu di rumah, tetapi tidak disebutkan apa aktivitasnya. Tidak ada informasi spesifik yang menyebutkan bahwa sebagian besar responden bekerja di rumah selama pandemi.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_+_Corona_SMA-Oct-13-2021-12-32-04-46-PM

Topik : Penalaran Umum

Subtopik : Simpulan Logis

Perhatikan pernyataan berikut!

3. Semua bentuk gratifikasi tidak terpuji

Sebagian menteri menerima gratifikasi

Simpulan yang tepat dari pernyataan di atas adalah ….

  1. Sebagian menteri terpuji.
  2. Semua menteri tidak terpuji.
  3. Sebagian menteri tidak terpuji.
  4. Semua menteri menolak gratifikasi.
  5. Sebagian menteri menerima gratifikasi.

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Silogisme terdiri dari tiga unsur, yaitu subjek, predikat, dan term penengah. Term penengah terdapat pada kesimpulan. Jika dalam satu premis terdapat proposisi partikular, maka kesimpulannya juga harus merupakan proposisi partikular.

Jika dalam satu premis merupakan proposisi negatif, maka kesimpulannya juga harus merupakan proposisi negatif.

Premis mayor: semua bentuk gratifikasi tidak terpuji

Premis minor: sebagian menteri menerima gratifikasi

Kesimpulan: sebagian menteri tidak terpuji

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.

Baca juga: Latihan Soal UTBK SBMPTN 2021 Pengetahuan Kuantitatif

LS_-_Separator_Semua_Mapel_+_Corona_SMA-Oct-13-2021-12-32-04-46-PM

Topik : Penalaran Umum

Subtopik : Figural

Perhatikan gambar berikut!

1-Oct-13-2021-12-29-25-67-PM

4. Tentukan Nilai Z!

  1. 120
  2. 125
  3. 129
  4. 200
  5. 225

 

Jawaban : C

Pembahasan

Pola perhitungan bilangan untuk kedua gambar tersebut adalah sebagai berikut

  1. Kalikan kedua bilangan yang terdapat lingkaran
  2. Kalikan juga kedua bilangan pada kotak persegi
  3. Bagilah hasil perkalian pada langkah kesatu dan kedua.

Sehingga dapat diperoleh perhitungan sebagai berikut.

Pada gambar A

2-Oct-13-2021-12-30-55-62-PM

Angka 6 diletakan pada bangun segitiga dalam gambar pertama.

Pada gambar B

3-Oct-13-2021-12-30-55-63-PM

Angka 129 diletakan pada bangun segitiga dalam gambar kedua. Berdasarkan penjelasan tersebut, nilai Z adalah 129.

Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah C.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_+_Corona_SMA-Oct-13-2021-12-32-04-46-PM

Topik : Penalaran Umum

Subtopik : Kriptografi

5. Jika SEPEDA ditulis VHSIHE, maka PENSIL ditulis ....

  1. SHQVLO  
  2. SHQMWP
  3. SHQWMP 
  4. WMPSHQ 
  5. VLOSHQ 

 

Jawaban : C

Pembahasan :

Diketahui SEPEDA ditulis sebagai VHSIHE. Perhatikan bahwa SEPEDA memiliki 2 huruf E sedangkan VHSIHE memiliki huruf yang sama namun bukan sebagai pengganti dari huruf E. Oleh karena itu, cara menerjemahkannya bukan menggunakan metode substitusi.

Perhatikan pola SEPEDA menjadi VHSIHE. Huruf S menjadi V bertambah 3 huruf, begitu pula dengan huruf kedua dan ketiga. Tetapi, pada huruf  keempat yaitu E yang kedua menjadi I polanya berubah menjadi bertambah 4 huruf, begitu pula dengan huruf kelima dan keenam.

Oleh karena itu, terdapat dua penyusunan dalam satu kata, yaitu:

  • Tiga huruf pertama (SEP) memiliki pola bertambah 3 huruf (VHS).
  • Tiga huruf terakhir (EDA) memiliki pola bertambah 4 huruf (IHE).

Akibatnya, kata PENSIL dapat dituliskan sebagai berikut.

  • Huruf P bertambah 3 huruf menjadi S.
  • Huruf E  bertambah 3 huruf menjadi H.
  • Huruf N  bertambah 3 huruf menjadi Q.
  • Huruf S  bertambah 3 huruf menjadi W
  • Huruf I  bertambah 3 huruf menjadi M.
  • Huruf L  bertambah 3 huruf menjadi P.

Dengan demikian, kata PENSIL dapat ditulis sebagai SHQWMP.  

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_+_Corona_SMA-Oct-13-2021-12-32-04-46-PM

Oke, itulah beberapa kumpulan latihan soal UTBK PTS Penalaran Umum yang bisa kamu jadikan bahan belajarmu untuk persiapan SBMPTN 2022 mendatang. Gampang 'kan? Nggak ada sulit kalau kamu rajin latihan. Yuk, berlatih lebih banyak soal lagi dengan ikut tryout UTBK di ruanguji. Psst, soal-soal dan sistem penilaiannya sama seperti UTBK aslinya, lho! Yakin nggak mau cobain?

tryout ruanguji

Sumber foto:

Kegemukan Selama WFH [daring]. Tautan: https://tirto.id/berat-badan-naik-adalah-masalah-sejuta-umat-selama-wfh-gamG (Diakses: 13 Oktober 2021)

Profile

Shabrina Alfari

Senior Content Writer at Ruangguru

Beri Komentar