Mengenal Organ Gerak Hewan dan Fungsinya | IPA Terpadu Kelas 5

Mengenal Organ Gerak Hewan dan Fungsinya IPA Terpadu Kelas 5

Saat berada di akuarium besar, Cika penasaran dengan ubur-ubur dan ikan yang pergerakannya berbeda. Kali ini, mereka belajar organ gerak hewan dan fungsinya, lho! Penasaran kan? Ikuti ceritanya, yuk!

--

Puti dan Cika terkagum melihat hewan-hewan air yang cantik dalam akuarium besar.

“Wah, cantik banget ikan-ikannya!” kata Puti

“Iya, Put. Tapi kok, ubur-ubur dan ikan cara geraknya berbeda, ya?” tanya Cika bingung.

“Oh, itu karena ubur-ubur dan ikan memiliki struktur tubuh yang berbeda, Cik.” jawab Puti.

“Struktur tubuh yang berbeda? Maksudnya gimana?” Cika penasaran.

“Begini Cik. Ubur-ubur dan ikan berbeda, karena secara umum hewan itu bisa dibedakan menjadi 2 kelompok berdasarkan struktur tubuhnya, yaitu hewan tidak bertulang belakang atau avertebrata dan hewan yang bertulang belakang atau vertebrata.” balas Puti.

“Terus apa hubungannya, Puti? Aku ga ngerti.” tanya Cika murung.

“Karena struktur tubuhnya berbeda, hewan jadi bergerak dengan cara yang berbeda juga. Ada yang berjalan, terbang, berenang, dan lain sebagainya. Nah, selama bergerak itu hewan memerlukan alat bantu yang disebut organ gerak.” jelas Puti

 Cika jadi semakin penasaran. Ia pun bertanya lagi pada Puti.

“Tapi, apa bedanya organ gerak pada hewan avertebrata dan vertebrata, Put?”

“Biar kamu paham, aku coba jelasin dari hewan avertebrata, ya!” kata Puti bersemangat.

“Boleh, Puti.” jawab Cika

“Nah, hewan avertebrata adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang pada organ geraknya. Contohnya siput dan ubur-ubur.” kata Puti sambil menunjuk ubur-ubur.

“Kenapa siput dan ubur-ubur?” Tanya Cika.

“Karena siput dan ubur-ubur itu tidak memiliki tulang belakang, makanya kita sulit menentukan yang mana bagian kepala, kaki, dan badannya.” jawab Puti.

“Walaupun tidak memiliki tulang belakang, siput dan ubur-ubur tetap bisa bergerak, loh! Siput bisa berjalan dengan menggunakan otot perutnya, sedangkan ubur-ubur berenang di perairan dengan menggunakan tentakelnya.” Puti melanjutkan.

 

Organ Gerak Hewan Avertebrata

 

“Oh, begitu.” jawab Cika sambil memerhatikan ubur-ubur.

Lalu pandangan Cika teralihkan karena ada ikan lewat di depannya.

“Kalau ikan termasuk kelompok hewan apa, Put?” tanya Cika penasaran.

“Ikan itu termasuk kelompok hewan vertebrata. Nah, hewan vertebrata adalah kelompok hewan yang memiliki tulang belakang sebagai bagian dari organ geraknya. Contohnya Ikan, burung, dan kucing.” balas Puti.

 

“Oh, begitu. Kalau aku perhatiin, organ gerak ketiganya berbeda, ya. Ikan berenang menggunakan siripnya. Burung terbang menggunakan sayap dan bisa berdiri di dahan pohon menggunakan kakinya. Sedangkan kucing berjalan menggunakan sepasang kaki depan dan sepasang kaki belakang.” Cika berpikir.

“Betul banget, Cik!” kata Puti semangat.

 

Organ Gerak Hewan Vertebrata

 

“Asik, sekarang aku jadi paham kenapa ubur-ubur dan ikan bergerak dengan cara yang berbeda, karena mereka memiliki struktur tubuh yang berbeda. Ubur-ubur termasuk ke dalam kelompok jenis hewan tidak bertulang belakang atau disebut dengan avertebrata, sedangkan ikan termasuk ke dalam kelompok hewan  bertulang belakang atau disebut dengan vertebrata.” Cika menyimpulkan

“Terima kasih Puti udah mau jelasin ke aku.” kata Cika malu-malu.

“Sama-sama, Cika. Sekarang kita keliling lihat hewan-hewan air lainnya, yuk!” kata Puti tersenyum.

“Ayo!” jawab Cika bersemangat.

Wah, ternyata kita bisa belajar dari hewan-hewan di sekitar kita, ya! Selain itu, kamu juga bisa belajar lebih banyak lagi tentang organ gerak hewan dan fungsinya melalui video animasi Dafa dan Lulu, loh!

New call-to-action

Materi oleh: Balqis Mukarromatunnisa

Disunting oleh: Agung Aksara

Profile

Iman Maharani

You can call me Iman! I'm interested in art, food, writing, characteristic of a human being, and child development. I hope you like my writing. Thank you <3