Contoh Soal TPS UTBK 2023: Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis

latihan soal TPS UTBK 2023

Supaya persiapanmu menghadapi UTBK 2023 lebih matang, yuk asah dengan mengerjakan kumpulan latihan soal TPS Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis beserta pembahasannya! 

--

Teks ini digunakan untuk menjawab soal nomor 1—4.

(1) Indonesia memiliki kata yang cukup unik untuk mengekspresikan tertawa di internet. (2) Netizen Indonesia sering kali menggunakan kata wkwk (baca: weka-weka) untuk ekspresi kala gembira, senang dan geli tersebut. (3) Penggunaan kata wkwk di Indonesia bisa dikatakan sangat unik. (4) Warga dunia biasanya memilih istilah laugh out loud yang sering kali disingkat LOL atau haha untuk menggambarkan situasi tertawa. (5) Adapun, wkwk hanya digunakan orang Indonesia. (6) [...], dari mana kata wkwk itu berasal?

(7) Para anggota Quora asal Indonesia pun berlomba-lomba menjawab pertanyaan tersebut. (8) Salah satu pengguna Quora yang bernama Dio Wijayanto Nugroho menuturkan bahwa kata wkwk lahir di komunitas game online. (9) Penggunaan kata haha dianggap sangat formal di dunia game. (10) Pemain lebih memilih untuk menggunakan kata huehue dan huahua untuk ekspresi tertawa. (11) Nah, sama seperti gua menjadi gw, huruf U yang ada di huehue dan huahua diubah menjadi W sehingga pemain memilih menggunakan kata hwhwhw. (12) Kemudian, kata itu berubah lagi menjadi wkwk dengan alasan lebih mudah diketik dibandingkan haha. (13) Pemain game online bisa mengetikkan huruf W tanpa menggerakkan tangan kiri, sedangkan huruf K bisa diketik tanpa menggerakkan tangan kanan. 

(Sumber: Yusuf, O. (2021). Orang Indonesia Doyan Ketik "Wkwkwk" Saat Tertawa, Ini Asal-usulnya. Diambil 21 Desember 2021 dari https://tekno.kompas.com/read/2021/08/06/16470007/orang-indonesia-doyan-ketik-wkwkwk-saat-tertawa-ini-asal-usulnya.) 

Topik : Ejaan

Subtopik : Konsep Kilat Penggunaan Tanda Baca (NEW!), Konsep Kilat Penulisan Kata (NEW!)

1. Kalimat yang bebas dari kesalahan penulisan adalah ....

  1. (2)

  2. (4)

  3. (5)

  4. (11)

  5. (12)

Jawaban : D
Pembahasan :

Soal ini sangat umum. Kesalahan yang dimaksud bisa disebabkan ketidakefektifan, ketidakbakuan, atau kesalahan dalam penggunaan ejaan. Kalimat yang bebas dari kesalahan penulisan adalah kalimat (11).

  • Kalimat (2) kekurangan tanda koma di sebelum kata dan. Perincian yang lebih dari dua harus dipisahkan tanda koma pada setiap unsurnya.

  • Kalimat (4) mengandung singkatan LOL yang menggunakan huruf miring. Singkatan tidak menggunakan huruf miring meskipun merupakan singkatan yang berasal dari bahasa asing.

  • Kalimat (5) kelebihan tanda baca koma setelah kata adapun.

  • Kalimat (12) mengandung kesalahan pembentukan kata. Kata diketik tidak tepat karena kata dasarnya adalah tik bukan ketik. Imbuhan di- ditambahkan pada kata dasar tik menjadi ditik, bukan diketik.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Topik : Kata, Frasa, Makna, dan Konjungsi

Subtopik : Konsep Kilat Konjungsi (NEW!)

2. Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat (6) agar padu adalah ....

  1. dengan demikian

  2. lantas

  3. jadi

  4. sebenarnya

  5. namun

Jawaban : B
Pembahasan :

Soal ini menanyakan konjungsi antarkalimat yang tepat untuk mengisi bagian rumpang pada kalimat (6). Untuk menentukan konjungsi yang tepat, kita perlu mengetahui hubungan di antara kalimat (5) dan (6), (5) Adapun, wkwk hanya digunakan orang Indonesia. (6) [...], dari mana kata wkwk itu berasal?. Kalimat (5) membicarakan kata wkwk yang hanya digunakan di Indonesia. Kalimat (6) melanjutkan kalimat (5) dengan menanyakan dari mana asal kata wkwk tersebut. Konjungsi yang tepat untuk melanjutkan informasi adalah lantas yang bermakna lalu atau kemudian.

Pilihan jawaban A dan C tidak tepat karena konjungsi dengan demikian dan jadi digunakan untuk menunjukkan hubungan simpulan.

Pilihan jawaban D tidak tepat karena konjungsi sebenarnya bukan merupakan konjungsi, melainkan adverbia. 

Pilihan jawaban E tidak tepat karena konjungsi namun digunakan untuk menunjukkan hubungan pertentangan.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Topik : Kalimat dan Wacana

Subtopik : Konsep Kilat Wacana (NEW!)

3. Ide pokok paragraf kedua teks tersebut adalah ....

  1. anggota Quora berlomba menjawab asal katawkwk

  2. wkwk berasal dari komunitas game online 

  3. asal mula munculnya kata wkwk 

  4. wkwk muncul karena kebiasaan para pemain game online 

  5. salah satu pendapat mengenai asal kata wkwk 

 

Jawaban : E
Pembahasan :

Ide pokok adalah hal yang dibicarakan dalam sebuah teks atau paragraf. Ide pokok mencakup hal utama yang dibicarakan dan penjelasnya.

Paragraf kedua berisi penjelasan dari mana asal kata wkwk berasal. Penjelasan tersebut berasal dari seorang pengguna Quora yang bernama Dio Wijayanto. Artinya, asal kata wkwk dalam paragraf kedua merupakan sebuah pendapat yang dikemukakan oleh pengguna Quora tersebut.

