Mengenal Teks Berita: Pengertian, Struktur, dan Kaidah Kebahasaannya | Bahasa Indonesia Kelas 8

Teks berita

Artikel ini membahas mengenai pengertian, struktur, dan kaidah kebahasaan teks berita. 

--

Teman-teman, apa sih yang terbayang sama kamu ketika mendengar kata teks berita? Pasti kamu membayangkan koran, majalah, atau acara berita di televisi, kan? Saat ini, teks berita bisa didapatkan dengan mudah loh dan terdapat di mana saja. Tidak hanya di koran, tapi kamu juga bisa mencarinya di portal berita atau halaman web di internet. Namun, tahukah kamu apa itu sebenarnya teks berita? Lalu, apa saja yang harus ada di dalam teks berita? Nah, di artikel ini, semua pertanyaan itu akan terjawab, ya. Jadi, mari kita simak baik-baik penjelasannya.

 

Pengertian Teks Berita

Pertama-tama, mari kita kenali pengertian teks berita. Teks berita merupakan teks yang berisi segala peristiwa yang terjadi di dunia. Teks berita biasanya disebarkan melalui berbagai media, seperti koran, majalah, radio, televisi, internet, ataupun media lainnya.

baca beritaKamu suka baca berita, nggak? (sumber: giphy.com)

 

Struktur Teks Berita

Nah, kenalan sama teks berita sudah, lalu bagaimana ya dengan strukturnya? Struktur teks berita terdiri dari tiga bagian, di antaranya sebagai berikut:

1. Orientasi berita 

Orientasi berita merupakan bagian pengenalan masalah atau hal apa yang akan dibahas dalam berita.

2. Peristiwa

Struktur ini menceritakan tentang kejadian yang terdapat pada peristiwa atau hal yang ingin dibahas secara rinci dan berurutan. Ingat ya teman-teman, di bagian ini harus menjelaskan unsur mengapa dan bagaimana.

3. Sumber berita 

Sumber berita ini biasanya terletak di bagian awal berita atau akhir berita. Contoh: Yogyakarta, Kompas.com – Korban kasus kupon wisata palsu di Gunungkidul, Yogyakarta, terus bertambah.

unsur-unsur dalam teks berita

Baca juga: Mengenal Teks Eksposisi: Ciri-Ciri, Pola Pengembangan, Struktur, dan Contohnya

 

Kaidah Kebahasaan Teks Berita

Perlu kamu ketahui, gaya bahasa yang digunakan pada teks berita itu sedikit berbeda dari teks lainnya yang sudah pernah kita pelajari, ya. Kaidah kebahasaan teks berita di antaranya sebagai berikut:

1. Penggunaan bahasa yang bersifat standar (baku)

Penggunaan bahasa yang standar atau baku akan memudahkan pemahaman banyak orang karena bahasa standar sifatnya universal dan sebagian besar kalangan masyarakat mudah untuk memahaminya.

Contoh: Ratusan pasien Covid-19 mengantre di lobby wisma atlet.

2. Penggunaan kalimat langsung

Dalam teks berita, kamu akan menemukan kalimat langsung. Apa itu kalimat langsung? Kalimat langsung adalah kalimat yang dituturkan oleh seseorang tanpa mengubah kata atau kalimat. Ciri dari kalimat langsung, yaitu ditandai dengan dua tanda petik ganda dan disertai keterangan penyertaan. Penggunaan kalimat langsung ini terkait dengan pengutipan pernyataan-pernyataan oleh narasumber berita.

Contoh: “Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Saat ini kami terus mengembangkan kasusnya,” ucap Sutama.

3. Penggunaan kata kerja mental

Kata kerja mental adalah kata kerja yang menunjukkan respons atau sikap seseorang terhadap suatu tindakan. Kata kerja mental memiliki nama lain loh, yaitu kata verba mental. Sudah gak bingung lagi, kan?

Contoh: Merasa tertipu, para korban lantas melapor ke polisi.

4. Penggunaan fungsi keterangan waktu dan tempat

Pada teks berita, sudah pasti harus ada keterangan waktu dan tempat agar berita yang disampaikan dapat dimengerti dengan jelas dan pembaca dapat mengetahui di mana dan kapan tempat terjadi hal tersebut

Contoh: … kata kapolsek Wonosari Kompol Sutama saat dihubungi Minggu (8/10/2017)

5. Penggunaan konjungsi temporal

Konjungsi temporal ini disebut juga konjungsi yang berhubungan dengan waktu. Contoh konjungsi temporal, yaitu kemudian, sejak, setelah, awalnya, dan akhirnya. Konjungsi ini biasanya ditemukan pada struktur peristiwa yang menjelaskan berita secara kronologis (urutan waktu).

Contoh: Pelaku datang ke sekolahan, kemudian langsung bilang ke kepala sekolah untuk menyosialisasikan kupon wisata dan kuliner.

 

Oke, teman-teman, itulah pengertian, struktur, dan unsur dari teks berita yang harus kamu ketahui. Perbanyaklah membaca agar semakin mudah untuk memahami sebuah teks berita, ya. Nah, untuk kamu yang masih bingung, jangan khawatir! Tanyakan saja soal susah yang belum kamu pahami di ruanglesonline. Kamu bebas bertanya apa saja, lho! Yuk, download aplikasi Ruangguru sekarang.

New Call-to-action

Referensi:
Kosasih, E. 2017. Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Sumber Foto:

GIF "Anak baca koran" [Daring]. Tautan: https://giphy.com/gifs/wait-reading-newspaper-gWFTXUNVs7YGY (Diakses pada: 22 Juli 2021)

 

Artikel diperbarui 22 Juli 2021.

Profile

Shabrina Alfari

Senior Content Writer at Ruangguru

Beri Komentar