Pengertian Masalah Sosial, Faktor Penyebab & Kriteria untuk Menentukannya | Sosiologi Kelas 11

Rabia Edra Okt 4, 2021 • 7 min read


masalah sosial

Masalah sosial seringkali terjadi di sekitar kita. Tapi, apa benar semua masalah itu bisa digolongkan sebagai masalah sosial? Yuk, cari tahu 5 kriteria untuk menentukan masalah sosial pada artikel berikut!

--

 

Pernah nggak kamu menonton berita di televisi, lalu ada berita tentang tawuran antarpelajar SMA? Atau pernahkah kamu membaca berita tentang kasus bunuh diri? Nah, tawuran antarpelajar dan kasus bunuh diri itu tergolong ke dalam masalah sosial lho, guys!

Tawuran antarpelajar mungkin sudah lama menjadi masalah sosial yang sering terjadi di masyarakat. Tapi untuk kasus bunuh diri sendiri, sebenarnya tergolong masalah sosial yang baru menjadi perhatian masyarakat global selama beberapa tahun belakangan ini akibat jumlahnya yang kian meningkat. Menurut data dari Kementerian Kesehatan, yang dilansir dari World Health Organization (WHO), jumlah kematian akibat bunuh diri di dunia mendekati angka 800.000 kematian per tahun atau 1 kematian setiap 40 detik. Bahkan, bunuh diri telah menjadi penyebab kematian tertinggi nomor dua pada kelompok usia 15-29 tahun. Duh, tinggi sekali, ya :(

Menurut data yang sama, sebanyak 79% kasus bunuh diri terjadi di negara berpendapatan rendah dan menengah. Setiap kasus bunuh diri yang terjadi merupakan tragedi yang dapat menimbulkan akibat jangka panjang bagi keluarga, teman, maupun masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kasus bunuh diri kini telah digolongkan sebagai masalah sosial serius yang perlu diperhatikan.

Lalu, sebenarnya apa sih yang dimaksud masalah sosial itu? Terus, gimana cara kita menentukan kejadian mana yang tergolong masalah sosial dan kejadian mana yang bukan? Nah, untuk tau jawabannya, simak artikel ini sampai selesai, ya!

 

Apa Itu Masalah Sosial?

Masalah sosial adalah dampak dari berbagai interaksi sosial, baik interaksi sosial antarindividu, antarindividu dengan kelompok, maupun antarkelompok. Dalam keadaan normal, interaksi sosial dapat menghasilkan integrasi. Di sisi lain, interaksi sosial juga dapat menghasilkan konflik dengan pihak lainnya.

Pengertian lain dari masalah sosial adalah ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab timbulnya masalah sosial, antara lain yaitu faktor biologis, ekonomi, psikologis, geografis, demografis, serta budaya.

faktor-faktor penyebab masalah sosial

Nah, kalau menurut kamu, tawuran antarpelajar dan kasus bunuh diri itu kira-kira disebabkan oleh faktor yang mana, nih? Coba jawab di kolom komentar, ya!

 

Kriteria Masalah Sosial

Meskipun terkesan banyak, tapi nggak semua masalah di masyarakat bisa digolongkan sebagai masalah sosial, ya! Ada 5 kriteria yang bisa kita gunakan untuk menentukan masalah sosial, yakni gejala, sumber, pihak yang menetapkan, sifat, dan perhatian masyarakat.

kriteria masalah sosial

1. Gejala

Masalah bisa terjadi karena adanya perbedaan antara nilai yang dianut masyarakat dengan kondisi di kehidupan nyata. Masyarakat bisa memiliki masalah sosial yang berbeda-beda, tergantung nilai yang dianut. Oleh karena itu, kita harus memperhatikan gejala dari masalah yang terjadi. Gejala ini pun juga tidak bisa dipukul rata karena sangat bergantung pada nilai-nilai yang dianut tersebut. Seperti misalnya, di kebanyakan daerah di Indonesia, memakai bikini di pantai masih dianggap sebagai hal yang kurang sopan, tapi tidak demikian di Eropa atau Amerika Serikat.

2. Sumber

Sumber dari masalah sosial biasanya berasal dari kondisi dan proses sosial di masyarakat. Tapi, selain itu, masalah sosial juga bisa muncul akibat adanya bencana alam, lho! Misalnya ketika terjadi banjir. Beberapa korban banjir bisa saja mengalami kemiskinan akibat seluruh harta bendanya telah hanyut terseret banjir. Nah, kemiskinan inilah yang merupakan masalah sosial. Bukan banjirnya, ya! Banjir di sini adalah sumber terjadinya masalah sosial yaitu kemiskinan.

3. Pihak yang Menetapkan

Masalah sosial ditetapkan oleh common sense di masyarakat terhadap gejala yang ada. Ketika timbul hal yang tidak selaras antara fenomena sosial yang diharapkan dengan keadaan nyatanya, maka akan timbul gejala sosial akibat common sense dari masyarakat setempat yang menetapkan hal tersebut sebagai gejala sosial. Jadi, masalah sosial tidak bisa diklaim oleh salah satu individu saja.

4. Sifat  

Masalah sosial memiliki dua sifat yaitu laten (tersembunyi) dan nyata. Masalah sosial laten adalah masalah sosial yang tidak disadari secara langsung oleh masyarakat, namun tetap memiliki dampak. Contohnya yaitu pencemaran lingkungan akibat limbah perusahaan. Sedangkan masalah sosial nyata adalah masalah sosial yang benar-benar terlihat secara langsung di mata masyarakat. Contohnya yaitu kemiskinan. 

5. Perhatian Masyarakat

Tidak semua masalah sosial akan menjadi perhatian masyarakat, dan sebaliknya, tidak semua yang menjadi perhatian masyarakat adalah masalah sosial. Misalnya, ketika terjadi kecelakaan tentunya akan menarik perhatian masyarakat, tapi hal ini bukan termasuk masalah sosial. Kemudian, contoh lainnya adalah kemiskinan yang terjadi di suatu wilayah tertentu belum tentu menjadi perhatian masyarakat sekitar, karena mungkin masyarakat sekitar wilayah tersebut memang sudah terbiasa dengan kehidupan yang seperti itu. Padahal, hal tersebut termasuk masalah sosial.

---

Nah, itu tadi pembahasan mengenai masalah sosial, faktor penyebab, dan beberapa kriteria yang bisa kita gunakan untuk menentukannya. Kalau kamu masih belum puas dengan pembahasan kali ini dan ingin ngobrol sambil belajar bersama tutor berpengalaman, langsung aja yuk, daftar ruanglesonline!

New Call-to-action

Referensi:

Sunarto, K. (1993). Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE – UI.

Osborne, R. Loon, BV. (1996). Mengenal Sosiologi For Beginner. Bandung: Mizan.

 

Artikel ini telah diperbarui pada 29 September 2021.

Profile

Rabia Edra

Beri Komentar