Pilihan jawaban A tidak tepat karena paragraf kedua tidak menjelaskan perihal pengguna Quora yang berlomba menjawab pertanyaan mengenai asal kata wkwk.

Pilihan jawaban B tidak tepat karena kalimat ini berbunyi seakan-akan asal kata tersebut memang berasal dari sana, sedangkan pada awal kalimat dijelaskan bahwa itu hanya pendapat dari seorang pengguna Quora.

Pilihan jawaban C tidak tepat karena paragraf 2 membicarakan pendapat netizen terkait asal mula kata wkwk.

Pilihan jawaban D tidak tepat karena pernyataan tersebut merupakan penjelas bagi paragraf kedua.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.

Baca Juga: Latihan Soal TPS UTBK 2023: Pengetahuan dan Pemahaman Umum

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Topik : Kalimat dan Wacana

Subtopik : Konsep Kilat Kalimat (NEW!)

4. Gagasan utama kalimat (8) adalah …

  1. Salah satu pengguna Quora bernama Dio Wijayanto.

  2. Dio Wijayanto Nugroho menuturkanwkwk lahir di komunitas game online.

  3. Pengguna Quora menuturkan wkwk lahir di komunitas game online.

  4. Kata wkwk lahir di komunitas game online.

  5. Nugroho menuturkan kata wkwk di komunitas game online.

 

Jawaban : D
Pembahasan :

Gagasan utama kalimat adalah hal pokok yang dibicarakan dalam sebuah kalimat. Gagasan utama dalam sebuah kalimat biasanya terletak pada unsur intinya, yakni subjek dan predikat. Akan tetapi, pada sebuah kalimat aktif transitif tersebut terdapat kata bahwa sebagai kata penghubung untuk mendahului anak kalimat yang menjadi pokok kalimat. Oleh karena itu, gagasan utamanya terletak pada klausa objek tersebut.

Kalimat Salah satu pengguna Quora yang bernama Dio Wijayanto Nugroho menuturkan bahwa kata wkwk lahir di komunitas game online. mengandung objek yang diperluas. Dengan demikian, gagasan utama pada kalimat ini terletak pada klausa objeknya. Secara keseluruhan, struktur kalimat tersebut adalah

  • Salah satu pengguna Quora yang bernama Dio Wijayanto Nugroho → subjek

  • menuturkan → predikat

  • bahwa kata wkwk lahir di komunitas game online → objek

Analisis klausa anak perluasan objeknya adalah

  • kata wkwk → subjek

  • lahir → predikat

  • di komunitas game online → keterangan.

Jadi, yang dibicarakan adalah kata wkwk lahir di komunitas game online. Keterangan pada kalimat tersebut berfungsi untuk memperjelas kalimatnya. Sementara itu, pilihan jawaban A, B, C, dan E tidak tepat karena subjek yang digunakan bukan kata wkwk

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Teks ini digunakan untuk menjawab soal nomor 5—8.

(1) Lebih dari satu dekade yang lalu, para ahli belum mampu memahami apa itu rasa gatal. (2) Para ilmuwan benar-benar mengira bahwa gatal hanyalah jenis rasa sakit yang lebih ringan. (3) Gatal dianggap berasal dari reseptor yang sama di epidermis yang menyampaikan pesan kimia dan listrik ke tulang belakang dan otak untuk memberi tahu bahwa ada sesuatu yang menyakitkan. (4) Namun, sekarang kita mengetahui bahwa gatal sebenarnya memiliki sirkuit spesifiknya sendiri yang melibatkan bahan kimia dan selnya sendiri. (5) Sementara itu, kita semua memiliki respons yang berbeda terhadap rasa sakit, tetapi memiliki respons massal terhadap rasa gatal.

(6) Ketika kita menggaruk bagian tubuh yang terasa gatal, tidak lama kemudian kita akan merasakan sensasi lega. (7) Mengapa bisa demikian? (8) Saat menggaruk, otak akan meresponsnya dengan mengeluarkan hormon serotonin yang berfungsi sementara untuk mengurangi rasa gatal tersebut. (9) Hal yang sama juga akan dirasakan ketika bagian tubuh yang gatal sedikit dicubit atau dipukul perlahan karena rasa sakit lemah juga dapat dihasilkan dari tindakan tersebut. (10) Itulah sebabnya, saat digaruk, bagian tubuh yang gatal akan terasa nyaman sementara. (11) Akan tetapi, ketika hormon serotonin sudah habis, rasa gatal akan kembali di bagian tubuh yang lain atau di tempat semula.

(Sumber: Jenihansen, R. (2021). Misteri Rasa Gatal, Mengapa Menggaruk Memberi Sensasi Menyenangkan?. Diambil 2 November 2021 dari https://nationalgeographic.grid.id/read/132967566/misteri-rasa-gatal-mengapa-menggaruk-memberi-sensasi-menyenangkan?page=3.)

Topik : Kalimat dan Wacana

Subtopik : Konsep Kilat Wacana (NEW!)

5. Jika informasi di bawah ini ditambahkan pada paragraf 2, kalimat mana yang akan melemahkan argumen pada paragraf tersebut?

  1. Rasa gatal yang muncul terkadang tidak diketahui posisi tepatnya.

  2. Menggaruk bagian tubuh yang gatal akan menimbulkan rasa nyaman.

  3. Tidak hanya menggaruk, mencubit pun bisa meredakan rasa gatal itu.

  4. Hormon serotonin mampu menimbulkan rasa nyaman.

  5. Ada banyak rasa gatal yang tidak perlu digaruk.

Jawaban : A
Pembahasan :

Hal yang dibicarakan dalam paragraf 2 adalah rasa lega yang dihasilkan saat menggaruk bagian yang gatal di tubuh. Pernyataan ini bisa dilemahkan oleh informasi yang ada di pilihan jawaban A. Jika kita tidak mengetahui posisi yang gatal, garukan yang kita lakukan pun tidak akan terasa melegakan.

