Mengenal Biosfer serta Faktor Persebaran Flora dan Fauna | Geografi Kelas 11

Tri Janarti Sep 20, 2021 • 6 min read


Biosfer dan Flora Fauna

Artikel ini akan membahas pengertian biosfer serta hubungannya dengan faktor persebaran flora dan fauna.

--

Pernah nggak sih kamu kepikiran, kenapa kok kaktus bisa tumbuh di gurun yang kering, ya? Terus, kenapa beruang kutub bisa ya bertahan hidup di wilayah sedingin Kutub Utara? Kenapa mereka nggak tinggal di satu wilayah saja? Kuasa Tuhan! Itu pasti jawaban cepat yang bisa kita berikan bukan? Namun sebenarnya, ada lho faktor yang memengaruhi persebaran flora dan fauna tersebut. Hmm… kira-kira apa saja ya faktornya? Yuk, kita cari tahu bersama di artikel ini!

 

Pengertian Biosfer

Sebelum mencari tahu faktor yang memengaruhi persebaran flora dan fauna, kita wajib kenal dulu nih dengan yang namanya biosfer. Apa itu biosfer?

Secara etimologi, biosfer berasal dari kata bio yang berarti hidup dan sphere yang berarti lapisan. Apabila dirangkai, maka artinya menjadi lapisan hidup. Hah, lapisan hidup? Kok aneh? Ya, nggak sesederhana itu juga sih teman-teman definisinya. Jika kita perluas, maka biosfer adalah lapisan bumi yang menjadi tempat makhluk hidup, seperti manusia, hewan, dan tumbuhan untuk melangsungkan kehidupannya. Yups, biosfer itu tempat tinggal kita, teman-teman!

Baca juga: Macam-Macam Bioma di Dunia Beserta Ciri dan Contohnya

Nah, sebagai makhluk hidup, tentu kita membutuhkan keberadaan daratan, perairan, hingga udara. Begitu pula dengan flora dan fauna. Mereka akan memilih biosfer yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya untuk bertahan hidup. Makanya, flora dan fauna tidak hidup di satu wilayah bumi yang sama.

Biosfer dan Flora Fauna

 

Faktor yang Memengaruhi Persebaran Flora dan Fauna

Banyak sekali flora dan fauna yang hidup di bumi. Namun, ada beberapa flora maupun fauna yang hanya bisa ditemui di satu tempat saja. Maksudnya, kalian nggak bakal bisa melihat mereka di tempat lainnya. Misalnya, beruang kutub. Fauna itu hanya bisa kalian lihat di Kutub Utara. Kenapa bisa begitu? Hal ini disebabkan adanya beberapa faktor berikut.

1. Klimatik

Faktor klimatik adalah faktor yang disebabkan oleh iklim. Faktor ini sangat berpengaruh pada persebaran flora dan fauna. Hal ini dikarenakan iklim memiliki cakupan terhadap suhu udara, kelembapan udara, angin, dan curah hujan yang penting bagi kehidupan mereka.

Baca juga: Bisakah Transmigrasi Menanggulangi Pengangguran?

Sebagai contoh persebaran flora dan fauna karena faktor klimatik, kita akan bahas tentang suhu udara dan kelembapan udara. Setiap wilayah di bumi memiliki suhu udara yang berbeda, yakni panas dan dingin. Sementara flora dan fauna memiliki persyaratan tertentu untuk lingkungan hidup idealnya. Misalnya, jenis fauna yang ideal ditemui di tempat bersuhu dingin di antaranya beruang kutub dan penguin, sedangkan di tempat bersuhu panas ada unta dan keledai.

Kelembapan udara tak kalah penting untuk flora dan fauna. Keberadaan tingkat uap air di udara menjadi sumber pertahanan hidup flora, lho! Kalau kamu perhatikan, pasti ada deh flora yang bisa hidup di tempat kering, seperti kaktus. Namun, ada juga flora yang hanya hidup di tempat basah, seperti teratai. Nah, terbukti 'kan faktor klimatik menjadi salah satu yang memengaruhi persebaran flora dan fauna?

