Game COC Season 3 Episode 6 & 7: The Diamond Vault

Babak baru, tantangan baru! Setelah melalui berbagai pertandingan yang menegangkan, kini hanya tersisa 32 Champions terbaik yang siap memperebutkan gelar juara Clash of Champions Season 3. Seperti apa keseruan game di episode kali ini?
—
Mari kita sambut TOP 32 Champions yang berhasil melaju ke babak selanjutnya di Clash of Champions Season 3! Wohoooo!!!

TOP 32 peserta Clash of Champions Season 3. (Sumber: YouTube Ruangguru)
Wah, nggak kerasa ya, kita udah sampai di episode 6! Setelah melewati berbagai tantangan yang menguji kemampuan berpikir, mental hingga fisik, akhirnya terpilihlah 32 Champions terbaik yang masih bertahan di panggung Clash of Champions. Kira-kira, jagoanmu masih lanjut nggak nih? (((Uhuk, uhuk, sayangnya jagoan mimin, Ayden, harus berpamitan lebih dulu. Sedih banget!)))
Tapi perjuangan mereka masih jauh dari kata selesai. Justru, semakin sedikit peserta yang tersisa, tantangan yang harus dihadapi pun akan semakin sulit dan menegangkan. Nah, di episode kali ini, para Champions akan menghadapi babak yang nggak kalah menarik, karena mereka harus berkompetisi secara tim. Yap, saatnya memasuki team challenge!
Penentuan Tim Kapten dan Pembentukan Tim
Sebelum tim dibentuk, akan dipilih terlebih dahulu delapan Champions yang berperan sebagai tim kapten. Penentuannya pun nggak sembarangan, lho! Hasil dari tiga tantangan pada babak sebelumnya menjadi penentu siapa saja yang berhak menyandang gelar kapten.
- Pada tantangan pertama, Champions yang menempati peringkat 1–4 otomatis menjadi tim kapten.
- Pada tantangan kedua, hanya peringkat 1–2 yang berhak menjadi tim kapten.
- Sementara itu, pada tantangan ketiga, hanya sang juara pertama yang berhasil mengamankan posisi tersebut.

Rexx, Evan, Nuha, Nasywaa, Stanley, Azka, dan Erin merupakan Champions terpilih untuk menjadi tim kapten. (Sumber: YouTube Ruangguru)
Namun, status sebagai tim kapten ternyata belum sepenuhnya aman! Setiap tim kapten harus menyampaikan orasi untuk meyakinkan Champions lain agar bergabung dengan timnya sekaligus mempertahankan posisinya. Setelah seluruh orasi selesai, para Champions akan melakukan voting untuk menentukan dua tim kapten yang harus turun dari posisinya.
Nggak cuma itu, tiga Champions yang sebelumnya bukan tim kapten juga berkesempatan untuk naik dan mengisi posisi tersebut. Jadi, meskipun belum terpilih di awal, peluang untuk menjadi tim kapten masih terbuka lebar!
Baca Juga: Profil Peserta Clash of Champions (COC) Season 3 Batch 1
Setelah melalui sesi orasi dan voting yang menegangkan, dua Champions yang harus melepaskan gelar tim kapten adalah Nasywaa dan Stanley. Sementara itu, Ben, Kafka, dan Thomas berhasil terpilih sebagai tim kapten baru.
Dengan demikian, delapan Champions yang resmi menjadi tim kapten pada episode ini adalah:

Delapan tim kapten terpilih. (Sumber: YouTube Ruangguru)
Kini, para tim kapten akan mulai menyusun strategi terbaik untuk membentuk tim impiannya masing-masing. Pemilihan anggota tentu bukan perkara mudah karena setiap keputusan dapat menentukan peluang mereka untuk melaju ke babak selanjutnya. Yuk, kenalan dengan susunan anggota dari masing-masing tim!

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Setelah berhasil membentuk tim, perjuangan para Champions pun berlanjut ke tantangan berikutnya, yaitu The Diamond Vault. Yuk, kita kupas tuntas aturan permainan, sistem penilaian, sampai strategi para Champions untuk membuka peti berisi diamond!
The Diamond Vault
Diamond Vault menjadi tantangan yang menguji kemampuan logika, spasial, dan numerik para Champions melalui kerja sama tim yang solid. Untuk dapat melaju ke babak berikutnya, setiap tim harus menyelesaikan empat misi yang tersebar di berbagai Game Room dan mengumpulkan seluruh potongan puzzle untuk membuka peti berisi diamond.
Keempat misi yang harus diselesaikan, yaitu:

Empat misi pada game Diamond Vault. (Sumber: YouTube Ruangguru)
Setiap misi memiliki aturan permainan, petunjuk, dan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Karena itu, para Champions dituntut untuk menyusun strategi pembagian tugas yang tepat serta bekerja sama dengan baik agar dapat menyelesaikan setiap misi dengan cepat dan akurat.
Baca Juga: Penjelasan Lengkap Cryptarithm, Game Viral di Clash of Champions
Aturan Permainan The Diamond Vault
Untuk menyelesaikan keempat misi, para Champions harus mencari dan memecahkan petunjuk yang tersebar di masing-masing Game Room. Jawaban dari setiap misi kemudian disubmit melalui AdaptoX. Namun, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan, di antaranya:
- Setiap Game Room hanya dapat dimasuki oleh maksimal dua orang, yaitu kapten tim dan satu anggota tim. Meski begitu, kapten tim memiliki keuntungan karena dapat berpindah dan mengakses seluruh Game Room.
- Setiap misi yang berhasil diselesaikan akan memberikan satu potongan puzzle kepada tim.
- Seluruh potongan puzzle tersebut harus dikumpulkan untuk membuka peti yang berisi diamond.
- Tantangan The Diamond Vault diawali di Main Arena.
- Sebelum permainan dimulai, tiga Champions dari setiap tim akan diikat. Selanjutnya, satu perwakilan dari masing-masing tim akan bertanding melawan tim lain (battle) untuk membebaskan anggota timnya yang terikat.
- Pada sesi battle, para Champions akan dihadapkan dengan soal-soal berbasis UTBK yang terbagi ke dalam tiga ronde. Ronde pertama dan kedua masing-masing terdiri atas empat soal, sedangkan ronde ketiga terdiri atas tiga soal.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
- Apabila perwakilan tim berhasil menjawab soal dengan benar atau memenangkan battle, satu anggota tim yang terikat dapat dibebaskan dan langsung menuju Game Room untuk menyelesaikan misi. Sebaliknya, jika jawaban yang diberikan salah, tim tersebut tidak dapat menjawab kembali soal yang sama. Soal tersebut juga hanya dapat dilempar satu kali kepada tim lain.
- Setiap tim hanya dapat membebaskan satu anggota pada setiap ronde. Di akhir ronde, tim yang belum berhasil memenangkan battle tetap memiliki kesempatan untuk membebaskan satu anggota timnya, yaitu setelah dua menit sejak Champions terakhir berhasil dibebaskan.
Sistem Penilaian The Diamond Vault
- Tujuh tim pertama yang berhasil membuka peti dan mendapatkan diamond akan otomatis lolos ke babak berikutnya.
- Apabila hingga waktu yang ditentukan belum ada tujuh tim yang berhasil membuka peti, penentuan peringkat akan didasarkan pada jumlah misi yang berhasil diselesaikan, serta kecepatan tim dalam mengirimkan jawaban melalui AdaptoX.
- Satu tim yang menempati peringkat terakhir pada tantangan ini harus tereliminasi dari panggung Clash of Champions Season 3.
Strategi Menyelesaikan Tantangan The Diamond Vault
-
Strategi saat Battle
Soal-soal berbasis UTBK pun mulai dibacakan satu per satu. Para Champions yang terpilih untuk mengikuti battle harus berpikir cepat dan menjawab dengan tepat demi membebaskan anggota timnya yang masih terikat. Semakin cepat anggota tim berhasil dibebaskan, semakin besar pula peluang mereka untuk menyelesaikan misi di Game Room lebih dahulu.
Menariknya, setiap tim juga memiliki strateginya masing-masing dalam menentukan siapa yang harus dibebaskan terlebih dahulu. Kaitlyn, misalnya. Ia sengaja memilih untuk lebih dulu membebaskan Erin yang merupakan kapten timnya. Sebagai kapten tim, Erin memiliki hak istimewa untuk berpindah ke seluruh Game Room, sehingga ketika anggota tim lainnya berhasil ia bebaskan, Erin bisa langsung “konek” dan membantu menyelesaikan masing-masing misi.
Baca Juga: Profil Erin, Peserta COC Season 3 dari CUHK yang Jago Biologi
-
Strategi Number Cipher (Game Room 4)
Nah, dari keempat misi yang tersedia, Number Cipher di Game Room 4 menjadi misi yang paling cepat berhasil dipecahkan oleh tim Nuha dan tim Rexx. Pada misi ini, para Champions diminta untuk mengisi kotak-kotak kosong dengan angka yang tepat.
Sekilas memang terlihat sederhana, tetapi ternyata ada beberapa aturan yang harus diperhatikan. Kalau kamu pernah bermain Sudoku, game ini punya aturan main yang mirip, loh.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Sesuai aturan permainan, setiap angka yang berada di sebelah kiri board menunjukkan jumlah seluruh angka pada baris tersebut. Sementara itu, angka yang berada di bagian atas merupakan jumlah seluruh angka pada kolomnya. Nggak cuma itu, setiap baris dan kolom juga harus diisi dengan angka yang berbeda. Tapi, angka yang sama boleh digunakan kembali pada rangkaian berbeda.
Kemal dari tim Rexx pun membagikan strategi yang digunakannya untuk menyelesaikan misi ini. Menurutnya, akan lebih mudah jika kita cari dulu bilangan yang paling kecil dan paling besar untuk mempersempit kemungkinan jawaban.
Baca Juga: Kemal, Si Jago Matematika dari CUHK Peserta COC Season 3
Misalnya, jika terdapat satu kolom yang hanya terdiri dari dua kotak dengan jumlah angka 3, maka kemungkinan angkanya hanya 1 dan 2 (baik dalam urutan 1–2 maupun 2–1). Dengan begitu, pilihan jawabannya menjadi lebih terbatas dan lebih mudah dianalisis.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
-
Strategi Symbol Cipher (Game Room 2)