Pilihan jawaban B tidak tepat karena pernyataan ini memperkuat pernyataan tentang munculnya rasa lega saat menggaruk.

Pilihan jawaban C tidak tepat karena informasi ini bersifat menambahkan informasi yang sudah tertulis sebelumnya.

Pilihan jawaban D tidak tepat karena pernyataan ini memberi tambahan informasi terkait rasa nyaman yang muncul saat menggaruk.

Pilihan jawaban E tidak tepat karena paragraf 2 membicarakan sebab gatal dan perasaan lega yang muncul saat kita menggaruknya.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Topik : Kalimat dan Wacana

Subtopik : Konsep Kilat Kalimat Efektif (NEW!)

6. Perbaikan yang harus dilakukan agar kalimat (8) menjadi logis adalah ….

  1. mengganti menggaruk menjadi digaruk  

  2. mengubah kata tersebut menjadi kata itu  

  3. menambahkan kata kita sebelum menggaruk  

  4. menghilangkan kata rasa sebelum kata gatal  

  5. menghilangkan kata untuk setelah sementara  

 

Jawaban : C

Pembahasan

Secara terminologi, logis berarti ‘masuk akal’. Kalimat yang logis adalah kalimat yang masuk akal. Kelogisan kalimat didapat dari syarat keefektifan sebuah kalimat. Kalimat yang efektif tentu saja logis. Keefektifan kalimat sendiri bisa ditentukan dari kelengkapan unsur kalimatnya, kehematan penggunaan kata, dan kesejajaran kelas kata dan verbanya.

Kalimat (10), Saat menggaruk, otak akan meresponnya dengan mengeluarkan hormon serotonin yang berfungsi sementara untuk mengurangi rasa gatal tersebut., tidak logis karena adanya kesalahan dalam pelesapan subjek di anak kalimatnya. Pada klausa anak, terdapat predikat yang tidak diawali subjek. Ini menandakan bahwa klausa anak tersebut memiliki subjek yang sama dengan induk kalimatnya, yakni otak. Jika kita memasukkan subjeknya pada klausa anak tersebut, kalimatnya menjadi tidak logis karena akan menjadi Saat otak menggaruk, otak akan meresponnya dengan mengeluarkan hormon serotonin yang berfungsi sementara untuk mengurangi rasa gatal tersebut. Otak tidak dapat menggaruk.

Pilihan jawaban A tidak tepat karena mengganti kata menggaruk dengan digaruk tidak mengubah fakta bahwa subjek pada anak kalimatnya adalah otak.

Pilihan jawaban B tidak tepat karena fungsi tersebut dan itu sama sehingga tidak ada perubahan yang terjadi akibat penggantian ini.

Pilihan jawaban D tidak tepat karena menghilangkan kata rasa tidak mengubah fakta bahwa subjek pada anak kalimat tetap otak sehingga kalimat tetap tidak logis.

Pilihan jawaban E tidak tepat karena frasa berfungsi sementara dan tanda kata sementara mengubah makna.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.

Bacalah teks berikut, kemudian jawablah soal-soal yang tersedia dengan memilih jawaban yang tepat di antara pilihan jawaban A, B, C, D, atau E.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Topik : Kalimat dan Wacana

Subtopik : Konsep Kilat Wacana (NEW!)

7. Kalimat mana yang paling tepat dituliskan sebagai simpulan teks tersebut?  

  1. Dapat disimpulkan bahwa serotonin adalah penyebab rasa gatal hilang saat kita menggaruknya.  

  2. Dengan demikian, cara terbaik untuk menghilangkan gatal adalah dengan menggaruk, mencubit, atau memukul perlahan bagian yang gatal.  

  3. Simpulan yang dapat diambil adalah serotonin dibutuhkan agar rasa gatal tidak kembali menyerang.  

  4. Pemaparan tersebut membawa kita pada simpulan bahwa rasa nyaman yang kita alami saat menggaruk hanya sementara.  

  5. Uraian tersebut menunjukkan bahwa rasa gatal dapat dihilangkan dengan dua cara.  

 

Jawaban : D

Pembahasan

Untuk menentukan simpulan dari sebuah paragraf, kita perlu mengetahui ide pokok pada setiap paragrafnya.

  • Ide pokok paragraf 1 adalah penyebab gatal pada tubuh menurut ilmuwan.

  • Ide pokok paragraf 2 adalah perasaan nyaman menggaruk bagian tubuh yang gatal sifatnya hanya sementara.

Jadi, simpulan yang tepat pada akhir teks tersebut dapat diambil dari ide pokoknya, yakni terkait sensasi nyaman saat kita menggaruk yang sifatnya sementara. Fokus yang hendak ditampilkan adalah perasaan nyaman yang muncul sementara saat menggaruk bagian tubuh yang gatal.

Pilihan jawaban A tidak tepat karena berfokus ke serotonin dan rasa gatal yang hilang pun hanya sementara, sedangkan jawaban A melepaskan kata sementara tersebut.

Pilihan jawaban B tidak tepat karena pernyataan tersebut hanya fokus ke cara menghilangkan gatal.

Pilihan jawaban C tidak tepat karena hormon serotonin tidak bisa dihasilkan secara sengaja.

Pilihan jawaban E tidak tepat karena dengan dua cara yang dimaksud, rasa gatal tidak dapat dihilangkan, melainkan hanya mampu mengurangi rasa gatal.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.

Baca Juga: Latihan Soal TPS UTBK 2023: Penalaran Umum

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Topik : Kata, Frasa, Makna, dan Konjungsi

Subtopik : Konsep Kilat Pembentukan Kata, Frasa, dan Makna (NEW!)