2. Edafik

Faktor edafik adalah faktor yang disebabkan oleh kondisi tanah. Kayak yang udah kamu tahu, tanah merupakan media utama tumbuhnya flora. Nah, flora juga pilih-pilih nih sama kondisi tanah tempatnya menetap. Hal ini dikarenakan flora memiliki beberapa kebutuhan untuk membantu pertumbuhannya, seperti humus, unsur hara, kandungan air, dan kandungan udara di dalam tanah.

Terus gimana dengan fauna? Fauna akan menjadi pemangsa si flora. Ketika flora tumbuh subur, fauna herbivora akan memakannya. Makanya, fauna akan memilih tempat tinggal yang sesuai dengan kebutuhan makanannya.

Biosfer dan Flora Fauna

3. Fisiografi

Faktor fisiografi adalah faktor yang berkaitan dengan relief atau bentuk permukaan bumi. Kamu pasti udah tahu dong ya bahwa bumi ini tidak sama. Ada bagian yang lebih tinggi dan lebih rendah. Nah, situasi ini membuat suhu udara di tiap wilayah bumi pun tidak sama. Tempat yang lebih tinggi memiliki suhu udara yang lebih rendah, contohnya wilayah bukit atau pegunungan. Sementara tempat yang lebih rendah, suhu udaranya akan lebih tinggi, seperti wilayah pantai. Jadi, kebalikannya gitu deh teman-teman.

Oleh karena itu, kamu jangan heran kalau nggak pernah melihat pohon kelapa di daerah pegunungan. Hal ini dikarenakan pohon kelapa lebih cocok tumbuh di tempat bersuhu tinggi, alias panas, seperti di wilayah pantai. Hal ini juga berlaku bagi perkebunan teh dan kopi yang hanya kamu temui bila kamu ke wilayah pegunungan, ya. Gimana, paham kan?

4. Biotik

Faktor biotik adalah faktor yang disebabkan oleh makhluk hidup. Nah, di sini sifat dan perilaku makhluk hidup akan saling berdampak satu sama lain. Misalnya, flora yang memiliki sifat kuat dalam beradaptasi akan menghambat pertumbuhan flora lainnya. Keberadaan fauna, seperti cacing, juga akan membantu proses penyuburan tanah sehingga flora bisa tumbuh dengan baik untuk kemudian dimanfaatkan oleh manusia.

Baca juga: Hal-Hal Penting dalam Indeks Pembangunan Manusia

Yang paling disayangkan, manusia bisa menjadi sosok yang berperilaku baik maupun buruk, lho! Untuk perilaku baik, manusia bisa menjadi penyebar flora dan fauna ke berbagai wilayah. Contohnya, ada beberapa fauna yang bukan asli Indonesia, tetapi bisa kita lihat langsung di Indonesia. Nah, itu salah satu faktor biotik akibat manusia yang membuat fauna tersebut tersebar ke berbagai wilayah. 

Sementara perilaku buruknya, manusia tidak selalu menjaga kelestarian flora dan fauna. Contohnya nih, penebangan hutan untuk memperluas pertanian, perkebunan, hingga pembangunan infrastruktur. Perilaku tersebut meniadakan flora dan membuat berbagai fauna kehilangan tempat tinggalnya sehingga harus bermigrasi bahkan mati. Makanya, faktor biotik bisa menjadi hal yang memengaruhi persebaran flora dan fauna, ya.

--

Gimana, kamu udah lebih tahu belum tentang biosfer serta faktor yang memengaruhi persebaran flora dan fauna? Kalau udah tahu, jangan sampai dilupakan, ya! Biar kamu makin ingat tentang materi ini, kamu bisa lho gabung ke ruangbelajar. Setelah gabung, pasti ingatan dan pengetahuan kamu tentang materi ini menjadi lebih dalam deh! Yuk, buruan gabung!

New Call-to-action

Referensi:

Wahyudin, Ahmad. 2019. E-Modul: Biosfer. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Wiguna, Cipta Suhud. 2020. Modul Pembelajaran SMA Geografi Kelas XI: Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia. Jakarta: Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS, dan DIKMEN.

Profile

Tri Janarti

Beri Komentar