Skimming dan Scanning: Rahasia Membaca dengan Cepat

Teknik Skimming dan Scanning untuk membaca

Kamu sering kebawa bosen, atau jadi males saat harus membaca buku-buku tebal? Tenang aja, di artikel skimming dan scanning ini kita akan belajar cara membaca buku dengan cepat dan efisien. Simak hingga selesai ya!

--

 

Di sekolah, kita diharuskan untuk bisa menguasai berbagai mata pelajaran sekaligus supaya bisa naik kelas maupun lulus. Ini tentu membuat kita dihadapkan dengan setumpuk buku yang menanti untuk dibaca, apalagi mendekati ujian, membaca buku pelajaran hukumnya wajib dilakukan!

Hmm.. melihatnya tumpukan buku materi saja, rasanya sudah bikin menangis dalam hati ya? Belum lagi kalau ingat buku materi kita sampai ratusan hingga ribuan halaman buku, hihi

Nah, Daripada kamu panik sendiri, takut waktunya tidak cukup untuk belajar itu semua, kamu harus kenalan dulu nih dengan metode membaca cepat! Namanya, skimming dan scanning. Dengan memiliki kemampuan ini, kita bisa lho menghemat waktu belajar kita. Jadinya, tidak perlu khawatir lagi deh kehabisan waktu. Seperti apa sih membaca cepat skimming dan scanning itu? Yuk, mari kita bahas secara mendalam di artikel ini ya!

Baca juga: Jangan Sampai Salah, Ini Cara Belajar yang Efektif Menurut Penelitian

 

Skimming

Cara cepat yang pertama adalah skimming, ya skimming! Bukan berenang ya, kalau itu swimming, hehe. Nah, dalam bahasa Indonesia memiliki artian sekilas. Teknik membaca ini digunakan saat kita ingin menemukan ide utama secara keseluruhan dari sebuah buku. Dengan cara ini, berarti kita tidak membaca buku kata satu demi satu kata melainkan berlompatan dari satu bagian ke bagian lain untuk melihat pokok pikiran utama dari topik yang dibaca. Nah, dari situ, kita bisa menentukan nih isi tulisan mana saja yang perlu dibaca lebih lanjut secara detail, kebayang, kan?

Oh ya, dengan skimming, kita jadi bisa membaca 3-4 kali lebih cepat dari membaca biasa lho! Belajar jadi lebih hemat waktu dan ngga bosenin! Terus, bagaimana dong caranya melakukan skimming? Yuk, ikuti langkah-langkah ini:

 

1. Perhatikan judul dan sub judul 

Saat mulai membuka buku dan akan membaca halaman pertama, pasti kamu akan menemukan baris utama seperti judul atau sub judul, bukan? Nah, saat melakukan skimming, menyimak dua hal tersebut bisa membantu kamu untuk mengetahui apa-apa saja materi pada buku. Kamu bisa simak khusus di bagian yang ingin kamu pelajari dengan mengetahui judul dan sub judul dalam buku, ya!

 

2. Tidak perlu membaca kata demi kata 

Fungsi utama dari skimming, ialah agar membaca bisa lebih cepat, dan kamu jadi tau apakah teks tersebut patut dibaca lebih lanjut atau tidak. Maka dari itu, jika kamu ingin cepat bisa memutuskan buku tersebut cocok untukmu, maka kamu bisa lebih cepat untuk melangkahi ke beberapa bagian, dan menilai apakah isi dari buku tersebut kamu butuhkan atau tidak.

 

3. Simak paragraf akhir

Kenapa langsung menuju paragraf akhir? Pada umumnya, struktur penulisan itu akan selalu berujung pada kesimpulan dari ide-ide yang dibahas sebelumnya. Dengan langsung menyimak pada bagian akhir paragraf, kamu bisa dengan cepat mengidentifikasi informasi yang dijelaskan dalam buku. Bila kamu masih belum yakin dengan informasi di akhir paragraf, kamu juga bisa menyimak bagian awal paragraf ya!

Tips melakukan skimmingBaca juga: 10 Tips Menjawab Soal Penilaian Akhir Semester dengan Efektif

 

4. Berhenti sejenak

Bacalah dengan tenang, walau inti dari skimming adalah membaca dengan cepat, namun tidak perlu terburu-buru. Luangkan sejenak waktumu setiap kali selesai membaca dengan detail satu bagian, untuk memahami apa yang baru saja kamu baca. Jika sudah, bisa lanjutkan membaca bagian lainnya. Sedikit saran saja, saat berhenti sejenak, jangan sambil tidur-tiduran ya, soalnya nanti kamu malah lanjut membaca alam mimpi, hehe.

 

5. Perhatikan ilustrasi atau infografis 

Sebelum jauh membaca huruf dan kalimat-kalimat, kamu disarankan untuk melihat informasi visual terlebih dahulu. Dalam gambar atau infografis, biasanya dimasukkan ringkasan informasi penting dan hal menarik untuk kamu simak. Kemudian, kamu jadi mudah untuk memahami isi bacaan lebih jauh

 

6. Baca ringkasan bab jika tersedia

Kemudian, jika bagian ini ada dalam buku, sangat disarankan untuk menyimak halaman khusus yang menjadi ringkasan di setiap bab. Informasi dalam bagian ini biasanya disajikan dalam bentuk poin-poin yang menjadi intisari informasi dari satu bab penuh.