8. Kata massal pada kalimat (5) dapat diperbaiki menjadi ....  

  1. sederhana  

  2. dominan  

  3. universal  

  4. general  

  5. serupa  

 

Jawaban : E

Pembahasan :

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata massal memiliki makna ‘dalam jumlah yang sangat banyak’. Berdasarkan maknanya, kata massal tidak tepat untuk digunakan pada kalimat tersebut sehingga perlu diganti menjadi kata lain yang maknanya lebih tepat. Kata yang tepat untuk menggantikan kata massal dalam kalimat (5) tersebut adalah serupa. Hal ini diperkuat dengan adanya konjungsi tetapi yang merupakan konjungsi pertentangan yang mengharuskan adanya dua kata berantonim.

Pilihan jawaban A tidak tepat karena kata sederhana tidak sesuai dengan konteks kalimatnya.

Pilihan jawaban B tidak tepat karena kata dominan tidak tepat jika dimasukkan ke dalam konteks kalimat (5).

Pilihan jawaban C tidak tepat karena kata universal tidak tepat digunakan untuk konteks kalimat (5).

Pilihan jawaban D tidak tepat karena kata general merupakan kata yang berbahasa Inggris yang bermakna ‘jenderal atau umum’, tetapi tidak tepat jika dimasukkan ke dalam kalimat tersebut.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E. 

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Teks ini digunakan untuk menjawab soal nomor 9—10.

(1) Bahwa banyak laki-laki kerap melakukan sesuatu yang gila atau tidak masuk akal bukanlah rahasia lagi. (2) Daripada perempuan, laki-laki juga diklaim lebih berani dalam bertindak gila. (3) Oleh karena itu, tak hanya kalangan awam, para ilmuwan juga mulai membahas dan mencari tahu alasan di balik hal itu.

(4) Ben Alexander Daniel Lendrem bersama para ahli dari Institute of Cellular Medicine meneliti para nominasi pemenang Darwin Awards—sebuah penghargaan untuk seseorang yang berani melakukan hal-hal gila—sejak 1995 hingga 2014. (5) Dari 318 penerima penghargaan, sebanyak 282 penerimanya (setara dengan 88,7 persen) adalah laki-laki. (6) Berdasarkan hal itu, para peneliti menyimpulkan bahwa laki-laki lebih mungkin untuk terlibat dalam kegiatan berisiko tinggi daripada perempuan.

(7) Terkait alasannya, sebuah penelitian menemukan bahwa laki-laki berani mengambil risiko dalam tindakan gila-gilaan karena hormon testosteron yang dimilikinya. (8) Pada tahun 2011, para peneliti dari Amerika Serikat dan Jerman, juga membenarkan hal tersebut. (9) Testosteron berkontribusi terhadap reaksi berlebihan dan meledak-ledak pada laki-laki. (10) Sementara itu, dari sisi psikologis, hormon testosteron berperan dalam memotivasi laki-laki untuk berbuat sesuatu demi mendapatkan imbalan dari sumber luar. (11) Namun, secara gender, hal itu tidak hanya terjadi pada laki-laki; perempuan yang memiliki kadar testosteron tinggi juga berpotensi mengalami hal yang sama.

 

(Sumber: Mukhaer, A. A. (2021). Layaknya Film "Jackass", Kenapa Lelaki Sering Bertingkah Gila-Gilaan?. National Geographic Indonesia. Diambil 3 November 2021 dari https://nationalgeographic.grid.id/read/132828684/layaknya-film-jackass-kenapa-lelaki-sering-bertingkah-gila-gilaan?page=all.) 

 

Topik : Kalimat dan Wacana

Subtopik : Konsep Kilat Wacana (NEW!)

9. Agar menjadi logis, kalimat (1) harus diperbaiki dengan cara .... 

  1. menghilangkan kata banyak 

  2. menghilangkan kata bahwa 

  3. mengganti kata kerap dengan sering 

  4. mengganti kata sesuatu dengan hal 

  5. meletakkan klausa anak di belakang klausa induk 

 

Jawaban : A

Pembahasan

Kelogisan termasuk salah satu syarat kalimat efektif. Sebuah kalimat perlu disusun dengan efektif agar maksud yang disampaikan dapat sampai dengan tepat kepada pembaca. Kalimat (1) dalam bacaan pada soal berbunyi Bahwa banyak laki-laki kerap melakukan sesuatu yang gila atau tidak masuk akal (anak kalimat) bukanlah rahasia lagi (induk kalimat). Kalimat tersebut terdiri dari anak kalimat dan induk kalimat. Anak kalimat pada kalimat tersebut diawali dengan konjungsi bahwa. Jika strukturnya dirinci lebih lanjut, anak kalimat tersebut memiliki dua predikat. Berikut adalah rincian struktur kalimatnya.

  • bahwa → konjungsi (konj.)

  • banyak → predikat (P)

  • laki-laki → subjek (S)

  • kerap melakukan → predikat (P)

  • sesuatu yang gila atau tidak masuk akal → objek (O)

Pada klausa tersebut terdapat dua predikat, yakni banyak dan kerap melakukan. Padahal, sebuah kalimat yang efektif hanya boleh mengandung satu predikat. Untuk memperbaikinya, kata banyak dapat dihilangkan sehingga klausa anak akan menjadi Bahwa (konj.) laki-laki (S) kerap melakukan (P) sesuatu yang gila atau tidak masuk akal (O). Selain dengan menghilangkan kata banyak, perbaikan juga dapat dilakukan dengan menambahkan kata yang setelah kata laki-laki sehingga klausanya akan menjadi Bahwa (konj.) banyak (P) laki-laki yang kerap melakukan sesuatu yang gila atau tidak masuk akal (S).

Pilihan B tidak tepat. Penggunaan konjungsi bahwa pada kalimat tersebut sudah tepat karena kata bahwa, salah satunya, berfungsi sebagai kata penghubung untuk mendahului anak kalimat yang menjadi pokok kalimat.

Pilihan C dan D tidak tepat. Kata kerap dan sering memiliki makna yang serupa. Begitu pula dengan kata sesuatu dan hal. Penggantian kata kerap menjadi sering atau sesuatu menjadi hal tidak perlu dilakukan dan tidak membuat kalimat menjadi efektif.