Untuk misi Symbol Cipher, para Champions dihadapkan dengan misi yang cukup menguras otak, nih. Pasalnya, mereka hanya dibekali secarik kertas yang berisi informasi dan simbol-simbol misterius sebagai petunjuk.
Sementara itu, di bagian atas ruangan tergantung beberapa kain dengan motif numerik yang berbeda-beda. Tugas mereka adalah menemukan hubungan antara simbol, pola operasi yang cocok pada kain, dan petunjuk yang tersedia untuk memecahkan teka-teki tersebut.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Jordan dari tim Nuha menjadi Champions pertama yang berhasil mengirimkan jawaban yang benar. Dari hasil pengamatannya, Jordan menemukan bahwa setiap simbol ternyata mewakili sebuah nilai tertentu.
Angka 0 hingga 19 masing-masing direpresentasikan oleh satu simbol. Namun, ketika angkanya memasuki puluhan, seperti 20, 21, 30, atau 40, simbol yang digunakan akan bertambah menjadi dua. Bahkan, untuk bilangan yang mencapai 400-an, diperlukan tiga simbol untuk merepresentasikannya.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Dari pola tersebut, Jordan menyimpulkan bahwa simbol-simbol yang digunakan dalam misi ini merepresentasikan sistem bilangan basis 20. Ia juga menemukan bahwa simbol untuk angka 0 hingga 19 memiliki pola tertentu yang dapat digunakan untuk membantu memecahkan teka-teki.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Menariknya, ketika kembali mengamati kain yang tergantung di dalam ruangan, Jordan menyadari bahwa operasi yang harus diselesaikan ternyata melibatkan tiga buah bilangan. Salah satu bilangan tersebut direpresentasikan oleh tiga simbol yang masing-masing bernilai 1, 18, dan 2.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Dari ketiga nilai tersebut, Jordan kemudian mengkonversinya menjadi sebuah bilangan utuh menggunakan sistem bilangan basis 20 untuk mendapatkan jawaban yang tepat.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Wah, nggak heran kalau Symbol Cipher menjadi salah satu misi yang paling menantang. Selain membutuhkan kemampuan observasi yang tinggi, para Champions juga dituntut untuk mampu menemukan pola matematika yang tersembunyi di balik simbol-simbol misterius tersebut!
Baca Juga: Profil Jordan, Mahasiswa Teknik Metalurgi ITB di COC Season 3
-
Strategi Light Cipher (Game Room 1)
Memasuki Game Room 1, para Champions langsung dihadapkan pada misi Light Cipher. Di ruangan ini, mereka harus mengungkap pesan rahasia yang tersembunyi di balik pola kedipan delapan lampu. Jadi, di ruangan itu ada 8 lampu yang berkedip-kedip warna-warni dalam selang beberapa detik.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Awalnya, Nasywaa dari tim Rexx mencoba mengamati pola lampu tersebut. Ia menyadari bahwa selain berkedip dengan warna yang berbeda-beda, ada momen ketika kedelapan lampu menyala bersamaan dalam tiga warna, yaitu merah, hijau, dan putih. Dari situ, ia menduga nyala lampu merah berarti STOP, sedangkan nyala lampu hijau berarti MULAI. Tapi, ia belum ada clue untuk nyala warna putih.
Baca Juga: Profil Nasywaa, Peserta COC Season 3 dari Statistika UI
Sementara itu, Kemal punya cara untuk lebih dulu memberi nomor pada setiap lampu sesuai urutannya, mulai dari angka 1 hingga 8. Kemudian, ia menemukan sebuah petunjuk yang mengatakan, “Jika menyala dua atau lebih, nilai baru diam-diam muncul dari kebersamaannya”. Kalimat itulah yang membuatnya berpikir, mungkin nyala lampu putih merupakan petunjuk untuk mencari nilai-nilai baru.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Karena lampu-lampu itu sudah ia ubah menjadi angka, jadi setiap kali ada beberapa lampu yang menyala bersamaan, ia menjumlahkan angka-angka tersebut. Misalnya, jika lampu nomor 2 dan lampu nomor 8 menyala bersamaan, maka hasilnya adalah:
2 + 8 = 10
Angka-angka yang terkumpul kemudian ia ubah menjadi huruf berdasarkan urutan alfabet. Jadi, angka 1 menjadi A, 2 menjadi B, 10 menjadi J, 14 menjadi N, dan seterusnya.
Perlahan, potongan-potongan huruf itu mulai membentuk sebuah pesan utuh, yaitu:
“Jenis makna di kelas online SNBT PBM dua Maret menit dua puluh dua detik empat puluh tujuh.”
Kalimat tersebut ternyata bukan jawaban akhir, melainkan sebuah clue yang mengarah ke video pembelajaran Brain Academy Online. Petunjuk itu mengarahkan tim ke materi Jenis Makna, tepatnya pada video kelas online SNBT PBM tanggal 2 Maret di menit 22 detik 47.
Begitu membuka bagian video yang dimaksud, mereka akhirnya menemukan petunjuk dan jawaban yang dibutuhkan. Tim Rexx pun berhasil menuntaskan misi di Game Room 1.
-
Strategi Trail Cipher (Game Room 3)
Pada tantangan Trail Cipher, para Champions diminta untuk menemukan langkah dan jalur yang tepat untuk menyelesaikan misi. Sama seperti misi-misi lainnya di Game Room, petunjuk yang diberikan pun sangat minim.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Di dalam ruangan hanya terdapat sebuah petak di lantai, layar yang menampilkan sebuah tayangan, dan selembar kertas yang berisi peta panah-panah langkah. Wah, benar-benar menguji kemampuan observasi dan penalaran para Champions, ya!
Alia dari tim Rexx menjadi salah satu Champions yang berhasil menemukan petunjuk penting dalam misi ini. Saat mengamati tayangan pada layar, ia menemukan sebuah kalimat yang cukup menarik, yaitu “sebelas menjadi acuan”. Kalimat sederhana tersebut ternyata menjadi kunci untuk memecahkan teka-teki yang ada.