Nah, setelah selesai melakukan skimming kita akan mendapatkan gambaran secara keseluruhan isi buku tanpa membaca semua tulisannya. Kalau menemukan bagian yang menarik, kita bisa membaca detail bagian buku tersebut untuk pemahaman yang lebih baik. Bisa ya? :)

Oke, sekarang dengan sedikit latihan, kamu bisa jadi jago skimming nih, selanjutnya, kita bahas tentang scanning ya!

 

Scanning

Lalu, cara kedua adalah dengan scanning! Scanning dalam bahasa Indonesia memiliki artian memindai. Tapi, scanning yang kita bahas sekarang berbeda ya dengan yang ada di photocopy, hehe. Scanning merupakan Teknik membaca untuk mendapatkan informasi spesifik secara cepat dan akurat dari sebuah buku. 

Biasanya, scanning digunakan ketika kita sudah mengetahui apa yang ingin kita cari sehingga akan berfokus pada isi buku yang spesifik. Nah, kita harus berlatih nih untuk menggerak mata maupun membalikkan halaman buku dengan cepat untuk menemukan kata atau frasa yang kita cari. Apakah sebelumnya kamu sudah pernah melakukan scanning? Yuk simak tips lengkapnya, ya!

Baca juga:  10 Cara Meningkatkan Daya Ingat yang Efektif Supaya Nggak Cepat Lupa

 

1. Tentukan kata kunci

Saat melakukan scanning, kamu tentu sudah sedikit mengetahui tentang informasi yang kamu cari, bukan? Nah, sebisa mungkin kamu mencari satu atau dua kata yang menjadi kata kunci dari informasi tersebut. Lihat secara cepat tiap halaman sampai bertemu dengan paragraf yang mengandung kata kunci tersebut.

 

2. Lihat dengan sekilas dan cepat

Saat melakukan pencarian, tidak perlu membaca dengan teliti satu persatu, karena akan memakan waktu yang lama. Cukup lihat dengan cepat dari atas sampai ke bawah halaman sampai kamu menemukan kata kunci tersebut. Saat mencari, pastikan pandangan kamu fokus pada halaman buku, ya!

 

3. Baca informasi disekitar kata kunci

Setelah menemukan kata kunci, lalu bagaimana? Jawabannya sudah pasti, tinggal  baca saja materi di sekitarnya dengan cermat. Walau kamu sudah menemukan kata kunci, tapi belum tentu menemukan informasi yang kamu butuhkan, bukan? Untuk itu, penting juga bagi kamu untuk menandai buku pada bagian-bagian penting yang kamu ingin pelajari ya.

 

4. Carilah kata yang dicetak tebal, miring, atau yang dicetak berbeda dengan tulisan lainnya

Saat kesulitan mencari kata spesifik tertentu, kamu juga bisa mencarinya dengan bantuan beberapa tulisan yang jenisnya berbeda. Coba cari dari kata dengan font tebal, miring, atau yang memiliki garis bawah. 

Baca juga: 7 Tips Agar Kamu Lebih Berkonsentrasi dalam Belajar

 

5. Perhatikan ilustrasi, tabel, atau gambar yang berkaitan dengan informasi

Oke, kita masuk ke tahap selanjutnya, jika kamu menemukan ada gambar, tabel, atau infografis dalam buku yang kamu baca, maka kamu akan semakin mudah dalam melakukan scanning! Informasi yang tertera secara visual biasanya akan sangat membantu pada topik-topik khusus yang kamu cari, seperti infografis dibawah ini!

 

Tips melakukan scanning saat membaca

 

6. Pastikan mencari di bagian bab atau sub bab yang tepat

Lanjut, nah pastikan juga saat scanning kamu melakukan hal yang seharusnya ya. Yap, mencari ditempat yang tepat! Buku yang tebal biasanya memiliki beberapa bagian. Maka dari itu, untuk memudahkan kamu cepat menemukan informasi yang kamu cari.

 

7. Perhatikan urutan huruf.

Buku yang disusun dengan baik akan mengurutkan istilah berdasarkan urutan huruf dengan rapi. Nah, kalau contoh informasi yang kamu cari berada pada buku seperti kamus atau glosarium, penting nih untuk mencari kata kuncinya sesuai urutan huruf. Mudah bukan? 

Dalam penggunaannya, skimming dan scanning bisa digunakan secara bersamaan lho! Misalnya, saat mempelajari buku yang belum pernah dibaca kita bisa memulai dari skimming dan menentukan materi apa saja yang menarik dibaca. Lalu, untuk memiliki pemahaman yang lebih baik kita bisa lakukan scanning dari kata-kata kunci materi yang ingin kita pelajari.

Atau juga sebaliknya, jika sudah tahu apa yang ingin kita pelajari, kita bisa memulai dari scanning kata kunci yang ingin kita pelajari. Setelah menemukan, kita dapat skimming untuk mendapatkan pemahaman materi secara sederhana dan cepat. Bagaimana? Belajar dari buku jadi lebih menyenangkan dan tidak menguras waktu lagi bukan? Hehe.

Dengan membiasakan diri untuk membaca cepat, maka akan sangat membantu untuk belajar secara efektif dan efisien. Kita pun jadi bisa untuk belajar dari semua buku pelajaran untuk penguasaan materi yang lebih maksimal. Yuk, mulai terapkan skimming dan scanning saat belajar! Never stop reading, means never stop learning.

Kalau ingin belajar dengan cara baru yang menyenangkan, lebih seru lagi dengan video pembahasan yang menarik dan interaktif di ruangbelajar!

ruangbelajar

Artikel ini diperbarui tanggal 21 Desember 2021



Profile

Leo Bisma

Suka nonton film, liat bulan kalau malam, dan membaca semua kecuali pikiran. Oh ya, suka menulis juga di Ruangguru