Pilihan E tidak tepat. Jika klausa anak (anak kalimat) diletakkan di belakang klausa induk (induk kalimat), kalimat tersebut akan menjadi Bukanlah rahasia lagi bahwa banyak laki-laki kerap melakukan sesuatu yang gila atau tidak masuk akal. Perubahan tersebut dapat dilakukan, tetapi tidak membuat kalimat menjadi efektif karena anak kalimat masih tetap memiliki dua predikat, yakni banyak dan kerap melakukan.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Topik : Kalimat dan Wacana

Subtopik : Konsep Kilat Wacana (NEW!)

10. Apa judul yang tepat untuk bacaan tersebut? 

  1. Pemenang Darwin Awards Didominasi oleh Laki-Laki 

  2. Kegilaan Laki-Laki dan Alasan di Baliknya 

  3. Perbandingan Kegilaan Laki-Laki dan Perempuan 

  4. Alasan Biologis yang Membuat Laki-Laki Lebih Gila 

  5. Pengaruh Hormon Testosteron terhadap Kegilaan Laki-Laki 

 

Jawaban : B

Pembahasan

Judul merupakan kepala karangan. Sebuah judul bacaan yang baik harus dapat mewakili keseluruhan isi bacaan. Oleh karena itu, untuk dapat menentukan judul yang tepat, pembaca perlu memahami keseluruhan isi bacaan.

Bacaan yang ada pada soal mengandung tiga paragraf yang saling berkaitan. Paragraf pertama membahas seringnya laki-laki melakukan hal-hal gila. Laki-laki juga diklaim lebih sering bertindak gila daripada perempuan. Pada paragraf kedua, penulis membahas sebuah penelitian yang meneliti kebenaran terkait klaim yang disebut pada paragraf pertama. Hasil penelitian menyebutkan bahwa laki-laki memang cenderung lebih sering bertindak gila daripada perempuan. Lebih lanjut, pada paragraf ketiga, penulis membahas alasan di balik kegilaan laki-laki sebagaimana telah disebutkan pada dua paragraf sebelumnya. Berdasarkan isi bacaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa judul yang tepat adalah “Kegilaan Laki-Laki dan Alasan di Baliknya”. Judul tersebut dapat mewakili keseluruhan paragraf yang terdapat pada bacaan.

Pilihan A tidak tepat karena keseluruhan bacaan tersebut tidak membahas pemenang Darwin Awards yang didominasi oleh laki-laki. Informasi tersebut hanya merupakan informasi tambahan yang dibahas pada paragraf kedua.

Pilihan C tidak tepat karena bacaan tersebut tidak membahas perbandingan kegilaan antara laki-laki dan perempuan secara detail. Pada bacaan tersebut, hanya disebutkan bahwa laki-laki cenderung lebih sering bertindak gila daripada perempuan. Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai perbandingannya.

Pilihan D dan E tidak tepat karena alasan biologis yang menyebabkan laki-laki sering berbuat gila atau pengaruh hormon testosteron terhadap kegilaan laki-laki hanya dijelaskan pada paragraf ketiga. Jadi, judul pada pilihan D dan E belum bisa mewakili keseluruhan isi bacaan.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

Baca Juga: Kumpulan Contoh Soal UTBK-SNBT 2023 & Pembahasannya

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 11 sampai 15!

(1) Perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut telah membuat dunia khawatir akan dampaknya terhadap bumi. (2) Salah satunya adalah potensi hilangnya sepertiga pantai berpasir di planet ini. (3) Ilmuan memperingatkan kedua hal tersebut dapat memusnahkan sepertiga pantai berpasir di dunia pada 2100. (4) Pantai berpasir berperan sebagai garis pertama perlindungan dari badai pesisir dan banjir. (5) Jika ini menghilang, peluang cuaca ekstrem akan semakin besar. (6) Hal tersebut dijelaskan oleh Michalis Vousdoukas, seorang peneliti di European Commission's Joint Research Centre. 

Tidak hanya itu, hilangnya pantai berpasir juga akan memengaruhi sektor pariwisata. Menurut jurnal Nature Climate Change, pengurangan penggunaan bahan bakar fosil tetap tidak menghilangkan kemungkinan musnahnya sepertiga pantai berpasir di dunia. 

Sebagian negara maju seperti Amerika Serikat telah memerluas sistem pertahanan. [ … ], bagi sebagian negara lainnya skema rekayasa besar seperti itu akan sulit dilakukan, tidak dapat menjangkau biayanya, atau keduanya. 

Kemungkinan dampak terbesar akan dirasakan oleh Australia. Sebab, hampir 15.000 kilometer garis tepi pantai putih akan tersapu dalam 80 tahun kedepan. Sembilan negara lainnya yang juga memiliki risiko besar akibat dari musnahnya garis pantai berpasir adalah Kanada, Chile, Amerika Serikat, Meksiko, China, Rusia, Argentina, India, dan Brasil. 

Pantai berpasir mengisi lebih dari sepertiga garis tepi di dunia, sebagian besar berada di negara dengan populasi besar. Akan tetapi, pekerjaan konstruksi, meningkatnya permukaan air laut, gelombang badai dan angin topan, serta berkurangnya sedimen dari bendungan pantai sangat efektif mengikis garis tepi pantai.   

Dampak dari hal-hal tersebut adalah ancaman terhadap penghidupan dan infrastruktur di tepi pantai. Untuk mengukur seberapa cepat dan seberapa banyak kemungkinan hilangnya garis pantai. Vousdoukas dan timnya mengamati gambar satelit garis pantai selama tiga dekade, yaitu sejak 1984. 

Skenario "kasus terburuk" jalur RCP8.5 menduga emisi karbon akan terus berlanjut atau bumi akan mulai meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, yang merupakan dampak dari tindakan manusia. Skenario lain yang lebih baik, yaitu RCP4.5, akan membuat manusia membatasi efek pemanasan global sekitar tiga derajat celcius, itu masih jauh dari batas "di bawah dua derajat celcius" yang disebut dalam Perjanjian Paris. 