(Sumber: YouTube Ruangguru)
Berbekal petunjuk itu, Alia menghubungkan angka 11 dengan urutan huruf dalam alfabet. Hasilnya, ia menemukan huruf K yang menjadi titik START dalam permainan. Dari sinilah, teka-teki mulai sedikit demi sedikit terpecahkan.
Baca Juga: Profil Alia, Peserta COC Season 3 Si Jago Kimia
Selanjutnya, Alia menggunakan kertas yang berisi peta panah-panah langkah untuk mengikuti petunjuk berikutnya. Setelah berhasil menelusuri seluruh jalur yang tersedia, ia menemukan sebuah kalimat yang menyatakan:
“Riwayat sesi Brain Academy Online Kak Icha 11 Mei menit 32 detik 11.”
Ternyata, sama seperti pada misi Symbol Cipher, kalimat tersebut merupakan petunjuk yang mengarah pada video pembelajaran di Brain Academy Online. Setelah menemukan video yang dimaksud dan memecahkan teka-tekinya, tim Rexx pun berhasil menjadi tim pertama yang menyelesaikan tantangan Diamond Vault. Wuhuuu, selamat untuk tim Rexx!
—
Waah, Diamond Vault benar-benar menjadi pembuktian bahwa menjadi Champion bukan hanya soal siapa yang paling pintar, tetapi juga siapa yang mampu menyusun strategi dan bekerja sama dengan timnya. Mulai dari memecahkan teka-teki, menyusun pembagian tugas, hingga berpacu dengan waktu untuk membuka peti berisi diamond, setiap detik dalam tantangan ini dipenuhi dengan ketegangan yang membuat kita ikut deg-degan!
Namun, perjuangan para Champions masih belum berakhir! Masih ada 6 tim lainnya yang sedang berpacu dengan waktu untuk memecahkan teka-teki dan mengamankan tempat di babak selanjutnya.
Kira-kira, tim mana lagi yang berhasil membuka peti berisi diamond? Siapa yang harus mengakhiri perjalanannya di Clash of Champions Season 3? Jawabannya akan terungkap di episode berikutnya!
Yuk, pantengin terus blog Ruangguru, blog Brain Academy, sosial media, channel WhatsApp, aplikasi, dan YouTube Ruangguru biar kamu nggak ketinggalan update seru, aksi menegangkan, dan kejutan yang pastinya bakal pecah banget di panggung COC Season 3! Jangan lupa untuk terus dukung jagoanmu di COC Season 3 dengan vote di link ini ya!