(Sumber: diadaptasi dari kompas.com/sains)

11. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

Konjungsi yang tepat untuk melengkapi paragraf ketiga adalah ….

  1. Melainkan

  2. Sedangkan

  3. Akan tetapi

  4. Oleh karena itu

  5. Dengan demikian

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Konjungsi adalah kata hubung. Konjungsi berfungsi untuk menghubungkan kata dan kata, frasa dan frasa, serta kalimat dan kalimat. Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat pada paragraf ketiga adalah konjungsi antarkalimat karena terletak di awal kalimat. Selain itu, konjungsi tersebut harus menyatakan perlawanan. Sebab, kalimat 2 merupakan pernyataan yang berkebalikan dari pernyataan pada kalimat 1. Dengan demikian, konjungsi yang tepat adalah akan tetapi. Kata oleh karena itu dan dengan demikian merupakan konjungsi yang menyatakan simpulan. Kata melainkan dan sedangkan merupakan konjungsi intrakalimat.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.


LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

12. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

Kesalahan penulisan terdapat pada ….

  1. Penulisan kata bumi pada kalimat (1)

  2. Penulisan kata ilmuan pada kalimat (3)

  3. Penulisan kata ekstrem pada kalimat (5)

  4. Penulisan kata sepertiga pada kalimat (2)

  5. Penulisan kata european commission's joint research centre pada kalimat (6)

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Kesalahan penulisan terdapat pada kata ilmuan di kalimat (5). Kata ilmuan merupakan bentuk tidak baku dari kata ilmuwan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ilmuwan memiliki makna orang yang ahli atau banyak pengetahuan mengenai ilmu; orang yang berkecimpung dalam ilmu pengetahuan.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

3. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

Kesalahan penulisan kata berimbuhan terdapat pada …

  1. Paragraf 2

  2. Paragraf 3

  3. Paragraf 4

  4. Paragraf 5

  5. Paragraf 6

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Kesalahan penulisan kata berimbuhan terdapat pada paragraf 3, yaitu pada kata memerluas. Kata memerluas berasal dari kata dasar luas dan mendapat imbuhan memper-. Dengan demikian, penulisan yang tepat adalah memperoleh.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

14. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

Kalimat tidak efektif terdapat pada ….

  1. Kalimat kedua paragraf ketujuh

  2. Kalimat kedua paragraf keenam

  3. Kalimat kedua paragraf keempat

  4. Kalimat pertama paragraf kelima

  5. Kalimat pertama paragraf ketujuh

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun berdasarkan kaidah-kaidah yang berlaku. Sebuah kalimat dinyatakan sebagai kalimat efektif apabila terdapat unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat). selain itu, kalimat efektif juga harus menggunakan ejaan yang tepat dan pemilihan kata (diksi) yang tepat. Kalimat tidak efektif terdapat pada kalimat kedua paragraf keenam. Kalimat tersebut tidak efektif karena hanya terdiri dari keterangan. Dengan demikian, kalimat tersebut tidak memiliki unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat). 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

15. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

Penulisan kata depan yang tidak tepat terdapat pada ….

  1. Paragraf pertama

  2. Paragraf kedua

  3. Paragraf keempat

  4. Paragraf kelima

  5. Paragraf keenam

 

Jawaban: C

Pembahasan:

Kata depan adalah kata yang menunjukkan keterangan. Kata depan harus ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya. Kata depan yang sering digunakan adalah kata di, ke, dari, pada, dan daripada. Kesalahan penulisan kata depan terdapat pada paragraf keempat, yaitu pada kata kedepan. Penulisan kata yang tepat adalah ke depan.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Teks berikut diikuti oleh dua butir pertanyaan. Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, atau E)

Teks berikut unruk menjawab soal nomor 16 sampai 20.

Pantai berpasir mengisi lebih dari sepertiga garis tepi di dunia, sebagian besar berada di negara dengan populasi besar. 16Akan tetapi, pekerjaan konstruksi, meningkatnya permukaan air laut, gelombang badai dan angin topan, serta berkurangnya sedimen dari bendungan pantai sangat 17evektif mengikis garis tepi pantai.   

Dampak dari hal-hal tersebut adalah ancaman terhadap penghidupan dan infrastruktur di tepi pantai. Untuk mengukur seberapa cepat dan seberapa banyak kemungkinan hilangnya garis pantai. Vousdoukas dan timnya mengamati gambar satelit 18garis pantai selama tiga dekade, yaitu sejak 1984. 

Skenario "kasus terburuk" jalur RCP8.5 menduga emisi karbon akan terus berlanjut atau bumi akan mulai meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di 19atmosfir, yang merupakan dampak dari tindakan manusia. Skenario lain yang lebih baik, yaitu RCP4.5, akan membuat manusia membatasi efek pemanasan global sekitar tiga derajat celcius, itu masih jauh dari batas "di bawah dua derajat celcius" yang disebut dalam 20Perjanjian Paris.

(Sumber: diadaptasi dari kompas.com/sains)

16. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

  1. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

  2. Tetapi

  3. Melainkan

  4. Oleh karena itu 

  5. Dengan demikian

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Konjungsi yang tepat untuk menjawab soal nomor 6 adalah konjungsi antarkalimat karena terletak di awal kalimat. Selain itu, konjungsi tersebut harus menyatakan perlawanan. Sebab, kalimat 2 merupakan pernyataan yang berkebalikan dari pernyataan pada kalimat 1. Dengan demikian, konjungsi yang tepat adalah akan tetapi sehingga konjungsi tersebut tidak perlu diperbaiki.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

17. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

  1. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

  2. efektiv

  3. efektif

  4. efektive

  5. efektif

 

Jawaban: E

Pembahasan:

Penulisan yang tepat untuk kata pada soal nomor 7 adalah efektif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata efektif memiliki makna dapat membawa hasil. Kata efektif tidak perlu ditulis dalam huruf cetak miring karena sudah diserap dalam bahasa Indonesia. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

18. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

  1. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

  2. garis Pantai

  3. Garis Pantai

  4. “garis pantai”

  5. garis berpantai

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Kata garis pantai adalah kata yang tidak menunjukkan nama tempat atau nama geografis. Penulisan nama tempat ditulis dengan huruf awal kapital, seperti Kebun Binatang Ragunan, Balaikota Depok, dll. Selain itu, nama geografis ditulis dengan huruf awal kapital apabila diikuti nama diri, seperti Gunung Krakatau, Pantai Losari, Danau Toba, dll. Dengan demikian, kata garis pantai tidak perlu ditulis dengan awal kapital. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

19. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

  1. TIDAK PERLU DIPERBAIKI
  2. atmosfer
  3. atmosfir
  4. atmosfire
  5. lapisan udara

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penulisan yang baku adalah atmosfer. Kata atmosfer memiliki makna lapisan udara yang menyelubungi bumi sampai ketinggian 300 km (terutama terdiri atas campuran berbagai gas, yaitu nitrogen, oksigen, argon, dan sejumlah kecil gas lain). 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

20. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

  1. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

  2. “Perjanjian Paris”

  3. Perjanjain paris 

  4. perjanjain paris 

  5. perjanjain Paris 

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Salah satu kata yang ditulis dengan awal huruf kapital adalah kata yang mengandung peristiwa sejarah, seperti Revolusi Industri, Perang Padri, Perjanjian Meja Bundar, dll

Dengan demikian, penulisan Perjanjian Paris tidak perlu diperbaiki karena merupakan nama peristiwa bersejarah. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Bacalah teks berikut, kemudian jawablah soal-soal yang tersedia dengan memilih jawaban yang tepat di antara pilihan jawaban A, B, C, D, atau E.

Teks berikut untuk menjawab soal nomor 21 sampai 25.

buah durian

Buah durian (Sumber: hellosehat.com)

(1) Buah yang dijuluki "Raja" semua buah ini mungkin tidak banyak disukai karena baunya yang sangat tajam. (2) Namun, siapa sangka jika di dalam daging buah durian terkandung asam amino langka. (3) Para peneliti dari Leibniz-Institute for Food Systems Biology di Technical University of Munich menemukan adanya asam amino langka yang disebut dengan Ethionine di dalam daging buah.

(4) Durian bernama latin Durio zibethinus ini adalah tanaman tropis khas Asia Tenggara. (5) Buah ini dikenal karena ukurannya yang besar, dengan kulit tajam dan aromanya yang dianggap seperti campuran belerang dan bawang. (6) Bau durian, menurut peneliti, merupakan gabungan beberapa zat kesuburan dengan dominasi sulfur atau belerang yang sangat menyengat. 

(7) Bahkan, bagi orang barat, yang tidak terbiasa mengkonsumsi durian, buah ini tampak tidak biasa dan terkadang dianggap menjijikkan. (8) "Kami telah menunjukkan, bau dari buah ini ternyata disebabkan oleh ethanethiol dan turunannya," ujar penulis penelitian Dr. Nadine Fischer dan Dr. Martin Steinhaus. (9) Kendati demikian, keduanya masih mencari tahu dan belum dapat menjelaskan jalur biokimia saat tanaman ini menghasilkan ethanethiol tersebut. (10) Hal inilah yang menjadi tujuan utama penelitian tersebut. (11) Para peneliti mencoba menyaring durian untuk mencari keberadaan ethionine, yakni pelopor bau menyengat pada buah ini. 

(12) Akhirnya, para peneliti berhasil mendeteksi ethionine dengan mempelajari pengaruh varietas dan tahap pematangan. (13) Peneliti juga telah mengkonfirmasi perannya sebagai pelopor munculnya ethanethiol. 

(Sumber: dikutip dari kompas.com/sains)

21. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

Kalimat inti pada kalimat (3) adalah …

  1. Para peneliti menemukan.

  2. Temuan adanya asam amino.

  3. Asam amino langka telah ditemukan.

  4. Para peneliti dari Leibniz-Institute for Food Systems Biology.

  5. Dalam daging buah ditemukan asam amino langka yang disebut Ethionine.

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Sebuah kalimat utuh memiliki inti, yaitu kata yang berkedudukan sebagai subjek dan predikat. 

Perhatikan analisis struktur berikut:

Screen Shot 2020-04-29 at 13.45.23

Kalimat inti dalam sebuah kalimat berkedudukan sebagai subjek dan predikat.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

22. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

Penggunaan tanda kutip pada kalimat (1) berfungsi untuk ….

  1. menandakan kata tersebut mempunyai arti khusus

  2. menandakan kata tersebut adalah arti dari sebuah kata

  3. menandakan bawah kata tersebut adalah kata yang penting diingat

  4. menandakan kata tersebut adalah kata yang diserap dari bahasa asing

  5. menandakan sebuah istilah ilmiah yang belum dikenal oleh masyarakat umum

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Salah satu fungsi tanda kutip adalah untuk menunjukkan sebuah kata memiliki arti khusus. Kata raja pada pada kalimat (1) bukan berarti seorang yang tinggal di istana dan memiliki suatu kedudukan.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

23. Subtopik: Pemahaman Isi Bacaan

Pernyataan implisit yang tidak sesuai dengan teks tersebut adalah ….

  1. Pada daging buah durian ditemukan asam amino langka.

  2. Tanaman durian merupakan tanaman khas Asia Tenggara.

  3. Buah durian mungkin tidak banyak disukai karena baunya yang sangat tajam.

  4. Bau durian berasal dari gabungan beberapa zat kesuburan yang sangat menyengat.

  5. Buah durian tampak tidak biasa dan terkadang dianggap menjijikkan bagi orang barat.

 

Jawaban: E

Pembahasan:

Pernyataan implisit adalah pernyataan yang terdapat dalam teks. Pernyataan yang tidak tepat terdapat pada pilihan E, yaitu Buah durian tampak tidak biasa dan terkadang dianggap menjijikkan bagi orang barat. Pernyataan tersebut tidak tepat karena tidak semua orang barat mengganggap bahwa buah durian dianggap menjijikan (kalimat 7). 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

24. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

Bentukan kata tidak tepat ditemukan pada ….

  1. Kalimat (1)

  2. Kalimat (3)

  3. Kalimat (9)

  4. Kalimat (11)

  5. Kalimat (13)

 

Jawaban: E 

Pembahasan:

Pembentukan kata yang tidak tepat ditemukan dalam kalimat nomor 13, yaitu pada kata mengkonfirmasi. Pembentukan kata yang tepat adalah mengonfirmasi karena terdapat proses peleburan imbuhan. Peleburan imbuhan terjadi apabila imbuhan me- bertemu dengan kata yang diawali huruf K, T, S, P, terdiri lebih dari satu suku kata, dan diawali huruf konsonan dan huruf kedua vokal. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

25. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

Penggunaan tanda koma yang tidak tepat ditemukan pada ….

  1. Kalimat (2)

  2. Kalimat (5)

  3. Kalimat (6)

  4. Kalimat (8)

  5. Kalimat (9)

 

Jawaban: B

Pembahasan:

Penggunaan tanda koma yang tidak tepat terdapat pada kalimat (5).  Kesalahan penggunaan tanda koma terdapat pada setelah kata tajam. Tanda koma digunakan untuk memisahkan perincian yang lebih dari dua unsur, misalnya : apel, mangga, dan jambu. Tanda koma tidak digunakan apabila perincian hanya dua unsur misalnya, air dan api. Dengan demikian, perbaikan yang tepat untuk kalimat kedua adalah Buah ini dikenal karena ukurannya yang besar, dengan kulit tajam, dan aromanya yang dianggap seperti campuran belerang dan bawang. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Teks berikut diikuti oleh dua butir pertanyaan. Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, atau E).

Teks berikut untuk menjawab soal nomor 26 sampai 30.

pulau madura

Pulau Madura (Sumber: merdeka.com)

Bagi penyuka 26spot-spot unik namun tak terlalu dibanjiri turis, coba jadwalkan untuk datang ke Madura pada rencana perjalanan 27Anda. Destinasi di sebelah timur Jawa Timur ini menyuguhkan pemandangan alam yang indah nan eksotis. 

Salah satu yang dapat dinikmati adalah 28air terjun Toroan yang terletak di Kabupaten Sampang. Air terjun dengan ketinggian 20 meter tersebut memiliki keunikan karena terletak di pesisir Pantai Nepa, menghadap pada lautan lepas. Tumpahan  air terjun langsung menyatu dengan air laut yang berada  di sebuah muara. Ada banyak turunan air di tempat ini. Namun, hanya ada satu air terjun yang begitu deras dan besar. 

Dikelilingi dengan pohon yang rindang serta kesegaran air yang dimilikinya menjadi keunggulan tersendiri bagi tempat ini. Perpaduan antara gemericik air terjun dengan deburan ombak di pantai memberikan efek 29relaksasi di tengah suasana alam yang masih natural.  Aliran air terjun tersebut mengalir dari Sungai Payung yang berada di bagian 30timur kota Sampang.

26. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

  1. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

  2. spot

  3. spot

  4. “spot-spot”

  5. spot-spot

 

Jawaban: E

Pembahasan:

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata spot merupakan bentuk cakapan yang memiliki makna tempat yang digunakan untuk kegiatan tertentu (olahraga, wisata, belajar, dan sebagainya). Penulisan kata cakapan dalam sebuah kalimat menggunakan huruf cetak miring. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

27. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

  1. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

  2. dia

  3. anda

  4. ananda

  5. saudara

 

Jawaban: A

Pembahasan:

Salah satu penggunaan huruf kapital adalah pada kata sapaan. Kata Anda dan Saudara adalah kata sapaan. Dengan demikian, kata Anda penulisannya harus diawali dengan huruf kapital. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

28. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

  1. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

  2. air terjun toroan

  3. air Terjun Toroan

  4. Air Terjun Toroan

  5. Air Terjun di Toroan

 

Jawaban: D

Pembahasan:

Nama tempat atau nama geografis yang diikuti nama diri harus ditulis dengan awal huruf kapital. Misalnya, Gunung Bromo, Sungai Kapuas, Laut Jawa, Dll. Kata Air Terjun Toroan merupakan nama geografis yang diikuti dengan nama diri. Dengan demikian, ditulis menggunakan huruf awal kapital. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

19. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

  1. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

  2. relax

  3. reaksi

  4. relaksasi

  5. Relaxation

Jawaban: A

Pembahasan:

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata relaksasi memiliki makna cara atau tindakan untuk mengistirahatkan atau menyenangkan diri. Kata relaksasi merupakan kata baku dan sudah tertera di kamus. Dengan demikian, penulisan kata relaksasi tidak perlu ditulis menggunakan huruf cetak miring. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

30. Subtopik: Penalaran Kebahasaan

  1. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

  2. Timur Kota Sampang

  3. Timur kota sampang

  4. Kota Sampang Timur

  5. timur Kota Sampang

 

Jawaban: E

Pembahasan:

Penulisan arah mata angin (timur, barat, utara, selatan, dll.) ditulis kapital apabila menunjukkan nama tempat, kota, atau provinsi, misalnya Jakarta Barat, Jawa Timur, Afrika Selatan, dll. Kata timur pada timur Kota Sampang tidak menunjukkan nama kota. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4

Itulah beberapa kumpulan latihan soal TPS UTBK 2023 untuk subtes Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis. Nah, gimana soal latihan kali ini? Terus semangat, karena masih banyaaak lagi soal-soal yang harus sering kamu asah! Yuk Langganan ruangbelajar sekarang juga. Di sana kamu bisa dapet banyak kumpulan soal UTBK 2023 lengkap dengan pembahasannya!

New call-to-action

Profile

Rabia Edra